ROSO – HARUM Penuhi Syarat Jumlah Dukungan Calon Independen

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Pasangan bakal calon (balon) bupati dan Wakil bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dari jalur independen Royke Somdakh dan Ir Harits Andre Umboh (ROSO-HARUM) telah memenuhi syarat jumlah dukungan sebagai calon independen di Pilkada Minsel Tahun 2020.

Pasangan jalur independen ROSO-HARUM menyerahkan syarat dukungan untuk Pilkada Minsel 2020 di Kantor KPU Minsel pada Jumat (21/2/2020) pekan lalu.

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga menyebutkan bahwa pasangan ROSO-HARUM telah memenuhi syarat dukungan sebagai calon independen di Pilkada 2020.

Pasangan ROSO-HARUM menurutnya sudah menyerahkan syarat dukungan ke KPU Minsel untuk maju jalur perseorangan.  KPU sudah melakukan pengecekan kurang lebih 20 ribuan e-KTP yang memenuhi syarat. Dan jumlah itu sudah melebihi ketentuan syarat 10 persen atau minimal 16.986 e-KTP yang harus dikumpulkan

“Kami menetapkan pasangan ROSO-HARUM memenuhi syarat jumlah dukungan. Kami terima sebanyak 20 ribu lebih e-KTP yang memenuhi syarat,” jelasnya Senin (24/2/2020).

Proses selanjutnya akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual di lapangan untuk memastikan dukungan tersebut. Yang akan dilaksanakan mulai  26 Februari sampai 15 Maret 2020 mendatang.

“Pasangan ROSO-HARUM ini belum bisa mendaftar sebagai calon independen karena berkas syarat dukungan baru akan dilakukan verifikasi faktual mulai tanggal 26 Februari sampai 15 Maret 2020,” imbuhnya

Sebelumnya Cabup Royke Sondakh mengatakan penyerahan syarat dukungan untuk pasangan calon Bupati dan wakil bupati yang lewat jalur independen atau perseorangan dibuka mulai tanggal 19-23 Februari 2020.

“Kami sudah mengumpulkan 20 ribu fotokopi e-KTP. Jumlah ini melebihi dari syarat minimal 16.958 e-KTP yang harus dikumpulkan. Pagi tadi kami sudah serahkan ke KPU,”  pungkasnya.(dav)

Paslon jalur Independen, Roso-Harum masukan berkas ke KPU Minsel

minsel
Roso dan Harum menyerahkan kelengkapan dokumanke KPU Minsel untuk memenuhi syarat mengikuti Pilkada Minsel

manadoterkini.com,AMURANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menerima berkas syarat dukungan bakal calon bupati dan calon wakil bupati setempat melalui jalur independen yakni Royke Sondakh dan Harits Andre Umboh (ROSO-HARUM) Jumat (21/2/2020). Jumlah dukungan yang diserahkan sebanyak 20.500 dukungan tersebar di 17 kecamatan yang ada di Minsel.

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga menjelaskan, setelah berkas itu diterima, tim verifikasi melakukan pengecekkan dan penghitungan syarat minimal dukungan dan sebaran. Selain menghitung, tim verifikasi juga melakukan penyesuaian antara hard copy dukungan dengan soft file dukungan yang telah di-input dalam aplikasi pencalonan (Silon).

“Selanjutnya tim verifikasi menyelesaikan seluruh proses penghitungan dan pengecekan dokumen,” ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa, berdasarkan hasil pengitungan dan pengecekkan dukungan dengan merujuk pada ketentuan pasal 10 ayat 1 dan 2 peraturan KPU nomor 3 tahun 2017, dukungan bakal calon perseorangan.

Dia juga mengatakan, berkas syarat pendaftaran itu lalu ditindaklanjuti ditandai dengan penyerahan berita acara hasil pemeriksaan dan tanda terima dokumen. Dokumen yang telah memenuhi syarat tersebut selanjutnya akan dilakukan verifikasi administrasi.

