Selasa, 20 Agustus 2019

Manado Kota Cerdas, GSVL- MOR Evaluasi Program dan Capaian Perangkat Daerah

Tahun 2019, Manado Awali Penghargaan Indeks Kota Cerdas

MENGAWALI tahun 2019 ini, Kota Manado menerima penghargaan sebagai terbaik pertama Kategori Kota Sedang Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) tahun 2018.

MANADO CERDAS

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menerima langsung penghargaan Indeks Kota Cerdas tahun 2018 kategori Kota Sedang

Penghargaan tersebut diterima langsung Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA di gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Rabu (09/01) pagi tadi.

Menempati posisi teratas, Kota Manado memperoleh nilai 59,04, peringkat kedua diraih Kota Salatiga 58,99 dan peringkat ketiga Kota Yogyakarta dengan nilai 58,96.

MANADO CERDAS

Usai menerima penghargaan, sebagai peringkat pertama kategori Kota Sedang, Walikota Vicky Lumentut bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Walikota Padang Panjang Fadly Amran serta narasumber lainnya diajak terlibat dalam diskusi terkait langkah-langkah yang diambil pemerintah masing-masing dalam mewujudkan Kota Cerdas.

Lumentut : Bangun Kota Manado, Penghargaan Bukan Tujuan

MANADO CERDAS

ORANG nomor satu di Manado itu, dalam bekerja membangun Kota Manado, dirinya tidak pernah berharap mendapatkan penghargaan. Penghargaan merupakan bentuk apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan pemerintah, masyarakat dan stakeholder yang ada di Kota Manado.

“Saya atas nama pemerintah dan masyatakat Kota Manado tentunya menyampaikan terima kasih kepada pihak Kompas yang telah menetapkan Manado peringkat pertama Indeks Kota Cerdas Indonesia kategori kota sedang. Kami tidak tahu jika kerja kami dinilai dan diapresiasi dalam bentuk penghargaan. Bagi saya, bekerja untuk kepentingan masyarakat adalah pekerjaan yang harus kami lakukan tanpa mengejar penghargaan,” jelas manta Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Terget GSVL Wujudkan Manado Kota Cerdas

MANADO Kota Cerdas merupakan target yang hendak dicapai GSVL pada periode kedua jabatannya sebagai Walikota Manado, salah satunya dengan membangun Cerdas Command Center.

MANADO CERDAS

“Saya banyak belajar dari Surabaya kotanya Ibu Risma, juga Jakarta, Yogyakarta dan Bandung. Dari apa yang ada di kota-kota itu seperti qlue, cctv dan sebagainya kami gabungkan itu di Manado dan jadilah Cerdas Command Center,” tandas Walikota pilihan rakyat Manado itu.

IKCI sejalan Visi Manado Kota Cerdas 2021

MANADO

WALIKOTA Manado dua periode ini, secara umum IKCI tersebut sejalan dengan visi Kota Manado sebagai Kota Cerdas 2021.

“Penghargaan IKCI ini melengkapi 21 penghargaan yang Kota Manado terima tahun 2018 lalu. Namun saya tekankan, penghargaan bukanlah tujuan kita karena penghargaan hanyalah bonus. Tujuan utama kita adalah kesejahteraan rakyat,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

Penghargaan IKCI diberikan kepada kota-kota yang dinilai mampu dengan indikator penilaian meliputi lingkungan, mobilitas, ekonomi, masyarakat, pemerintahan dan kualitas hidup. Pemberian penghargaan dibagi dalam empat kategori yakni Kota Metropolitan dengan jumlah penduduk diatas 1 juta jiwa, Kota Besar 500 ribu sampai 1 juta jiwa, Kota Sedang dengan penduduk 100 ribu sampai 500 ribu penduduk dan Kota Kecil dibawah 100 ribu penduduk. Kota Surabaya mendapat peringkat pertama kategori Kota Metropolitan, disusul Kota Semarang dan Kota Tangerang Selatan.

