Senin, 21 Oktober 2019

Pemadaman Masih Berlangsung Warga Ancam tak Bayar Listrik

MTerkini.com, SULUT – Warga berharap kejadian pembakaran kantor PLN di daerah lain tidak terjadi di Sulawesi Utara. Untuk itu, warga meminta pertanggung jawaban GM PT PLN Suluttenggo yang menyatakan siap mundur jika masih terjadi pemadaman listrik.

Pasalnya, hingga tadi malam, warga Manado serta daerah lainnya di Sulut masih mengalami pemadaman listrik. Olehnya mereka mengancam tidak akan membayar tagihan listrik. “Sudah keterlaluan, kinerja PLN tak becus. BUMN ini harus menjadi perhatian Presiden,” ujar Jekson Sulangi SH kepada manadoterkini.com.

Senada dikatakan Dayton Andreson, meminta GM PLN Suluttenggo mempertanggung jawabkan stetemennya waktu lalu. “Katanya kan kalau tidak akan ada lagi pemadaman. Kalau pun ada pemadaman dirinya siap mundur dari jabatannya. Hal itu harus dipertanggung jawabkan,” tandasnya.

Apalagi kinerja PLN Sulutenggo terus dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, sejak Desember 2015 hingga Januari 2016, pemadaman listrik terus terjadi tanpa dilakukan pemberitahuan terlebih dahulu.

“Torang nda tau apa alasan, ini PLN terus kase mati lampu. So keterlaluan ini namanya,” ujar Chrley Talamingan.

Menurutnya, pemadaman aliran listrik tak tanggung-tanggung bisa sampai 3 kali dalam sehari dan ini yang membuat warga sangat was-was, karena akan berimbas pada rusaknya peralatan elektronik.

“Torang pe alat elektronik somo rusak kalu mati lampu terus. Apa dorang (PLN) mo ganti rugi,” ujarnya dengan nada kesal.

Warga mengancam tidak akan melakukan pembayaran rekening listrik dengan pemadaman listrik yang menurut mereka sudah tidak wajar.(mlz)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*