Senin, 1 Juni 2020

Bukti Manado Kota Toleran Bukan Hanya “Slogan”

Dukung Manado Kota Toleran, FKUB dan BKSAUA Gelar Diskusi

kota Toleran

Lebel Manado sebagai kota paling tolerang di Indonesia harus dipertahankan. Berbagai bentuk gangguan yang coba mengusik kerukunan antar umat beragama di ibukota Provinsi Sulut ini, harus dicegah sedini mungkin.

Salah satu upayanya dilakukan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado, yang pada Senin (25/03/2019), menggelar panel diskusi “Merawat Kerukunan dalam Masyarakat Majemuk”.

manado

“Diskusi ini sebagai upaya mempertahankan dan mengawal Manado sebagai kota paling rukun di Indonesia. Untuk itu lebel kota paling toleran harus tetap dipertahankan di tahun 2019 ini,” ujar Ketua FKUB Kota Manado, Pdt Renata Ticonuwu STh.

 

Dibuka Walikota GSVL, Diskusi “Merawat Kerukunan Dalam Masyarakat Majemuk”

Walikota Manado DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, membuka diskusi “Merawat Kerukunan dalam Masyarakat Majemuk”. Walikota GSVL menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digagas FKUB bersama BKSAUA Kota Manado dalam upaya merawat, menjaga Kota Manado sebagai kota toleran rukun dan damai karena sampai hari ini, kota Manado masih tetap terjaga keamanan dan kerukunan dengan kebebasan beragama dan berkeyakinan.

kota Toleran

“Di Manado, Tidak ada orang Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Papua, tapi hanya orang Manado yang berasal dari Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Papua atau dari Daerah lain yang sudah tinggal dan menetap di Kota Manado ini, “ ujar Walikota yang disambut dengan tepuk tangan oleh para peserta Diskusi.

manado

“Dalam menyambut Pilpres saya menghimbau masyarakat kota Manado melawan bentuk ujaran kebencian, ketakutan, hoax. Manado tetap merawat kebinekaan karena kemajemukan merupakan fakta alamiah, toleransi dijadikan etika kolektif, kami bersama tokoh agama dan semua element masyarakat berupaya menjaga toleransi di Kota Manado,” jelas orang nomor satu di Kota Manado itu.

Mantan Gubernur Sulut Soni Sumarsono Jadi Narasumber

kota Toleran

 Dihadiri sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, masing-masing DR Soni Sumarsono (mantan Dirjen Otda Kemendagri yang juga mantan Penjabat Gubernur Sulut), Hendardi (Direktur Setara Institute), DR Saefudin MEd (Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama), dan Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet (Ketua Asosiasi FKUB Indonesia).

Selain mereka, juga ada para pembanding masing-masing Pastor Cardo Renwarin PhD (Dosen Filsafat Sekolah Tinggi Seminari Pineleng), Drs H Abdul Wahab Abdul Gafur (Ketua Majelis Ulama Indonesia/MUI Sulut), dan Lilies Suryani SA SSos MIKom (Kabid Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama).

manado

“Setuju Manado jadi kota nomor satu Toleransi di Indonesia, Rakyat Manado akan mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika karena kita bersatu dalam perbedaan” Terang DR. Soni Sumarsono.

 

Manado Akan Jadi Tuan Rumah Konferensi FKUB

Kota Toleran, nama lain dari Kota Manado yang dibuktikan lewat kehidupan masyarakat yang rukun dan damai, April mendatang akan jadi pusat perhatian.

kota Toleran

Pasalnya, dalam rangka pergelaran Konferensi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonedia tahun 2020, Kota Manado dipilih menjadi tuan rumah.

Hal itu dibuktikan saat Ketua Umum Asosiasi FKUB Ida Pangelinsir Agung Putra membeberkan kebanggaannya dalam kegiatan diskusi di Kantor Walikota, Senin (25/3).

manado

“Bangga Kota Manado akan menjadi tuan rumah konferensi nasional FKUB ke-6 pada bulan April tahun 2020, dengan mengundang Presiden Jokowi,” beber Ida, yang disambut tepuk tangan peserta diskusi.

Turut hadir Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, Sekretaris Daerah Kota Micler C. S. Lakat, SH, MH, BKSAUA Kota Manado Pdt Roy Lengkong, STh, Para Asisten Setda Kota Manado, Kadis/Kaban, Para Kabag Setda Kota Manado, Para Camat Se-Kota Manado, Para Pimpinan Umat Beragama/Tokoh Masyarakat se-Kota Manado dan undangan.(Liputankhusus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*