OD-SK Siap Ganti Pejabat Eselon II

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, Jumat (19/6/2020) di Kantor Gubernur Sulut kepada wartawan menegaskan, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) akan segera melakukan pergantian pejabat eselon II di lingkup Pemprov Sulut.

Pergantian pejabat ini menurut Steven Kandouw sebagai hukuman terhadap temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan pemeriksaan keuangan dan catatan atas Laporan Keuangan (CALK) di masing-masing SKPD Pemprov.

“Ini juga menjadi parameter penilaian kinerja SKPD, walaupun saya dan pak gubernur tidak boleh ba ganti (rolling pejabat) tapi boleh mem Plh siapa yang SKPD progres report rendah, tidak becus itu yang saya ‘bom’. Bukan lagi warning tapi langsung dikasih hukuman. Yaitu langsung di Plh kan atau bagi yang masih Plh jangan dilantik, itu saja,” tegas Steven Kandouw.

Lanjut Kandouw, hal ini sebagai tindak lanjut WTP, dimana masih banyak catatan terhadap laporan keuangan baik di kabupaten kota maupun Pemerintah Provinsi.

“Ada hal-hal materil dan imateril, bagi kami ini sangat disyukuri karena telah diingatkan oleh BPK dimana batas waktu penyelesaian terhadap temuan-temuan tinggal 21 hari,” tutur Kandouw.

Atas hal itu, lanjut Kandouw, pihaknya telah memanggil para pimpinan SKPD yang memiliki catatan BPK.

“Langkah kongkritnya mulai hari senin dimonitor penyelesaian rekomendasi itu,” jelas Steven Kandouw. (Rizath)

OD-SK Pemimpin Yang Melayani

sulut hebat
OD-SK lawan corona

manadoterkini.co, SULUT – Gubernur Sulawesi utara  Olly Dondokambey dalam situasi pandemi COVID-19 terbagi fokus, dalam artian sibuk dalam pemerintahan dengan segala kebijakannya, beliau juga sibuk dalam penanganan yang terkena COVID-19 dengan segala kebutuhannya.

Sulut
Foto 1) Gubernur Sulut Olly Dondokambey memberikan sambutan sekaligus arahan dalam kunjungan Kerja Forkopimda Sulut di Minahasa Tenggara, Foto 2) Gubernur Sulut Olly Dondokambey mendampingi Menteri Pertanian dalam kunjungan kerja di Bumi Nyiur Melambai, Foto 3) Gubernur Sulut Olly Dondokambey terus mengingatkan warga tidak lupa mencuci tangan, Foto 4) Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengecek langsung tempat penginapan tenaga medis dan dokter yang menangani Covid-19

Sibuk dalam penanganan bagi yang terdampak dengan segala jaminannya. Dalam kesibukan yang tak pernah mengenal lelah, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey benar-benar hadir bukan hanya mendengar keluhan dan kegetiran hati rakyatnya yang terdampak, tapi mampu membalut kesusahan, lewat kehadiran gubernur dalam menyapa langsung warga, di lintasan Kab/kota.

SULUT Advetorial
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat memberikan bantuan kepada warga Sulut. foto 1) kepada nelayan ditengah lautan, Foto 2) kedua kepada warga lanjut usia di Minahasa Tenggara, foto 3) ketiga kepada umat muslin di Manado, Foto 4) kepada jemaat di Gereja.

Jaminan Pemprov Sulut memenuhi kebutuhan yang terkena dan terdampak terealisasi dan terus bergerak memberi bantuan sosial dengan beberapa kloter dan secara  bertahap. Pembagiannya langsung oleh  Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw serta instansi terkait lainnya.

