GSVL :Pembangunan Gedung PMI Manado Bantu Warga Untuk Kebutuhan Kesehatan

manado
Usai peletakan batu pembangunan gedung PMI Manado, Walikota Manado didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Marten Manoppo, Ketua DPRD Manado Nortje Henny Vanbone, Plt Sekda Rum Usulu, anggota DPRD Sulut James Karinda serta Kadis PUPR Bart Assa

manadoterkini.com, MANADO – Pemenuhan kebutuhan pelayanan publik yang didukung fasilitas publik yang memadai,merupakan salah satu janji politik Walikota dan Wakil Walikota Manado pada saat kampanye pemilihan Walikota tahun 2016 silam. Dan tahun ini sebagian dari janji kami untuk membangun fasilitas publik akan mulai kami mulaikan. Hal tersebut di sampaikan Walikota GSVL saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung PMI Kota Manado di jalan Ring Road, Kamis (03 /08/17).

Di jelaskan Walikota, pembangunan gedung PMI Cabang Manado yang berlokasikan tak jauh dari RSUD yang sementara dibangun di kawasan ring road bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dalam kebutuhan kesehatan.

“Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kalau nantinya RSUD ini sudah beroperasi dan gedung PMI juga sudah bisa digunakan, maka akan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan darah, karena jaraknya yang berdekatan,” tandas Walikota GSVL.

Dirinya berharap pembangunan gedung PMI, Rumah Sakit Umum Daerah,pasar Malalayang, jalan Lengkong Wuaya dan jalan-jalan lainnya di Kota Manado serta penataan kawasan TKB dapat di kerjakan dengan baik.

”Saya berharap agar sejumlah kegiatan pembangunan sarana dan prasarana publik ini dikerjakan dengan benar yakni sesuai bestek dan tepat waktu.”ujar Walikota GSVL. (

Resmi Nahkodai PMI Manado, Ini Ungkapan Prof Paula Usai Dilantik

manadoterkini.com, MANADO – Setelah dilantik oleh Ketua PMI Sulut Drs Steven Kandouw, untuk menahkodai PMI Kota Manado periode 2017 – 2022, Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan kepada dirinya dan teman-teman pengurus mengabdi utnuk aksi kemanusiaan tersebut.

PMI Manado“Terima kasih kepada Ketua PMI Sulut yang telah melantik pengurus PMI Kota Manado. Dan terima kasih juga kepada pihak Pemkot Manado dan DPRD Manado, yang telah menyetujui dan memberikan sarana dan prasarana berupa kantor atau markas, karena sudah lama kami rindukan, dan tahun ini harapan PMI Kota Manado punya bangunan sendiri akan terwujud, di lokasi yang baru pada periode yang baru ini, akan memberikan semangat yang tinggi dan melahirkan inovasi-inovasi untuk pengembangan program PMI,” ujar Enci Paula yang adalah Rektor UNIMA.

Lanjut dikatakan istri Walikota GS Vicky Lumentut, selain mendukung penggalangan donor sukarela, transfusi darah juga menjadi prioritas program PMI Manado. Disamping upaya membangun generasi muda menjadi generasi yang tangguh dan kuat secara fisik mental dan spiritual, sehingga sejalan dengan membangun jiwa kemanusiaan yang tinggi.PMI Manado

“Saya juga mengapresiasi para siswa yang hadir saat ini, yang mengambil PMR sebagai kegiatan ekstrakurikuler menuju generasi emas. PMI semakin jaya menjawab kebutuhan dan tantangan masyarakat dalam upaya membangun kota dan Provinsi Sulut. Tuhan tentunya menyertai langkah juang kita kedepan,” pungkasnya.

Acara pelantikan pengurus PMI Manado ini dihadiri Ketua DPRD Kota Manado Nortje Henny Van Bone, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Imelda Bastiaan Markus SE, Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH serta para pejabat kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado dan ratusan siswa yang ada.(aldi)

Lantik Enci Paula, Kandouw : Jadi Pengurus PMI, Pengabdian Untuk Kemanusiaan

manadoterkini.com, MANADO – Setelah terpilih kembali menjadi Ketua PMI Kota Manado, Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, Rabu (14/6/2017) dilantik bersama pengurus periode 2017 – 2022 oleh Ketua PMI Sulut Drs Steven OE Kandouw di aula serbaguna Pemkot Manado.PMI Manado

Kandouw yang juga selaku Wakil Gubernur Sulut mengingatkan pengurus yang barusan dilantik. “Menjadi pengurus PMI tidaklah mudah, Butuh pengabdian dan dedikasi terhadap perannya. Apalagi, PMI selalu identik dengan donor darah yang sangat dibutuhkan manusia, “ ungkap Kandouw.

