Maknai Jumat Agung Ditengah Covid-19, Ini Pesan Ketua PKB GMIM

manadoterkini.com, MANADO – Jumat Agung dan Perjamuan Kudus di tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Akibar wabah covid-19, pemerintah di dalamnya warga Gereja Masehi Injili Minahasa, melaksanakan social distancing dan physical distancing. Bahkan tak hanya kerja dari rumah atau work from home, keluarga Walikota Manado melaksanakan ibadah di rumah.

manado
Ketua PKB GMIM Pnt DR GS Vicky Lumentut juga selaku Walikota Manado memaknai Jumat Agung bersama Keluarga di kediamannya di Puncak Malalayang

Ditengah pandemi covid-19, Walikota Manado, Pnt. DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, selaku Ketua Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM, memaknai Jumat Agung dan Perjamuan Kudus melalui Ibadah bersama dengan Keluarga Besar Lumentut – Runtuwene, bertempat di kediaman pribadi Walikota, puncak Malalayang Manado, Jumat (10/04/2020).

“Saya mengajak mari dengan hati yang tulus dan penuh dengan kerendahan diri kita memohon ampun pada Tuhan kiranya Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia dan Dunia, segera dipulihkan dari wabah covid-19. Nama Tuhan Yesus Kristus dipermuliakan.” pesan Walikota Manado ini.

manado
Perjamuan Kudus Keluarga Lumentut – Runtuwene di Puncak Malalayang

Dalam penghayatan Jumat Agung, Ketua WKI Wilayah Manado Malalayang Barat Julieta Paulina Amelia Runtuwene, juga selaku Rektor UNIMA, mengatakan Perayaan Jumat Agung di rumah tidak mengurangi nilai Ibadah.

“Perayaan Jumat Agung di rumah tidak mengurangi nilai Ibadah kita. Tuhan melihat setiap hati, serta kesungguhan kita mencari HadiratNya, dalam Penyembahan, dalam Doa dan FirmanNya dan ketika kita makan Roti dan Minum Anggur kita mengingat PengorbananNya di Kayu Salib demi dosa saya dan saudara,” ujar Enci Paula sapaan familiar Ketua TP-PKK Kota Manado ini.

Jumat Agung
Salam dari Keluarga Lumentut – Runtuwene dalam merayakan Jumat Agung dari kediaman pribadi di Puncak Malalayang

Lanjut enci Puala, Kasih Yesus yang tulus dan tak terbatas sudah dibuktikan dengan pengorbananNya di Kayu Salib. “Sebagai orang yang sudah ditebus dan diampuni, di tengah situasi yang mengancam dunia tetaplah setia dan bertumbuh di dalam anugerahNya. Teruslah mengasihi dan mengampuni,” pesan istri tercinta Walikota GSVL sembari mengajak “Sobat Kristiani, selamat merayakan Jumat Agung, selamat memaknai Perjamuan Kudus. Tuhan Yesus memberkati,” ucap ibu dari Sekretaris Pemuda Senode GMIM juga selaku Anggota DPRD Sulut Kristo Ivan Lumentut.

Khusuk, Perjamuan Kudus di GMIM Victory Minanga Indah

manadoterkini.com, MANADO – Penghayatan akan Jumat Agung atau Kematian Tuhan Yesus Kristus oleh umat Kristiani di seluruh Dunia, Jumat (30/3/2018) kemarin, termasuk Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Victory Minanga Indah, Wilayah Malalayang Barta (Malabar), Manado.

Pdt Lidya Kandio - Waworuntu memimpin Ibadah Jumat Agung pagi hari (foto kiri) dan Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh menjadi khadim pada Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung sore hari (foto kanan)
Pdt Lidya Kandio – Waworuntu memimpin Ibadah Jumat Agung pagi hari (foto kiri) dan Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh menjadi khadim pada Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung sore hari (foto kanan)

Dalam memaknai karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus bagi umat manusia dan dosa seluruh bangsa, yang telah berkorban, disiksa, mati disalibkan di Bukit Golgota, jemaat GMIM Victory Minanga Indah menggelar ibadah Jumat Agung sekira Pukul 09.00 WITA dilanjutkan Ibadah perjamuan kudus pada Pukul 15.00 WITA (jam 3 sore) yang diikuti oleh ratusan jemaat dari 12 kolom.