MANADO CERDAS

Untuk kategori Kota Besar, Kota Denpasar menempati peringkat pertama, kemudian Kota Surakarta dan Kota Malang. Sedangkan, untuk kategori Kota Kecil diraih Kota Padang Panjang pada posisi teratas disusul Kota Sungai Penuh dan Kota Solok. Tampak mendampingi Walikota Vicky Lumentut dalam penerimaan penghargaan IKCI tahun 2018, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP’-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA.(***)

 

Walikota Manado Pimpin Raker Tahun 2019

DALAM rangka menyelaraskan program kerja di tahun 2019 serta memaksimalkan segala potensi yang dimiliki, sekaligus mengevaluasi program kerja di tahun 2018, maka Pemerintah Kota Manado menggelar Rapat Kerja, berlangsung di aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (21/01/2019).

MANADO

Walikota Manado DR. Ir. G. S. Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA mengatakan, pertemuan saat ini merupakan strategi bagi jajaran Pemerintah Kota Manado yang akan menjalani tugas kerja di tahun 2019, serta untuk membahas program sebelumnya di tahun 2018,

“Kita juga akan mendengarkan paparan para asisten terkait kerja kita di tahun 2018, apakah tercapai programnya atau tidak, jika terjadi deviasi terlalu jauh antara rencana dan realisasi maka ada masalah di situ, masalah itu yang akan kita coba dalami bersama,” kata Walikota Vicky Lumentut.

GSVL : Cermati dan Implementasikan

MANADO

WALIKOTA DR GS Vicky Lumentut mengatakan program-program strategis di tahun 2019, termasuk adanya peraturan-peraturan baru harus dilaksanakan dalam pengelolaan Pemkot Manado,

“Saya berharap teman-teman pejabat yang hadir, agar ikut mencermati dengan baik rapat kerja ini, karena ini sangat penting untuk pembangunan Kota Manado kedepan,” ungkap Walikota Vicky Lumentut.

Walikota mengingatkan tentang pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan regulasi yang ada. “Pengelolaan pengadaan barang dan jasa sehingga ada peraturan baru yang harus dipedomani agar tidak salah dalam mengelola tugas-tugas pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2019,” kata Lumentut.

MANADO

Sebelumnya, Sekretaris Kota Manado Micler C. S. Lakat, SH, MH dalam laporan kegiatan menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat kerja tersebut.

“Rapat Kerja sebagai wahana untuk evaluasi pelaksanaan program kegiatan Pemkot Manado tahun 2018 dan penyelarasan program kegiatan di tahun 2019 ini,” jelas Sekda Lakat.

Kegiatan yang berlangsung dari siang sampai sore hari tersebut, ditutup dengan penandatanganan pakta intergritas oleh para pejabat esalon II dan III.(***)

 

Pimpin Rapim EPRA, Wawali Mor : Jangan Nafsu Besar, Tenaga Kurang

UNTUK mengevaluasi realisasi program di setiap Perangkat Daerah, maka Pemerintah Kota Manado mengadakan Rapat Pimpinan EPRA yang dipimpin Wakil Walikota Mor Bastiaan mewakili Walikota Manado GS Vicky Lumentut, (24/01/2019).

Menurut MOR, realisasi anggaran mengalami kenaikan 2 %. Untuk itu, Rapim EPRA dilaksanakan guna mengevaluasi hasil dari program yang dilaksanakan sesuai target yang dicapai.

EPRA

“Dalam evaluasi ini, kita bahas apa masalahnya dan kendalanya, berikan tips, cari jalan keluar, karena tahun ini harus lebih maksimal dalam menggunakan anggaran yang ada. Tidak semua anggaran harus dipaksa habis, ada hal yang perlu di cermati, jangan nafsu besar tenaga kurang” ujar Wawali.

Lebih dikatakan, program harus jelas, tidak boleh ada anggaran kira-kira, jangan sampai ada hal-hal tidak relevan dengan program kerja. “Hal ini jadi reminder atau pengingat untuk melaksanakan program kerja anda, jangan mengulang hal yang sama, perencanaan harus matang, jangan tumpuk karena target tidak akan tercapai,” pesan Wawali Mor.

Ditambahkan Wawali Mor, Rapim akan diadakan per bulan agar dijaga lebih ketat dan lebih maksimal lagi. “Mulai bulan depan kita akan adakan evaluasi EPRA per bulan agar dijaga lebih ketat lagi. Maka bersiaplah anda menyampaikan visi dan misi, tercapai dan tidak tercapai beserta tips tipsnya, supaya kita bisa lebih maksimal lagi dan target tersebut bisa tercapai,” jelas Wawali Mor.(liputankhusus)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*