Lanjut Kandouw, PMI memiliki visi dan misi jelas untuk kemanusiaan, sehingga untuk menjadi pengurus PMI hanya diperlukan adanya pengabdian diri saja tidak lebih.

“Saya salut kepada Ibu Paula Lumentut Runtuwene yang meskipun menjabat Ketua Tim Penggerak PKK, juga sebagai Rektor UNIMA dengan begitu banyak kesibukan, tapi masih mau menjadi Ketua PMI Kota Manado. Ini karena pemberian diri,” ujar Kandouw sembari mengaku salut dengan dedikasi dan pemberian diri yang diberikan Enci Paula, sapaan akrab isteri tercinta Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.PMI Manado

Makanya, PMI Manado diharapkan terus meningkatkan perannya dalam membantu sesama manusia. “PMI Manado merupakan tulang punggung PMI Sulut,” tandasnya.

Selaku Ketua PMI Sulut, Kandouw berharap besar bagi PMI Manado untuk terus memantapkan kiprahnya dalam aksi kemanusiaan. Karena, sekarang ini baru terpenuhi 1500 kantong darah dan masih dibutuhkan 1000 kantong darah untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“PMI Kota Manado kiranya jadi tulang punggung di Sulut, jadi PMI Sulut sangat mengandalkan PMI Manado. Aksi kemanusian ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, jangan hanya mantap organisasi karena terbentuk di semua kabupaten/kota yang memiliki cabang, tetapi apakah program dan sumber daya para pengurus dan anggotanya yang harus siap selalu action bisa dapat diandalkan,” ungkap Kandouw penuh arti.PMI Manado

Acara pelantikan pengurus PMI Manado ini dihadiri Ketua DPRD Kota Manado Nortje Henny Van Bone, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Imelda Bastiaan Markus SE, Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH serta para pejabat kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado dan ratusan siswa yang ada.(aldi)

GSVL-MOR PEDULI MASALAH SOSIAL KEMASYARAKATAN

Meriahkan HUT PMI ke-71, Walikota GSVL Dampingi Wagub Sulut Ikut Jalan Sehat

PMIWALIKOTA Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama isteri yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta PA Runtuwene MS DEA mendampingi Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw ikut dalam kemeriahan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Palang Merah Indonesia (PMI) di kawasan Megamall, jalan Piere Tendean boulevard, Sabtu (24/9) pagi.

PMIKegiatan yang dilaksanakan PMI Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam bentuk jalan sehat bersama itu, mengambil start dan finish  di depan Megamall, dengan mengitari sebagian jalan Piere Tendean dan jalan Sam Ratulangi.

PMITiba di panggung utama, Wagub bersama Walikota Manado dan Rektor Unima, walikota Bitung, serta  para pejabat lainnya ikut ‘bergoyang’ dalam senam poco-poco.

PMIDalam kesempatan itu, Walikota GSVL bersama Komandan Lantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Suselo melakukan panandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait donor darah disaksikan Wagub Steven Kandouw.

PMI“PMI harus tampil didepan dalam gerakan kemanusiaan membantu masyarakat yang ditimpa kesusahan,” pungkas GSVL. Kegiatan HUT ke-71 PMI tahun 2016 mengangkat tema dari generasi ke generasi Sulut sehat Sulut hebat.(***)

Antar PMR Raih Juara Umum di Jumbara Nasional, Ketua PMI Manado Terima Penghargaan dari Wagub Sulut

KETUA Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene menerima penghargaan atas keberhasilan mengembangkan aktifitas PMI di Kota Manado, yakni dengan berhasil mengantarkan Kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Kota Manado meraih Juara Umum kegiatan Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR Tingkat Nasional di Kota Pangkajene Sulawesi Selatan belum lama ini.

