Mulai Dikerjakan, Tanggul Penahan Ombak di Desa Matani Dianggarkan Rp 13 Miliar

Pemeca ombak

Tanggul penahan ombak ini yang juga dibangun Pemkab Minsel di Desa Ongkaw, Kecamatan Sinonsayang

manadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyeriusi dampak-dampak bencana yang dapat terjadi di wilayah Minsel. Salah satunya yaitu dampak gelombang pasang laut.

Guna untuk mencegah hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minsel menggenjot proyek pembangunan penahan ombak yang berlokasi di pesisir pantai Desa Matani Kecamatan Tumpaan.

Menurut Kaban BPBD Minsel Rudy Tumiwa ST, pembangunan penahan ombak tersebut merupakan program prioritas BPBD yang telah dimulai.

“Proyek pembangunan penahan ombak ini sudah dimulai dan fisiknya sampai Bulan Juni ini sudah sekira 30 persen rangkum. Ini ditargetkan selesai 100 persen pada Bulan November nanti,” ujarnya.

Dia mengatakan kalau Volume pembangunan penahan ombak tersebut, yaitu sepanjang 625 meter. Itu diharapkannya dapat berguna bagi masyarakat desa yang tinggal di areal pesisir pantai yang sering terkena gelombang pasang.

“Melihat ketika musim hujan dan angin setiap tahunnya wilayah tersebut sering terkena gelombang pasang. Jadi kami harapkan pembangunan penahan ombak yang volumenya kami targetkan 625 meter dengan anggaran kurang lebih Rp13 miliar itu dapat membantu warga terhindar dari bencana gelombang pasang,” tandkasnya.(dav)

desa Matani Pemkab minsel Tanggul Penahan Ombak

Posting Terkait

Tinggalkan pesan