Di Korsel, Megawati ajak semua kerabatnya di Dunia Bangun Kebun Raya

ollymanadoterkini.com, SULUT – Presiden Kelima RI Prof.Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri mendorong seluruh umat dunia mencintai lingkungannya dengan menjaga tumbuhan dan dunia.

Menurut dia, ketika lingkungan hancur, maka yang ada hanyalah kepunahan. Menurut Megawati hal ini juga menjaga dunia dari ancaman global warming.

Pesan Megawati ini disampaikannya di sela acara penanaman pohon Magnolia di Megawati Soekarnoputri Garden, yang terletak di area dekat Hotel WE Jeju, Seogwipo, Provinsi Jeju, Korea Selatan, Rabu (14/9/2022).

“Karena saya sangat mencintai lingkungan dan sangat berharap bahwa semua manusia di dunia ini tetap harus mencintai lingkungannya, termasuk tumbuh-tumbuhan dan hewannya,” kata Megawati.

Selama Megawati di Korea Selatan, Megawati menginap di Hotel WE Jeju karena mengikuti Jeju Peace Forum. Megawati Soekarnoputri sendiri ditemani ditemani Bendahara PDIP yang juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Megawati menceritakan sempat berbincang dengan Pemilik Hotel, Dr. Sung Soo Kim yang ternyata keduanya punya minat yang sama terhadap lingkungan.

“Saya berbicara dengan beliau karena saya senang tanaman, saya tanyakan apa saja tanaman di pulau Jeju. Seperti yang saya lihat, ini ada azalea, ada seperti yang saya tanam sendiri ada magnolia, dan lain sebagainya.”

“Ada cemara. Saya sangat bahagia sekali, kok tanaman di Jeju ternyata sangat subur ya,” kata Megawati

Mr. Sung Soo Kim mengatakan dirinya sangat berbahagia bisa menemani Megawati untuk kembali menanam pohon. Dia lalu menjelaskan perjalanan Megawati menanam pohon di taman tersebut.

“Ini kejadian bersejarah. Kami berharap kebun ini akan menjadi lambang kedua negara akan berjalan tulus, akan berjalan selamanya, dan hubungan kedua negara makin lama makin dekat,” kata Sung Soo Kim.

“Saya berharap kebun yang bernama Megawati Soekarnoputri ini juga akan lebih berkembang sehingga WE Hotel juga dapat berkembang lebih maju,” pungkasnya.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menambahkan, dunia saat ini tengah menghadapi ancaman pemanasan global. Hal itu adalah peristiwa alam yang harus disadari dan diwaspadai. Jika tidak, kerusakan akan semakin terjadi.

“Tidak dapat saya bayangkan kalau manusia tinggal di bumi yang gundul, tentunya tidak ada tanaman, menjadi gurun pasir dan mungkin yang ada hanya tanaman kaktus dan lain sebagainya. Itu awal kepunahan, yang namanya hewan dan lain sebagainya,” katanya.

Seperti diketahui, penanaman Megawati kali adalah yang kali ketiga di Korea Selatan. Sebelumnya Megawati melakukan hal senada pada tahun 2013 dan 2017 diikuti dengan peresmian taman seluas 10 hektar yang diberi nama persis dengan namanya.

Megawati mengaku sangat berterima kasih dengan penamaan taman di Jeju atas namanya. Karena dengan itu, Megawati sering memotivasi teman-temannya agar membuat taman sendiri dan bisa dinamakan dengan namanya sendiri, kalau mau.

“Saya jadi sering mengatakan kepada teman saya, ayo temen-temen bikin kebun raya supaya nama kamu bisa ditaruh di situ,” kata Megawati sambil tersenyum.

Selain Megawati dan Mr. Kim, hadir Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistyanto dan istri, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Mantan Ketua Dewan Jeju Kim Tae Suk dan disainer pribadi Megawati, Samuel Wattimena.

Diketahui, di Indonesia sendiri, Megawati mendirikan Yayasan Kebon Raya Indonesia. Dia terus menerus mengkampanyekan agar kebun-kebun raya lebih diperbanyak di Indonesia.

“Sekarang, dari yang sudah jadi dan baru dimulai, akan berjumlah 45 sampai sekarang,” ujar Megawati lewat rilis yang diterima manadoterkini. (*/Rizath)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.