PMIPenyerahan penghargaan dalam bentuk PIN emas diserahkan Ketua PMI Sulawesi Utara (Sulut) yang juga Wakil Gubernur Sulut Drs Steven Kandouw dalam acara perayaan HUT ke-71 PMI di kawasan Megamall, jalan Piere Tendean Boulevard Manado, Sabtu (24/09) pagi tadi.

PMI“Saya memberikan apresiasi yang tinggi bagi PMI Kota Manado dan PMI Kota Bitung atas peran serta dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat, melalui kegiatan PMI. Semoga bisa terus melakukan pelayanan terbaik, guna aksi kemanusiaan di daerah masing-masing,” tandas Wagub Steven memuji.

PMISelain Ketua PMI Manado, pin Penghargaan PMI juga diserahkan kepada Ketua PMI Kota Bitung Khouni Lomban Rawung, istri Walikota Bitung.(***)

Pemkot Manado Siap Bantu TNI Dalam Program Pembangunan dan Sosial

WAKIL Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL), menjadi inspektur upacara (irup) pembukaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 tahun 2016 di Lapangan Mandiri Tuminting, Selasa (20/9/2016) pagi tadi, yang juga dihadiri Dandrem 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto dan Dandim 1309 Manado Letko Arm Yohanis Toar Pioh.

manadoRibuan Aparat TNI nantinya akan ditempatkan disejumlah lokasi membaur bersama warga masyarakat. “Kiranya melalui kegiatan TMMD ini, hubungan harmonis Pemerintah Kota, warga masyarakat Manado bersama pihak TNI semakin erat guna kepentingan semua pihak,”kata Mor.

TNIKegiatan perintisan jalan, pengecatan rumah ibadah, penghijauan dan berbagai aksi sosial lainnya itu merupakan Skala yang dipilih dan merupakan skala prioritas.

manadoSehingga pihaknya sangat mengapresiasi hajatan ini, dan meminta warga masyarakat yang akan dijadikan lokasi TMMD.

TNI“Untuk bisa membantu dan mendukung para aparat TNI yang melakukan program pembangunan dan sosial tersebut, agar semuanya berjalan lancar dan sukses. Dengan semangat kemanunggalan, serta Kerjasama Lintas Sektoral dan Lintas Komponen Bangsa. Kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan Di Daerah, Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat,” jelas Wawali Mor. (***)

GSVL Ajak Warga Manado Hidupkan Budaya Donor Darah

manadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado GS Vicky Lumentut, mengajak warga Kota Manado, untuk menghidupkan budaya donor darah. Ajakan tersebut diungkapkan Walikota GSVL ketika mencanangkan kegiatan donor darah berbasis kecamatan, kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado di lapangan Sparta Tikala, Jumat (27/8/2016) kemarin.

GSVL
Walikota GS Vicky Lumentut dalam pencanangan donor darah Kecamatan di lapangan Tikala.(ist)

“Pentingnya arti setetes darah kita, bagi yang membutuhkan terutama untuk keselamatan jiwa sesama manusia. Jadi Mari Torang Samua Ba Donor Darah, untuk bisa menggugah kesadaran masyarakat,” ajak Walikota GSVL.

Untuk itu, Walikota pilihan rakyat ini kembali mengingatkan pentingnya melakukan donor darah.

manado
Walikota GSVL memantau langsung donor darah di lapangan Tikala kemarin.(ist)

“Berdonor darah juga untuk kesehatan pendonor itu sendiri,” kata GSVL.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif dan terobosan yang sangat baik dari kita sekalian, untuk meningkatkan dan memperluas keterlibatan setiap anggota masyarakat di Kota Manado, sehingga turut menyumbangkan Darahnya bagi sesama yang membutuhkan,” urai suami tercinta Prof Dr Paula Lumentut – Runtuwene ini.

Dalam kesempatan tersebut Walikota GSVL melihat langsung aksi donor darah dari sejumlah pendonor yang ada didampingi Sekretaris PMI Sulut DR Mercy Rampengan.(ald)

Support Terobosan PMI Manado, GSVL Terima Penghargaan PMI Pusat

MANADO, (manadoterkini.com) – Segala terobosan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado, dibawa komando Prof DR Paula Lumentut-Runtuwene, dalam melakukan aksi kemanusiaan tak lepas dari support dan dukungan Pemkot Manado dalam hal ini Walikota GS Vicky Lumentut.

