Mewengkang: Tower PT TGM Dihentikan Sementara

hearingmanadoterkini.com, SULUT – Komisi I DPRD Sulut, Selasa (14/3/16) melaksanakan rapat dengar pendapat bersama dengan pihak yang terkait dalam hal ini PT Triview Geospatial Mandiri dalam pembangunan tower yang ada di perumahan Mapanget Indah dan tower yang ada di desa Kalasey kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

Hearing ini dilakukan dikarenakan adanya keluhan dari masyarakat sekitar pembangunan tower karena radiasi yang dihasilkan oleh tower sangat mempengaruhi kesehatan para warga. Selain itu juga terungkap bahwa pembangunan tower tersebut perizinannya belum lengkap.

Sehingga Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang diketuai Ferdinand Mewengkang menyepakati kegiatan operasional tower yang dimiliki oleh PT Triview Geospatial Mandiri dapat dihentikan sementara.

“Pembangunan Tower untuk sementara dihentikan sampai segala bentuk perizinan dilengkapi oleh pihak perusahaan,” tegas Mewengkang (Jef)

Halangi Fasilitas Publik, Roy Maramis: Harus di Bongkar

 

manado
Roy Maramis

manadoterkini.com, MANADO – Berdirinya sejumlah tower di atas trotoar membuat personel komisi A DPRD Kota Manado Roy Maramis, SH ikut bicara. Bahkan politisi PKPI Kota Manado meminta agar tower menghalangi pejalan kaki dibongkar.

“Trotoar berfungsi sebagai tempat pejalan kaki, saya minta instansi terkait agar segera mengeksekusinya,” tandas Maramis.

Bahkan Ia mewarning agar Pemkot Manado menseriusi masalah tower ini. Ia menduga selain berdiri bukan pada tempatnya, disinyalir ada juga tower tidak memiliki ijin.

“Bisa saja ada tower sudah berdiri tapi tak punya ijin akibat lemahnya pengawasan dari Pemkot Manado. Karena itu pemkot harus mendata kembali jumlah tower di Kota Manado,” tegas Maramis.

Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi manadoterkini.com menuturkan peruntukan trotoar bukan untuk didirikan tower ataupun tempat berjualan. Trotoar berfungsi sebagai tempat bagi pejalan kaki.

“Saya sudah catat dan akan segera memantau kelapangan. Jika benar saya akan menyuruh instansi terkait membongkar tower tersebut,” kata Bastiaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, di depan SMA Negeri 1 Manado berdiri sebuah tower dengan ketinggian berkisar 15-20 meter di trotoar pejalan kaki. Diatasnya terlihat beberapa alat pemancar telekomunikasi.

Hal yang sama juga terlihat di kawasan Mapanget komplex Kantor Camat. Sebuah tower berdiri megah dan diatasnya terdapat alat pemancar diduga milik perusahan telekomunikasi selular. (chris/tim)

Banyak Masalah, Wawali Manado Akan Panggil Pemilik Tower

 

manadomanadoterkini.com, MANADO – Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan cukup gerah mendengar banyaknya tower bermasalah di Kota Manado. Tak tanggung-tanggung, orang nomor 2 di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ini akan memanggil pemilik tower.

Menurut Bastiaan saat diwawancarai manadoterkini.com pekan lalu di ruang kerjanya akan memanggil pemilik tower sekaligus mengecek ijin tower tersebut. “Harus kita cek semua, jangan sampai ijin telah lewat dan sebagainya,” kata Bastiaan.

Selain itu, Ia akan menagih janji dari pengusaha tower perihal lampu penerangan jalan ditower tersebut. “Harus diingat, sesuai kontrak pengusaha wajib memasang lampu penerangan di tower tersebut,” kata Mor.

Menarik penuturan mantan Legislator Manado ini yakni setiap tower juga harus memasang kamera CCTV.

“Selain lampu penerangan, harus juga dipasang kamera CCTV. CCTV ini pun jangan yang asal-asalan harus yang besar sehingga bisa memantau keamanan kota Manado. Pastinya dalam waktu dekat ini akan dipanggil. Saya telah berkordinasi dengan kepala BP2T. Termasuk masalah tower yang berdiri di trotoar pejalan kaki,” jelas Bastiaan belum lama ini. (ons)

Legislator Manado Berang Soal Tower Berdiri di Trotoar

 

manado
Salah satu tower berdiri didepan SMA Negeri 1 Manado

manadoterkini.com, MANADO – Sejumlah Anggota DPRD Kota Manado kaget kepalang mendengar ada beberapa tower berdiri di Trotoar khusus pejalan kaki. Bahkan sejumlah personel Komisi A dalam waktu dekat usai Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta akan melakukan Turun Lapangan (Turlap).

Kepada manadoterkini.com, Arthur Paat menegaskan jika benar tower berdiri diatas trotoar harus dibongkar. “Saya kaget mendengar tower berdiri ditrotoar. Secepatnya kami akan turun ke lokasi untuk mengecek laporan ini. Jika benar harus di bongkar,” kata Paat belum lama ini.

Hal senada juga diungkapkan personel komisi A lainnya. “Bicara investasi sah-sah saja, tapi jangan sembarangan berdiri. Daerah Manado kan punya regulasi yang mengatur pendirian tower. Ini menghalangi pejalan kaki berarti harus di bongkar,” kata Michael Kalonio.

Seperti diberitakan pekan lalu, di depan SMA Negeri 1 Manado berdiri sebuah tower dengan ketinggian berkisar 15-20 meter di trotoar pejalan kaki. Diatasnya terlihat beberapa alat pemancar telekomunikasi.

Hal yang sama juga terlihat di kawasan Mapanget komplex Kantor Camat. Sebuah tower berdiri megah dan diatasnya terdapat alat pemancar diduga milik perusahan telekomunikasi selular.

Kepala Dinas Tata Kota Manado JB Mailangkay mengatakan pendirian tower sesuai aturan tidak diperkenankan di trotoar yang dikhususkan bagi pejalan kaki. “Saya baru baru dengar. Kami akan turunkan tim untuk mengecek ke lokasi yang dimaksud. Jika benar harus segera di bongkar,” kata Mailangkay. (chris/tim)

Astaga, Manado Koleksi Tower Berdiri Diatas Trotoar Menghalangi Pejalan Kaki

 

manadomanadoterkini.com, MANADO – Trotoar sebagai fungsi bagi pejalan kaki ternyata dibeberapa titik di Manado telah berdiri tower yang otomatis menghalangi pejalan kaki. Seperti halnya di depan SMA Negeri 1 Manado berdiri sebuah tower dengan ketinggian berkisar 15-20 meter di trotoar pejalan kaki. Diatasnya terlihat beberapa alat pemancar alat telekomunikasi.

Hal yang sama juga terlihat di kawasan Mapanget komplex Kantor Camat. Sebuah tower berdiri megah dan diatasnya terdapat alat pemancar diduga milik perusahan telekomunikasi selular.

Kepala Dinas Tata Kota Manado JB Mailangkay saat dikonfirmasi perihal tower ini kaget. Pasalnya menurut Mailangkay pendirian tower sesuai aturan tidak diperkenankan di trotoar yang dikhususkan bagi pejalan kaki.

“Saya baru baru dengar. Kami akan turunkan tim untuk mengecek ke lokasi yang dimaksud,” kata Mailangkay diruang kerjanya Rabu (15/6/2016).

Saat ditanya tindakan apa yang akan diambil kepada dua tower ini, Mailangkay mengatakan akan membongkar langsung.

“Harus di bongkar. Silakan dirikan asal sesuai dengan tata ruang yang diatur,” kunci Mailangkay. (ons)

MTerkini.com, AMURANG – Sedikitnya enam perusahan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) usahanya terancam di bongkar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Perijinan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Minsel Frangky Pasla SE MSi kepada manadoterkini.com.

Menurut Pasla mengungkapkan, keenam perusahan yang tidak memiliki ijin usaha, atau belum lakukan pengurusan diantaranya, perusahan Hasrat Abadi di Kelurahan Bitung, perusahan Datsun di Kelurahan Ranomea, perusahan Maifan terapi di Kelurahan Uwuran I, perusahan Roti Joe di Kelurahan Uwuran I, perusahan Mebel 88 di Kelurahan Buyungon dan perusahan Unilever di Desa Kapitu.

“Selain itu, adanya juga sejumlah ijin puluhan Tower yang bermasalah. Kami tentunya akan memberikan surat peringatan dengan jangka waktu selama tiga bulan. Jika memang tidak diindahkan, sanksi tegas tentunya akan diberlakukan berupa pembokaran paksa yang akan dilakukan oleh Satpol PP,” ujarnya.

Lanjut Dia menjelaskan, kedepan pihaknya akan lakukan sosialisasi perijinan sesuai dengan Perda. “Jika tidak ada halangan, sosialisasi akan dilakukan pekan depan. Selain itu, kami akan memaksimalkan ijin keliling di wilayah Minsel. Ini dimaksudkan agar mempermudah para pengusaha lakukan pengurusan ijin,” tutupnya.(dav)

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Keberadaan tower provider yang berada dikawasan sekitar SMP Kristen Tomohon mendapatkan sorotan tajam dari pemerhati lingkungan hidup Kota Tomohon Judie Turambi SH. Hal ini disebabkan pihak pemiliknya tidak mengantongi ijin, sebab hanya memiliki dokumen rekomendasi dari Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) Kota Tomohon yang menjelaskan kewajiban untuk melengkapi persyaratan.

Tower yang dimiliki PT United Sarana Towerindo tersebut, belum memiliki sejumlah dokumen penting seperti UPL/UKL maupun IMB. “Karena itu, keberadaan tower tersebut harus dibongkar. Ini pelecehan terhadap kewenangan pemerintah dan masyarakat, karena pihak perusahaan telah membangun tower, walaupun belum mengantongi ijin,” papar Turambi.

Malahan, Turambi juga mengatakan hingga saat ini pihak provider belum melakukan pembahasan bersama berkaitan dengan pembuatan UPL/UKL. “Karena itu, kami harus menyikapinya dengn mendesak pemerintah untuk menginstruksikan pada pemilik segera melakukan pembongkaran. Pelanggaran terhadap rekomendasi tersebut harus ditindak secara tegas, sehingga tidak terkesan pihak pemilik menganggap enteng pemerintah,” ketus Turambi.

Dijelaskannya, hal ini merupakan preseden buruk terhadap kewibawaan Pemkot Tomohon, jika keberadaan tower tidak segera dilakukan pembongkaran.(efd)

AMURANG, (manadoterkini.com) – Warga yang ada di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang, mendesak Pemkab Minsel dalam hal ini instansi terkait untuk menghentikan pembangunan tower di Kelurahan Buyungon, tepatnya dekat dengan kantor Koramil.

Menurut salah satu warga Buyungon Michael Siwu, pembangunan tower tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat. Anehnya bisa dibangun.”Kami saja yang tinggal dekat dengan tower tidak pernah diberitahu dan ada dugaan tower ini tidak memiliki ijin alias illegal,” ujar Siwu.

Ditambahkannya, untuk mengantisipasi ancaman yang tidak diinginkan, warga mendesak Pemkab Minsel dalam hal ini Kantor Perijinan Terpadu Satu Atap dan Satuan Polisi Pamong Praja, bisa menghentikan pembangunan tower.

Kepala Kantor Perijinan Terpadu Satu Pintu Sonny Sondakh SPd kepada manadoterkini.com mengungkapkan, dirinya baru mengetahui ada pembangunan tower di Kelurahan Buyungon. “Sampai saat ini saya belum mengeluarkan ijin pembangunan tower. Nanti saya cek dulu. Bila tidak ada ijin maka pekerjaannya akan dihentikan,” tandas mantan Kabag Ortal ini.(dav)