Selasa, 12 Desember 2017

Sadis, Mahasiswi Cantik Diperkosa Oknum Dosen

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kejahatan seksual kembali menghantui warga Kota Manado. Kali ini seorang lelaki berinisial SM alias Stenly (41) warga Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan II Kecamatan Wanea, terpaksa harus diamankan Tim Paniki Rimbas 1 Polresta Manado.

Pasalnya lelaki bejat ini telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial NB (23) sebut saja Bunga warga di salah satu Kecamatan Mapanget.

Penangkapan itu terjadi di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget tepatnya di samping Mako Brimob Polda Sulut, Kamis (16/11) sekitar 17.00 Wita.

Dari informasi yang dirangkum, peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/11) sekitar 23.00 Wita, dimana awalnya pelaku yang diketahui bekerja sebagai seorang dosen honorer di salah satu universitas ternama di Kota Manado itu menelpon korban dan mengajak ketemuan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget.

“Dia (pelaku) mengatakan akan memberikan hadiah kepada saya karena dia berulang tahun,” ujar korban.

Karena sudah dibujuk akan diberikan hadiah, korban pun mengiyakan untuk ketemuan dengan pelaku. Sesampainya di lokasi, tiba- tiba korban diajak pelaku pergi ke Jalan Trans Manado-Bitung, Kompleks Jembatan Fly Over.

Saat berada di lokasi kejadian, tiba tiba pelaku mengunci pintu mobil kemudian menindih tubuh korban dan langsung membuka baju korban. Melihat aksi bejat korban langsung berteriak meminta pertolongan, tapi usaha korban meminta bantuan tidak membuatkan hasil. karena pelaku meremas leher korban sehingga korban hampir kehabisan napas. Akhirnya korbanpun pasrah keperawanannya direnggut oleh dosennya tersebut.

“Dia (pelaku) menarik pakaian dalam saya sampai putus dan menarik baju saya sampai robek,” ungkap korban sambil menangis.

Setelah melampiaskan napsu bejatnya, pelaku membawa korban kesalahan satu hotel yang berada di Kecamatan Paal Dua. Disana pelaku kembali memperkosa korban, kemudian setelah itu pelaku mengantar korban kembali ke Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget, lalu meninggalkan korban dijalan.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolresta Manado.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Paniki Rimbas I dibawah pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit membujuk korban agar membuat janji dengan pelaku untuk ketemuan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget.

“Kami membekuk pelaku setelah kami menyuruh korban untuk membuat janji dengan pelaku. Saat akan digiring ke Mapolresta Manado, pelaku sempat mencoba untuk melarikan diri, namun dengan sigap anggota saya mengejar pelaku dan segera mengamankannya,” ujar Jemmy.

Sementara itu, Kasubag Humas AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Pelaku telah diamankan di Mapolresta Manado bersama barang bukti berupa satu unit mobil yang dipakai pelaku untuk melakukan aksi bejatnya,” pungkasnya.(fry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*