Olly Keluarkan Pergub Nomor 44 Tahun 2020 AKBM2PA COVID-19

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 (AKBM2PA Covid-19) di Sulut pada Selasa, 23 Juni 2020.

“Bahwa untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara perlu dilakukan upaya di berbagai aspek kehidupan,” kata Gubernur Olly menjelaskan pertimbangan pertama dikeluarkannya Pergub AKB M2PA Covid-19.

Menurut Olly, Pergub ini didasari juga pertimbangan lainnya yaitu Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyakat yang wajib dilakukan upaya penanggulangan.

“Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara,” urainya.

Diketahui, sejumlah hal penting telah diatur dalam Pergub tersebut, diantaranya pada Pasal 3 tentang tujuan dikeluarkannya Pergub AKB M2PA Covid-19.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19 dan mensinergikan keberlangsungan perekonomian masyarakat dan kebijakan pelaksanaan pembangunan,” jelas Olly.

Lanjut Olly, kunci keberhasilan pelaksanaan Pergub AKBM2PA COVID-19 adalah kedisiplinan masyarakat Sulut melakukan protokol kesehatan di era new normal seperti physical distancing, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Sebagai informasi, Pergub AKBM2PA COVID-19 mengatur pelaksanaan aktivitas di luar rumah, aktivitas di tempat dan fasilitas umum baik pasar, pusat perbelanjaan/mall/pertokoan dan sejenisnya, hotel/penginapan/homestay/asrama dan sejenisnya, rumah makan/restoran dan sejenisnya, sarana dan kegiatan olahraga, penyelenggaraan kegiatan event pertandingan keolahragaan, pusat pelatihan olahraga.

Kemudian moda transportasi, terminal/pelabuhan/bandar udara, lokasi daya tarik wisata, jasa perawatan kecantikan/rambut dan sejenisnya, jasa ekonomi kreatif, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, penyelenggaraan event/pertemuan dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kendati aktivitas sehari-hari dapat dilakukan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan, Pergub AKB M2PA Covid-19 telah mengantisipasi penanganan bila ditemukannya kasus COVID-19 di tempat dan fasilitas umum.

Penanganan itu diatur dalam Pasal 22 yang menerangkan bahwa pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab yang menemukan adanya kasus COVID-19 di tempat dan fasilitas umum, wajib membantu dinas kesehatan setempat atau fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan pelacakan kontak erat, melakukan identifikasi pekerja, pengunjung atau orang lain yang sempat kontak erat dengan orang terkonfirmasi dengan cara melakukan observasi, investigasi dan penyampaian pengumuman resmi kepada masyarakat.

Selain itu, penanganan lainnya dilakukan melalui pemeriksaan Rapid Test (RT) atau Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) COVID-19 sesuai petunjuk dan arahan dinas kesehatan setempat atau fasilitas pelayanan kesehatan, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan pemeriksaan rapid test atau RT-PCR pada pekerja, pengunjung atau orang lain yang teridentifikasi kontak erat hingga melokalisir dan menutup area terkontaminasi.

Lebih jauh, terkait kabupaten dan kota yang dapat melaksanakan Pergub AKBM2PA COVID-19 harus sesuai rekomendasi Gugus Tugas Provinsi.

Adapun setiap pelaku pelanggaran terhadap Pergub AKBM2PA COVID-19 akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*/Rizath)

Olly Dondokambey Launching Operasi Pasar Murah Bersubsidi

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meresmikan operasi pasar murah bahan pokok (bapok) bersubsidi.

Hal itu dilakukan dalam rangka penanganan dampak pandemi COVID-19 di 15 kabupaten/kota di Sulut yang digelar di Lobi Kantor Gubernur, Rabu (24/6/2020).

Adapun stok bapok bersubsidi yang dijual yaitu 80 ton beras (Rp.7500 per kg), 30 ton gula (Rp.9000 per kg), 30.000 liter minyak goreng (Rp.7000 per liter), 5 ton tepung, 5 ton mentega, 20 ton bawang merah, 20 ton bawang putih, 4 ton cabai dan 4 ton tomat. (Selain beras, gula dan minyak goreng harga bapok lainnya menyesuaikan dengan harga pasar yang berlaku saat kegiatan).