SULUT advetorial
Foto atas : FORKOPIMDA SULUT rapat melalui vidio conference dengan Presiden Joko Widodo

“Jaga jarak, jaga kesehatan, cuci tangan dengan sabun, pakai masker ketika keluar rumah. Stay at home,” pesan Olly Dondokambey.  (Adv/Rizath)

OD-SK Terus Jalankan Tugas Rutin Ditengah Pandemi COVID-19

Sulut
Gubernur Sulut Olly Dondokambey melakukan rapat vidioconference dengan Presiden Joko Widodo

manadoterkini.com, SULUT – Ditengah-tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey terus menjalankan aktivitas rutin menjalankan roda pemerintahan di bumi “Nyiur Melambai”.

Koordinasi dengan Presiden RI Joko Widodo terus dilakukan bersama 33 gubernur se- Indonesia mengikuti rapat terbatas (ratas) melalui video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Ratas online ini juga melibatkan menteri terkait, untuk mendengar secara langsung pengarahan Presiden Jokowi terkait penanganan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang kini telah menjangkiti hampir seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

Usai mengikuti ratas online, Gubernur Olly didampingi Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah pusat dalam menangani pandemik COVID-19 di Indonesia.

Olly juga mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti arahan pemerintah menjaga jarak fisik dalam mencegah penyebaran COVID-19.

“Hindari kegiatan yang mempertemukan banyak orang. Itu sudah dilarang. Warga harus terapkan physical distancing, memperhatikan kebersihan tubuh dan kesehatan. Ini kiranya dapat menjadi perhatian bersama,” kuncinya.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey juga menetapkan status siaga darurat penanganan bencana non alam virus corona atau COVID-19 di Sulut.

Status ini berlangsung selama 75 hari terhitung mulai 16 Maret sampai 29 Mei 2020 dan dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana

Olly Dondokambey Serukan Sepakat DOA Bersama Bagi Sulawesi Utara

manado
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw

Gubernur Olly Dondokambey juga menyerukan Doa Bersama Bagi Sulawesi Utara, bagi Indonesia dan Dunia. Semua agama baik Kristen, Islam, Budha, Hindu, Katolik, Kong Hu Cu terus mendukung program pemerintah provinsi ini.

Menyikapi Penyebaran pendemi COVID-19 yang menjadi pergumulan serta persoalan Dunia dan Indonesia didalamnya Sulawesi Utara.

Olly Dondokambey menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik, mari selalu menjaga imunitas tubuh dengan berprilaku hidup sehat dan jangan ragu untuk memeriksakan diri ke pusat kesehatan apabila merasa sakit (demam, flu, batuk, dsb), serta untuk sementara waktu mari kita mengurangi kegiatan berkumpul dan menghindari keramaian (social distancing).

“Di atas semua upaya tersebut saya mengajak kita semua senantiasa bersandar dan mengandalkan Tuhan Allah Sang Pencipta serta menyerukan mari kita mempersiapkan waktu untuk sepakat berdoa bersama,” tegas Olly.

Patuhi Protokol WFH, Wagub Kandouw Rapat Online Dengan BPK

Sulut
Wagub Steven Kandouw melakukan vidio conference

Arahan dari pemerintah pusat dan protokol kesehatan soal penerapan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia dipatuhi oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan seluruh jajarannya.

Untuk itu, sarana teknologi seperti video conference, teleconference pun dimanfaatkan untuk memudahkan koordinasi dengan seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemprov Sulut termasuk koordinasi dengan pimpinan instansi vertikal seperti yang dilakukan Wagub Kandouw dari tempat tinggalnya.

Pada kesempatan itu, Steven Kandouw melakukan rapat online dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulut Karyadi bersama dengan bupati dan walikota se-Sulut membahas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

Olly Dondokambey Terbitkan Pergub

Steven KandouwGubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 8 Tahun 2020 Soal Aturan Penanganan COVID-19 di Sulawesi Utara.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang dalam menekan penyebaran COVID-19; meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19; memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat COVID-19; dan menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran COVID-19,” ungkap Olly Dondokambey.

