Dinas PUPR Manado Buka Akses Jalan di Daerah Bencana

manadomanadoterkini.com, MANADO – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kota Manado, Jumat (1/2/2019) berdampak pada sarana jalan.

Sebagian wilayah yang terkena banjir dan tanah longsor menyebabkan banyak akses jalan yang tertutup dan tidak bisa dilewati. Untuk itu, Dinas PUPR Kota Manado dibawah kepemimpinan Kadis PUPR Roy Mamahit langsung turun ke lokasi yang akses jalannya terganggu.

Dengan petugas serta peralatan yang siap sedia membantu membuka akses jalan yang tertutup longsor ataupun dikarenakan banjir.

Kadis PUPR Roy Mamahit via whats up menjelaskan sejumlah akses jalan yang tertutup dan sudah dibuka oleh Dinas PUPR adalah ruas jalan Pumorouw, ruas jalan Taas yang berada di Kecamatan Paal 2, Mahawu dan Sumompo.

“Dinas PUPR selalu sigap dan segera turun ke lokasi bencana untuk membantu warga,” tandas Kadis yang dekat dengan jurnalis ini. (*/mlz)

Dinas PUPR Pastikan Pembangunan Infrastruktur Utamakan Kualitas

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado Royke Mamahit memastikan, pembangunan infrastruktur jalan termasuk drainase di Kota Manado akan tetap mengutamakan kualitas.

Dia mengungkapkan, Wali Kota Manado Vicky Lumentut telah memberikan petunjuk kepadanya sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur di Kota Manado, untuk terus memegang komitmen mengutamakan kualitas setiap pembangunan.

Makanya, lanjut dia, pembangunan jalan yang dilakukan harus disertai pembangunan drainase yang baik. “Pembangunan jalan harus disertai drainase untuk menjamin kualitas jalan,” tandasnya, beberapa waktu lalu. (***)

Genjot Realisasi Fisik dan Keuangan, Ini Dilakukan Dinas PUPR Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado terus menggenjot realisasi fisik program dan keuangan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR Manado Royke Mamahit.

Dia mengatakan, hasil evaluasi fisik dan keuangan di Dinas PUPR masih rendah. Karena itu, pihaknya sudah memerintahkan pihak ketiga memacu pekerjaan fisik dan realisasi keuangan.

“Kami telah melakukan pengawasan internal agar semua pekerjaan berjalan lancar,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika ada proyek tidak selesai sampai tahun anggaran, pihaknya akan membayarkan kegiatan hanya sesuai progres.

“Jadi kami meminta pihak ketiga memacu pekerjaan sampai akhir tahun,” pungkasnya. (mlz)

Warga Apresiasi Dampak Pembangunan Jalur Ambulans

manado
manadoterkini.com, MANADO
— Warga yang sering melalui Jalan Wolter Mongisidi, Manado, mengapresiasi pembangunan jalur ambulans yang sedang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado.

Mereka menilai, dampak pembangunan jalur tersebut sudah bisa dirasakan. “Memang pembangunannya belum 100 persen selesai. Tapi kalau mau jujur kita sudah bisa merasakan dampaknya,” ungkap Ikal, yang mengaku berdomisili di Malalayang Satu.

Menurut dia, dengan dibangunnya jalur khusus tersebut, kemacetan parah yang biasanya terjadi di ruas Jalan Mongisidi bisa sedikit terurai. “Biasanya di jalan tersebut macetnya parah sekali. Sekarang sudah lumayan berkurang,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, jalur khusus ini juga nantinya akan sangat membantu ambulans yang membawa orang sakit ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou (RSUP Prof Kandou). “Sekarang kita tinggal menunggu penyelesaian pekerjaan ini 100 persen,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Manado Royke Mamahit mengaku sudah mendengarkan secara langsung apresiasi warga terhadap pembangunan jalur ambulans. “Kalau nantinya semuanya selesai, saya berharap jalur khusus ini bisa kita jaga bersama,” jelasnya. (***)

Kadis PUPR Manado Sebut Sejumlah Bangunan di Grand Kawanua tak Miliki IMB

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit ST MT, membeberkan sejumlah bangunan di perumahan mewah Grand Kawanua tak miliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Hal itu diungkapkan Mamahit dalam rapat bersama yang dimpimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Micler Lakat SH MH, Kamis (8/11/2018) di balai kota.

Roy memberikan opsi apakah pemerintah kota akan membongkar bangunan yang sudah ada atau memberikan hukuman lain. Ini untuk memberikan efek jera bagi pengembang.

