Selasa, 20 Agustus 2019

Yoke Senduk Ingatkan Umat Katolik Terkait Sampah Plastik

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Asisten Yoke Senduk kembali mengingatkan kepada masyarakat kota Bitung terkait Sampah Plastik yang saat ini menjadi salah satu konsen untuk diperangi. Hal ini disampaikan Yoke Senduk saat menghadiri acara setahun memperingati pentahbisan gedung gereja Santa Maria Bunda Allah Stasi Apela. Minggu (27/01/2018)

“Pertama menyampaikan permohonan maaf dari pak Wali Kota Bitung Max Lomban dan Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri karena belum bisa bersama sama dengan kita saat ini. Lewat kesempatan ini pula atas nama Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota Bitung mengucapkan banyak selamat kepada umat yang saat ini merayakan setahun atas pentahbisan gedung gereja,” ujar Yoke

Tetapi juga selaku pemerintah dalam kesempatan ini saya menghimbau kepada masyarakat/umat untuk bersama sama dengan pemerintah memerangi sampah plastik. “Dari hasil penelitian, Sampah yang paling banyak adalah sampah plastik. Dan diperkirakan 20-50 tahun kedepan laut akan dipenuhi oleh sampah plastik yang hanyut. Jika itu terjadi, maka bisa jadi sampah akan lebih banyak dari pada ikan di laut,” katanya

Untuk memerangi hal ini, pemkot Bitung berkomitmen lewat berbagai upaya. Diantaranya setiap pegawai sudah diterapkan untuk membawah botol air / tumbler. “Juga disetiap kegiatan perangkat daerah pemkot bitung, sudah dilarang menggunakan minuman dalam kemasan plastik,” tambah Yoke yang merupakan Dewan Pastoral Paroki Girian.

Lanjutnya bahwa saat ini pemkot sementara menyiapkan sanksi terkait sampah plastik. Sebelumnya sudah ada Perwako terkait Les Plastik. “Sanksi sementara dipersiapkan, dan tentu akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat. Melalui upaya seperti ini, sekarang saja Kota Bitung boleh mendapat Adipura yang ke 13 kali,” katanya

Dalam kesempatan ini juga Yoke mengajak masyarakat untuk selalu mendukung setiap program perintah kota Bitung.

Peringatan Setahun ditahbiskannya gedung gereja santa maria bunda penebus Apela sendiri diawali dengan ibadah yang dipimpin langsung oleh Pastor RD Gerardus Adrie Poluan, sebagai Pastor Paroki ST. Antonius De Padua Girian. (REFLY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*