Wagub Steven Kandouw Hadiri Paripurna Virtual

wagub

Merebaknya covid-19 yang begitu masif tidak mengurangi semangat Wakil Gubernur Sulawesi Utara untuk terus menjalankan tugasnya sehari-hari.

Rabu (15/4/2020) Steven Kandouw menghadiri Paripurna Virtual denga DPRD Sulut dalam membahas LKPJ 2019. Pada kesempatan itu Steven Kandouw mengatakan Salute kepada DPRD yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab ditengah-tengah pandemi COVID-19.

Olly Dondokambey Libatkan Tokoh Agama Berantas COVID-19

OD-SK
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Kodam 13 Merdeka dan Kapolda Sulut saat rapat vidioconference bersama Bupati/Walikota

Gubernur Olly Dondokambey dan jajaran Forkopimda menggelar pertemuan bersama tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut di Kantor Gubernur, Senin (30/3/2020).

Pertemuan itu membahas Pencegahan, menangkal Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Sulawesi Utara,

Dalam arahannya, Gubernur Olly mengingatkan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh agama untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19.

Ia juga mengajak seluruh tokoh agama mensosialisasikan pesan Presiden Joko Widodo dalam upaya mengatasi COVID-19 di Indonesia.

Disamping itu, Olly juga mengajak tokoh agama ikut mensosialisasikan physical distancing kepada masyarakat.

“Edukasi bahwa Ibadah di rumah tidak mengurangi keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana beribadah seperti medsos dan layanan streaming. Dan yang terpenting doa untuk pemulihan bangsa dan dunia,” ungkap Olly dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen.

Diketahui, selain bertemu para tokoh agama, Olly juga melakukan teleconference dengan Gubernur se-Sulawesi untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 melalui perbatasan antar wilayah.

Olly Dondokambey Ajak Masyarakat Menanam

OD
Gubernur Sulut Olly Dondokambey turun langsung ke sawah menanam padi

Merebaknya covid-19 yang begitu masif tidak mengurangi semangat Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menanam padi di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Apa yang dilakukan orang nomor satu di Sulut ini membawa semangat bagi seluruh petani dan warga di Bumi Nyiur Melambai untuk tetap giat turun ke sawah dan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami tanaman pangan yang dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Tidak ada sesuatu yang akan sia-sia bila kita menanam dengan niat yang baik karena apa yang kita tanam sekarang akan kita panen nantinya,” ujar Olly. (Adv/Rizath)

Cegah Covid-19, Relawan ODSK-FDW Semprot Cairan Disinfektan di Minsela

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Kepedulian dalam mencegah merabaknya Corona virus di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), relawan ODSK-FDW lakukan penyemprotan cairan desinfektan.

Dalam melakukan penyemprotan cairan desinfektan tersebut terdapat satu kendaraan roda empat yang digunakan relawan dalam penyemprotan.

Melky Wariki selaku koordinator relawan dalam aksi tersebut mengungkapkan, tujuan dilakukannya penyemprotan cairan desinfektan agar masyarakat di Kabupaten Minsel tidak tertular penyakit mengerikan itu.

“Penyemprotan cairan itu untuk mencegah agar masyarakat di kabupaten Minsel tidak tertular dari corona virus,” ucapnya.

Lanjut Dia menuturkan bahwa, terdapat beberapa Masjid, gereja dan juga pura yang merupakan tempat ibadah di Minsela tersebut dapat dilakukan penyemprotan.

Selain rumah ibadah juga dilakukan penyemprotan dipasar, rumah-rumah warga serta di sepanjang jalan yang ada di Minsela.

“Kami berupaya melakukan pencegahan atas penyebaran corona virus, sehingga penyemprotan Disinfektan ini dilakukan di tempat ibadah, pasar dan rumah warga,” ujar Melky yang didampingi Demsi Kesek dan Marlon Koraag dalam melakukan aksi penyemprotan.

