Tangkal Penyebaran Covid-19, Pemkab Minsel Lockdown Desa Raanan Lama

Minselmanadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) melalui Pemerintah Kecamatan Motoling saat ini telah memberlakukan local lockdown terhitung mulai 8 Juni hingga 22 Juni 2020.

Penutupan akses keluar masuk yang bersifat lokal di Desa Raanan Lama Kecamatan Motoling ini diberlakukan pemerintah setempat untuk mencegah penyebaran virus corona covid-19.

Mengutip data penyebaran corona covid-19, berbagai daerah di Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Desa Raanan Lama adanya warga terkonfirmasi positif penyakit ini. Berdasarkan update dari tim gugus tugas covid-19 Minsel per tanggal 7 Juni 2020, kasus positif corona sudah mencapai 7 kasus, pasien pasien diantaranya sudah meninggal.

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE melalui Jubir Gugus Tugas Covid-19 Minsel Royke Mandey SH menyatakan, untuk Minsel warga yang banyak terkonfirmasi Covid-19 ada di Desa Raanan Lama Kecamatan Motoling yakni 7 Kasus satu diantaranya sudah meninggal,  sehingga Pemda melakukan Local lockdown di Desa Raanan Lama.

“Diharapkan bisa membatasi akses masuk di Desa Raanan Lama Kita tutup dulu selama 14 hari kedepan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Motoling Sonny Umboh, Dia mengaku kalau saat ini pihaknya sudah memberikan himbauan kepada masyarakat yang ada di Desa Raanan Lama agar mengisolasi diri selama 14 hari.

“Kita dari Pemerintah kecamatan sudah mengimbau agar jangan ada dulu masyarakat yang keluar maupun masuk di Desa Raanan Lama, ini dilakukan demi keselamatan warga Desa Raanan Lama,” ungkapnya.(dav)

Bupati Minsel Terima Kunjungan Kepala Balit Palma Kantor Kementerian Pertanian Sulut

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Perhatian pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terhadap masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup petani kelapa.

Pada Kamis (4/6/2020), Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Minsel Frangky Pasla SE MSi menerima kunjungan dari Kepala kantor Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), Badan Litbang Pertanian Kantor Wilayah Kementerian Pertanian Sulut Dr. Ir. Ismail Maskromo MSi.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan rencana pengembangan dan perluasan areal kelapa di Kabupaten Minsel. Selain itu diutarakan kendala yang dihadapi petani kelapa berupa produksi buah kelapa yang sangat sedikit sehingga petani sudah tidak lagi mengurus kebun kelapanya.

MinselHanya saja Salah satu solusi yang disampaikan oleh kepala Balit Palma menggunakan benih varietas unggul yang bersertifikat seperti kelapa Dalam, Kelapa Genjah atau kelapa Hibrida Indonesia. Disamping itu pola budidaya kelapa harus diperhatikan dimulai dari pembuatan lubang tanam sampai pada pemeliharaan. Penanaman kelapa dengan jarak tanam 6 m x 16 m sehingga memungkinkan untuk penanaman tanaman sela di antara kelapa seperti tanaman jagung, cabe dan lain sebagainya, pengelolaan pasca panen kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi sehingga dapat menambah nilai tambah ekonomi petani selain dijual dalam bentuk kelapa butiran.
Ke depanl Bupati sangat mengharapkan ada kerjasama dan pendampingan dari Balit Palma Bersama dengan Pemkab Minsel untuk mensukseskan program kerja yang telah ditetapkan.
Dihadapan Kepala Balit Palma, Bupati juga membahas berbagai hal khususnya bidang pertanian dimana Bupati senantiasa memiliki pemikiran dan ide kreatif yang dikolaborasikan dengan teknologi terbaru dunia pertanian. Bupati terdorong untuk mengembangkan dunia pertanian Minsel dengan ide pengembangan pertanian plus lokasi wisata tani dengan berbagai tanaman unggulan disamping tanaman-tanaman eksotik ada juga kelapa pandan wangi dan kopyor. Bupatin selanjutnya langsung mengajak kepala balai melakukan peninjauan ke Lokasi lahan pertanian guna melihat keadaan dilapangan.(dav)

Peduli dampak Covid-19, Pemkab Minsel terima bantuan beras dari BSG Cabang Amurang

Pemkab Minselmanadoterkini.com, AMURANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE menerima bantuan sebanyak 102 karung beras dari Bank SulutGo (BSG) Cabang Amurang Kabupaten Minsel pada  Selasa (2/6/2020) tadi malam.