“Semisal bencana di Citra Land waktu lalu. Daerah tak boleh bangun, jadi tempat pembangunan. Setelah kejadian, dampaknya ke pemilik rumah. Bukan pengembang,” ujarnya.

Roy mengungkap ini dalam rapat revisi pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kota Manado. (*/tim)

Pekerjaan Jalan Boulevard Amurang Terus Dipacu

manado
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rudy Tumiwa ST

manadoterkini.com, AMURANG – Pembangunan lanjutan Boulevard Amurang terus dipacu. Tiga bulan berjalan, reklamasi pesisir Pantai Alar sudah lebih dari 500 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rudy Tumiwa ST melalui Kabid Bina Marga Ventje Karaouwan mengaku optimis proyek berbanderol Rp 34,5 miliar bisa selesai tepat waktu. Dia menargetkan, akhir tahun nanti realisasi sudah bisa sampai di Tumpaan.

Diakuinya, pengerjaan proyek memang terlambat akibat running anggaran yang tertunda. Menurut dia, pembangunan semula telah direncanakan awal tahun. “Kita yakin bisa terserap semua anggarannya. Akhir 2018 ini sampai awal tahun depan bisa tuntas hingga di Tumpaan,” tutur dia.

Soal kualitas, dia menekankan pengawasan proyek kini makin ketat. Seiring adanya MoU antara pihaknya dengan pihak ketiga yang disaksikan Kejari dan TP4D.

“Sebelum dimulai kajian sudah dilakukan, melibatkan para ahli. Bisa kami pastikan proyek dikerjakan berkualitas,” ungkapnya.

Diketahui, PT Dayana Cipta didapuk sebagai pihak ketiga pelaksana proyek bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu. Pekerjaan dilakukan selama 230 hari kalender.

“Kami berharap adanya dukungan masyarakat agar proyek ini bisa segera tuntas. Karena secara tidak langsung selesainya proyek dapat berdampak pada pengembangan investasi dan industri di Minsel,” harapnya.(dav)

Dinas PUPR Manado “Pacu” Perbaikan Jalan Rusak

manado
Kadis PUPR Bart Assa bersama Assiten 3 Frans Mawitjere saat memantau langsung pengerjaan jalan di Gunung Tumpa waktu lalu

manadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggenjot untuk memperbaiki pembangunan infrastruktur termasuk jalan yang rusak.

Kepala Dinas PUPR Kota Manado Peter Karl Bart Assa St. M.Sc. Phd mengatakan Pemerintah Kota Manado akan lebih mengutamakan pembangunan dan rehabilitasi jalan terutama di kawasan – kawasan rawan banjir,seperti jalan rusak akibat genangan air.

”Pembangunan dan rehabilitasi jalan rusak sudah menyentuh hampir seluruh kelurahan dan Pemerintah menargetkan hingga selesai periode kepemimpinan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan tidak ada lagi jalan rusak,” tegas Assa.

Di tambahkan, sesuai Visi dan Misi di Kota Manado harus bebas jalan rusak sehingga akivitas masyarakat lancar.

“Sesuai Visi dan Misi Walikota Manado dan Wakil Walikota bahwa Kota Manado harus bebas jalan rusak, dengan demikian aktivitas warga lancar dan secara otomatis perekonomian masyarakat akan meningkat,”tutup Assa. (*)

Dinas PUPR Gelar Harmonisasi Percepatan Pelaksanaan Pembangunan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kami membahas dan menjelaskan sampai dimana proyek pelaksanaan pembangunan di kota Manado, dan kami akan berusaha mempercepat pelaksanaan pembangunan namun tentunya harus sesuai dengan aturan dan mekanisme, karena jika pembangunan sudah selesai pastinya warga Kota Manado yang akan merasakan pembangunan tersebut.

Hal itu di katakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Manado Bart Karl Assa, saat rapat harmonisasi percepatan pelaksanaan pembangunan bersama dengan instansi terkait yang di pimpin Asisten II pemkot Manado.

Di jelaskan rapat tersebut membahas sampai dimana pelaksanaan pembangunan di kota Manado, dan pihak PUPR menjelaskan progress proyek pembangunan di kota Manado.

“Pembahasan percepatan pelaksanaan pembangunan di Kota manado terus di mantapkan. Bahkan sejumlah proyek infrastruktur pembangunan dipercepat dengan tujuan agar masyarakat segera bisa merasakan pembangunan yang kini digiatkan di kota Manado,” ujar Assa.(*/mlz)

Gelar Rapat Evaluasi, Bart Assa Ingatkan Dinas PUPR Laksanakan Tugas Dengan Baik

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR adalah menggelar rapat evaluasi setiap awal bulan di kantor Dinas PUPR. Rapat yang dipimpin Kadis PUPR Bart Assa serta dihadiri para Kabid dan sejumlah staf lainnya.

