Sambut HKGB ke-64, Bhayangkari Cabang Minsel Gelar Donor Darah

donor darahmanadoterkini.com, AMURANG– Bhayangkari Cabang Minahasa Selatan (Minsel) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (29/9) siang tadi menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di Aula Polres Minsel dalam rangka memperingati HKGB ke-64.

Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh para pengurus Bhayangkari Minsel, namun para pejabat utama dan personel Polres Minsel baik dari Polres maupun Polsek-polsek juga ikut berpatisipasi menyumbangkan darah mereka.

Tidak tanggung-tanggung para peserta berdatangan untuk memberikan sumbangan darah kepada yang membutuhkan.

Peduli terhadap sesama yang patut membutuhkan uluran tangan mendorong Ibu Lala Arya Perdana menggelar kegiatan donor darah.

“Meskipun bukan berbentuk materi yang akan diberikan insya Allah ini akan lebih bermanfaat. Pasalnya tidak semua orang mampu memberikan sumbangan darahnya diakibatkan faktor kesehatan,” ucap Ibu Lala.

Lanjut Dia, donor darah merupakan kegiatan peduli kemanusiaan yang memiliki sangat banyak manfaat bagi kesehatan tubuh antara lain bagi pendonor akan memberikan resiko lebih rendah terhadap serangan jantung dan lain sebagainya.

Selain donor darah, Bhayangkari Caban Minsel ini juga sebelumnya mengelar berbagai lomba yang digelar dihalaman Mapolres Minsel.(dav)

Lepas Jumbara PMR, Kandouw : Jadilah Remaja Hebat dan Berdaya Saing

manadoterkini.com, SULUT – Kontingen Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja Sulut yang akan mengikuti Jambore Nasional ke VIII, di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, 23-31 Juli 2016, dilepas Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw, Selasa (19/7/2016).

Jumbara“Jadilah remaja hebat dan berdaya saing, menjadi remaja yang pandai, manusiawi, responsif sesuai dengan tema Jimbara tahun ini,” pesan Wagub Kandouw yang juga merupakan Ketua PMI Sulut kepada peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Lanjut Kandouw, kegiatan jumbara ini memiliki manfaat yang sangat konstruktif dalam mewujudkan generasi muda Indonesia berdaya saing, secara khusus mendukung kaderisasi dalam PMI.

Jumbara“Saya berharap adik-adik peserta Jumbara untuk saling berbagi pengetahuan, sikap, keterampilan serta berbakti bagi nusa dan bangsa dengan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki dalam berbagai kegiatan yang akan di ikuti seperti donor darah, penanaman pohon, bakti social dan kegiatan lainya,” urainya.

JumbarKepada para pendamping, Wagub mengingatkan agar membimbing dan mengarahkan, membina dan mengawasi para peserta, agar citra Sulut dapat terjaga dengan baik.

Rencananya kegiatan Jumbara PMR ini akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Turut hadir dalam acara tersebut para pengurus PMI Sulut, Unsur Forkopimda dan para peserta.(tim)

Didaulat Penasehat PMI Sulut, GSVL Mulai Bersinergi Dengan OD

manado
GSVL dalam pelantikan pengurus PMI Sulut periode 2016-2021

MTerkini.com, MANADO – Sinergritas antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota menjadi harapan semua pihak untuk memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Manado sebagai ibukota Provinsi Sulut sudah barang tentu perlu sinergritas hingga ke Pusat.

Didaulatnya GS Vicky Lumentut (GSVL) sebagai penasehat PMI Sulut, memberikan angin segar sinegritas Pemprov Sulut dengan Walikota Manado terpilih tersebut. GSVL yang rencana akan dilantik Gubernur Sulut Olly Dondokembay pada bulan Mey mendatang sudah dinanti warga Manado.

“Sinergritas antara Pemprov dan Pemkot Manado kedepan akan memberi warga tersendiri bagi perkembangan ibukota Nyiur Melambai kedepan. Dengan masuknya GSVL sebagai penasehat PMI Sulut memberikan tanda adanya sinergritas antara GSVL dan OD. Apalagi keduanya teman lama,” ujar Jeksen Sulangi SH kepada manadoterkini.com.

Diman pelantikan Pengurus yang diketui Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua Dewan Pembina Rita Dondokambey – Tumuntuan dan Penasehat PMI Sulut masa bhakti 2016-2021 di Graha Bumi Beringin, oleh Ketua Pelaksana Harian Palang Merah Indonesia Pusat Prof Ginanjar Kartasasmita, disaksikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

“Saya mengingatkan kepada pengurus yang baru untuk membentuk unit transfuse darah di kabupaten/kota, meminta agar pemda mendukung dana untuk PMI, menggerakan kembali kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah, pembinaan relawan PMI dan mobilisasi ASN untuk kegiatan donor darah,” ujar Ginanjar.