Bantuan itu diserahkan Kacab Bank SulutGo Cabang Amurang di rumah dinas bupati Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur.

Bupati yang didampingi Kabag Humas Ysis Mangindaan SSTP menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Bank pemilik moto “Torang Pe Bank” itu atas kepedulian di tengah wabah virus corona.

Bantuan sebanyak itu diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19 tersebar di 17 kecamatan se- Minsel.

“Semoga bantuan Bank SulutGo Cabang Amurang dapat meringankan kesulitan ekonomi masyarakat ditengah pandemi virus corona,” sambut Bupati dengan senang hati.

Selanjutnya, Bupati Dua Periode ini meminta para camat berkoordinasi pemerintah desa dalam hal pembagian bantuan tersebut.

Sehingga penyalurannya tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat bawah terdampak pandemi Covid-19.(dav)

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Langkah antisipatif Dinas Perhubungan (Dishub) dalam memantau ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas yang berada di pusat Kota Amurang yakni di seputaran Pasar 54 Amurang terus ditingkatkan.

Hal tersebut terpantau saat sejumlah anggota Dishub Minahasa Selatan (Minsel) melakukan pengaturan serta penertiban terhadap jalannya kendaraan yang berada diseputar Pasar 54 Amurang pada Selasa (2/6/2020).

Seperti diketahui, terdapat beberapa titik simpul kemacetan diantaranya pertigaan pusat kota dan jalan masuk pasar 54 Amurang.

“Kami melakukan langkah antisipasi terhadap terjadinya kemacetan di titik tertentu. Untuk itu kami menurunkan beberapa anggota guna standby mengatur arus lalin di lokasi yang dimaksud,” ujar Kepala Dishub Minsel Vera Lasut melalui Sekretaris Dishub Minsel Drs Ferry Lengkong kepada manadoterkini.com saat melakukan pemantauan lalin di seputaran pusat pertokoan dan pasar 54 Amurang.

Adanya petugas Dishub yang siaga di lokasi ini, terbukti kemacetan dapat diurai sehingga tidak menimbulkan penumpukan atau kemcetan kendaraan bermotor.

“Penempatan petugas di beberapa lokasi yang selama ini dikenal menjadi titik simpul kemacetan, diharapkan menimbulkan suasana baru dilokasi tersebut, sehingga rawan macet dapat ditekan hingga titik terendah,” pungkas mantan Kabag Humas Pemkab Minsel ini.(dav)

Cegah Covid-19, Bupati Minsel Pantau Pasar 54 Amurang

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE yang didampingi Dirut CWE Joutje Tuerah, Kasatpol PP Henri Palit, dan Kepala Dinas Perhubungan Vera Lasut, Kabag Humas dan Protokol Ysis Mangindaan SSTP, serta sejumlah pejabat lainnya, Selasa (2/6/2020) memantau langsung ketersediaan bahan pangan di Pasar 54 Amurang.

Selain memantau ketersediaan bahan pangan bupati dan rombongan juga memberi edukasi kepada pedagang terkait pandemi Covid-19 serta meminta mereka saat berjualan tetap menggunakan masker.

Bupati mengatakan, stok bahan pangan di Pasar  cukup tersedia. “Setelah dipantau tadi stok cukup tersedia, hanya saja bahan pangan seperti bawang merah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan,” ucapnya.

Untuk bahan pangan lain, lanjutnya, seperti, daging ayam potong dan ikan juga naik namun tidak terlalu signifikan. “Memang ada kenaikan, tapi tidak signifikan,” tandasnya.

Untuk itu, ia meminta kepada para pedagang yang menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan dari pembeli.