“Tahapan verifikasi administrasi dimulai pada tanggal 27 Februari sampai 25 Maret 2020,” jelasnya.(dav)

KPUD Minsel Buka Tanggapan Masyarakat Soal 10 Besar Calon Anggota PPK

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Setelah mengumumkan hasil seleksi tertulis calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada 2020, KPUD Minahasa Selatan (Minsel) meminta partisipasi masyarakat untuk menyampaikan tanggapan atau masukan terkait reputasi 10 besar calon anggota PPK yang dinyatakan lulus seleksi tertulis.

“Kita membuka tanggapan atau masukan dari masyarakat untuk tahap I. Tanggapan dan masukan terkait track record calon anggota PPK yang telah lulus 10 besar disampaikan kepada lembaga KPUD Minsel,” kata Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga kepada wartawan Rabu (5/2/2020).

Sambuaga mengatakan, pihaknya menyiapkan formulir tanggapan atau masukan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan. Menurutnya, tanggapan tersebut sebagai guna mengetahui reputasi calon anggota PPK.

“Formulir tanggapan atau masukan masyarakat berisikan identitas yang menyampaikan tanggapan. Seperti nama, NIK, tempat tanggal lahir dan nomor telepon, harus diisi. Perlu disertai bukti-bukti dengan melampirkan potocopi KTPel,” katanya.

Lanjut Dia, setelah test wawancara sampai diumumkan hasil, KPUD Minsel akan kembali membuka tanggapan dan masukan masyarakat tahap II. Test wancara akan dilaksanakan pada 8-10 Pebruari 2020.

“Setelah test wawancara sampai diumumkan hasilnya kita buka lagi tanggapan dan masukan masyarakat tahap ke II terhadap reputasi calon anggota PPK yang mengikuti seleksi wancara. Sekaligus melakukan klarifikasi terkait masukan yang disampaikan,” tuturnya.

Berdasarkan pengumuman KPUD Minsel mengeluarkan Surat Pengumuman Nomor: 46/PP.O4.2-Pu/7105/Kab/II/ ini 2020. Adapun nama – nama calon anggota PPK yang dinyatakan lulus 10 besar dapat di lihat di : Pengumuman 10 Besar Calon Anggota PPK di website KPUD Minsel yakni https://www.kpu-minselkab.go.id/.(dav)

KPUD Minsel Gelar Rakor Persiapan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Kursi dan Caleg Terpilih

minsel
Ketua KPU MInsel Rommy Sambuaga memimpin rapat koordinasi

manadoterkini.com, AMURANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan calon legislatif (caleg) terpilih anggota DPRD Minsel periode 2019-2024 pada Jumat (9/8).

Rakor yang dipimpin oleh Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem, perwakilan dari Polres Minsel, Pabung Minsel, Sekretaris DPRD Minsel Joins F Langkun, Kaban Kesbangpol Minsel Drs Benny Lumingkewas.

Rencananya rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan caleg terpilih anggota DPRD Kabupaten Minsel periode 2019-2024 ini akan dilaksanakan di Restourant Century Amurang (GIC) pekan depan.

Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga mengaku sangat bersyukur karena tuntutan terhadap KPUD Minsel di Mahkamah Konstitusi (MK) RI ditolak.

minsel
suasana rapat koordinasi di KPU Minsel

“Puji Tuhan, gugatan perkara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) di MK RI oleh pihak terlapor ditolak MK. Oleh karenanya, KPUD Minsel sudah bisa melakukan proses penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih anggota DPRD Kabupaten Minsel periode 2019-2024,” katanya.

Lanjut Dia menyampaikan, teknis penghitungan perolehan suara menggunakan metode sainte league yang dipakai pada Pemilu 2019.

“Terkait dengan metode ini KPUD Minsel telah melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada para peserta Pemilu di Minsel,” ujarnya.

Rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih ini akan dihadiri oleh ratusan undangan. Jumlah ini masih akan ditambah pihak keamanan yang berasal dari Polres Minsel, anggota TNI, Satpol PP dan Dishub Minsel.

Secara umum dalam rakor tersebut terungkap bahwa, jajaran Polres, TNI, Satpol PP dan Dishub Minsel mengaku siap akan membantu KPUD Minsel dalam upaya kelancaran acara tersebut.(dav)

Tetapkan Caleg Terpilih, KPUD Minsel Masih Tunggu Putusan MK

Rommy Sambuaga
Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga

manadoterkini.com, AMURANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) masih menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan dari Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDI-P) dan Partai Demokrat Minsel DPRD Kabupaten sehingga belum bisa melakukan rapat pleno penetapan Calon Anggota terpilih DPRD Kabupaten Minsel.

Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga menuturkan gugatan itu terkait dengan PSU dan saat ini sedang disidangkan di MK.

“Kalau misalnya sidang itu menolak gugatan maka kita dalam waktu dekat akan lakukan penetapan. Kalau misalkan hakim MK memutuskan untuk melanjutkan sidang maka itu berarti proses penetapan kita menunggu sampai dengan hasil sidang,” ujar Sambuaga kepada manadoterkini.com, Rabu (22/7/2019).

Menurut Sambuaga yang paling penting adalah semua proses ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.(dav)

DPT Hanya 167.820 Orang, Ribuan Pemilih di Minsel Hilang

manadomanadoterkini.com, AMURANG – Saat ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Rapat pleno yang digelar di Hotel Sutan Raja Amurang itu beberapa waktu lalu, KPUD Minsel memutuskan pemilih di Minsel berjumlah 167.820 orang.

Ketua KPU Fanley Pangemanan mengungkapkan, jumlah itu berdasarkan hasil perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) terakhir. Jumlah itu berkurang sekira 1000 orang dibandingkan penetapan DPS dan total pemilih periode lalu.

“Kekurangan ini terjadi karena adanya daftar pemilih ganda dan pemilih yang sudah meninggal,” ungkapnya Pangemanan.

Lanjut Dia mengatakan, jumlah itu bisa bertambah menjelang pemilihan. Pihaknya tetap akan mengakomodir pemilih yang memiliki identitas tetapi belum termasuk DPT.

“Makanya kami terus berkoordinasi dengan pemerintah yang sudah berjanji dinas terkait akan menggenjot perekaman e-KTP agar semua warga yang berhak bisa terakomodir,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Bawaslu Minsel Franny Sengkey berharap, Disdukcapil segera mengakomodir dua ribuan warga yang sudah masuk DPT tetapi belum memiliki e-KTP. Agar berbagai kemungkinan kecurangan bisa dihindari. Menurut dia, sejauh ini progres sudah baik.

“Dari sebelumnya ada 20 ribu yang belum memiliki KTP kemudian jadi tujuh ribu, sekarang turun hanya dua ribu. Kami tetap berharap sebelum pemilihan mereka sudah bisa ada KTP,” tandasnya.(dav)

Pindah ke PDIP, Lelengboto, Ombeng dan Liwe Didaftar ke KPU Minsel

PDIP
Foto : Frangky Lelengboto, Welly Liwe dan Johnly Ombeng

manadoterkini.com, AMURANG – Wakil Ketua DPRD Minsel dari Partai Gerindera Frangky Lelengboto ST dipastikan akan maju sebagai bakal calon lagislatif (Bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilu 2019 mendatang.

Terbukti dengan didaftarkanya Frato julukan Lelengboto oleh partai berlambang banteng di KPUD Minsel. Manariknya, jejak Frato diikuti Welly Liwe rekan satu fraksi di DPRD Minsel saat ini.

