Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum dan KriminalMinahasa Selatan

Ditantang Tuntaskan Kasus PT SAA, Kapolres Minsel : Pelaku Dalam Pengejaran Polisi

×

Ditantang Tuntaskan Kasus PT SAA, Kapolres Minsel : Pelaku Dalam Pengejaran Polisi

Sebarkan artikel ini

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Selatan (Minsel), diharapkan menseriusi kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh Sekertariat Kordinator Lapangan (Sekorlap) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) PT Sejahtera Alam Anugerah (SAA). Pasalnya, dari penilaian sejumlah warga yang menjadi korban dugaan tindak penipuan Sekorlap Provinsi Sulut PT SAA, belum ada perkembangan signifikan dari kasus yang sudah sekitar 2 tahun dilaporkan tersebut.

“Kami sangat berharap pihak Kepolisian dapat menindkalanjuti dan menyelesaikan kasus ini, hingga tuntas, jangan sampai mengendap,” ungkap salah satu korban Harke Pongantung.

Dia mengatakan, akan terus mengawasi kasus dugaan penipuan ini hingga tuntas sambil berharap keseriusan dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Minsel lebih serius menanggapi laporan tersebut.

“Dan ini tentu saja tantangan bagi Kapolres baru AKBP FX Winardi Prabowo SIK, untuk menuntaskan kasus ini. Sebab, ada sekitar 770 user yang nota bene warga Minsel yang menjadi korban, belum ditambah dengan para sub kontraktor yang kabarnya sudah menyetor uang puluhan hingga ratusan juta Rupiah,” tukasnya.

Seperti diketahui Sekorlap Provinsi Sulut PT SAA yang mengaku sebagai pengembang program rumah minimalis type 6X6, Kementerian Perumahan Rakyat, saat ini sudah tidak melakukan aktifitas kantor yang berlokasi di Jalan Raya Tombatu Kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang.

Bahkan diduga pihak pengembang yang dipimpin Andy Efendy cs, telah melarikan diri dengan membawa lari uang milyaran rupiah milik 770 user yang telah menyetor uang pendaftaran sebesar Rp 250.000, sekitar 350 user yang telah menyerahkan Rp 3.500.000 untuk uang muka pembangunan ditambah sejumlah uang milik para sub kontraktor.

Proyek ini sendiri dijanjikan pihak pengembang akan dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2015 lalu, namun hingga kini belum direalisasikan.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) yang dikonfirmasi manadoterkini.com menegaskan akan mengusut tuntas kasus PT. Sejahtera Alam Anugerah (SAA), sebuah perusahaan developer perumahan yang melakukan penipuan kepada sejumlah calon pembeli.

Pernyataan tersebut diutarakan Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo Sik yang didampingi oleh Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma SH dan Kasatreskrim AKP M Nandar SIK.

“Tersangka kasus PT. SAA yang sudah memberikan banyak kerugian akan terus kami kejar. Kami mendapat informasi bahwa tersangka ke Jakarta, namun sudah di cek tidak ada. Dan kami akan mengecek di Makasar,” tandasnya.(dav)