Isra Miraj 1438 H, Prof Din Ingatkan Kembali Umat Muslim Untuk Terbuka dan Bertoleransi

 

minselmanadoterkini.com, SULUT – Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof DR H M Din Syamsuddin ingatkan umat muslim yang ada di Sulawesi Utara untuk terbuka dengan agama lain, serta memelihara toleransi yang sudah terjalin.

Hal ini disampaikan Prof Din Syamsuddin saat dirinya membawakan sambutan pada peringatan Isra Miraj 1438 Hijriyah, yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama umat Muslim, di Hotel Aryaduta, Manado, Senin (24/04/2017).

“Sesuangguhnya keragamaan yang baik itu adalah kehanifan yang terbuka, berlapang dada, jangan menyalahkan, apalagi mengkafirkan. Yang ada intinya bertoleransi,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPP Muhammadiyah ini juga menjelaskan, intinya Isra Miraj merupakan perjalanan spritual dari Nabi Muhammad SAW antara Makkah dan Aqsah, yang mengandung arti seorang manusia senantiasa bersujud atau manusia dalam proses persujudannya untuk mencapai tingkat tertinggi.

“Al hormah atau menghormati (dalam bahasa Indonesia). Itulah dalam proses melakukan perjalanan terjauh ini berjalan secara intens. Maka, inilah perjalanan Miraj Nabi Muhammad SAW sedekat-dekatnya dengan Allah SWT,” terang Prof Din dalam kegiatan yang betema Berbeda Itu Niscaya, Bersatu Itu Upaya Bangun Bersamaan Untuk Sulut Hebat.

Dalam memaknai peristiwa persujudan dan sedekat-dekatnya dengaan Tuhan, pada esensinya, melakukan ibadah Tahabud transformasinya diri untuk juga bertoleransi.

Kejadian yang terjadi di tanah air, menurut Prof Din, tidak ada konflik agama, namun yang ada adalah konfilk karena faktor-faktor non agama.

Akhirnya pada penutup sambutannya, Prof Din pun mengakui kerukunan yang tercipta selama ini di Bumi Nyiur Melambai.

“Akhir kata bahwa kerukunan di Sulut memang Hebats, pakai huruf S dibelakangnya, yang artinya hebatnya banyak sekali,” tandas Prof Din menutup sambutannya dan disambut para hadirin dengan tepuk tangan.

Hadir bersama umat Muslim, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sulut Ivone Silangen-Lombok, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw, pejabat eselon II Pemprov Sulut, serta tamu undangan lainnya.(alfa)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan