Kamis, 17 Oktober 2019

Ribuan Personil Polda Sulut Siap Amankan Idul Fitri

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015

Apel Polda Sulut Polda Sulut

SULUT, (manadoterkini.com) – Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang menjadi inspektur upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015, Kamis (9/7) di halaman Mapolda Sulut.

Pelaksanaan gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda di Indonesia untuk mengecek kesiapan akhir pengamanan Hari Raya Idul Fitri terutama terkait dengan kekuatan personel, kelengkapan peralatan, sarana prasarana dan kesiapan institusi lain yang terlibat, sebelum melaksanakan tugas di lapangan.

Gubenur Sarundajang yang bertindak sebaagai Irup membacakan sambutan Kapolri mengatakan melalui apel pengecekan ini diharapkan rencana operasi yang telah dipersiapkan dengan matang dan cermat, dapat dilaksanakan secara baik dan mampu mendorong sinergitas seluruh stakeholders sehingga penyelenggaraan “Operasi Ketupat-2015” dapat berjalan dengan sukses. “Kita semua berharap masyarakat di seluruh penjuru tanah air dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri secara aman, nyaman, tertib dan penuh khidmat,”ujar Gubernur mengutip sambutan Kapolri.

Hadir juga dalam gelar pasukan Ops Ketupat ini, diantaranya dari Unsur Pimpinan TNI-Polri, Pimpinan Forkopimda Sulut dan Kota Manado, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Sat Pol PP, serta Dinas Damkar. Pelaksanaan Operasi Ketupat pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Sulawesi Utara melibatkan personil sebanyak 1500 anggota Polri yang tersebar hingga ke pelosok di daerah Sulut, yang dibackup juga oleh personil TNI dan instansi terkait lainnya.

Polda Sulut Polda Sulut

Perayaan hari raya idul fitri atau yang lazim disebut hari lebaran bagi masyarakat Indonesia mempunyai karakteristik yang khas, karena bukan hanya sebagai momentum perayaan keagamaan tetapi sudah berkembang menjadi bagian tradisi atau budaya, sehingga datangnya hari lebaran setiap tahunnya selalu disertai dengan peningkatan aktivitas masyarakat melaksanakan mudik ke kampung halaman ntuk melakukan kegiatan silahturahim dengan sanak saudara. Aktivitas masyarakat yang meningkat ini, tentu menurut Gubernur mempunyai implikasi terhadap arus pergerakan orang dan barang, mobilitas transportasi serta transaksi perekonomian di seluruh penjuru tanah air, baik pada waktu menjelang, pada saat maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Peningkatan aktivitas masyarakat dan pergerakan perpindahan orang dan barang, dalam menyambut perayaan idul fitri akan menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak kita kelola dengan baik,”kata Gubernur.

“Beberapa aktivitas masyarakat yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaan ibadah puasa, takbiran, Sholat Ied, kegiatan transaksi belanja, mudik, rekreasi atau wisata serta kegiatan distribusi bahan pokok masyarakat dan bbm. Sedangkan permasalahan kamseltibcar lantas yang harus kita atasi karena adanya peningkatan volume arus lalu lintas kendaraan dan barang yaitu kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,”lanjut beliau.

Pada kesempatan Gelar Pasukan Ops Ketupat, Polda Sulut juga menerima bantuan dari PT. Jasa Raharja Sulut berupa peralatan penunjang bagi Polisi lalu Lintas yaitu rompi, jas hujan, traffic cone dan alat pendeteksi kadar alkohol. Selain menyiapkan personel, Polda Sulut dan jajaran juga akan mendirikan pos-pos pengamanan dan pelayanan. Nantinya, pos-pos ini akan ditempatkan diberbagai titik strategis, seperti jalur mudik, terminal, pelabuhan, bandara, pasar, pusat perbelanjaan dan obyek wisata. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merasakan suasana aman dan nyaman baik sebelum, saat maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.(alfa)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*