Senin, 17 Desember 2018

Mengejutkan, BNN Ungkap 1100 Ton Shabu Mengendap Di Indonesia

manadomanadoterkini.com, MANADO – Fakta mengejutkan disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulut Brigjen Pol Drs Charles Ngili SH, saat menggelar pertemuan bersama instansi terkait dalam rangka meningkatkan pemanfaataan rehabilitasi para pengguna narkoba di Hotel Quality, jalan Piere Tendean Kamis (26/7/2018).

Menurut Ngili, saat ini ada sekitar 1100 ton Shabu yang masih mengendap di Indonesia dan sampai saat ini BNN bersama Polri terus melakukan pencarian lokasi lokasi dimana Shabu tersebut berada.

“Keberadaan narkoba saat ini sangat sulit di deteksi kalau tidak ada peran aktif dari seluruh komponen masyrakat. Dari 1100 ton yang masuk di Indonesia, dalam kurun waktu 2 tahun BNN dan Polri baru mengungkap sekitar 15 ton,”ujarnya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan 1100 ton tersebut, yang terungkap sebesar 15 ton belum ada apa apanya. Makanya BNN dan Polri saat ini menangis, ungkapnya.

Diakuinya, para pengedar narkotik terus bertumbuh luas dengan SDM banyak dan IT yang canggih dilengkapi dengan sarana dan prasana yang lebih mumpuni.

Diharapkannya, melalui pendekatan secara kekeluargaan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, para kawula muda/ generasi emas bisa diselamatkan dari bahaya narkoba. (angky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*