Pilkada Mitra, JS-Oke Unggul Sementera

manadoterkini.com, RATAHAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak dilaksanakan di Indonesia, termasuk Kabupaten Minahasa Tenggara, Rabu (27/6/2018). Alhasil dalam hitungan cepat sementara pasangan calon Bupati James Sumendap SH dan Wakil Jesaya Yoke Legi (JS-Oke) akhirnya mampu mengalahkan kotak kosong.

mitra hebat
Inilah hitungan cepat sementara. Dimana JS – Oke unggul atas Kolom Kosong

Dimana JS-Oke memperolah 47.393 suara atau prensentasi 66,80 persen, sedangkan kolom kosong hanya meraup 23.194 suara dengan presentasi 34,22 persen, dari daftar pemilih tetap (DPT) 80.271 dengan presentasi pemilih 70.587.

Sumendap pun mengakui kemenangan tersebut adalah kemenangan masyarakat Mitra. Untuk itu, Sumendap berharap tidak ada permusuhan dan merangkul para pendukung Koko (kolom kosong) bersama-sama membangun Kabupaten Mitra.

James Sumendap

“Kemenangan JS-JL adalah kemenangan masyarakat Mitra. Untuk itu jaga persatuan. Ini langka awal proses demokrasi di Kabupaten Minahasa Tenggara tanpa politik uang,”kata Sumendap.

Untuk diketahui, Sumendap-Legi mendapat dukungan seluruh Partai di Parlemen termasuk sejumlah partai peserta Pemilu 2019 yang belum memiliki kursi di DPRD Mitra. Seperti halnya Perinda dan lainnya.(*/tim)

Elektabilitas Survei Capai 88 Persen, Sumendap Otpimis Tumbangkan Kolom Kosong

manadoterkini.com, RATAHAN – Berdasarkan hasil survey Populi Centre, elektabilitas pasangan calon tunggal Bupati James Sumendap SH dan calon Wakil Bupati Joke Legi (JS-Oke) mencapai 88 persen. Pelak saja, JS merasa optimis bisa menumbangkan kolom kosong tersebut.

manado
Foto Istimewa

“Sampai awal Juni ini, dari data hasil survei Populi Centre pasangan JS-Oke itu berada di angka 88 persen. Ini data survei bukan dibuat-buat,” kata Calon Bupati James Sumendap, Kamis (7/6/2018).

Sedangkan elektebilitas kolom kosong yang akan menjadi lawan JS-Oke berada di angka 10,3 persen dan yang belum menentukan pilihannya 1,7 persen.

Lebih lanjut, dibandingkan pada survei yang sama pada Bulan Oktober 2017, elektabilitas khusus untuk calon bupati mengalami peningkatan dari 73,5 persen menjadi 86,5 persen dan kolom kosong hanya mendapatkan 8,3 persen

“Jadi dengan hasil ini sudah menggambarkan kondisi di lapangan. Kami yakin untuk hasilnya memenangkan Pilkada Minahasa Tenggara,” ujarnya.

Pada hasil survei untuk akseptabilitas atau penerima masyarakat, JS mampu unggul mencapai 89 persen sedangkan tidak menerima 8,5 persen, sedangkan yang tidak tahu 1,7 persen “Sayang yang tidak mau mendukung kami, tidak mempunyai alasan kenapa tidak memberikan dukungannya,” katanya.

manado

Untuk survei popularitas terkait pertanyaan apa yang diingat dari nama James Sumendap, 36 persen responden mengenal sebagai bupatinya, merakyat 14,7 persen, baik 9,4 persen, tegas 8,5 persen, dan ramah 5 persen. “Ini data 30 Mei sampai 3 Juni 2018 kepada 600 responden, publik opinion dan publik result, dengan margin error 4 persen,” tandasnya.

Sementara itu, sejumlah partai yang mendukung pasangan JS-Oke mengaku optimis jika hasil Pilkada ada 27 Juni mendatang, bakal sama dengan survei yang telah dilakukan. “Kami optimistis presentasi akan sama dengan hasil pemilihan mendatang. Makanya kami Partai Hanura sudah sangat tepat mendukung pasangan ini karena diterima oleh seluruh rakyat Minahasa Tenggara,” kata Ketua Hanura Mitra Lily Raco didampingi Jacksen Mokat.

Sementara itu Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Mitra Semuel Montolalu mengaku, sejak awal pasangan calon tersebut sudah mempunyai elektabilitas di masyarakat.

“Sejak awal kami mendukung pasangan ini, yang merupakan kader partai mempunyai elektabilitas yang tidak diragukan, maka pantas menjadi calon tunggal di Pilkada Minahasa Tenggara,” tutur Montolalu.

Diketahui pasangan JS-Oke sendiri di Pikada Mitra 2018 didukung mayoritas kursi di DPRD yakni 25 kursi.(*/jay)

JS-Oke Bakal Menghadapi Kotak Kosong di Pilkada Mitra

manadomanadoterkini.com, SULUT – Hampir bisa dipastikan Pasangan calon bupati petahana James Sumendap akan melawan kotak kosong di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Tenggara, setelah mendapatkan dukungan dari mayoritas partai di DPRD.

Calon bupati James Sumendap dipasangkan dengan calon wakil bupati (Cawabup) Jocke Jesaja Legi, dan telah mendapatkan surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari delapan partai politik jika diakumulasikan mencapai 24 kursi di DPRD Mitra dan tidak ada calon jalur perseorangan yang menyerahkan berkas waktu lalu.

Kedelapan partai tersebut yakni, PDI-P, Partai Golkar, PKPI, Partai Gerindra, PPP, Partai Demokrat, Partai Hanura, PAN. Partai NasDem menjadi satu-satunya partai yang belum memberikan dukungannya kepada JS-Oke.

Politisi Demokrat Sulut James Karinda mengatakan partainya mengusung JS karena dinilai terbaik dan memajukan Mitra kedepan. “Hasil survei pak James Sumendap tertinggi. Sehingga diputuskan mengusung James Sumendap dan Jocke Legi,” katanya.

JS saat dikonfirmasi mengatakan terima kasih atas dukungan dari tiap parpol. “Pada pimpinan dan pengurus pusat, nasional, provinsi, dan kabupaten Partai Golkar, Demokrat, PAN, Gerindra, PPP, Hanura, PKPI, dan PDI-P. Terima kasih sudah mempercayakan saya untuk maju di Pilkada Mitra 2018,” ujarnya.

JS-Oke akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara pada siang ini tepatnya pukul 14.00 WITA. (red)