Dalam rapat tersebut, Kadis PUPR ini selalu menegaskan agar stafnya bisa melaksanakan tugas dengan baik, dan jangan bermain dengan persoalan hukum karena jika berkaitan dengan persoalan hukum tentunya oknum bersangkutan yang akan bertanggungjawab.

Sehingga diharapkan para stafnya yang diberikan kepercayaan untuk bertanggungjawab dalam pelaksanaan proyek harus melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin, jangan hanya karena kepentingan ataupun sejumlah uang maka pelaksanaan proyek pembangunan tidak terlaksanakan dengan baik.

Bahkan, jika tidak melaksanakan dengan aturan dan mekanisme yang ada pastinya akan berhadapan dengan apparat hukum. “Mari kita melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita dengan baik,” tandas Bart Assa. (*/tim)

Dinas PUPR dan Kontraktor Tandatangani Kontrak Disaksikan Kejari Manado

manado
Penandatanganan kontrak antara Dinas PUPR Manado dengan kontraktor disaksikan Kejari Manado

manadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado melakukan penandatanganan kontrak perjanjian kerja konsultasi dan kontruksi (2 pekerjaan kontruksi dan 3 pekerjaan konsultasi) bersama para kontraktor dan konsultan,bertempat di kantor Dinas PUPR Kota Manado, Kamis (12/04/18).

Penandatanganan itu dilakukan di hadapan Tim Pengawal,Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado.

Kepala Dinas PUPR Peter KB Assa ST MSc DEA dalam sambutannya mengawali kegiatan ini mengatakan kegiatan penandatanganan kontrak ini yang dihadiri oleh TP4D Kejari Manado merupakan bentuk transparansi dari Dinas PUPR dalam menjalankan tupoksi diberbagai kegiatan di DPUPR Manado.

”Sejak tahun 2017, Dinas PUPR Manado telah bekerjasama dengan Kejari Manado dengan melibatkan TP4D Kejari Manado dalam mengawasi jalannya pekerjaan infrastruktur,” jelas Assa seraya menambahkan hal tersebut dilakukan adalah sebagai bentuk dari transparansi dari Dinas PUPR Manado dalam menjalankan tupoksinya.

Sementara itu, Ketua Tim TP4D yang juga Kepala Seksi Intelejen Kejari Manado Theodurus Rumampuk SH MH dalam sambutannya mengatakan, TP4D yang oleh Jaksa Agung RI adalah hasil implementasi dari program Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

”TP4D adalah program dalam melakukan pengawalan dan pengamanan dari kegiatan atau pekerjaan proyek yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Rumapuk.

Dikatakannya juga, pengawalan dan pengamanan yang dilakukan oleh TP4D dilakukan dalam konteks yuridis, yakni pengawalan dan pengawasan kegiatan atau pekerjaan sehingga tak sampai melanggar hukum.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kerjasama antara Dinas PUPR dan para kontraktor/konsultan yang disaksikan langsung oleh TP4D Kejari Manado.

Dua kegiatan kontruksi yang ditandatangani adalah:

1. Peningkatan Jalan Hot mix – Jalan Wisata Air Terjun Kima Atas dengan anggaran sekira 4,8 M.

2. Peningkatan Jalan Hot mix – Jalan Pandu menuju Gunung Tumpa sengan anggaran sekira 9,9 M.

Sedangkan 3 kegiatan Konsultasi, yakni:

  1. Perencanaan DED Pembangunan dan Peningkatan Jalan Lapen dengan anggaran sekira 98 juta.
  2. Perencanaan DED Pengaman Pantai Segmen Prioritas Pulau Bunaken, Teluk Manado dengan anggaran sekira 98 juta
  3. Perencanaan DED Jembatan Penyeberangan orang dengan anggaran sekira 198 juta.

Menurutnya pekerjaan dari kontraktor dan konsultan akan diawasi pihak dinas, progres pekerjaan mereka juga turut diawasi pihak Kejaksaan Negeri Manado. “Oleh karena itu kontraktor pelaksana proyek termasuk konsultan, agar melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan benar,” tegas Assa.

Di tambahkan, kontrak kerja yang dilakukan pihaknya bersama para kontraktor, juga merupakan bagian transparansi dari proyek yang ada.

“Kami ingin semuanya berjalan transparan, agar hasil pekerjaan di lapangan dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu kami bekerja sama dengan kejaksaan melalui Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah atau TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado untuk membantu Dinas PUPR dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya, khususnya terkait pelaksanaan proyek,” tutur Assa.(mlz)