Selain itu, Pemprov Sulut juga menjual bapok bersubsidi per paket dengan harga Rp. 94.500 berupa 5 kg beras, 4 kg gula dan 3 liter minyak goreng.

Pada kesempatan itu, Olly menerangkan bahwa operasi pasar ditujukan kepada masyarakat yang tidak mendapatkan bansos sembako namun masih mampu membeli sembako dengan harga terjangkau.

“Semua terdampak tapi ada yang dapat bantuan langsung ada yang tidak bisa kita kasih bantuan langsung karena dianggap mereka masih kategori mampu tapi pemerintah membuat pasar murah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak bisa kita bantu langsung.”

“Jadi harganya kita subsidi, misalnya minyak beras gulanya disubsidi baru kita jual, misalnya kalau total harga itu Rp.140 ribu minyak, gula, beras kita lepas ke masyarakat sebesar Rp.97ribu, jadi ada subsidi disitu. Nah ini bantuan ke masyarakat yang tidak bisa kita memberikan bantuan secara langsung karena mereka masih dianggap mampu tapi harganya kita bisa lakukan diskon yang banyak,” jelas Olly. (*/Rizath)

Gubernur Olly Dondokambey Sumbang Ventilator Untuk RS Awaloei

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama istri tercinta Ibu Rita Tamuntuan, Selasa (23/6/2020) memberikan bantuan pribadi satu unit ventilator (alat bantu pernafasan) bagi Rumah Sakit Dr JH Awaloei.

Ventilator itu sendiri sangat dibutuhkan RS untuk membantu mempercepat penanganan pasien COVID-19.

Bantuan kemanusiaan ini diserahkan melalui utusan keluarga Gubernur Sulut kepada Direktur RS, Boy Wajong.

Direktur RS mengapresiasi sumbangan dari keluarga Dondokambey-Tamuntuan karena telah membantu penanganan COVID-19 di RS Dr JH Awaloei.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Dondokambey – Tamuntuan atas bantuan ventilator ini,” kata Wajong. (*/Rizath)

Kendarai Traktor Sawah, Olly Dondokambey Panen Padi dan Cabai

manadoterkini.com, SULUT – Bukan hanya mahir mengendarai truk maupun speed boat, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey juga mahir mengendarai traktor sawah saat memanen dan melakukan penanaman padi.

Hal itu dilakukan dalam rangka pencanangan gerakan percepatan olah tanah dan penanaman padi masa tanam kedua tahun 2020 di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Rabu (17/6/2020).

Selain menanam padi, Olly didampingi Sekdaprov Edwin Silangen juga memanen cabai di Desa Leleko, Kecamatan Remboken.

Agenda bertema strategi ekonomi sektor pertanian ditengah pandemi COVID-19 ini diselenggarakan atas kerjasama HKTI Minahasa, KSU Tibo Mapalus Sulut, Patricia Group dan BM-RD.

Pada kesempatan itu, Olly menyatakan dukungan penuh dari Pemprov Sulut kepada kelompok tani di Sulut untuk mewujudkan ketahanan pangan di Sulut.

“Tadi kita melihat itu lokasi hamparan sawah sekitar 200 hektar yang tak ada hujan kita dorong musim ada hujan sekarang ini untuk mereka melakukan penanaman. Pemerintah bekerja sama dengan kelompok akan bantu dari sisi bibit pupuk dan lain-lain guna ketahanan pangan di Provinsi Sulut,” kata Olly Dondokambey.

Olly juga mengajak masyarakat untuk mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif dengan tanaman pangan.

Olly menambahkan kebutuhan pangan warga di tengah pandemi COVID-19 dapat berhasil dengan peran aktif masyarakat mendukung program ketahanan pangan.

“Kita selalu betul-betul siap menghadapi situasi kondisi saat ini begitu juga tanaman holtikultura sayur-sayur. Hari ini kita datang ke kebun cabai, kita melihat hasil tanaman masyarakat yang sudah bagus.”

