Komitmen kawal GSVL Voor Sulut 1, Tim Rajawali restrukturisasi pengurus

rajawali gsvlmanadoterkini.com, MANADO – Komitmen untuk mengawal DR GS Vicky Lumentut (GSVL) hingga habis masa tugasnya sebagai Walikota Manado sudah menjadi harga mati bagi Tim Rajawali GSVL (Gelora Seruan Voor Legitimasi). Pun, di saat kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 ini, Tim Rajawali GSVL akan mengawal GSVL di manapun GSVL melangkah.

Untuk itu, menjaga komitmen tersebut maka Tim Rajawali telah merestrukturisasi kepengurusan, seiring telah bertugasnya Maikel Towoliu (MiTo) sebagai Anggota DPRD Kota Manado.

Menurut Koordinator wilayah manado tengah yang saat ini menjabat wakil ketua Tim Rajawali GSVL, Stenly Towoliu, dilakukannya retstrukturisasi pengurus tersebut, dikarenakan ketua Tim, Maikel Towoliu. SH (MiTo), telah sibuk dengan tugasnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado.

“Beliau (MiTo,red) saat ini fokus dengan tugasnya yang baru di DPRD Manado sebagai anggota legislatif, mengawal aspirasi masyarakat. Untuk itu, kami sepakat untuk melakukan restrukturisasi pengurus Tim Rajwali GSVL,”ujar Towoliu, Sabtu (15/02/2020).

Ditegaskan Towoliu, Tim Rajawali GSVL tetap komitmen untuk terus mengawal kemanapun sang tuan, Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL) melangkah.

“Tim Rajawali GSVL hanya mengabdi kepada satu tuan saja. Kemana sang tuan melangkah Tim Rajawali GSVL akan terus menjaga dan mengawalnya,”tegas Stenly.

Dia menambahkan, segala tugas dan konsolidasi Tim Rajawali GSVL menjadi tanggung jawab pengurus baru, dengan tetap berpegang pada slogan Tim Rajawali GSVL, yakni ‘Kesetiaan Adalah Kehormatan Tertinggi bagi Prajurit Sejati’.

“Tim Rajawali setia pada GSVL, dan kami akan terus berjuang bersama GSVL, mengawal GSVL jika Tuhan berkehendak bertarung di Pilgub Sulut,” tegas Stenly.

Dalam waktu dekat, Tim Rajawali GSVL akan kembali konsolidasi, baik di Kota Manado maupun di 14 kota/kabupaten lainnya.

Sementara Pelaksana Harian (PLH) Tim Rajawali GSVL, Tommy Sumelung mengatakan, menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara di Tahun 2020. Tim Rajawali GSVL, merapatkan barisan untuk kembali bekerja mengawal sang tuan, G.S Vicky Lumentut, menuju kursi gubernur sulut pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur nanti.

“Untuk mengawal sang tuan, pak g.s vicky lumentut, pada pemilihan gubernur (Pilgub-red) sulut tahun 2020 ini. Tim rajawali gsvl terus berekspansi hingga keseluruh daerah kabupaten/kota se-sulut,”ujar Sumelung.

Ditambahkan Sumelung, Tim Rajawali GSVL, sedang mempersiapkan semua kebutuhan baik atribut dan lainnya, untuk acara deklrasi nanti.

“Dalam waktu dekat ini, tim rajawali gsvl, akan menggelar deklarasi besar-besaran di tempat terbuka (Lapangan-red), dengan menghadirkan puluhan ribu massa. Tim rajawali gsvl hanya mengabdi pada satu tuan saja. Karena motto kami (tim rajawali gsvl-red), ‘Kesetiaan adalah kehormatan tertinggi bagi seorang prajurit sejati’,”tegas Sumelung.

Sumelung mengapresiasi, kehadiran tim-tim yang lain memiliki komitmen untuk mendukung dan memenangkan pak G.S Vicky Lumentut, dalam helatan Pilgub Sulut 2020.

“Tim rajawali gsvl, mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari tim lain yang memiliki tujuan yang sama, untuk mengawal dan memenangkan pak g.s vicky lumentut, menuju kursi gubernur sulut pada pilgub nanti,”tutup Sumelung. (*/mlz)

kembali mengepakkan sayapnya.

“MiTo akan fokus mengawal aspirasi rakyat sebagai anggota legislatif. Untuk itu kami telah bersepakat merestrukturisasi kepengurusan Tim Rajawali GSVL. Saya Tommy Sumelung diberikan mandat oleh rekan-rekan sebagai Plh Ketua. Kemudian Stenly Towoliu sebagai Wakil Ketua, dan Oke Sumual sebagai Sekretaris,” ujar Tomsu, sapaan akrab Sumelung, usai rapat di salah satu rumah kopi di kawasan Sarapung, Jumat (14/02/2020) siang.

(

Lantik Tim Rajawali, GSVL : Tawarkan Program, Jangan Balas Hujatan

MANADO, (manadoterkini.com) – Luar biasa, Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado 2015-2020 yakni pasangan GS Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR) benar-benar sangat dirindukan warga untuk melanjutkan program pembangunan di Kota Manado. Terbukti dalam hajatan pelantikan Tim Rajawali dan peresmian Sekretariat Tim Rajawali GSVL, Senin (26/10) sore kemarin, tak hanya dihadiri para relawan maupun pendukung fanatik GSVL-Mor tapi juga ratusan warga.