Ibadah Jumat Agung pada pagi hari dipimpin Pdt Lidya Kandio Wawaruntu STh, yang mengangkat pembacaan Alkitab dari Perjanjian Baru, Yohanes 18: 1-40 dan 19:28-30. Perayaan ibadah Jumat Agung mengangkat Tema Mingguan GMIM “Setia Sampai Mati”

Dalam khotbahnya, Pdt. Lidya kembali mengingatkan Jemaat akan makna Jumat Agung jangan hanya sekedar perayaan biasa, namun menjadi titik balik bagi seluruh jemaat soal pengorbanan Yesus di Kayu Salib.manado

“Di jumat Agung ini, mengingatkan kita akan pengorbanan Yesus di kayu salib. Karena Dia Mati untuk menebus dosa-dosa manusia. Setialah kepada Firman Tuhan kekal dari sekarang sampai selama-lamanya. Karena kasih karunia kita diselamatkan,” ungkapnya.

Ibadah Jumat Agung, dilanjutkan dengan sakramen Perjamuan Kudus, yang diikuti anggota sidi jemaat dipimpin Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh. Dalam ibadah tersebut, Pdt Imelda mengambil pembacaan Lukas 23:33-43 dengan judul “Yesus Disalibkan”. Dimana dalam khotbahnya, Pdt Mohede menekankan tentang dua sisi dari kedua orang penjahat yang disalibkan bersama-Nya di Bukit Golgota.

Dalam perjamuan tersebut sidi jemaat yang dibagi beberapa kelompok, duduk di meja perjamuan yang dibentuk salib. Kemudian memakan roti tidak beragi dan meminum anggur. Setelah usai, kelompok yang lain bergantian dilayani. Kendati banyaknya anggota jemaat yang ikut perjamuan, ibadah Jumat Agung berlangsung khusuk.(aldi)

Jumat Agung di Manado Aman, Walikota Vicky Lumentut Apresiasi Aparat Keamanan dan Tokoh Agama

manadoterkini.com, MANADO – Penghayatan Jumat Agung atau Kematian Yesus Kristus di kayu salib oleh umat Kritiani di Kota Manado berjalan dengan aman, Jumat (30/3/2018).

manado
Suasana perjamuan kudus di GMIM Elim Malalayang, nampak Ketua PKB Pnt GS Vicky Lumentut dan Pnt WKI Paula Runtuwene

Untuk itu, Walikota Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan baik dari kepolisian maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah berperan aktif melakukan pengamanan selama berlangsungnya ibadah Jumat Agung di gereja-gereja yang ada di Kota Manado.

“Terima kasih saya selaku pemerintah Kota Manado kepada aparat keamanan kita, para polisi dan TNI kita yang telah ikut mengamankan jalannya ibadah Jumat Agung,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

manado
Suasana perjamuan kudus di GMIM Elim Malalayang

Dirinya juga berterima kasih dan mengapresiasi peran tokoh-tokoh agama yang ikut menciptakan situasi yang kondusif saat umat Kristiani merayakan Jumat Agung.

“Saya juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh agama yang telah bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan rukun saat umat Kristen mengikuti ibadah perjamuan Kudus dalam perayaan Jumat Agung,” terang Walikota Manado dua periode itu, seraya berharap kondisi seperti ini harus terus dipertahankan sebagai wujud Kota Manado, kota Paling Toleran di Indonesia.

manado
Warga memberikan selama kepada salah saorang aparat keamanan yang menjaga peribadatan di GMIM Elim Malalayang

“Atas nama pribadi dan keluarga saya Keluarga Lumentut Runtuwene, saya menyampaikan selamat merayakan Jumat Agung dan selamat mempersiapkan diri merayakan Hari Paskah, kepada umat Kristiani di Kota Manado,” pungkas Walikota Vicky Lumentut.(*/aldi)

Ratusan Personel Polres Minsel Siap Amankan Jumat Agung dan Paskah

MINSEL
Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK

manadoterkini.com, AMURANG – Jajaran Polres Minahasa Selatan (Minsel) menyiapkan sekitar 500 personel untuk mengamankan jalannya ibadah Jumat Agung, Jumat (30/3) dan Perayaan Paskah pada hari Minggu (1/4).

“Ada kemungkinan dari jumlah 500 personel yang akan dilibatkan dalam pengaman dilakukan penambahan. Sebab bantuan personel dari Polda Sulut tentunya akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut,” kata Kapolres Minsel AKBP FX Winardi Prabowo SIK kepada manadoterkini.com Kamis (29/3) siang tadi.