Aksi para relawan ODSK-FDW ini mendapat respons positif dari sejumlah warga disaat tim melakukan penyemprotan cairan desinfektan.

“Kami merespon baik atas aksi penyemprotan yang dilakukan oleh relawan ODSK-FDW, kiranya aksi ini dapat berlanjut terus agar masyarakat di Kabupaten Minsel tidak terenfeksi corona virus,” kata Tesa Palapa warga Motoling Barat ini.

Tidak hanya itu, penyemprotan juga dilakukan di kantor Polsek Motoling dan tempat-tempat fasilitas umum yang ada di pusat Kota Kecamatan yang ada di Minsela.(dav)

4 Tahun Kepemimpinan OD-SK, Olly: Sulut Hebat Karena Tuhan

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Olly Dondokambey SE mengatakan bahwa Sulawesi Utara (Sulut) telah banyak menghadirkan beragam torehan prestasi dan keberhasilan dan menjadi hebat karena Tuhan.

Hal itu disampaikan Olly saat memperingati HUT Ke-4 kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw (OD-SK) di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (13/2/2020).

Meski di tengah kesuksesan, Olly mengakui banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan dan dilanjutkan.

“Kepemimpinan dapat berhasil karena ada persatuan dan kebersamaan,” kata Olly Dondokambey didampingi Steven Kandouw.

Kunci sukses yang dicapai OD-SK, lanjut Olly bukan karena kuat dan kemampuan semata. Melainkan karena ada penyertaan Tuhan.

“Takut akan Tuhan adalah kuncinya. Capaian selama 4 tahun, karena torang membangun bersama. Persatuan akan membawa kemenangan, pemerintahan OD-SK juga seperti itu,” tegas Olly.

Olly juga mengatakan kalau Sulut Hebat, itu karena kasih Tuhan, kita diluputkan dari bencana, investasi yang datang ke Sulut terus mengalir dan pemerintahan berjalan mulus, itu juga karena Tuhan.

“Kita perlu lima tahun lagi untuk menyelesaian tugas yang lebih baik,” tutur Olly. (Rizath)

Bangun Sulut Pintu Gerbang Pasifik, Sarundajang Dukung OD-SK Dua Periode

OD-SK
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw saat menghadiri HUT ke 75 Dubes RI untuk Philipina yang juga mantan Gubernur Sulut dua periode DR SH Sarundajang

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE dan Wagub, Drs Steven Kandouw, menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Duta Besar Indonesia untuk Philipina, DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Kamis (16/1/2020) tadi malam.

Pada kesempatan Olly mengaku bangga dengan kiprah SHS yang terus berkarya dan menjadi teladan bagi mereka sebagai salah satu putra terbaik Sulut.

“Kiranya Pak Sinyo Harry Sarundajang beserta keluarga terus diberkati Tuhan dengan kesehatan serta memberikan teladan bagi masyarakat Sulut atas dedikasi kerja untuk daerah serta Bangsa Indonesia,” ujar Olly Dondokambey sembari menuturkan atas nama Pemprov Sulut, keluarga dan warga Sulut, menyampaikan selamat atas ketambahan usia SHS 75 tahun.

Sementara itu, SHS yang adalah mantan Gubernur Sulut dua periode memuji kepemimpinan OD-SK yang terus berjuang dengan gigih bagi kemajuan daerah melalui berbagai program dan pembangunan di berbagai bidang.

SHS pun merasa yakin dan sangat mendukung agar OD-SK bisa terus melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua, sehingga melanjutkan rencana-rencana pembangunan yang telah dirancang serta dikerjakan bagi kemajuan Sulut.

