Pembangunan Graha Religi Dilanjutkan, DPUPR Kucurkan 6M

assamanadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Tahun 2018 kembali melanjutkan pembangunan Graha Religi yang berada di eks kampung texas, pusat kota Manado.

Kepala Dinas PUPR Peter Karl Bart Assa, ST, M.Sc, Ph.D memaparkan untuk tahap pertama proses pekerjaan pondasi Graha Religi telah selesai dan tahun ini pekerjaan kembali dilanjutkan.

“Untuk tahap pertama pembangunan pondasi pada tahun 2017 sudah selesai, sekarang dilanjutkan dengan pembangunan struktur enam lantai” Ujar Bart Assa saat dihubungi manadoterkini.com.

Seperti diketahui, pembangunan Graha Religi telah dimulai sejak pertengahan tahun 2017 dengan anggaran sebesar 7,4 Milyar, 5 Milyar berasal dari anggaran APBD kota Manado dan 2,4M bantuan dari Gubernur Sulut Olly Dindokambey bersama Wagub Stephen Kandouw sebagai bentuk dukungan untuk pembangunan Graha Religi.

Bart Assa menyampaikan untuk tahun ini Pemkot Manado melalui DPUPR menyiakan anggaran sebesar 6M untuk melanjutkan pembangunan Gedung Graha Religi.

“Tahun 2018 Pemerintah Kota menganggarkan dana sebesar 6M lebih untuk melanjutkan pembangunan enam lantai gedung tersebut” pungkasnya.

Gedung ini diharapkan dapat selesai di tahun 2018, Graha Religi akan menjadi ikon dari kota Manado sebagai wujud kebersaaman dan toleransi masyarakat Sulut khususnya kota Manado. (angky)

Pembangunan Graha Religi Untuk Menjawab Berbagai Isu Terkait Persoalan Eks Kampung Texas

PUPR
Walikota GSVL bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito,serta Kadis PUPR Kota Manado Bart Assa saat melihat dena pembangunan Graha Religi eks kampung Texas.

manadoterkini.com, MANADO – Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado DR Peter KB Assa, menjelaskan rencana pembangunan Graha Religi eks Kampung Texas, pusat Kota Manado, saat bertemu Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Bambang Waskito, di Mapolda Sulut, Kamis (06/04) sore tadi.

Menurut orang nomor satu di Manado itu, pembangunan Graha Religi merupakan salah satu solusi yang dilakukan pemerintah untuk meredam berbagai isu yang mengarah pada persoalan Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan (SARA) di Kota Manado.

“Pembangunan Graha Religi ini untuk menjawab berbagai isu terkait persoalan eks Kampung Texas. Dimana, di graha ini akan mengakomodir kepentingan seluruh agama yang ada di Kota Manado. Sehingga, tidak ada lagi isu yang muncul yang tujuannya memecah belah persatuan dan kerukunan masyarakat Kota Manado,” ujar Walikota GSVL.

Mendengar penjelasan tersebut, Kapolda Waskito merespon positif rencana pembangunan Graha Religi yang disampaikan Walikota GSVL. Bahkan, Kapolda mensupport pembangunan itu yang tujuannya untuk mempertegas komitmen kerukunan dan toleransi seluruh masyarakat Kota Manado.

“Saya mendukung pembangunan ini, sepanjang untuk meningkatkan kerukunan dan toleransi antar umat beragama dan masyarakat Kota Manado,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, selaku Ketua Umum Panitia Pekan Olah Raga (POR) Kaum Bapa Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Walikota GSVL mengundang Kapolda untuk hadir dalam acara pembukaan yang akan dilaksanakan di Stadion Klabat Manado, Jumat (07/04) besok.

“Saya datang kemari juga untuk mengundang Pak Kapolda untuk hadir dalam pembukaan POR Kaum Bapa GMIM, besok (Jumat),” tukas personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM itu, didampingi Sekretaris Panitia Pnt Novi Lumowa.(mlz)