Sabtu, 18 November 2017

Seorang Remaja Asal Uwuran Hilang Ditelan Ombak Pantai Amurang

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Seorang remaja bernama Oliver Matahang (12) hilang digulung ombak pantai Amurang di Cambiow Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada Selasa (6/6) sore tadi sekitar pukul 16:00 WITA.

Dari informasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com menyebutkan bahwa, kejadian tersebut bermula saat korban bersama temannya yakni Jesen Sela (10) keluar rumah pada pukul 15:00 WITA untuk bermain dan mandi di pantai Amurang Cambiow dengan berjalan karena saat itu air laut sedang surut.

“Korban dan temannya baru sadar jika air laut pasang. Karena panik, mereka mencoba berenang ke tepi pantai untuk menyelamatkan diri. Namun korban tenggelam karena tidak bisa berenang. Sedangkan temannya berhasil ke tepi pantai,” kata salah satu saksi sambil meminta namanya jangan ditulis.

Danramil Amurang Ferdinand saat mendengar kejadian tersebut, Dia bersama dengan beberapa anggota Koramil Amurang langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian.

minsel“Sebelumnya, Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas, Polair, serta pemerintah kecamatan untuk melakukan upaya pencairan. Kebetulan korban adalah anak dari salah satu anak buah Saya. Dia juga mengaku meminta kepada masyarakat Amurang lebih khusus nelayan yang memiliki perahu untuk sama-sama membantu melakukan pencarian,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pos SAR Amurang Hartje Raintama mengaku saat mendapatkan laporan tersebut, Dia langsung mengkerahkan seluruh anggota SAR untuk melakukan pencarian. Saat ini pencarian terfokus dipermukaan pantai, dengan kondisi pantai Amurang yang curam, ditambah cuaca gelap jarak pandangan dibawah laut hanya mencapai 1 sampai 3 meter, hal ini tak memungkin untuk dilakukan penyelaman.

“Pencarian menggunakan sistem penyelaman akan dilakukan pada besok, Rabu (7/5). Pihak SAR Amurang akan mengintensifkan pencarian didasar laut dengan mengerahkan semua kemampuan baik personil maupun peralatan yang dimiliki,” ujar Raintama.

Sementara itu Keluarga Korban baik orang tua Berti Matahang dan Ike Tumundo serta anggota keluarga lainnya berharap anak mereka segera ditemukan.
Hingga berita ini dinaikan, upaya pencarian korban masih terus dilakukan baik oleh masyarakat, SAR, Polair dengan menggunakan kapal, perahu, bahkan pukat milik nelayan.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*