“Jadi torang dorong supaya masyarakat menyentuh tanah semua sehingga hasilnya akan maksimal dan kita akan merasakan secara langsung,” jelas Olly. (*/Rizath)

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan agar pemerintah kabupaten kota tidak hanya fokus pada pemberian bantuan sosial (bansos), namun harus cepat siapkan infrastruktur kesehatan seperti rumah isolasi COVID-19.

Hal itu disampaikan Olly Dondokambey selaku Ketua penanganan COVID-19 di Sulut melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Dr Jemmy Kumendong dalam jumpa pers melalui video conference, Minggu (14/6/2020).

“Penanganan COVID-19 ini adalah penanganan bersama baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten kota. Oleh karenanya saat ini pemerintah khususnya di kabupaten kota harusnya tidak hanya fokus pada Pemberian bansos, tapi harus menyiapkan rumah isolasi bagi pasien COVID-19 OTG,” jelas Kumendong.

Penyiapan rumah isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 khususnya bagi orang tanpa gejala (OTG) ini kata Kumendong menjadi penting.

Pasalnya lanjut Kumendong, saat ini sudah keluar aturan pembiayaan terkait hal ini dengan BPJS dan Gugus Tugas COVID-19 Pusat, bahwa rumah sakit tidak bisa mengklaim kalau orang yang dirawat adalah orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala (OTG).

“Jadi seberapa kecilpun klaim dari rumah sakit akan ditolak BPJS,” tegas Kumendong. (Rizath)

Gubernur Apresiasi Kabupaten/Kota Yang Siapkan Lahan Pekuburan COVID-19

sulut hebat
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memberikan apresiasi bagi pemerintah kabupaten/kota yang terus bekerja keras melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) dengan menyiapkan lahan pekuburan serta petugas atau relawan pemakaman Jenazah COVID-19.

Apresiasi itu disampaikan Olly Dondokambey melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Dr Jemmy Kumendong, di kantor Gubernur Sulut.

“Pak Gubernur Olly Dondokambey (OD)memberi apresiasi kepada kabupaten/kota yang sudah menyiapkan lahan pekuburan bagi PDP maupun pasien yang positif COVID-19,” kata Jemmy Kumendong.

Pasalnya dibanyak tempat, terjadi penolakan Masyarakat terhadap orang-orang yang meninggal dengan menggunakan protokol COVID-19.

Sementara itu selain Kota Manado dan Minahasa Tenggara telah menyiapkan lahan pekuburan dan petugas pemakaman jenazah COVID-19, apresiasi juga diberikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada Kabupaten Minahasa yang sudah menyiapkan rumah singgah bagi orang yang dikategorikan ODP.

“Persoalan, keduanya menjadi penting karena Gubernur Olly Dondokambey juga mendorong kabupaten/kota yang lain agar menyiapkan lahan pekuburan dan rumah singgah untuk meminimalisir permasalahan dalam penanganan COVID-19,” harap Kumendong yang juga sebagai Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara. (Rizath)

Gubernur Sulut Siap Melawan Corona

Sulut
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan bahwa pihaknya telah siap menghadapi cobaan terberat lewat pandemi virus Corona (COVID-19).Sulut

Kesiapan ini disampaikan Olly Dondokambey secara optimis melihat kesiapan Gugus Tugas COVID-19 Sulut yang telah bekerja keras mencegah penyebaran COVID-19 dengan menyiapkan berbagai kebutuhan seperti Alat Pelindung Diri (APD), menyiapkan rumah singgah, bantuan untuk masyarakat dan lain sebagainnya.manado

Rumah Singgah misalnya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey telah meninjau kesiapan rumah singgah di Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Jalan Teterusan Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (13/4/2020).

sulutIa mengatakan tempat ini siap dipakai, Olly optimis dengan adanya rumah singgah dan dukungan serta doa dari masyarakat Sulut, penyebaran virus corona dapat dihentikan sehingga semua warga dapat beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi COVID-19.

SulutRumah singgah di kantor penanggulangan krisis kesehatan yang memiliki 30 kamar ini telah memenuhi protokol kesehatan penanganan COVID-19 dan telah dilengkapi tempat tidur dan fasilitas lainnya baik halaman, kamar mandi, dapur, hingga gudang.

