Selasa, 10 Desember 2019

PLN Suluttenggo Terus Upayakan Recovery Suplai Listrik di Sulut dan Gorontalo

MANADO, (manadoterkini.com) – PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, hingga Selasa (13/10) siang ini, masih terus berupaya melakukan penormalan suplai listrik ketiga sub sistem, yaitu sub sistem Minahasa, sub sistem Kotamobagu dan sub sistem Gorontalo.

Ketiga sub sistem kelistrikan di Sulawesi Utara dan Gorontalo masih dioperasikan secara terpisah (isolated).

Khusus untuk sub sistem Minahasa yang meliputi Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Bitung baru pulih pasokan listriknya kurang lebih 60 MW atau 30% dari total beban listrik di sub sistem Minahasa yang mencapai 180 MW.

Seperti diketahui, pada Senin (12/10) sore kemarin, sekitar pukul 16.37 WITA, terjadi listrik padam secara total (Black Out) pada sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Kondisi pembangkit semuanya pada saat terjadinya Black Out berada dalam status normal, hanya saja kehilangan tegangan sehingga belum sepenuhnya dapat memberikan suplai listrik ke sisi gardu induk melalui jaringan transmisi.

Penyebab terjadinya Black Out adalah adanya gangguan transmisi antara Gardu Induk (GI) Lopana dengan GI Kawangkoan. Akibat gangguan tanah (Ground Fault), berdampak cukup besar dan menyebabkan gangguan di sisi transmisi sehingga terjadi listrik padam di seluruh sistem. “PLN memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kondisi ini, dimana menyebabkan ketidaknyamanan di sisi pelanggan,”kata Baringin Nababan.

Diharapkan, mulai Selasa (13/10) sore ini, suplai listrik dari seluruh pembangkit secara bertahap kembali optimal sehingga dapat memasok kembali listrik ke pelanggan normal seperti kondisi sebelum terjadinya Black Out.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*