PMI 3

Sokongan Pemkot Manado tersebut, membuahkan penghargaan dari PMI Pusat kepada Walikota GSVL. “Pemerintah setempat, saya lihat dari raut wajah Pak Lumentut adalah seorang pemimpin dan sosok rendah hati. Memang jabatan Pak Walikota Vicky Lumentut akan berakhir 8 Desember nanti, tapi bagi PMI tidak ada kata berhenti untuk melayani atau melakukan aksi kemanusiaan,” kata Muhamad Muas SH, Ketua Bidang PMR dan Sukarelawan mewakili PMI Pusat, saat hajatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ‘Asa Kemanusiaan’ PMI Kota Manado Rabu (18/11) kemarin di Ruang Serbaguna kantor Wali kta turut dihadiri PMI Sulut, James Karinda serta pengurus PMI Manado, relawan PMI serta Palang Merah Remaja (PMR).

PMI

Lanjutnya, Walikota GSVL sebagai Pelindung PMI di Kota Manado, maka tidak salah untuk terus berbuat membantu maupun menyemangati para PMI Cerdas di Kota Manado. Dia berharap GSVL, sapaan Walikota terus semangat melayani aksi kemanusiaan di Kota Manado bersama PMI.

“Karena pasti itu disayang dan didukung masyarakat Kota Manado. Semoga semuanya terkabul untuk melanjutkan Kota Manado yang kita semua cintai. Banyak selamat Pak Vicky,” ujar Muas disambut aplaus ribuan pelajar dan relawan PMI yang hadir.(ald)

Demi Program Siaga Bencana PMI Manado Masuk Sekolah

Prof Paula : Upaya Pengurangan Resiko Bencana, Wajib Diketahui Pelajar

MANADO, (manadoterkini.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Manado tak henti-henti melakukan langkah cerdas. Setelah sebelumnya melakukan aksi pelatihan pertolongan pertama pada petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk mencegah resiko kerja, organisasi kemanusiaan dibawa komando Prof DR Juleyta P.A Lumentut Runtuwene, kembali melakukan sosialisasi pengurangan resiko bencana di sekolah dengan tag line Sekolah Siaga Bencana di SMK Smart Pioner Manado.

Prof Paula

Pro Paula pun menyatakan sangat mengapresiasi kepada pihak sekolah dan panitia, yang telah berinisiatif dengan cerdasnya membuat kegiatan yang dinilai sangat penting dan positif tersebut. Menurut Prof Paula panggilan akrab istri tercinta Walikota Manado DR G.S Vicky Lumentut ini, dengan digelarnya kegiatan ini.

Pihak sekolah sudah satu tingkat lebih siap menghadapi keadaan bencana, karena kota kita sangat rawan bencana. Dan kesiap-siagaan bencana itu, harus dimulai dari dunia pendidikan karena lebih baik kita mencegah dari pada mengobati. Kesiap-siagaan bencana, merupakan hal yang penting untuk di laksanakan saat ini. Kalau kita menunggu sudah terjadi bencana, maka kerugian harta benda dan korban jiwa akan berjatuhan.

Porf Paula

“Saya sebagai Ketua PMI Kota Manado sangat berterima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini, materi yang disampaikan juga sangat bagus, terima kasih juga kepada pembicara bapak DR Mercy Rampengan Ph.d satu-satunya doktor bencana di Sulawesi Utara. Juga pembicara yang kedua Bung Gelend Lumingkewas,SH MH relawan PMI Kota Manado. Semoga kedepan, semakin banyak sekolah yang akan melaksanakan kegiatan seperti ini. Agar warga sekolah akan semakin terdidik dalam menghadapi keadaan darurat baik waktu masih di sekolah maupun sudah pulang ke rumah,” jelas Prof Paula yang turut didampingi Sekertaris PMI Kota Manado Ny Hendah Murtanti,SH.

