Pemko Manado Berencana Kelola Taman Laut Bunaken, Roring Minta Masukan Walikota Batam

Penjabat Walikota Manado Ir. Royke Roring dan Rombongan saat bertemu dengan Walikota Batam H. Moh. Rudi. (Foto: ist)

MTerkini.com, MANADO – Pengelolaan Taman Laut Bunaken dinilai belum efektif. Mengingat destinasi tujuan wisata di Manado masih di kelola oleh Dewan Pengelolaan Taman Nasional Bunaken DPTNB. Penjabat Walikota Manado Ir. Royke Roring berencana Taman Nasional Bunaken di kelola Pemko Manado.

Lihat saja, Roring meminta masukan ke Walikota Batam H. Moh. Rudi bagaimana mengelola Taman Laut karena dinilai Kota Batam saat ini merupakan salah satu daerah destinasi tujuan wisata di Indonesia.

Namun menurut Roring tidak secapat yang dipikirkan untuk mengelola Taman Bunaken diambil alih Pemko Manado. “Harus ada kajian yang matang jangan terburu-buru,” kata Roring.

Dalam kunjungan ke Kota Batam Jumat (23/4/2016) Walikota Manado dan rombongan mengunjungi pameran UMKM dan disambut tarian tradisional Manado oleh Tim Kesenian Dinas Pariwisata Kota Manado pimpinan Kadis Hendrik Waroka. (chris)

 

Siswi SMA 9 Binsus Manado Jadi Pembentang Bendera di Bawah Laut Pantai Malalayang Manado

Pengestu
Elvina Pangestu

MANADO, (manadoterkini.com) – Upacara Bendera bawah laut pantai Malalayang Manado sukses digelar, Senin (17/8). Bertindak Inspektur Upacara yakni Kolonel Herkulanus dan Komandan Upacara Edwin Ramadhan. Upacara bawah laut ini dihadiri 250 penyelam terdiri dari Korps Marinir, Polresta Manado, Pemkot Manado, Forti Manado, DPTNB Bunaken dan lainnya.

“Kegiatan ini dihadiri 250 penyelam dari eleman masyarakat menggelorakan kampanye Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujar Herkulanus.

Menarik dalam upacara kali ini yakni pembentang bendera adalah salah satu siswi SMA Negeri 9 Binsus Manado Elvina Pangestu yang berumur 15 Tahun.

Saat ditemui usai pelaksanaan upacara, Elvina yang juga tercatat sebagai siswi kelas 10 mengaku bangga dan senang menjadi pembentang Bendera Merah Putih di bawah laut kedalaman 8 meter. “Saya sangat bangga dan senang, karena dipercayakan menjadi pembentang bendera dalam laut, karena itu apa yang dipercayakan untuk kita miliki, kita harus menjaganya dengan baik,” ujar Elvina.

Sementara itu saat ditanya kendala apa saat mengibarkan bendera di bawah laut, Ia menjelaskan tentu sangat sulit jika berada di daratan karena derasnya arus laut. “Kendalanya karena dibawah laut arusnya deras dan butuh latihan dan persiapan yang baik,” tutur Elvina. (chris)