Selasa, 19 November 2019

Kinerja Polres Minahasa Ungkap Kasus Pembunuhan Dipertayakan

korban a

Korban sebelum dimakamkan.

manadoterkini.com, MANADO – Kinerja Polres Minahasa dalam menuntaskan kasus pembunuhan (338) di Desa Sendangan, Kecamatan Kakas, yang menewaskan Stivan Mantak (18), masih dipertayakan, mengingat belum benar-benar tuntas. Hal tersebut menjadi keluhan Keluarga korban.

Dari informasi yang dirangkum, Harni Mantak, adalah ayah korban, ketika diwawancarai beberapa wartawan, mempertanyakan kinerja pihak Polres Minahasa dalam penanganan kasus pembunuhan tersebut.

“Padahal sudah ada dua orang lelaki yang diamankan, yakni berinisial VL alias Valdo, dan lelaki berinisial BK alias Brayen. Namun, sampai pada saat ini, kami keluarga belum diberitahu oleh pihak Polres Minahasa, kalau kasusnya sudah sampai di mana, dan siapa pelaku sebenarnya,” sesal ayah korban.

Diketahui, kasus pembunuhan ini sudah kurang lebih 25 hari lamanya, namun perkembangan dari kasus tersebut belum diberitahukan ke keluarga.

“Kami menduga, ada yang bermain dibelakang kasus ini. Kami hanya ingin, pihak Polres terus terang dalam penanganan kasus ini. Karena, sampai saat ini Rekonstruksi-pun belum di gelar,” ucap Keluarga korban,

Selain itu juga ditambahkannya, saat kejadian, keluarga mendapat informasi bahwa di sana ada oknum anggota Polda Sulut yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

“Kami berharap oknum anggota Polda tersebut juga dimintai keterangan, karena menurut saksi-saksi yang ada, oknum anggota Polda tersebut berada di TKP dan diduga sudah dalam keadaan mabuk berat, “katanya.

Sementara itu, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Edy Kusniadi, mengatakan, kasus ini tetap diproses.

“Rekonstruksi kami usahakan secepat mungkin, untuk saat ini Penyidiknya sedang sakit, mohon dimaklumi,” ucap Kusniadi.(Pra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*