Walikota Manado Tegaskan Jangan Potong Honor THL

manado
Inilah para THL yang mengikuti Apel Kerja bersama ASN Pemkot Manado yang dipimpin Plt Sekda Drs Rum Dj Usulu

manadoterkini.com, MANADO – Honorarium Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemkot Manado telah dianggarkan melalui Perangkat Daerah (PD) masing-masing sesuai Upah Minimum Kota (UMK) sebesar Rp2,8 juta. Untuk itu, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Drs Rum Dj Usulu, menegaskan tidak akan melakukan pemotongan sepeserpun.

“Tidak ada potongan uang honor. Bersih diterima THL yakni 2,8 juta rupiah sesuai upah minimum yang ditetapkan Walikota Manado. Laporkan, jika ada yang potong-potong silahkan laporkan itu tindakan tak terpuji,” tegas Usulu saat memimpin Apel Kerja bulan April usai libur Paskah di lapangan Sparta Tikala Manado, Selasa (03/04/2018).

Pelak saja kebijakan Pemkot Manado merekrut Tenaga Harian Lepas untuk membantu memenuhi kebutuhan kerja dan mengurangi beban kerja ASN (Aparatur Sipil Negara) akibat kekurangan aparatur berdampak pada terbukanya lapangan kerja bagi warga

Untuk diketahui keputusan pemerintah pusat yang masih memberlakukan moratorium selama beberapa tahun belakangan ini, berdampak pada meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di kantor-kantor pemerintahan, termasuk di Pemkot Manado. Apalagi, setiap tahun ratusan ASN (Aparatur Sipil Negara) memasuki masa pensiun.(ald)

Setwan Minsel Gelar Ujian Tes Kompetensi Bagi Tenaga Kontrak

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menerapkan metode baru dalam proses perpanjangan tenaga kontrak. Hal ini dibuktikan dengan dengan digelarnya ujian tes kompetensi bagi tenaga kontrak yang akan diperpanjang masa kontraknya pada Rabu (8/2) siang tadi diruang rapat paripurna Kantor DPRD Minsel Desa Teep Kecamatan Amurang Barat.

“Memang kali ini prosesnya berbeda dari tahun yang lalu, kali ini bagi tenaga kontrak yang ingin memperpanjang tenaga kontrak, harus ikut ujian ini,” ujar Sekertaris DPRD Minsel Lucky Tampi SH kepada manadoterkini.com.

Tampi menjelaskan, tes ini berlaku hanya sehari saja.
“Jadi siapa yang lulus, itu yang akan kita perpanjang kontraknya,” tandasnya.

Mantan Kabag Humas ini juga mengungkapkan, untuk menghasilkan tenaga kontrak yang berkualitas dan berkeahlian maka tes ini digelar.

Para tenaga kontrak akan dikategorikan tiga bagian yakni Tenaga Kontrak Operator (TKO), Tenaga Kontrak Umum (TKU), dan Tenaga Kontrak Khusus (TKK).

“Saat ini tidak ada perekrutan atau penambahant enaga kontrak baru, hanya perpanjangan kontrak bagi tenaga kontrak yang sudah ada sebelumnya, dan kepada mereka dilakukan uji kompetensi,” tandasnya.(dav)

BITUNG, (manadoterkini.com) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bitung Gelar Bimbingan teknis tentang Pengelolaan Keuangan belanja hibah. Selasa, (8/9).

Dalam Bimtek kali ini, KPU Kota Bitung melaksanakan bimbingan teknis kepada ketua, sekretaris, dan bendahara PPK dan PPS se- Kota Bitung.

Bimtek dilaksanakan di ruang BPU Pemkot Bitung yang dibuka langsung oleh ketua KPU Kota Bitung Samy Rumambi sekitar Pukul 09.00 Wita.

Dalam bimtek tersebut turut hadir juga 4 komisioner KPU. Sebagai Narasumber dari BPKP, Inspektorat Kota Bitung dan sekretaris KPU kota Bitung Ryllo Panay.

Menariknya dalam Bimtek ini hampir semua PPK dan PPS mengeluh terkait pembayaran honorarium yang baru disalurkan 1 bulan yaitu bulan Juli.

“Masa kerja somo 3 bulan kong honor baru 1 bulan ada cair,” ujar salah satu ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lembeh Selatan, Jerol V. Sahabang

Sekretaris KPU Bitung dalam klarifikasinya menjelaskan bahwa, keterlambatan ini disebabkan oleh dana sharing provinsi yang belum disalurkan sehingga pembayarannya baru 1 bulan yaitu untuk bulan Juli. (re/chris)