Pemkab Mitra Siapkan Alat Berat Hadapi Cuaca Exrim

mitramanadoterkini.com, RATAHAN – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) meminta masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan bencana alam menghadapi cuaca ekstrem yang ditandai hujan deras disertai angin kencang.

“Peringatan kewaspadaan itu untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Bupati Mitra James Sumendap dalam siaran Persnya. Senin (19/04).

Wilayah Kabupaten Mitra masuk daerah langganan bencana tanah longsor jika curah hujan tinggi disertai angin kencang, karena terdapat perbukitan, pegunungan dan aliran sungai.

Saat ini, curah hujan cenderung meningkat dengan intensitas lebat, sedang dan ringan sehingga berpotensi menimbulkan bencana alam.

Bahkan, curah hujan di kecamatan Tombatu, sempat memutus jalur transportasi darat.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat di sana agar meningkatkan kewaspadaan bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Jika hujan deras hingga berlangsung melebihi lima jam maka sebaiknya warga menghindari lokasi yang rawan bencana atau ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Ia mengatakan, Pemkab Mitra lewat BPBD dan dinas PU menyiapkan peralatan evakuasi guna menyelamatkan masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir dan longsor.

Peralatan evakuasi itu di antaranya perahu karet, pakaian pelampung, genzet, gas,kendaraan operasional dan alat berat.

Selain itu juga tenda, persediaan logistik dan obat-obatan agar tidak menimbulkan kerawanan pangan dan serangan penyakit juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami tetap siaga dalam menindak lanjuti laporan warga,” ujarnya.(win)

Anda mungkin juga berminat
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.