“Mudah- mudahan harga tetap stabil dan stok bahan pangan kita dapat mencukupi kebutuhan masyarakat,” harapnya.(dav)

Wacana Penerapan “New Normal” Pemkab Minsel Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat untuk menerapkan kebijakan new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Meski begitu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE mengatakan beberapa persiapan sudah mulai dilakukan.

Pemkab sementara melakukan persiapan di antaranya pembagian masker secara menyeluruh, pemetaan rapid test dari jumlah penduduk, serta melokalisasi persoalan di masing-masing wilayah.

”Jika masyarakat sudah mendapatkan masker semua, kemudian dilakukan razia simpatik secara persuasif oleh aparat penegak hukum terpadu untuk pakai masker, itu merupakan new normal,” kata Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Minsel Ysis Mangindaan SSTP.

”Kemudian bisa melakukan kegiatan seperti pola hidup cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dan rapid test secara terus-menerus di setiap desa yang ada di 17 Kecamatan yang ada di Minsel,” tuturnya.

Terkait rencana diperpanjangnya masa belajar dan bekerja di rumah bagi pelajar, mahasiswa/i dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai daerah, Bupati menerangkan, saat ini Pemkab Minsel masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Dia menjelaskan, Pemkab tidak bisa berdiri sendiri. Karena itu, kata Dia, harus sejalan dan sesuai dengan pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden RI serta Tim Gugus Tugas Nasional.

”Bagaimana kebijakan Presiden melalui kementerian/lembaga terkait yang akan berlaku secara nasional, baik itu libur ASN, anak sekolah, sistem penerimaan siswa baru dan memulai tahun ajaran baru, tidak mungkin kita Pemkab bergerak lebih dulu,” tandas.(dav)

Terkait Adanya Satu Warga Positif Covid-19, Bupati Minsel Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Jangan Panik

minsel
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Minsel Bupati Christiany Eugenia Paruntu

manadoterkini.com, AMURANG – Perihal adanya satu pasien yang positif corona yang ada di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Ketua Gugus Tugas Covid-19 Minsel yang juga Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE meminta kepada seluruh masyarakat Minsel untuk tidak panik, atau bahkan takut berlebihan. Melainkan tetap berpikiran positif bahwasanya Corona atau Covid-19 (Corona Virus Disease) bisa dikalahkan dengan mengikuti seluruh anjuran dari Pemerintah. Yakni senantiasa menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, makan makanan sehat dan bergizi, olahraga, minum air putih 8 gelas sehari, dan istirahat yang cukup.

Tidak hanya itu saja, Bupati juga meminta masyarakat untuk melaksanakan social and physical distancing (jaga jarak dan menghindari keramaian), memakai masker ketika berada di luar rumah serta selalu berada di rumah (stay at home) kecuali untuk keperluan yang bersifat mendesak, seperti kebutuhan pangan dan obat-obatan.

“Saya ajak seluruh masyarakat Minsel untuk tidak panic, tapi kita harus selalu waspada. Karena Corona ini virus yang tak terlihat tapi pergerakannya sangat cepat dan bisa menyebar ke mana-mana. Untuk itu, saya minta semuanya untuk tetap berada di rumah demi dapat memutus rantai penyebaran Virus Corona ini. Kita jaga pola dan gaya hidup kita dengan menjaga kebersihan dan kesehatan. Jaga jarak minimal 1 meter, hindari keramaian, dan pakai masker kemana-mana, apalagi sampai mudik atau pulang kampoung,” tegasnya.

Dalam hal pencegahan maupun penanganan Covid-19, Pemkab Minsel bersama TNI dan Polri dan stake holder penting lainnya, terus melaksanakan berbagai macam upaya. Mulai dari sosialisasi ke masyarakat, penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitiser dan masker ke masyarakat, memberlakukan work from home (bekerja dari rumah) bagi para ASN dan study at home (belajar di rumah) bagi para pelajar di Minsel, pemberlakukan kawasan Physical Distancing di sejumlah wilayah, hingga kesiapan anggaran terhadap dampak terburuk yang berpengaruh pada perekonomian daerah dan masyarakat.

