Jum'at, 5 Juni 2020

Apel Kerja Awal Bulan, ROR Bacakan Sambutan Kepala BKKBN

manadomanadoterkini.com, TONDANO – Apel awal bulan yang dilaksanakan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa pada Senin (1/7) tadi, dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXVI Tahun 2019.

Mengutip sambutan Kepala BKKBN pusat, Bupati Minahasa mengugkapkan bahwa progran kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang disingkat KKBPK di Indonesia secara kwantitas dan kualitas cukup menggembirakan. Karena ata-rata wanita usia subur melahirkan (TFR) dari 6,7 pada tahun 1970 menjadi 2,4 pada tahun 2018.

Rata-rata jumlah anak setiap wanita usia subur 2-3 orang anak. Secara kualitas penggunaan alat kontrasepsi sudah banyak yang menyukai metode jangka panjang untuk mengatur jarak kelahiran. “Keberhasilan tersebut tentu berkat komitmen yang kuat para pemangku kepentingan dengan para mitra kerja BKKBN,” kata bupati.

Sesuai amanat dari keputusan presiden Nomor 39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional tidak lain karena pemerintah menyadari pentingnya lembaga keluarga dalam membangun suatu bangsa. Karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak bangsa dan kehidupan bernegara.

Setiap negara memiliki fungsi yang disebut 8 fungsi keluarga, fungsi-fungsi tersebut yaitu, 1.) Fungsi Agama 2.) Fungsi Cinta Kasih, 3.) Fungsi Perlindungan, 4.) Fungsi Ekonomi, 5.) Fungsi Pendidikan, 6.) Fungsi Reproduksi, 7.) Fungsi Sosial Budaya, Serta ke 8.) Adalah fungsi lingkungan. “Melalui 8 fungsi keluarga itulah diharapkan setiap keluarga mengetahui, memahami dan melaksanakan, mengingat setiap fungsi tersebut merupakan satu kesatuan yang tak terpisahakan,” jelasnya.

Saat ini perubahan lingkungan strategis terjadi dengan cepat, dimana suatu hal yang dipandang baik bagi kehidupan pada beberapa dekade yang lalu, belum tentu saat ini dapat diterima. Terlebih dengan gaya hidup yng semakin modern dan kesibukan orang tua yang semakin meningkat, akan berdampak pada tatanan kehidupan keluarga. Seperti waktu berkumpul dengan keluarga secara kulitas mulai terasa terabaikan, terjadi kesenjangan komunikasi antara orang tua dan anak karena terbatasnya waktu untuk mendengarkan keluh kesah atau problematika terutama pada anak remaja, keluarga sering tidak tanggap atau kurang peduli pada kejadian-kejadian di lingkungan, budaya gotong royong antar warga, antar masyarakat bisa dikatakan hampir luntur.

“Peringatan Harganas XXVI tahun ini mengambil Tema ‘Hari Keluarga, Hari Kita Semua’ dengan slogan ‘Cinta Keluarga,Cinta Terencana’. Dengan tema dan slogan tersebut, maka peringatan Harganas Diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum dan pemacu bagi keluarga Indonesia untuk terus-menerus berupaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga agar dapat menghasilkan generasi yang berkualitas,” ungkapnya.

“Selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih. Juga selamat HUT Bhayangkara yang ke 73 tahun yang tepatnya pada hari ini 1 Juli 2019, selamat juga kepada ASN yang sudah menerima SK Pensiun, penerima SK kenaikan pangkat, penerima piagam penghargaan 50 tahun perkawinan kepada keluarga Tumimomor Tielung dan kepada penerima bantuan alat teknologi tepat guna kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera secara simbolis kepada kelompok UPPKS,” pungkasnya. (fis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*