Winardi menjelaskan, di Kota Palangka Raya ada sekitar 673 gereja yang nantinya akan di jaga aparat keamanan saat acara keagamaan tersebut dilaksanakan. Penjagaan gereja itu tidak lain, guna memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah.

Kemudian selain gereja, ada beberapa tempat pemakaman yang juga menjadi pusat perhatian para aparat keamanan untuk mengamankan jalannya kegiatan yang dilaksanakan di lokasi tersebut.

“Kami akan libatkan tim Gegana Polda Sulut untuk mensterilkan sejumlah gereja, sebelum acara ibadah dilaksanakan. Hal tersebut dilakukan, guna menangkal terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tukasnya.

Perwira berpangkat melati dua itu menambahkan, selama ini kegiatan Jumat Agung dan perayaan Paskah di Minsel itu selalu aman dan tidak ada hal-hal yang dapat memecah belah kerukunan antarumat beragaman di Minsel.

“Puji Tuhan, selama beberapa tahun acara tersebut tidak pernah terjadi hal-hal yang bisa merugikan masyarakat banyak. Kami harapkan masyarakat Minsel membantu aparat keamanan untuk menjaga stabilitas keadaan Kabupaten Minsel, seperti saat ini,” tandasnya.(dav)

Ratusan Jemaat GMIM di Amurang Gelar Pawai Obor

mINSELmanadoterkini.com, AMURANG – Menyambut hari Jumat Agung, ratusan umat Nasrani di Amurang menggelar pawai obor pada Kamis (29/3), di sepanjang jalur trans Sulawesi Amurang. Ratusan umat nasrani mulai dari anak-anak, pemuda hingga orangtua ikut-serta dalam pawai obor tersebut.

Dalam pawai obor yang didominasi umat Nasrani dari sejumlah jemaat GMIM Sentrum Amurang dan GMIM yang ada di wilayah Amurang Satu, ratusan umat nasrani mengelilingi sejumlah wilayah dan daerah untuk mengarak pawai obor yang sudah dinyalakan, sambil menyanyikan lagu-lagu rohani. Jemaat juga memperagakan saat Tuhan Yesus diarak dan disiksa oleh para tentara seperti yang dikisahkan dalam kitab suci (ALkitab) umat Nasrani.

“Pawai obor ini menceritakan bagaimana perjalanan saat-saat Tuhan Yesus diarak dan disiksa sebelum disalibkan hingga mati di kayu salib. Ini juga sebagai ajaran pada umat Nasrani untuk menghayati penderitaan Tuhan Yesus sebelum disalibkan di Taman Firdaus 2000 tahun yang lalu. Dengan pawai obor dan jalan salib ini, kita bisa merasakan saat Yesus mengalami siksaan dan penderitaan sebelum disalibkan,” kata Mody Bella ketua PKB GMIM wilayah Amurang Satu.(dav)

Kasat Pol PP : Tempat Hiburan Malam Harus Patuh Pada Aturan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Menjelang perayaaan hari raya Paskah Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata kota Manado mengeluarkan instruksi kepada seluruh pengusaha hiburan malam yang ada di Kota Manado untuk tidak beroperasi selama tiga hari, mulai Kamis 29 Maret hingga 1 April 2018.

Instruksi tersebut berdasarkan Peraturan Walikota Manado No. 2 Tahun 2015 pasal 39 ayat 4 tentang pembatasan jam operasional dan penutupan operasional dalam rangka peringatan perayaan hari raya keagamaan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Manado Xaverius Runtuwene mengatakan, ” dalam rangka peringatan Hari Kamis Putih, Jumat Agung dan Perayaan Paskah sejumlah tempat Hiburan malam, untuk tidak beroperasi selama tiga hari terhitung sejak tanggal 29 Maret 2018 sampai dengan tanggal 1 April 2018,” Ujar Kasat Pol PP.

langkah penutupan sementara tersebut sudah disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata untuk seluruh tempat hiburan malam.

Adapun jenis tempat hiburan malam yang di maksud adalah, Tempat Karaoke, Club malam, Panti Pijat atau refleksi kesehatan dan diskotik. Pelarangan operasi tersebut bukan hanya di malam hari tetapi termasuk di siang hari selama tiga hari berturut – turut.

