Berita PilihanManadoSport

Adu Gengsi Master Nasional, Wangania Apresiasi Gebrakan BNNP Sulut Brigjen Jemmy Suatan

×

Adu Gengsi Master Nasional, Wangania Apresiasi Gebrakan BNNP Sulut Brigjen Jemmy Suatan

Sebarkan artikel ini
Brigjen Pol. Jemmy Suatan dan NM Yahya Wangania. (foto)

manadoterkini.com, MANADO – Open Turnamen Catur Piala Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigjen Pol. Jemmy Suatan, S.H., M.Si, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-24 Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Sabtu (18/4/2026) dipastikan menjadi ajang adu gengsi Master Nasional se-Sulut.

Tidak heran, NM Yahya Wangania, yang merupakan Pelatih dan mantan Atlet mengapresiasi sepak terjang Brigjen Jemmy Suatan, bisa menggelar hajatan ini.

“Turnamen Catur BNNP Cup 2026 ini menjadi adu gengsi para master nasional di Sulawesi Utara. Karena ada sekitar 20-an master nasional akan memeriahkan hajatan dalam rangka HUT ke-24 BNN RI,” ujar Wangania yang adalah inspektur pertandingan dalam turnamen Sabtu ini.

Lanjut Wangania, ivent catur ini sebagai ajang pembinaan atlet dan sportivitas bagi generasi bangsa kedepan.

“Sulut memiliki banyak banyak anak muda yang berpotensi menjadi atlet nasional. Anak muda Sulut sudah banyak yang masuk level nasional. Saya salut karena Pak Jendral punya kepedulian untuk pembinaan atlet catur di daerah ini,” terang Bang Yahya.

Yahya selaku Inspektur Pertandingan (IP) menjelaskan Turnamen Catur BNNP Sulut Cup 2026 bergulir menggunakan format Rapid Chest atau catur cepat dengan sistem Swiss 7 babak dan waktu 10 menit + 3 detik. Tentu kata dia formulasinya menuntut ketepatan pecatur dalam menentukan gerakan bidak.

“Dari sinilah nilai edukasi dalam turnamen ini menjadi penting dalam perang melawan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya, jadi pesan edukatif yang ingin disampaikan filosofi catur mengandalkan kalkulasi matang dianggap sejalan dengan visi BNNP dalam membentengi masyarakat dari jerat narkoba,” jelas Yahya.

“Pesan Kepala BNNP Sulut dalam turnamen ini, setiap langkah di atas papan hitam-putih merepresentasikan keputusan hidup, di mana satu langkah salah bisa berakibat fatal. Ini serupa dengan bahaya sekali mencoba narkotika yang dapat merusak masa depan,” ujar dia lagi.

Di balik nilai edukatif, BNNP Sulut juga memiliki misi besar dalam rangka pengembangan catur di Bumi Nyiur Melambai. Munculnya atlet-atlet muda berbakat di ajang kali ini, menunjukkan antusiasme catur sudah merambah lintas usia.

Lewat Turnamen Catur BNNP Sulut Cup 2026, diharapkan mencuatkan pecatur muda yang bisa berbicara banyak dalam event lanjutan di Indonesia

“Pak Brigjen Jemmy Suatan bersama jajaran BNNP ingin performa Sulut kembali dominan di kancah percaturan nasional sebab daerah kita dulu punya atlet catur sekelas H Poha yang sempat masuk tim nasional dan berlaga di Olimpiade Manila dan Dubai,” sebut Yahya. (***)