Oleh karenanya, peran serta seluruh pihak, mulai dari camat, Hukum Tua (Kumtua), Lurah hingga Kepala lingkungan sangat dibutuhkan untuk sama-sama bisa membantu Pemerintah menyelamatkan masyarakat dari Virus Corona.

“Saya mengajak serta seluruh masyarakat desa dan kelurahan, ayo bersama sama sempatkan waktu untuk menyelamatkan kita semua. Bukan untuk apa apa, tapi untuk keselamatan dan masa depan penerus kita. Saya minta Lurah, Kumtua dan Camat untuk saling berkoordinasi seintens mungkin. Kalau ada pergerakan pemudik, langsung tanggap supaya bisa diantisipasi sedini mungkin, itu penting sekali,” terangnya.

Khusus untuk Pemerintah Desa, Bupati juga mengharapkan ada langkah inovatif dari para Kades untuk bisa memanfaatkan anggaran dari Dana Desa maupun Anggaran Dana Desa ke dalam kegiatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

“Ayok para Kumtua, saya ajak untuk sama-sama kita bertekad memerangi Corona ini sampai tuntas. Termasuk penggunaan ADD dan DD untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di desanya masing-masing. Pemkab Minsel bersama TNI, Polri dan tenaga medis akan terus berjuang untuk bisa membangtu masyarakat mengalahkan Corona ini,” tandasnya.(dav)

Pemkab Minsel kembali Raih WTP, Tetty : Puji Tuhan

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemeriksaan Keuangan. Prestasi ini menjadi yang keempat kali.

Raihan tersebut diberikan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilakukan BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemkab Bekasi untuk tahun anggaran 2019.

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE mengucapkan rasa syukur atas raihan itu. Menurutnya, opini WTP yang diraih merupakan kerja keras seluruh perangkat daerah.

“Puji Tuhan, segala puji syukur yang tak terhingga serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras bapak/ibu kepala perangkat daerah sehingga pada hari ini kita kembali meraih predikat WTP untuk ke empat kalinya secara berturut-turut,” kata Bupati.

Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan. “Semoga prestasi ini dapat terus kita pertahankan untuk seterusnya dan menjadi penyemangat kita untuk terus berkarya yang terbaik demi Kabupaten Minsel,” ujarnya.(dav)

Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Minsel Minim Data

minsel
Pemakaman dengan protab kesehatan oleh Tim Pol-PP dan TNI/Polri yang diposting oleh Kasat Pol-PP Minsel pada akun facebook Henri Palit

manadoterkini.com, AMURANG – Pandemi Covid 19 yang telah mewabah dilebih dari 200 negara di seluruh dunia, terus menjadi perhatian serius semua pihak. Sayangnya, gugus tugas penanganan covid-19 Pemkab Minsel masih minim data, baik itu masih status Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasa (PDP).

Pasalnya, warga Minahasa Selatan lebih khusus di bagian atas (Minsela) sedang was-was, mengingat sudah dua kejadian yang dimakamkan memakai protab kesehatan covid-19.

Jubir gugus tugas Covid-19 Pemkab Minsel Roy Mandey ketika dihubungi manadoterkini.com, terkait data kasus kedua engan untuk membeberkannya. “Cari tau jo (mencari informasi) di rumah sakit. Ngoni (kalian) minta di rumah sakit jo. Apalagi itu bukan pasien positif, PDP apa. Itu Cuma (hanya) protab,” ujar Mandey.

Ketika didesak manadoterkini.com terkait sakit yang diderita pasien, Mandey mengatakan hanya sakit orang tua. “Sudah… sakit orang tua. Nda juga tua mar (tapi) so umur no (sudah umur). Pasti kwa ada info itu. Cari tau di polres. Di polres data ada,” kata Mandey.