“Saya mendukung kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) untuk periode kedua demi melanjutkan berbagai pembangunan Sulut karena OD-SK terbukti mampu menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang pasifik, menarik ratusan ribu turis ke Sulut, menetapkan Likupang sebagai KEK Pariwisata, Tol Manado-Bitung, Bendungan Kuwil, Ring Road dan masih banyak lagi yang tentunya sangat berguna bagi rakyat Sulut,” urai SHS di salah satu hotel mewah di Manado. (*/Rizath)

Tiga Tahun Kepemimpinan OD-SK, Ini Kata Eddyson Masengi

manado
Drs Eddyson Masengi MM

manadoterkini.com, SULUT – Tiga tahun sudah roda pemerintahan Sulawesi Utara (Sulut) dinahkodai pasangan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK). Berbagai kebijakan dan prestasi telah dicapai dua figur ini.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sulut Drs Eddyson M Masengi MM kepada manadoterkini.com mengatakan, sebagai Anggota DPRD dan sebagai mitra dari pemerintah tentunya mengucapkan banyak selamat dan sukses kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw.

“Setelah Tiga tahun memimpin Sulut, berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dari segi penyelenggaraan pemerintahan lanjut Masengi, sebagai mitra, telah tercipta suatu kerjasama yang baik dalam arti yang positif, selama ini agenda-agenda DPRD berjalan dengan baik, salah satu indikator bahwa hampir semua paripurna dihadiri oleh Pak Gubernur dan Wagub.

“Menurut pengamatan kami sebagai mitra ada kepedulian dari gubernur, dan Wagub,” ujar Politisi Partai Golkar ini.

Lanjutnya, terkait kewenangan gubernur dalam aspek pemerintahan sebagai kepala pemerintahan, sesuai visi. “Walaupun target-targetnya belum secara keseluruhan dicapai, masih ada sana sini yang perlu dibenahi. Ini tentunya melibatkan semua stakeholder. Saya menilai seperti itu, dan sesuai dengan program kewenangan gubernur terkait dengan hal-hal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlu ada peningkatan lagi,” tukasnya.

Dan, pelaksanaan fungsi gubernur sebagai koordinator dengan instansi vertikal yang ada di daerah, termasuk Forkompimda. Selama ini menurut Masengi sudah berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

“Yang perlu juga mungkin bagaimana fungsi gubernur sebagai kepala daerah terkait program-program pemerintah pusat yang ada di daerah. Seperti Balai Jalan, Balai Sungai. Yang ini saya memesan khusus, karena kita melihat sendiri, program ke depan jalan tol belum selesai, masih ada keluhan-keluhan masyarakat terkait bencana alam, saya berharap dengan kewenangan yang ada terhadap Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Balai Jalan dan Balai Sungai ini betul-betul taat,” ujar Putra Tompasobaru ini.

Tambah Masengi, fungsi gubernur sebagai kepala daerah mewakili pemerintah pusat di daerah terhadap kabupten/kota.

“Kita meyadari bahwa dengan penyelenggaraan otonomi daerah dan sistem pemerintahan, maka akan terjadi gubernur itu berbeda partai dengan bupati/walikota yang ada di wilayah di Sulut. Dan ini merupakan satu realita yang tidak bisa dipungkiri karena sistem yang kita lakukan. Namun menurut hemat saya, ini perlu ditingkatkan, karena saya melihat dalam rapat-rapat ditingkat provinsi, masih ada saja walikota/bupati yang tidak hadir. Ini merupakan satu catatan. Kenapa, Kalau kita berbicara sistem perencanaan pelaksanaan program pembangunan, maka itu urutan-urutannya jelas, benang merahnya harus jelas, kebijakan pemerintah pusat, kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus bersinergi sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.(dav)

Beri Bantuan Pembangkit Listrik Untuk Sulut, OD-SK Apresiasi Perhatian Jokowi

sulut hebat
Presiden RI Joko Widodo

Visi-Misi Nawacita yang dihadirkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) akhirnya membuahkan hasil di Sulawesi Utara, tak tanggung-tanggung pembangunan infrastruktur bernilai triliunan rupiah dikucurkan untuk pemerataan pembangunan.

