Pangan dan Produk Ekspor Penyumbang Devisa di Sulut Ditengah Pandemi

manadoterkini.com, SULUT – Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara Ir Refly Ngantung mengatakan bahwa produk perkebunan serta produk ekspor Sulawesi Utara menjadi penyumbang devisa di Sulut meski dilanda pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikan Refly Ngantung kepada wartawan di Manado, Senin (8/3/2021) terkait dampak pandemi terhadap ekonomi Sulut.

Meski banyak daerah bahkan negara anjlok akibat pandemi COVID-19, namun Refly menjelaskan bahwa Sulut patut bersyukur karena produk pangan di bidang perkebunan dan hasil ekspor Sulut sangat membantu meningkatkan ekonomi Sulut.

“Meski ditengah pandemi, Produk Domestik Bruto (PDB) di Sulut dua puluh sampai dua puluh tiga persen. Diharapkan lebih besar,” tegas Refly Ngantung.

Refly menambahkan, daya saing, nilai tambah produk perkebunan Sulut saat ini didorong untuk peningkatan termasuk SDM. (Rizath)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.