Adapun Gubernur Olly berharap PMI mampu membantu seluruh lapisan masyarakat Sulut yang menghadapi bencana dan memerlukan bantuan transfusi darah. “Melalui kepemimpinan PMI Sulut yang baru diharapkan PMI mampu melakukan berbagai terobosan dan program strategis dalam mensejahterakan rakyat Sulut, tidak hanya terfokus pada transfuse darah saja. PMI merupakan garada terdepan dalam memberikan pertolongan kesehatan,” ujar Olly.

Diketahui, PMI adalah lembaga sosial kemanusiaan yang netral dan mandiri, yang didirikan dengan tujuan untuk membantu meringankan penderitaan sesama manusia akibat bencana, baik bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia, tanpa membedakan latar belakang korban yang ditolong. Tujuannya semata-mata hanya untuk mengurangi penderitaan sesama manusia sesuai dengan kebutuhan dan mendahulukan keadaan yang lebih parah.(*/mlz)

Olly : PMI Sulut Harus Bantu Seluruh Warga Sulut

MTerkini.com, SULUT – Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara harus mampu membantu seluruh lapisan masyarakat Sulut yang menghadapi bencana dan memerlukan bantuan transfusi darah. Demikian kutipan sanbutan yang disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokanbey dalam pelantikan pengurus dan dewan kehormatan PMI Sulut masa bhakti 2016-2021, yang diselenggarakan, Senin (25/4) bertempat di Graha Bumber.

pmi sulut
Pemasangan PIN PMI oleh Gubenur Sulut kepada Ketua Dewan Pembina PMI Sulut Rita Dondokambey-Tumuntuan

“Kepemimpinan PMI Sulut yang baru, diharapkan mampu melakukan berbagai terobosan dan program strategis dalam mensejahterakan rakyat Sulut, tidak hanya terfokus pada transfuse darah saja. PMI merupakan garada terdepan dalam memberikan pertolonhgan kesehatan,” ujar Olly.

PMI Sulut harus lebih sigap dalam memberikan bantuan dan penanggulangan bencana, pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan, untuk itu PMI harus meningkatkan kapasitas kerja dan pelayanan dibidang donor darah dan penanggulangan bencana.

pmi sulutPengurus baru juga diharapkan menyatukan visi dan persepsi dalam menyentuh dan menjawab kebutuhan warga Sulut. “Selain itu PMI juga harus mensuport program pemerintah,”tutur mantan anggota Banggar DPR RI tersebut.

Seperti diketahui pelantikan pengurus baru PMI Sulut periode 2016-2021 yang diketuai Wakil Gubernur Steven Kandouw dilakukan oleh pelaksana harian Ketua Umum PMI Pusat Prof. Ginanjar Kartasasmita.
Pada kesempatan itu juga dilantik dewan kehormatan PMI Sulut masa bhakti 2016-2021. Dimana ibu Ir. Rita Dondokambey Tamuntuan sebagai Ketua dan anggota Rd. Kartika Devi Kandouw Tanos, bersama pengurus lainnya.(alf/tim)

Dilantik Ginanjar Kartasasmita, Wagub Kandouw Resmi Nahkodai PMI Sulut

pmi sulut
Penyerahan petaka PMI oleh Ginanjar Kartasasmita kepada Steven Kandouw

MTerkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, resmi menahkodai PMI Sulut, setelah Senin (25/4/2016) kemarin dilantik oleh Pelaksana Harian Ketua Umum Pusat PMI Prof Ginanjar Kartasasmita di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado.

Pelaksana Harian ketua umum PMI Pusat Prof. Ginanjar Kartasasmita dalam sambutan mengingatkan kepada pengurus PMI Sulut yang baru untuk membentuk unit transfuse darah di Kabupaten/Kota.

“Pengurus berkoordinasi dengan Pemda, meminta dukungan dana untuk PMI. Serta menggerakan kembali kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah, pembinaan relawan PMI dan mobilisasi ASN untuk kegiatan donor darah,”ungkap Ginanjar.

Seperti diketahui Kandouw menjabat Ketua PMI Sulut untuk periode 2016-2021, mengantikan James Karinda SH MH.(alf/mlz)

manado
Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla bersama Ketua PMI Sulut James Karinda

MANADO, (manadoterkini.com) – Kota Manado bakal menjadi tuan rumah HUT ke -70 tahun 2015 Palang Merah Indonesia (PMI). Hal ini diungkapkan Ketua PMI Sulut James Karinda SH MH, Rabu (17/9) saat mengikuti HUT ke 69 di Semarang, Jawa Tengah.

“Untuk wacana tersebut saya minta dukunga doa kepada seluruh kader PMI Sulut dan juga masyarakat secara umum. Muda-mudahan usulan yang akan disampaikan ke pengurus pusat PMI dalam hal ini Ketua Umum Bapak Jusuf Kalla akan dipertimbangkan untuk diterima,” ungkapnya.

Karinda juga menambahkan bahwa jika Kota Manado direstui untuk menggelar HUT ke-70 PMI maka sekembalinya dari Semarang akan langsung melakukan konsolidasi sekaligus pembentukan panitia. Persiapan acaranya tentu akan dikemas sedemikian rupa agar memberikan kesan tersendiri bagi peserta yang akan hadir.(mlz)