Terakhir, Senin (21/1/2019) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi skala 500 KW yang beroperasi di Lahendong diberikan guna membantu permasalahan listrik di Sulut. Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi skala 500 KW merupakan kerjasama Pemerintah Indonesia dan Jerman.

Bantuan tersebut diserahkahkan langsung oleh Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof kepada Presiden Joko Widodo yang diwakili Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir.

Sulut hebat

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang hadir langsung saat penyerahan bantuan mengapresiasi kerja sama tersebut. Bantuan dari Pemerintah Jerman berupa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Binary Cycle 500 KW di Lahendong merupakan salah satu bentuk kepedulian Presiden Jokowi kepada masyarakat Sulut, katanya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah Jerman dan Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Pak Jokowi atas seluruh yang apa kita terima saat ini,” kata Olly.

Lanjut Olly, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat Jokowi-JK kepada masyarakat Sulut. Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di Sulut.

Sulut hebat

“Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan,” tandas Olly.

Harapan kami, Pemerintah Jerman terus bekerjasama dengan Kemenristekdikti dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) terkait penggunaan teknologi geotermal yang terbaik di sini, sehingga masyarakat bisa merasakannya,” imbuh Olly.

Terbukti juga, di tahun 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mampu mengukir berbagai capaian pembangunan, antara lain: Pertumbuhan Ekonomi pada Triwulan ke-III berada pada angka 5,66 persen. Lebih tinggi dari capaian nasional 5,17 persen.

sulut hebat

Selain itu, angka kemiskinan dapat ditekan dan berada pada posisi 7,59 persen dari sebelumnya 8,98 persen, angka pengangguran juga mampu ditekan hingga 6,86 persen, dari sebelumnya 7,18 persen pada tahun 2017.

Begitu juga di sektor pariwisata, jumlah kunjungan wisawatan mancanegara selang bulan Januari hingga Desember 2018 telah melampaui angka 110.000 sedangkan untuk wisatawan domestik mencapai 2,6 juta, jelas Olly.

Karenanya, untuk meningkatkan terus kemajuan pembangunan ini, Olly Dondokambey mengajak semua pihak untuk selalu mendukung pelaksanaan program pembangunan Sulut pada tahun 2019 ini. Selain itu, Olly pun terus memacu sejumlah pembangunan proyek infrastruktur di Sulut.

Sulut hebat

Sebelumnya, Menristekdikti M Nasir mengatakan pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga mencapai 23 persen tahun 2025. Sampai tahun ini porsi penggunaan energi terbarukan di Indonesia baru berkisar delapan persen hingga sembilan persen.

“Dari geotermal sendiri baru berkontribusi empat persen dari sembilan persen renewable energy. Jadi potensinya masih sangat tinggi,” ujar Nasir.

Tambah Menristekdikti, target penggunaan energi terbarukan 23 persen pada 2025 salah satunya bisa dicapai melalui pengembangan energi panas bumi atau geotermal karena Indonesia memiliki potensi panas bumi yang bisa diolah menjadi listrik dengan kapasitas 28 ribu MW hingga 29 ribu MW.

sulut hebat

Sebelumnya Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Rida Mulyana, M.Sc mengatakan pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan energi yang adil, yang bertujuan untuk memberikan akses yang sama terhadap energi bagi semua orang Indonesia, melalui pengembangan infrastruktur energi dan mengoptimalkan potensi sumber energi lokal dengan ketersediaan terjamin, aksesibilitas, keterjangkauan dan keberlanjutan. Untuk mewujudkannya, Pemerintah melakukan upaya terbaik, diantara nya meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi 99,9% pada 2019 dan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan untuk menjamin keberlanjutan dan keterjangkauan energi.

