manadoterkini.com, AMURANG-Sesuai dengan ketentuan yang ada, proses pelayanan menyelesaikan admistrasi keuangan, terutama pada proyek pencairan paket yang ada di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan berakhir pada Kamis (15/12) pekan depan.

Sebagaimana dikatakan Kepala DPKPAD Minsel Drs Denny Kaawoan melalui Kabid Anggaran Henri Simbar SE kepada manadoterkini.com.

“Untuk pemasukan berkas baik pihak ketiga, hingga SKPD dan lainnya kita beri waktu sampai Kamis pekan depan,” kata Simbar.

Lanjutnya, dalam proses pelayanan DPKPAD tetap mengoptimalkan kinerja yang ada, sehingga proses pengurusan berkas pencairan di DPKPAD secara keseluruhan berjalan mulus, kecuali ada berkas tidak lengkap tentu akan dikembalikan untuk diperbaiki kembali.

Lanjut Dia, secara pribadi dirinya sangat berharap kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk melakukan proses pencairan keuangan agar berkasnya harus dipercepat.

“Sebab menyangkut proses pemasukan berkas pencairan di DPKPAD, hanya sampai pada tanggal 15 Desember pekan depan,” tandasnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG-Gaji 14 atau yang biasa disebut tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) pekan ini akan dibayarkan.

“Sudah ada petunjuk dari pusat, jadi untuk gaji 14 akan kita bayarkan pekan ini,” ujar Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Kepala DPKPAD Minsel Denny Kaawoan SE kepada manadoterkini.com.
Lanjut Dia, pencairan gaji 14 memang diprioritaskan karena akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di hari raya Natal dan Tahun Baru.

“Untuk pembayaran gaji 14 atau THR hanya sebesar gaji pokok mereka,” ujarnya.

Dia menambahkan, kalau gaji 14 untuk ASN yang masih aktif sebesar 100 persen gaji pokok, untuk penerima pensiun tunjangan, nilainya hanya 50 persen dari pensiun/tunjangan pokoK.

“Untuk Gaji 14 pensiunan meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga dan/atau tunjangan tambahan penghasilan,” tandasnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG-Rupanya anggaran di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dipotong hingga 17 persen. Hal ini membuat Kepala SKPD yang anggaran dipotong kecewa. Apalagi, anggaran di SKPD yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016, mengalami pemotongan.

“Karena ada penghematan anggaran, dinas kami mendapat pemotongan anggaran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minsel Drs Corneles Mononimbar.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Minsel Ir Frans Tilaar, Dia mengaku Dinasnya mendapat pengurangan anggaran.

“Pengurangannya diambil dari anggaran yang memang belum terpakai. Besarannya sekitar 11 hingga 17 persen,” ujar Tilaar.

Kendati begitu, beberapa kepala SKPD sudah legowo, namun kepala SKPD lain mengaku kecewa.
“Adoh, sakit kepala memang ini. Tidak tahu mau ambil di item mana anggaran yang akan kami kurangi,” kata beberapa kepala SKPD.

Pengurangan anggaran di tiap SKPD, adalah suatu keharusan. Sebab, jika tidak dilakukan pengurangan, akan ada program yang tidak akan jalan. “Penghematan memang harus dilakukan. Negara saja telah melakukan penghematan,” kata Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel Denny Kaawoan SE kepada sejumlah wartawan.

Dia mengakui ada beberapa item penganggaran yang kemungkinan besar akan dikurangi. Salah satu anggaran yang terancam dihilangkan pada tahun ini adalah Tambahan Penghasilan Pegawai (TTP).

“Kalau SKPD tidak mau mengurangi beberapa pos anggaran, kemungkinan besar TPP tidak akan terbayar. Kalau perhitungan sementara, TPP hanya akan dibayarkan enam bulan,” tukasnya.(dav)

TTP, Selisi Gaji dan Gaji 13 Cair Besok, ASN Minsel Mandi Uang

denny kaawoanmanadoterkini.com, AMURANG-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dilingkup Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) akan mandi uang. Pasalnya, untuk TTP dan selisih gaji Januari-Juni serta gaji 13 akan segera di bayarkan oleh Pemkab Minsel pada Jumat (1/7) besok.