SulutSelain rumah singgah di Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pemprov Sulut juga menyiapkan rumah singgah lainnya yang siap digunakan, diantaranya Kantor Diklat Maumbi memiliki kapasitas 100 kamar, Kantor Bapelkes (270), Asrama Haji Tuminting (300) dan LPMP Sulut (40).

Olly Dondokambey Terus Melakukan Koordinasi Dengan Forkopimda Sulut

manadoGubernur Sulut Olly Dondokambey juga terus berkoordinasi dengan Forkopimda Sulut dalam melakukan berbagai cara pencegahan penyebaran COVID-19 ini.

Pandemi corona tidak hanya menggerogoti kesehatan banyak orang di dunia, namun juga berimbas pada roda perekonomian masyarakat menengah ke bawah diantaranya pekerja informal yang setiap harinya hanya ditopang oleh pendapatan pada hari itu juga.

sulut hebat
OD-SK lawan corona

Menyadari itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bergerak cepat menindaklanjuti Keppres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Keppres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan COVID-19 di Lingkungan Pemda.

Ini mengatur juga tentang kewenangan daerah memberikan bantuan sosial bagi kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah yang terdampak corona.

OD-SK
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Kodam 13 Merdeka dan Kapolda Sulut saat rapat vidioconference bersama Bupati/Walikota

Untuk itu, Olly selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sulut didampingi jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw dan Sekdaprov Edwin Silangen melakukan rapat lewat video teleconference dengan Bupati dan Walikota se Sulut dari Kantor Gubernur, Selasa (31/3/2020).

Olly memberikan arahan kepada bupati dan walikota yang juga ketua gugus tugas di kabupaten dan kota untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Adapun bantuan tersebut dapat bersumber dari refocusing kegiatan, realokasi anggaran sebagaimana amanat Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang penanganan COVID-19. (Adv/Rizath)

Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19, Olly Dondokambey Keluarkan Pergub

sulut hebat
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran corona virus disease 2019 (OPP COVID-19) di Sulut pada tanggal 14 April 2020.

“Bahwa penyebaran COVID-19 yang bersifat Iuar biasa dengan ditandai jumlah kasus dan atau jumlah kematian telah meningkat dan meluas lintas wilayah di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Gubernur Olly menjelaskan pertimbangan pertama dikeluarkannya Pergub tersebut.

Menurut Olly, Pergub ini didasari juga pertimbangan lainnya yaitu Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyakat yang wajib dilakukan upaya penanggulangan.

“Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b diatas, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Optlmalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara,” paparnya.

Diketahui, sejumlah hal penting telah diatur dalam Pergub tersebut, diantaranya pada Pasal 3 tentang empat tujuan dikeluarkannya Pergub optimalisasi pencegahan penyebaran COVID-19.

“Peraturan Gubernur ini bertujuan untuk membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang dalam menekan penyebaran COVID-19; meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19; memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat COVID-19; dan menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran COVID-19,” ungkap Gubernur Olly dalam Pergub tersebut.

Meskipun dilakukan pembatasan pergerakan, namun bukan berarti pemerintah tinggal diam. Pemerintah memahami bahwa aturan tersebut berdampak pada kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Tak hanya itu, kegiatan belajar di sekolah dan bekerja di kantor atau tempat kerja wajib diganti dengan belajar di rumah (SFH/Study From Home) dan bekerja di rumah (WFH/Work From Home)

Oleh karena itu, pada saat berlakunya Pergub ini maka pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak seperti yang diatur pada pasal 23 dan 24 dalam Pergub Nomor 8 Tahun 2020.

“Pasal 23 ayat 1 : Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dapat memberikan bantuan sosial kepada penduduk rentan yang terdampak dalam memenuhi kebutuhan pokoknya selama pelaksanaan OPP COVID 19. Adapun Pasal 23 ayat 2: Bantuan sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan dalam bentuk bahan pokok dan/atau bantuan langsung tunai yang mekanisme penyalurannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan,” urainya.

Begitu juga untuk para pelaku usaha dan karyawan/operator moda transportasi darat seperti driver ojek online yang terdampak COVID-19, pemerintah dapat memberikan insentif atau bantuan sosial yang diatur pada pasal 24 dalam Pergub ini.