Selama periode 2010 hingga 2018, rasio elektrifikasi meningkat dari 67,2% menjadi 98,05%. Namun bauran energi utama untuk pembangkit listrik masih didominasi oleh energi fosil, dengan batubara sebesar 58,64%, gas 22,48%, minyak 6,18%, dan energi terbarukan sekitar 12,71%. Untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan, Pemerintah melalui Kebijakan Energi Nasional telah menargetkan untuk meningkatkan peran energi terbarukan sebesar 23% dalam ba uran energi nasional pada tahun 2025. Untuk mencapai target ini, sekitar 45 GW listrik akan dipasok oleh energi terbarukan pada 2025.

 

(Advetorial-Rizath Polii)

Kerja OD-SK, Ekonomi dan Pembangunan Sulut Jadi Hebat (1)

Sulut

MENAPAKI dua tahun setengah masa kepemimpinan Olly Dondokambey SE dan Drs. Steven Kandouw [OD-SK] sebagai Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut dalam memperjuangkan amanat rakyat, di tengah HUT Ke-54 Provinsi Sulawesi Utara pengabdian dengan ketulusan dan keikhlasan ditunjukkan OD-SK demi mempersembahkan kinerja terbaik kepada Rakyat Sulawesi Utara menjadikan Provinsi yang dikenal dengan Nyiur Melambai ini menjadi hebat.

Sulut

Dimasa awal kepemimpinan OD-SK pada tahun 2016, Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw mencetus program yang brilian dan strategis yang dikenal dengan ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) sebagai instrument Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016 – 2021, untuk menangani secara serius masyarakat miskin di Sulut yang pada waktu itu cukup tinggi.

Sulut

Berbagai kerja keras Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw dalam membangun Sulut lewat program ODSK pun mendapat apresiasi baik dari kalangan masyarakat maupun pemerintah pusat.

Lewat visi “Terwujudnya Sulawesi Utara Yang Berdikari Dalam Ekonomi, Berdaulat Dalam Politik Serta Berkepribadian dalam Budaya, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw mulai membangun Sulut menjadi lebih hebat.

Sulut

Dengan misi mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumberdaya kemaritiman, serta mendorong sektor industri dan jasa; Memantapkan pembangunan sumberdaya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing; Mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri; Memantapkan pembangunan insfrastuktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan; Mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur; Mewujudkan Sulawesi Utara yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik tersebut menjadikan “Sulut Hebat” bukan hanya mimpi.

Dibidang Pembangunan:
Melalui program pengentasan kemiskinan “Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan” (ODSK), Provinsi Sulut pemerintah pusat melirik Sulut dengan penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik 2018 yang diberikan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menpan RB Syafruddin dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Praseno Hadi, di hotel Shangrila Surabaya, Rabu (19/9/2018).

Sulut

Bukan tanpa alasan ide brilian Olly-Steven lewat program ODSK mendapat apresiasi. Dalam sambutannya Menpan RB mengatakan, pemerintah mendorong inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional diangkat dan dijadikan program nasional. Selain itu, pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di daerah  harus diteruskan untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di tanah air.

Dari Top 99 inovasi 2018, banyak juga bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berusaha, sejalan dengan upaya mempercepat pembangunan nasional. Kuatnya pilar perekonomian daerah bertumpu pada dua hal, yaitu masuknya investasi ke Indonesia dan iklim perekonomian yang sehat. Keduanya bertopang pada penyelenggaraan kemudahan investasi dan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB).

Sulut

Program ODSK berhasil mendapat penghargaan dari pemerintah pusat karena Pemprov sulut dianggap berhasil melakukan inovasi publik dengan melaksanakan program pengentasan kemiskinan, dalam kurun waktu 2 tahun angka kemiskinan Sulut berhasil turun secara signifikan.

Dimana pada tahun 2016 berada di angka 8,34 dan pada tahun 2018 7,8 persen. Keberhasilan program ODSK ini telah dipaparkan langsung oleh Sekrprov Edwin Silangen kepada tim penilai 99 Inovasi Publik tahun 2018.

