Senin, 9 Desember 2019

Pasutri wanea, jadi korban Dianiaya preman Kampung

ilustrasimanadoterkini.com, MANADO - Bertje Kusen (63) dan Maria Nokong (50-an), pasangan suami istri (Pasutri) adalah salah satu warga Kelurahan Tingkulu, Lingkungan I, Kecamatan Wamea, mendatangi sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polresta Manado, Minggu (17/09).

Pasalnya, pasutri ini melaporkan kasus penganiayaan terhadap mereka yang dilakukan lelaki berinisial PY alias Pedi. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 19.00 Wita, Sabtu (16/9) lalu.

Dari Informasi yang dihimpun, awalnya korban Bertje yang diketahui pensiunan Aparatur Negeri Sipil (ASN) ini sedang asik menonton televisi di dalam rumah. Tiba-tiba, korban mendengar suara lemparan batu di atap rumahnya. Penasaran dengan bunyi tersebut, korban keluar rumah bersama istrinya untuk memastika apa yang terjadi.

Entah nasib apa yang menimpah kedua pasangan pasutri ini, Saat korban berada di depan rumah, pelaku menghampirinya dan tanpa banyak tanya langsung memukuli korban tepat di bagian pelipis mata sebelah kanan. Karna melihat hal tersebut, Istri korban menegur pelaku yang diduga sudah mengkonsumsi minuman keras (Miras).

Sialnya lagi, istri korban pun juga menjadi korban penganiayaan dengan meninju tangan kanan Maria. Diketahui sebelumnya, pelaku juga telah melakukan pengrusakan di rumah Yolanda Rundengan (42), dengan mendorong beton belakang rumah hingga roboh. Tak terima dengan perbuatan tersebut, pasutri ini kemudian melaporkannya ke pihak berwajib.

Kapolsek Wanea Kompol Johny Kolondam, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporannya. “Laporannya suda diterima dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kolondam.(Pra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*