Tim Rajawali
GSVL disambut tarian adat bantik

Sontak saja, GSVL yang didaulat sebagai Ketua Dewan Pembina Tim Rajawali ini kaget dan tak menyangka dengan antusiasme pendukung GSVL-MOR tersebut. Apalagi saat GSVL tiba di lokasi, pemimpin visioner ini disambut tarian adat Cakalele etnis Bantik dan tarian Barongsai dari etnis Tionghoa. “Terima kasih untuk sambutan yang luar biasa ini. Dan sebelum saya membawakan orasi politik saya, saya minta maaf kepada Panwas karena yang akan saya sampaikan di sini untuk konsumsi internal tim, karena memang bukan waktunya GSVL-MOR berkampanye,” ucap GSVL membuka sambutannya.

Dan di hadapan Tim Rajawali, Walikota incumbent ini pun memberikan motivasi dan wejangan kepada Tim Rajawali untuk bekerja tanpa harus menjelek-jelekkan dan menyebar black campaign atau kampanye hitam kepada lawan politik. “Kompetitor kita semuanya baik. Namun yang perlu saya ingatkan kepada Tim Rajawali dan semua tim yang mau bekerjasama memenangkan GSVL-MOR, supaya jangan menyebar fitnah karena itu tidak baik. Kalau toh mereka (tim kompetitor, red) menjelek-jelekkan GSVL-MOR, kita jangan membalasnya. Kita tampilkan saja kecerdasan kita,” ujar GSVL membakar semangat tim yang dilantik.

Tim Rajawali
GSVL melantik tim rajawali

Yang perlu dilakukan tim GSVL-MOR adalah menawarkan dan menjual program unggulan dan pro-rakyat yang akan dijalankan GSVL-MOR untuk periode 2015-2020. “Program kita jelas dan disusun secara jelas. Jadi mari kita tawarkan program kita kepada masyarakat Manado, karena program kita adalah realistis yang akan kita jalankan. Ingat, Tim Rajawali tidak pernah menjanjikan sesuatu yang tidak dijalankan. Sebab saat Pilkada Manado 2010 lalu, Tim Rajawali ini juga yang bersama-sama dengan saya, dan merealisasikan 8 janji program sampai saat ini,” terang GSVL.

Karena itu, GSVL pun minta kepada Tim Rajawali dan semua tim pendukung GSVL-MOR untuk mensosialisasikan 8 program unggulan yang akan dijalankan pasangan calon yang diusung Partai Demokrat dan PKPI ini selama lima tahun kedepan. “Sebagian besar program yang saya dan Pak Mor akan jalankan kedepan, hanya mengadopsi dan melanjutkan program saya selama hampir lima tahun ini. Namun tentunya tidak sekedar melanjutkan tetapi program-program itu akan kita tingkatkan,” terang GSVL.

Tim Rajawali
Arah GSVL kepada tim rajawal, relawan serta pendukung dan simpatisan GSVL-MOR

8 program unggulan 2015-2020 itu yakni pemberian dana sosial untuk lanjut usia (Lansia), difabel atau penyandang cacat, dan santunan dana duka; peningkatan kualitas layanan pengobatan gratis dalam program Universal Coverage (UC) Cerdas; peningkatan kualitas Program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapalus termasuk peningkatan Program Keamanan Lingkungan (Prokamling) dan pembangunan Ruang Publik (RTH & RTNH); peningkatan kesejahteraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan honor guru bantu, petugas kebersihan, dan kepala lingkungan; peningkatkan insentif bagi para rohaniwan.

Kemudian pemberian dana bantuan khusus pendidikan yaitu mitra bantuan dana riset bagi peneliti dan dosen Perguruan Tinggi, beasiswa pendidikan bagi siswa yang kurang mampu SD, SMP, SMA/SMK dan Beasiswa S1 untuk 3 orang per Lingkungan, S2 untuk 3 orang per Kelurahan dan S3 untuk 3 orang per Kecamatan; kemudian memperkuat program good governance dan clean government dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik satu atap secara online berbasis sistem dan teknologi informasi; serta pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja serta program pengembangan kreatifitas pemuda di bidang seni, olahraga, budaya dan teknologi.

tim Rajawali
GSVL terus membaur bersama warga

“Jadi pengobatan gratis akan kita lanjutkan. Kemudian untuk santunan duka jika sebelumnya Rp2,5 juta maka kita tingkatkan jadi Rp3 juta. Untuk honor petugas kebersihan sebelumnya Rp2 juta per bulan akan ditingkatkan jadi Rp3 juta, insetif rohaniawan kita tingkatkan jadi Rp1 juta per bulan, dan upah Kepala Lingkungan (Pala) dari Rp2,25 juta per bulan menjadi Rp3 juta per bulan. Kami belum bisa memberikan lebih dari ini karena ini yang realistis karena saya sudah hitung APBD-nya,” terang GSVL.

Di sela GSVL memberikan orasi politiknya, sejumlah ibu-ibu menyela dengan mengatakan bahwa program ini juga ditiru kandidat lain. GSVL pun bijak menanggapinya. “Biar jo dorang iko torang pe program, itu berarti torang pe program lebe bagus. Tapi dorang nentau asal usul dan kenapa program ini lahir,” ujar GSVL yang disambut aplaus ratusan Tim Rajawali yang hadir. “Lanjutkan pak!” sahut mereka.

Sementara itu Ketua Tim Rajawali, Michael Towoliu, menjelaskan bahwa tim ini sudah mulai bekerja dengan berbagai strategi pemenangan yang dilakukan. “Intinya hingga hari H pemungutan suara 9 Desember mendatang, tim ini akan mengawal suara GSVL-MOR mulai dari TPS (tempat pemungutan suara) hingga pleno KPU,” ujarnya. Adapun menurut Sekretaris Tim Rajawali, Budi Rarumangkay, pelantikan Tim Rajawali GSVL-MOR ini baru sebatas wilayah Manado bagian tengah dan Manado bagian utara. “Tim ini nantinya akan tersebar di seluruh lingkungan di Manado, dan kegiatan yang dilakukan ini baru awal,” ujarnya.(*/ald)