Sulut

Tersedianya Perda tentang APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2018 (Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2017), Peraturan Gubernur Nomor 80 Tahun 2017 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2018 secara tepat waktu. Penerapan Transaksi non tunai berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor:900/2950.1/Sekr.BPKADB, dalam rangka peningkatan efektif dan efisien belanja daerah, guna mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas, peningkatan pengendalian internal pengelolaan kas, menghasilkan posisi kas harian secara real time.

SUlut

 Penambahan Unit Pelayanan SAMSAT Pembantu, SAMSAT Corner, SAMSAT Keliling, dan SAMSAT Drive-through; Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan melalui pengembangan system pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi E-SAMSAT dan program SEE SAMRAT yang digunakan untuk penulusuran dan penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

 (Advetorial/Rizath)

Sulut

Hebat! OD-SK Kembali Bawa Pemprov Sulut Raih WTP

manadoterkini.com, SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw (OD-SK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan Pemprov Sulut 2017 dan implementasi rencana aksi yang telah dilaksanakan.

wtp

Laporan hasil pemeriksaan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis kepada Gubernur Olly disaksikan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Wagub Kandouw pada rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Sulut di Manado, Selasa (5/6/2018) pagi.

Harry mengungkapkan bahwa pencapaian opini WTP untuk keempat kalinya secara berturut-turut oleh Pemprov Sulut tersebut juga diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Sulut.

IMG-20180605-WA0020

“Tujuan akhir WTP adalah meningkatnya kemakmuran rakyat. Seperti di Sulut, perekonomian tumbuh sebesar 6,68 persen, jumlah penduduk miskin turun menjadi 8,10 persen dan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) mencapai 71,05. Semuanya ini di atas rata-rata nasional,” katanya.

Lanjut Harry, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK, dapat disimpulkan bahwa penyusunan LKPD Pemprov Sulut tahun 2017 telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual, telah diungkapkan secara memadai, dan tidak terdapat ketidakpatuhan yang berpengaruh langsung dan material.

manado

Selain itu Pemprov Sulut telah menyusun dan merancang unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan.

Menurut dia, prestasi ini menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah sehingga akan menjadi kebanggaan bersama yang patut dipertahankan oleh seluruh jajaran Pemprov Sulut.

manado

Kendati demikian, meskipun telah memberikan opini WTP, BPK tetap memberikan catatan tentang laporan keuangan ataupun kemungkinan timbulnya ketidakakuratan pelaksanaan kegiatannya yang harus diselesaikan dalam tenggat waktu 60 hari.

Di tempat yang sama, Gubernur Olly menyampaikan terima kasih kepada BPK RI atas hasil pemeriksaan LKPD Pemprov Sulut. “Secara khusus, saya ucapkan terima kasih dan berikan apresiasi kepada BPK RI. Tentunya hasil yang diberikan akan mendorong manajemen pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel, efektif dan efisien, dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

FB_IMG_1528176276572

Menurut Olly, sejak kehadiran Perwakilan BPK RI di Sulut telah menghasilkan banyak terobosan cerdas dan progresif yang dilakukan untuk memberikan asistensi bagi manajemen pengelolaan keuangan daerah secara lebih baik, lebih bermakna dan lebih berwawasan hukum.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak pernah berhenti melakukan perubahan dan perbaikan terhadap dimensi-dimensi manajemen keuangan daerah, utamanya untuk meraih opini WTP, sebagai salah satu indikator keberhasilan proses pembangunan yang dijalankan,” paparnya.

manado

Lebih jauh, Gubernur Olly mengatakan akan menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK atas hasil pemeriksaan LKPD Pemprov Sulut. “Hal ini pasti akan menjadi fokus perhatian kami, serta akan ditindaklanjuti sebagaimana ketentuan yang ada demi kemajuan bersama,” imbuhnya.

Adapun penyerahan opini WTP turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Tangga Muliaman Purba, Sekdaprov Edwin Silangen, SE, MS dan para pejabat Pemprov Sulut. (*/Rizath)