Saat dijumpai diruang kerjanya Kamis (29/3) sore , Xaverius mengingatkan,” Ya mereka harus patuh pada aturan yang berlaku, jika di di temukan ada yang beroperasi dan melanggar instruksi tersebut , maka pihak Dinas Pariwisata bersama satpol PP serta dari perizinan akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku berupa pembekuan ijin tempat usaha. (angky)

Kapolres Arya Perdana Kawal Langsung Pengamanan Jumat Agung di Minsel

Kapolres Minsel
Kapolres Arya Perdana saat memantau langsung kesiapan pasukannya untuk pengamanan Jumat Agung di Minsel.(ist)

manadoterkini.com, AMURANG – Bertugas profesional dalam rangka mewujudkan situasi dan kondisi masyarakat yang aman, nyaman dan kondusif dalam perayaan Jumat Agung menjadi satu kaharusan. Demikian penegasan Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH SIK MSi kepada segenap personilnya saat apel siaga pengamanan Jumat Agung, Jumat (14/4/2017) kemarin.

“Saya turun langsung bersama rekan-rekan dalam kegiatan pengamanan ini, mari kita bekerja ikhlas dan profesional mewujudkan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Perdana.

Dalam arahannya Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan hari raya keagamaan ini.

“Tingkatkan kepekaan dan kewaspadaan serta selalu siap siaga, jangan lengah, buka mata dan telinga perhatikan situasi serta kondisi lokasi objek pengamanan dalam hal ini rumah gereja. Wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan langkah pencegahan terhadap setiap potensi kerawanan yang bisa mengganggu stabilitas kamtibmas pada perayaan jumat agung ini,” terang Perdana.

Diketahui apel tersebut digelar di halaman utama Polres Minsel diikuti seluruh pejabat utama dan ratusan personil Polres Minsel.(timredaksi)

Lengkong : Jumat Agung Momen Introspeksi Diri bagi Umat Kristiani

Minut
Wabup Ir Joppi Lengkong bersama Ketua TP PKK Minut Pnt. Jeivi Lengkong Wijaya STh mengikuti perjamuan kudus.(ist)

manadoterkini.com, AIRMADIDI – Jumat Agung, Jumat (14/4/2017) diharapkan menjadi moment inspirasi untuk menginstrospeksi diri. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Minahasa Utara (Minut) Ir Joppi Lengkong yang juga Ketua Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM Kyrios Kawiley Wilayah Minawerot, Kecamatan Kauditan.

“Saya sangat berharap lewat peristiwa agung ini senantiasa memberikan inspirasi untuk umat-Nya instropeksi diri dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pemberi Keselamatan yaitu Yesus Kristus,” kata Lengkong saat mengikuti ibadah Jumat Agung dan ibadah perjamuan kudus di GMIM Jemaat Kyrios Kawiley.

Wabup Lengkong sangat bersyukur boleh mengikuti akan ibadah Jumat Agung bahkan mengikuti perjamuan kudus di hari yang spesial bagi umat kristen di seluruh dunia.

“Sebab dengan adanya peristiwa ini iman umat kristen tidak akan sia-sia. Maka dari itu selagi diberikan kesempatan kepada kita, dimanapun Tuhan memberikan berkat tersebut, mari kita laksanakan dengan penuh sukacita dan bertanggung jawab untuk kemuliaan nama Tuhan,” tambahnya.

Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Kyrios Kawiley Pdt Juliana Tawas Suoth STh yang juga Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Minut.

“Marilah kita merefleksi kan akan peristiwa suci dimana ada viadolorosa atau jalan salib yang ditempuh oleh Yesus Sang Juru Selamat umat manusia. Yesus rela menderita untuk mengantikan dan menebus dosa kesalahan umat manusia sehingga peristiwa agung ini harus menjiwai umat kristen lewat pertobatan dan pembaharuan diri serta untuk memberikan semangat dalam bekerja dan melayani,” ujar Pdt Juliana dalam khotbahnya.

Sesudah ibadah, Wabup Lengkong menjalankan tugas sebagai pelayanan khusus mengunjungi anggota jemaat di rumah-rumah yang tidak terlayani di gereja disebabkan sakit atau halangan.

