Ini Mekanisme Warga Kunjungi Pasar Rakyat Poopo

manadoterkini.com, AMURANG – Setelah diberlakukan pembagian hari dalam aktifitas pasar tradisional yang ada di Minahasa Selatan (Minsel) beberapa waktu lalu. Dari evaluasi tersebut didapati sejumlah pengeluhan masyarakat terkait hari yang ditetapkan.

“Memang jadwalnya masih sama pasar dibuka hanya sekali dalam seminggu,”  kata Hukum tua (Kumtua) Desa Poopo Utara Carl Lumintang.

Dijelaskannya selain penentuan hari, dibahas pula tata tertib warga yang bakal berkunjung dipasar tradisional itu. “Memang yang paling sulit adalah sosialisasi pengunjung saat datang di pasar, Dari hasil evaluasi, perlu ada penyesuaian baik terhadap waktu buka pasar maupun mekanisme transaksi yang terjadi di masing -masing pasar. Mekanisme transaksi diatur dan ditata ada pintu masuk yang dilengkapi termoscan dan sarana cuci tangan serta jalur masuk keluar pasar. siapapun yang masuk keluar akan diatur sehingga ada jarak minimal satu meter dan jalurnya kita buat satu arah,” Jelasnya.

Lebih lanjut Dia mengatakan bahwa, jika didapati saat berkunjung di pasar rakyat poopo ada warga yang didapati memiliki gejala virus penjung itu tidak diperkenankan masuk, bahkan kalau pengunjung yang akan masuk dipasar pihaknya sudah membangun pos masuk, pos masuk ini guna untuk memeriksa para pedagang dan pengunjung untuk di periksa suhu badan, pakai masker, harus cuci tangan dan lain sebagainya.

“Kita tempatkan petugas dipos masuk pasar, jika didapati ada pengunjung yang memiliki gejala tidak diperkenankan masuk pasar, tidak hanya itu warga yang sudah lanjut usia bahkan anak – anak dilarang masuk,” ujarnya sembari berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang dibuat, serta ikuti anjuran pemerintah.(dav)

Pasar Poopo Pasar Rakyat

Posting Terkait

Tinggalkan pesan