Langka positif dan patut dicontoh tersebut sekaligus dengan menggelar aksi donor darah ebrsama siswa – siswi tingkat SMA dan SMK.(ald)

PMI Manado bagi Ilmu kepada Petugas ‎Damkar

MANADO, (manadoterkini.com) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado Prof DR J.P.A.Lumentut Runtuwene atau biasa dipanggil Bunda Paula sangat memberikan apresiasi kepada petugas Pemadam Kebakaran yang dengan berani, mempertarukan nyawa demi memadamkan api. “Ini merupakan tugas yang tidak mudah, hanya orang terpanggil dan terpilih yang berada di pemadam kebakaran,” ujar Bunda Paula saat melakukan pelatihan kepada petugas pemadam Kebakaran Kota Manado yang diikuti 34 peserta.

Paula

Dalam diskusi dengan peserta, Prof Paula menuturkan tugas tim pemadam kebakaran sangat beresiko, tetapi pesan Bunda Paula bahwa tugas pemadam kebakaran sangatlah mulia, tugas yang berat yang bisa mengancam nyawa.

“Sebagai Ketua PMI Kota Manado kami merasa penting untuk membantu para petugas damkar, dengan melakukan pelatihan pertolongan pertama. Agar kedepan ketika petugas kebakaran mengalami kecelakaan saat bertugas maka teman-teman lain juga bisa memberikan pertolongan,” ungkap istri tercinta Walikota Manado GS Vicky Lumentut itu.

PMI Manado

Selain petugas Damkar, PMI akan berusaha membantu masyarakat untuk peningkatan kapasitas masyarakat lewat pelatihan pertolongan pertama. “Karena mencegah lebih baik, dari pada mengobati dan itu sangat penting untuk diingat serta dihindari,” ujar Bunda Paula yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado ini.

Seperti diketahui diera modernisasi saat ini, resiko kecelakaan semakin meningkat baik dalam lingkungan rumah, di jalan serta dilingkungan kerja. Siapa saja bisa dihadapkan pada keadaan dimana dia dapat menjadi orang pertama dan mungkin satu-satunya yang berada pada lokasi kecelakaan. Kondisi ini, mengharuskan orang tersebut harus memberikan pertolongan kepada korban tersebut sesuai dengan aturan hukum berdasar Pasal 531 KUHP, tentang kelalaian tidak memberikan pertolongan kepada korban yang dilihat atau ditemukan. Menjadi pertanyaan apakah setiap masyarakat terlatih atau mampu untuk memberikan tindakan pertolongan pertama ? Apakah orang yang akan memberikan pertolongan sudah terlatih dalam bidang pertolongan pertama ?

Paula

Kondisi Kota Manado yang semakin berkembang, sebagai kota tujuan pariwisata juga sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, kecelakan merupakan berita sehari-hari yang ditemukan di media cetak maupun media elektronik, kecelakaan lalulintas, kebakaran bangunan/rumah, bencana alam tanah longsor dan kecelakaan kerja.

Untuk memberikan pendidikan Pertolongan Pertama (untuk kecelakaan dan bencana) kepada masyarakat Kota Manado. “Masyarakat Kota Manado bisa menjadi penolong bagi diri sendiri dan orang lain yang mengalami kecelakaan,” tandasnya.

Begitu juga kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado, sehari-harinya diketahui mengorbankan jiwa dan tenaganya, karena harus mempertaruhkan nyawa disaat menjalankan tugas dan tanggung-jawab.

Pelatihan Pertolongan Pertama oleh PMI Kota Manado telah diksanakan di beberapa tempat, seperti Gereja Bethel Wilayah Sinkil Sindulang pada 31 Oktober lalu yang di ikuti oleh 30 peserta, dan Jumat (06/11) akhir pekan lalu di ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota melakukan pelatihan kepada petugas pemadam Kebakaran Kota Manado dengan diikuti 34 peserta. Dimana Bunda Paula Lumentut juga ikut dalam kegiatan ini, dan melakukan beberapa tindakan pertolongan pertama.(ald)

Edukasi Warga Tentang DBD, PMI dan TP-PKK Manado Gandeng Dinas Kesehatan

Runtuwene : Fogging Jalan Terakhir, Utamanya Gerakan 3M

manado
Prof Paula Lumentut – Runtuwene

MANADO, (manadoterkini.com) – Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty menjadi siklus tahunan di Manado, Sulawesi Utara, saat Januari hingga akhir Februari. Warga pun dibuat resah dengan penyakit mematikan tersebut. Akan hal itu, PMI Kota Manado bersama TP-PKK dengan mengandeng Dinas Kesehatan, terus gencar melakukan penyuluhan serta edukasi kepada masyarakat upaya pencegahan lewat gerakan 3M Plus.

