Persenjataan TNI Dipajang di Lapangan Basket Mega Mas

manadoterkini.com, MANADO – Situasi berbeda terlihat di Lapangan Basket Mega Mas, Jumat (29/9), dimana sejumlah alat persenjataan TNI mulai dari helikopter dan tank terparkir di tempat umum. Bukan karena ada perang atau situasi siaga, tenyata hal tersebut sengaja dilaksanakan karena adanya Pameran Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI dalam Rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017.manado

Dengan dilaksanakannya pameran tersebut, masyarakat khususnya diharapkan dapat memanfaatkan apa yang ada sebagai wahana rekreasi dan hiburan, serta dapat memberikan nilai edukasi dan rasa kecintaan terhadap TNI. Hal tersebut disampaikan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito kepada media manadoterkini.Com usai pelaksanaan pembukaan pameran.”Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, pameran ini diharapkan dapat menarik minat dan mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk bersama-sama melihat dan menyaksikan secara langsung pameran Alutsista TNI tahun 2017 di Lapangan Mega Mas Manado,” ujar Ganip.

Lanjutnya menjelaskan, pada pameran Alutsista TNI kali ini, TNI Angkatan Darat akan menggelar berbagai kendaraan tempur seperti Panser Anoa, Recovery dan Tarantula serta kendaraan khusus EOD atau penjinak bahan peledak (Jihandak), senjata artileri medan Meriam 105 mm yang sangat efektif untuk menghancurkan daerah perkubuan lawan dan Helly Mi-17 yang merupakan sarana angkut prajurit di medan operasi dan berbagai jenis senapan serbu beserta alat perlengkapan tempur lainnya dari satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka.received_10203890201971742

Sementara TNI Angkatan Laut akan memamerkan berbagai senjata khusus Prajurit Marinir/Angkatan Laut dari satuan jajaran Lantamal VIII/Manado.

Tak mau kalah, TNI Angkatan Udara pun akan menampilkan manekin penerbang dan kendaraan MCT (Mobile Crash Team), suatu kendaraan yang dirancang dan dimodifikasi secara khusus agar dapat berfungsi sebagai pos komando keadaan darurat dari Lanud Sam Ratulangi Manado.

Ditegaskan Ganip, pameran tersebut bukanlah ajang pamer untuk kesombongan semata, tapi lebih daripada itu, pameran dilaksanakan untuk maksud transparansi TNI terhadap perbelanjaan untuk Alutsista.manado

“Unsur TNI dari tiga matra akan menampilkan atau memamerkan Alutsista dan komponen lainnya sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban TNI kepada rakyat Indonesia, khususnya kepada warga masyarakat Sulawesi Utara. Karena apa yang kami belanjakan, didalamnya ada uang rakyat jadi wajib kami pertanggungjawabkan,” tambahnya.

Pameran tersebut rencananya akan dilaksanakan hingga besok mulai pagi hingga malam hari.(pra)

HUT RI ke 72, Kodim 1309 Sukses Gelar Doa Bersama

manadoterkini.com, MANADO – Komando Distrik Militer (Kodim) 1309 Manado, memperingati hari Kemerdekaan RI ke-72, dengan melaksanakan kegiatan 171717 yang bertajuk Doa bersama dengan tema ”Untuk Indonesia Lebih Kasih Sayang”. dandim

Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 2000 umat dari berbagai aliran agama itu, turut dihadiri Dandim 1309 Manado Letkol Arm Johanes Toar Pioh, Kasdim 1309 Manado Mayor Inf Masdin Karmas, Para Pasi Kodim 1309 Manado, Para Danramil jajaran Kodim 1309 Manado, Imam Masjid Ataqwa Winangun Pinsen Mokodompit, Drs Suyitno Kangiden, Aswart Manangkalangi,Ketua Persit KCK cabang Kodim 1309 Manado Ny Yashinta Toar Pioh, Para pengurus dan anggota Persit KCK cabang Kodim 1309 Manado, ASN dan anggota militer Kodim 1309 Manado dan keluarga.

dandimKegiatan yang digagas Panglima TNI Gatot Nurmantyo dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Khusus untuk wilayah Kodim 1309 Manado, kegiatan bersama itu dilaksanakan secara terpisah. Untuk umat Kristen di GMIM Eben Haezer Kodim 1309 Manado dan Gereja Bethani Samratulangi Wanea, untuk yang beragama Islam di lapangan Makodim 1309 Manado, sedangkan umat Hindu bertempat di aula Makodim 1309 Manado.
Selain itu juga di seluruh satuan Koramil di jajaran Kodim 1309 Manado juga melakukan hal yang sama.

IMG-20170818-WA0010Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Kodim 1309 Manado Letkol Arm Johanes Toar Pioh antara lain mengatakan bahwa kegiatan doa bersama 171717 ini merupakan satu gerakan moral bersama seluruh umat beragama dan komponen masyarakat dalam rangkaian memaknai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 Tahun 2017.

Begitu Ditegaskannya, doa bersama ini merupakan satu upaya refleksi iman seluruh rakyat dan umat beragama di Indonesia,sebagai satu bentuk keprihatinan terhadap kondisi bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini diperhadapkan dengan ancaman serius terhadap persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

dandimSelain melakukan doa bersama dilanjutkan dengan penurunan bendera yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1309 Manado Letkol Arm Johanes Toar Pioh.(Pra)

Bersama Rakyat, Kodim 1309/ Manado Siap Sukseskan TMMD ke-97

manadoterkini.com, MANADO – Komando Distrik Militer 1309/Manado mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 97. Agenda Komando Resort Militer 131/Santiago ini merupakan kegiatan reguler yang melibatkan masyarakat. Dimana tahun 2016 akan melibatkan masyarakat Kota Manado khususnya di Kelurahan Bailang dan Kelurahan Pandu, untuk 30 hari kedepan, dengan membuka akses jalan sepanjang 882 meter dan lebar 8 meter.

TMMDPada upacara pembukaan TMMD ke 97 yang bertempat Lapangan Mandiri, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Selasa (20/09) kemarin dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Manado Mor Bastian yang selaku Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Wakil Walikota mengatakan, Pemerintah Kota Manado akan selaku bekerja sama dengan TNI dan bekelanjutan, terutama untuk pembangunan di Kota Manado pihaknya akan mensupport.

“Dengan membuka akses jalan dari Kelurahan Bailang sampai ke Kelurahan Pandu, tentunya masyarakat akan senang dan akan sangat membantu mereka. Kami juga berharap kedepannya kerja sama ini akan selalu terjalin,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1309/Manado Letkol Arm Johanes Toar Pioh mengatakan kegiatan TMMD adalah program yang memang susah dilaksanakan dari tahun ke tahun yang konsepnya integrasi antara TNI, Polri, Pemkot dan masyarakat yang merupakan wujud kemanunggalan TNI Rakyat.

“Ini adalah program yang sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Jadi, program jalan yang akan kita bangun merupakan sumbangan dari masyarakat secara sukarela dan juga dalam pembangunan nanti akan dibantu oleh masyarakat,” kata Pioh.

Ia juga menambahkan, akses jalan yang akan dibangun tersebut sepanjang 882 meter dengan lebar 8 meter dari Kelurahan Bailang sampai Kelurahan Pandu. “Harapannya dengan terbukanya akses jalan ini nantinya, perekonomian lebih mudah, kemudian kemanunggalan TNI bersama Rakyat dan Pemkot akan lebih nyata dan lebih baik,” pungkas Dandim 1309/Manado.(tim)