Bahkan salah satu kader terbaik Partai Demokrat yakni Johnly Ombeng telah didaftarkan sebagai bakal calon legislative dari PDIP pada Pemilu Legislatif 2019 di KPUD Minsel.

“Pendaftaran bacaleg 2019 sudah dilakukan. Seluruh bakal calon dari lima dapil sudah terisi dan kita sudah serahkan ke KPUD,” ungkap Ketua DPC PDI-P Minsel Steven Lumowa kepada sejumlah wartawan.

Bersamaan dengan berkas itu, bacaleg dari PDI-P yang seluruhnya sebanyak 30 orang, baru menyertakan lima berkas, yaitu Form B1, B2, B3, AD/ART Parpol, dan SK Parpol.

Sementara terkait kader barunya itu, pihaknya tidak menapik bahwa mereka belum mengajukan surat pernyataan pengunduran diri dari partai sebelumnya. Namun ditegaskannya, hal tersebut pasti akan dilakukan dan masih dalam proses.

“Perkiraan kita, jelang daftar calon tetap (DCT) nanti dan ketiganya sudah tidak menjabat sebagai anggota DPRD Minsel,” tegasnya.(dav)

KPUD Minsel Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPS Pemilu 2019

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) 2019 di Hotel Sutan Raja Amurang Minggu (17/06/2018).

Acara tersebut dimulai pukul 14.00 WITA, dihadiri oleh Bupati DR (HC) Christiany Eugenia Paruntu SE, yang diwakili Kaban Kesbangpol Minsel Drs Benny Lumingkewas, Forkopimd dan seluruh PPK serta pengurus partai politik (Parpol) Kabupaten Minsel.

Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa bersama.

Ketua KPU Minsel DR Fanley Pangemanan MSi menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh penyelenggara dari tingkat desa sampai kecamatan atas kerja keras mereka dalam melakukan pendataan yang semaksimal mungkin.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada rekan-rekan penyenggara atas kerja kerasnya dalam melakukan pendataan daftar pemilih sementara 2019 hingga nanti bisa ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” kata Pangemanan.

Sementara ketua Panwaslu Minsel Eva Keintjem mengatakan, dengan dilaksanakannya kegiatan ini selain ingin masukan dari Parpol juga demi terselenggaranya pemilu 2019 dengan baik tanpa ada persoalan dan menyampaikan beberapa kesanya terhadap KPUD Minsel.

“Kita berharap melalui rapat pleno terbuka ini ada masukan dari pimpinan partai politik dan petugas penyelenggaraan pemilu 2019 kedepan,” ujarnya.

Dengan begitu kata dia, pada pemilu 2019 bisa berjalan sukses tanpa ada kendala apapun.

Mewakili pengurus parpol Revly Kewo menyampaikan dengan dilaksanakannya rapat tersebut semoga pihak penyelenggara dapat membagikan hasil DPS tersebut.

“Kami berharap supaya data daftar pemilih sementara itu dapat dibagikan supaya menjadi bahan kepada kami kedepan,” ujarnya.

Mewakili Bupati, Kaban Kesbangpol Minsel Drs Benny Lumingkewas, dalam sambutannya menyampaikan, dengan dilaksanakannya rapat pleno ini PPK Kecamatan bisa bekerja dengan baik hingga data terakhir pada penetapan pemilu 2019.

“Melalui rapat pleno ini saya sangat antusias atas kerja keras PPK Kecamatan bisa bekerja dengan baik sehingga nanti bisa mendapatkan daftar pemilih tetap,” tuturnya.

Pada acara tersebut Ketua KPUD Minsel juga menghimbau agar setiap pemilih bisa dapat menggunakan hak pilihnya.

“Setiap pemilih kita jaga hak konstitusinya, untuk itu saya minta agar KPPS disetiap desa untuk mengundang masyarakat kita agar datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya melalui PPK,” imbaunya.