Dalam aktifitas tersebut, Wabup didampingi oleh Ketua TP PKK Minut Pnt Jeivi Lengkong Wijaya STh, Staf Khusus Bidang Informasi dan Hubmas Pnt Selfran Wungouw SE, Kasubag TUP Wakil Bupati Pnt Vicky Wagiu SH MSi, serta sejumlah aspri.(***/tim)

Penghayatan Jumat Agung, Walikota GSVL dan Keluarga Makan Roti dan Minum Anggur

manadoterkini.com, MANADO – Makan roti yang dipecah-pecahkan dan minum anggur menjadi symbol dalam penghayatan peringatan Jumat Agung bagi umat kristiany di seluruh Dunia termasuk di Kota Manado, Sulawesi Utara.

manado
Walikota GS VIcky Lumentut bersama Istri Prof Paula Lumentut Runtuwene didampingi anak-anak dalam ibadah perjamuan kudus di GMIm Sion Perak Sorong, Jumat (14/4/2017).(ist)

Dalam penghayatan Kematian Yesus Kristus, Jumat (14/4/2017) kemarin Walikota GS Vicky Lumentut, didampingi istri Prof Paula Lumentut-Runtuwene selaku Rektor Unima dan Ketua TP-PKK Kota Manado, bersama anak-anak yakni Pingkan, Ino, Ivan dan Glen melaksanakan perjamuan kudus di GMIM Sion Perak Sorong, Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wenang.

Walikota GSVL dan keluarga tampak larut dalam suasana perjamuan yang khusyuk dan diikuti ratusan anggota sidi jemaat. “Perayaan Perjamuan kudus yang merupakan penghayatan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus ini, memberikan motivasi bagi saya dan keluarga dalam melaksanakan amanat agung Yesus Kristus serta menjalankan kepercayaan masyarakat sebagai pemimpin Kota Manado,” ungkap Walikota GSVL, yang juga salah satu personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM itu.

Roti, Jumat Agung
Walikota GSVL mengambil roti yang telah dipeca-pecakan dalam perjamuan kudus di GMIM Sion Perak Sorong.(ist)

Untuk diketahui ibadah yang dipimpin Pdt Hansun Puansalaeng STh, mengambil bacaan Alkitab dalam Markus   15 : 33-41 mengingatkan kepada jemaat tentang karya penyelamatan lewat kematian Yesus Kristus di Kayu Salib untuk menebus dosa umat manusia. “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat berdosa karena dosa-dosa kita,” jelas Pdt Puansalaeng.

Olehnya, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, jemaat diminta untuk tidak melupakan pengorbanan Yesus Kristus dengan cara mengimplementasikan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Minum Anggur
Walikota GSVL dan Prof Paula didampingi Pingkan Ino dan Ivan minum anggur dalam perjamuan kudus di GMIM Sion Perak Sorong.(ist)

“Dengan makan roti dan minum anggur perjamuan, kita menghayati dan mengenang apa yang telah dilakukan Tuhan Yesus Kristus bagi dunia ini, serta kita wujudkan iman kita kepada Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tukas Pdt Puangsalaeng.(aldi)

Ibadah Perjamuan Kudus, Pnt Steven Kandouw Layani Jemaat GMIM Bumorik

manadoterkini.com, MANADO – Perjamuan Kudus menjadi symbol penghayatan peringatan Jumat Agung bagi umat kristiani di muka bumi ini. Hal ini pula yang dilakukan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw bersama istri dr Davi Kandouw – Tanos MARS, dalam ibadah Jumat Agung di GMIM Bukit Moria Rike (Bumorik), Jumat ( 14/4/2017) kemarin.

Perjamuan Kudus
Wagub Steven yang adalah Pelsus melayani Jemaat GMIM Bumorik.(ist)

Dalam ibadah tersebut, selaku Pelayan Khusus (Pelsus) di Jemaat Bumorik, Wagub Steven turut melayani Jemaat dalam proses perjamuan kudus.

Prosesi ibadah Jumat Agung yang dipimpin Pdt Melly Rambing-Bokong MTh berlangsung khusyuk dan khidmat hingga selesai. Intinya ditekankan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di Kayu Salib harus dimaknai umat Kristiani dalam kehidupan keseharian.

Perjamuan Kudus
Wagub Steven minum anggur sebagai simbol dari darah kristus.(ist)

Wagub Pnt Steven Kandouw bersama istri dr Devi Kandouw-Tanos MARS tak lupa memberikan ucapan selamat menyambut Paskah bagi umat Nasrani di Sulut. “Happy Easter, dan marilah kita maknai Jumat Agung dan Paskah dengan selalu berbuat baik pada umat manusia, serta terus menjaga toleransi antar umat beragama, karena Torang Semua Ciptaan Tuhan,” tutup Wagub.(timredaksi)