“Besok, untuk TTP, gaji 13 serta selisih gaji segera kita bayarkan,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel Drs Denny Kaawoan SE kepada manadoterkini.com Kamis (30/6) ini.
Dikatakannya, untuk pembayaran TTP dan kenaikan selisih gaji 6 persen akan dibayarkan bersamaan dengan gaji 13. “Kami sudah melakkukan perhitungan gaji PNS sesuai pangkat dan golonganya masing masing berdasarkan Juknis, dan saat ini sementara berproses, jadi besok segera kami bayarkan,” jelasnya.
Kaawoan pun berharap kepada PNS yang saat ini mengabdi di Pemkab Minsel untuk bersabar menantikan kenaikan selisi gaji dan gaji 13.
“Yang pasti, dananya sudah ada di kas daerah, tinggal kita salurkan kerekening ASN masing-masing. Jadi diharapkan agar bisa sedikit bersabar,” tutupnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANGPembayaran gaji 13 dan 14 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemkab Minahada Selatan (Minsel) rupanya tidak akan disalurkan dua tahap atau tidak secara bersamaan. Pasalnya, saat ini Pemkab Minsel baru menyiapkan pembayaran gaji 13.

Kebijakan ini dilakukan sebab sampai saat ini untuk petunjuk teknis (Juknis) baru pembayaran gaji 13 yang diterima Pemkab Minsel. Sedangkan untuk Juknis pembayaran gaji 14 belum ada. Untuk Juknis gaji 13 dan perhitungannya telah diterima.

“Karena gaji 13, Juknisnya mengatakan menggunakan angka pembayaran gaji bulan sebelumnya. Jadi, kalau mau dihitung berkisar di angka kurang lebih Rp. 40 Miliar,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel Drs Denny Kaawoan SE kepada manadoterkini.com.

Dia menambahkan, nominal untuk gaji 13 dan gaji 14 nantinya akan lebih besar gaji 13. Alasannya, gaji ke 14, ASN hanya akan menerima gaji pokok. Sementara, untuk gaji 13, ASN akan menerima gaji pokok serta tunjangan.

“Selain kedua gaji tersebut, ASN juga akan menerima Tunjangan Pendapatan Pegawai (TPP). TPP ini dihitung berdasarkan kinerja dan disiplin masing-masing ASN,” tandasnya.

Sembari menambahkan kalsu pembayaran gaji 13 akan mereka bayarkan pada akhir bulan ini, sedangkan untuk gaji 14 sesuai rencana nanti dibayarkan pada bulan Juli mendatang.(dav)

AMURANG, (manadoterkini.com)-Kabar gembira bagi ribuan Pegwai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel). Pasalnya di tahun 2016 mendatang, Pemkab Minsel akan menaikkan tunjangan tambahan penghasilan (TTP). “Rencananya memang akan dinaikan, namun kita masih menunggu keputusan dari bapak Penjabat Bupati,” kata Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel Denny Kaawoan SE melalui Kabid Anggaran Henri Simbar SE.

Persetujuan tersebut, lanjut Simbar, akan menjadi dasar hukum atas kenaikan TTP ini, dimana hal itu di tuangkan dalam peraturan bupati (Perbub) tahun 2016. “Untuk anggaranya, sudah kita siapakan, tapi kita tetap menunggu hasil persetujuan bapak bupati,” terangnya.

Ditanya terkait total angka kenaikannya, Simbar memilih untuk tidak menyebutkannya secara terperinci. “Intinya, untuk kenaikan ini pasti berbeda-beda, mulai dari jabatan eselon II hingga kebawanya itu tetap tidak sama,” tandasnya.(dav)