Total keseluruhan Desa dan Kelurahan di Minsel 167 Desa dan 10 Kelurahan ada 721 TPS dari 17 Kecamatan. Dengan total pemilih non KTP-el berjumlah 20.785. sedangkan pemilih sesuai format A.1.1 KPU tentang rekapitulasi DPS untuk pemilu 2019 berjumlah 172.371 pemilih.

Seusai pembacaan DPS tersebut dilanjutkan dengan penanda tanganan hasil akhir.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG-Tahapan pendaftaran partai politik (Parpol) di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sudah dibuka pada Selasa (3/10) lalu. Hanya saja hingga Kamis (6/10) tadi malam, belum ada satupun parpol yang mendaftar.

Ketua KPUD Minsel DR Fanley Pangemanan mengatakan pendaftaran akan dibuka sampai 16 Oktober 2017 mendatang. Dia menegaskan, semua parpol diwajibkan mendaftar dengan menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan untuk menjadi peserta pemilu.

“Ini sudah diatur dalam undang-undang dan Peraturan KPU. Pemasukan berkas administrasi ditangani KPU kabupaten/kota,” ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya tetap akan menunggu pendaftaran peserta pemilu. “Biasanya nanti pertengahan pendaftaran baru peserta pemilu partai politik datang untuk mendaftar,” ungkapnya sambil menambahkan peserta yang mendaftar harus sesuai aturan. Karena ada beberapa hal baru yang diterapkan KPU misalnya sistem informasi partai politik (Sipol).

“Bila data yang diinput belum lengkap peserta pemilu tidak bisa diloloskan,” ungkapnya, sembari menambahkan untuk parpol yang akan diverifikasi, KPU akan turun langsung mengecek apakah sudah sesuai persyaratan, seperti kantor dari partai yang akan diverifikasi.(dav)

Evaluasi Pemilu, KPU Minsel Gelar FGD

Minsel
Ketua KPU Minsel DR Fanley Pangemanan MSi

manadoterkini.com, AMURANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Senin (2/10) menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Agendanya berupa evaluasi bersama dengan Pemkab Minsel serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), terkait pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) yang sudah beberapa kali diselenggarakan.

Ketua KPUD Minsel DR Fanley Pangemanan MSi mengatakan, FGD merupakan bagian dari tugas KPUD agar pelaksanaan pemilu berikutnya lebih berkualitas. Bersama dengan Pemda dan Forkopimda Minsel, kendala-kendala yang ada saat Pileg, Pilpres maupun Pilkada bisa didiskusikan dan dicarikan solusi. Sehingga kedepannya, pelaksanaan bisa semakin sukses.

“Ini kita lakukan untuk mengeksplorasi persoalan, masalah atau masukan dalam penyelenggaraan pemilu yang sudah dilakukan di Kabupaten Minsel. Dari diskusi dan evaluasi bersama ini, diharapkan bisa memberikan masukan dan solusi kedepannya nanti,’” ujar Pangemanan.

Ditambahkannya, hasil dari pelaksanaan FGD ini sendiri nantinya akan di teruskan atau dilaporkan ke KPU Pusat melalui KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Guna menjadi salah satu bahan kajian dan evaluasi KPU secara umum untuk menghadapi pemilu periode berikutnya. Sehingga bisa dilakukan perbaikan dan langkah antisipasi dari berbagai persoalan yang muncul saat pemilu.

“Termasuk persoalan data kependudukan yang kaitannya dengan jumlah pemilih. Termasuk juga soal anggaran pemerintah pusat, daerah maupun dari searing sendiri dari KPU Pusat maupun KPU provinsi. Karena ini juga menjadi salah satu faktor penunjang suksesnya pelaksanaan pesta rakyat setiap lima tahun sekali,” tandasnya.

Acara yang dibuka Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSI ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Partai politik, Panwas, Kesbangpol, Camat, Lurah, dan sejumlah nama sumber dari perguruan tinggi, serta para undangan lainnya.(dav)