Menurut Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga selaku Ketua TP-PKK, Prof Dr Paula Lumentut – Runtuwene MS DEA, fogging langkah terakhir untuk membasmi nyamuk Aedes aegipty. Namun yang paling utama membasmi tempat berkembang biaknya nyamuk pembawah virus DBD.

“Bersih-bersih lingkungan seperti tempat-tempat yang menjadi penampungan air harus kita lakukan. Gerakan 3M Plus merupakan cara terbaik mencega DBD. Apalagi fogging itu hanya langkah terakhir untuk membunuh nyamuk dewasa,”ujar Prof Runtuwene.

Lanjutnya, 3M Plus adalah tindakan yang dilakukan secara teratur untuk memberantas jentik dan menghindari gigitan nyamuk Demam Berdarah dengan cara : 1).Menguras tempat-tempat penampungan air seperti : bak mandi/ WC, tempanyan, ember, vas bunga, tempat minum burung dan lain-lain seminggu sekali. 2). Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong, drum dan lain-lain. 3). Mengubur semua barang-barang bekas yang ada disekitar / di luas rumah yang dapat menampung air hujan.

“Mari kita budayakan hidup bersih dan sehat dengan dimulai dari diri kita. Bila diri kita sehat maka lingkungan sekitar kita pun akan akan bersih dan sehat,” ajak ketua PMI kota Manado yang dikenal bersahaja dan murah senyum ini, saat melakukan penyuluhan di SDN O3 Manado.(ald)

Runtuwene Ajak Renungkan Bersama Peristiwa Banjir Bandang Manado

Dari Testimoni Peringatan 1 Tahun Benjir Bandang di Manado Digagas PMI Sulut

manado
Sambutan Prof DR Paula Lumentut – Runtuwene MS DEA.(ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Paristiwa banjir bandang 15 Januari 2014 silam di Kota Manado, hendaknya direnungkan bersama. Hal itu dikatakan Ketua PMI Kota Manado, Prof DR Paula Lumentut MS DEA, saat memberikan sambutannya pada acara Renungan peristiwa bencana 15 januari 2014 yang dilakukan oleh PMI Sulut, Kamis (15/1), bertempat di Kampung Merdeka, Kelurahan Dendengan Dalam.

“Saat ini kita berada di salah satu lokasi yang terkena bencana banjir bandang lalu, untuk itu mari kita bersama merenungkan akan peristiwa bersejarah, bencana banjir bandang yang kita alami bersama, sehingga kita bisa kembali bangkit bersama-sama dari bencana yang kita alami dan benahi diri kita,”kata isteri tercinta dari Walikota Manado, Dr GS Vicky Lumentut (GSVL). Ditambahkan Runtuwene, dengan momentum peristiwa bersejarah ini mari kita membangun terus rasa kebersamaan untuk terus bangkit kembali pasca bencana yang telah setahun berlalu. ”Mari kita renungkan dan maknai peristiwa bersejarah ini, dengan penuh kebersamaan untuk kembali bangkit dan terus bersemangat serta terus mendoakan agar Kota Manado terus terhindar dari segala bentuk bencana,”katanya.

Acara itu turut dihadiri oleh Gubernur Sulut, DR SH Sarundajang, Wakil Gubernur, DR Djouhari Kansil,Walikota Manado DR, GS Vicky Lumentut, Wawali, DR Harley Mangindaan, Sekkot Manado, Ir, MHF Sendoh, Ketua DPRD Manado, Nortje Henny Van Bone, Ketua PMI Sulut James Karinda, SH, serta para pengurus PMI Sulut dan Kota Manado, bersama masyarakat Kampung Merdeka Kelurahan Dendengan Dalam.(ald)