“Pasal 24 ayat 1 : Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dapat memberikan insentif kepada Pelaku Usaha yang terdampak atas pelaksanaan OPP COVID-19. Kemudian Pasal 24 ayat 2 : Insentif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan dalam bentuk: a. Pembebasan/pengurangan pajak dan retribusi daerah dan/atau denda bagi pelaku usaha yang terdampak atas OPP COVID-19; dan b. pemberian subsidi/bantuan sosial kepada karyawan/operator moda transportasi darat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan,” jelasnya. (*/Rizath)

Olly Dondokambey Berharap 250 Kamar Rumah Singgah Tidak Digunakan

manadomanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meninjau kesiapan rumah singgah di Kantor Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan di Jalan Teterusan Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (13/4/2020).

Menurut Olly, rumah singgah ini dipersiapkan bagi masyarakat yang masuk ke Sulut dari luar daerah untuk pemeriksaan awal terhadap virus Corona (COVID-19).

“Rumah singah ini nantinya akan dipakai untuk saudara-saudara kita yang datang dari luar daerah yang kita evaluasi perlu melakukan pemeriksaan awal.”

“Yang sudah siap beroperasi kira-kira jumlah kamarnya hampir 250 kamar dengan tempat tidur yang sudah siap digunakan. Mudah-mudahan kamar-kamar yang pemerintah siapkan ini tidak sempat digunakan karna virus,” jelas Olly.

Olly optimis dengan dukungan dan doa dari masyarakat Sulut, penyebaran virus corona dapat dihentikan sehingga semua warga dapat beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi COVID-19.

“Kantor pusat penanggulangan krisis kesehatan yang kita persiapkan sebagai rumah singgah saudara-saudara kita yang datang dari luar daerah yang setelah kita evaluasi perlu mendapat pemeriksaan awal. Mudah-mudahan kamar yang sudah disiapkan ini tidak sempat digunakan. Karenanya kita doakan supaya virus corona ini tidak menyebar,” ujar Olly usai melakukan peninjauan rumah singgah.

Diketahui, kedatangan orang nomor satu di Sulut ke rumah singgah untuk memastikan kelayakan dan kesiapan rumah singgah sebagai tempat pemeriksaan awal.

Rumah singgah di kantor penanggulangan krisis kesehatan yang memiliki 30 kamar ini

telah memenuhi protokol kesehatan penanganan COVID-19 dan telah dilengkapi tempat tidur dan fasilitas lainnya baik halaman, kamar mandi, dapur, hingga gudang.

Selain rumah singgah di Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pemprov Sulut juga menyiapkan rumah singgah lainnya yang siap digunakan, diantaranya Kantor Diklat Maumbi memiliki kapasitas 100 kamar, Kantor Bapelkes (270), Asrama Haji Tuminting (300) dan LPMP Sulut (40).

Adapun dalam peninjauan rumah singgah turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Danlanudsri Manado Kol Pnb Johnny Sumaryana, Sekdaprov Edwin Silangen, Kadis Kesehatan Debie Kalalo dan para pejabat lainnya. (*/Rizath)

Bantuan Alat Penanganan Covid-29, Walikota GSVL : Terima kasih Pak Gubernur

manadomanadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE, atas bantuan alat penanganan covid-19 yang sudah diterimah oleh Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan Kota Manado, sebagai berikut ; APD 50 buah, Masker 450 pcs, APD jas hujan 10 buah, boots 10 buah, Rapid Test 150 pcs, APD cover all suit 50 pcs. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado pada Jumat (10/04) lalu.

“Terimakasih Pak Gubernur, atas bantuan APD dan alat penanganan covid-19 di Kota Manado,” ucap Walikota, Minggu (12/04).

Sehingga diharapkan, APD dan alat penanganan Covid-19 yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulut kepada Pemkot Manado, ini dapat dipergunakan secara maksimal dalam penanganan Covid-19, bagi para tenaga medis yang ada di Puskesmas di Kota Manado.

“Bantuan ini sangat membantu para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya menangani Covid-19 dan sekaligus sebagai pelindung bagi para medis. Dan alat bantuan yang diberikan dapat menambah semangat para medis digarda terdepan dalam menjalankan tugas dan pelayanan,” ujar GSVL. (*/aldi)