Dilain pihak lewat akun facebook Henri Palit yang adalah Kasat Pol-PP Pemkab Minsel mengatakan pasien tersebut berjenis kelamin perempuan umur 62 tahun, Jaga II, Desa Karimbou, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minsel. Kronologisnya masuk pada tgl 27 April 2020 di RS Kandou dengan Diagnosa CKD Pneumonia Bilateral.

“Panggilan Tugas di Liang Lahat SATPOLPP Minsel bersama TNI/POLRI, Tim Kesehatan, Camat dan Pemdes.. Puji Tuhan berjalan dengan lancar… ,” demikian postingan disertai foto-foto pemakaman berdasarkan protab kesehatan.

Diketahui juga kasus yang sama dengan pemakaman dengan protab kesehatan dilakukan tim gugus tugas gabungan TNI/Polri dan Pol-PP di Desa  Wanga Amongena, Kecamatan Motoling Timur. Kejadian seperti ini adalah yang kedua kalinya. Dimana informasi yang kedua adalah Desa Karombow.

Sementara itu, Jubir Covid-19 Steven Dandel dalam jumpa pers melalui video conference menuturkan terdapat 5 pasien 5 dari 7 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sulut meninggal dunia.

“Di Rumah Sakit Prof Kandou Manado ada 4 orang, wanita usia 52 tahun asal Manado, wanita usia 74 tahun, pria usia 46 tahun, dan wanita asal Minsel usia 62 tahun. Kami juga mendapat laporan bahwa di rumah sakit Advent pertama kalinya melaporkan kematian PDP yakni seorang pria umur 85 tahun asal Manado,” terang Dandel.(tim/aldi)

Bupati Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2021 Lewat Vicon

minselmanadoterkini.com, AMURANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minsel Tahun 2021. Kegiatan Musrenbang diikuti oleh Kepala Bappelibang Minsel Tertius Ulaan ST MT, Forkopimda, Sekdakab Denny Kaawoan SE MSi dan para pimpinan OPD Pemkab Minsel.

Bupati Minsel mengatakan, Musrenbang yang dilaksanakan ini, karena kesamaan niat untuk memajukan daerah, inilah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong dan meluangkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Ia menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini terasa berbeda dibandingkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, karena situasi bangsa dan bahkan seluruh dunia saat ini sedang dilanda wabah Covid-19 yang mengharuskan pemerintah membuat instruksi dan himbauan agar masyarakat menjaga jarak fisik atau physhical distancing dan meniadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang atau berkerumun.

“Maka dengan berpedoman pada Surat Mendagri Nomor 440/2552/SJ tanggal 23 Maret 2020 perihal Pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021 yang menunjukkan betapa pentingnya agenda kegiatan musrenbang ini harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang pelaksanaannya dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi atau interaksi online,” kata Bupati.

Disebutkannya, Tahun 2021 merupakan pelaksanaan tahun kedua perwujudan visi dan misi Pemkab Dairi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Minsel dengan visi dan Misi. Penyusunan RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2021 merupakan salah satu momen penting dalam menetapkan kebijakan dasar untuk pembangunan Tahun 2021 dan menjadi penting untuk melakukan sinergitas, sinkronisasi, introspeksi serta penetapan skala prioritas terhadap sejumlah usulan pembangunan yang telah dan akan disampaikan para stakeholders (pemangku kepentingan).

“Memperhatikan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini harus menjadi pertimbangan dan memikirkan langkah-langkah recovery yang akan dilakukan pemerintah daerah pada tahun 2021,” ucapnya.

Lanjut Dial, dengan berpedoman pada RPJMD Minsel maka Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Dairi Tahun 2021 adalah Pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing melalui prioritas pembangunan dengan sasaran :

(1) Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, (2) Meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, (3) Meningkatnya cakupan keluarga berencana, (4) Menurunnya tingkat kemiskinan dan (5) Menurunnya tingkat pengangguran sehingga dapat mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di lingkungan Pemerintah Daerah.

“Perencanaan pembangunan yang kita rancang diharapkan tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan saat ini, namun juga mampu mengantisipasi permasalahan di masa mendatang. Untuk itu dibutuhkan kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan pembangunan yang ada di sekitar kita. Komitmen tinggi untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan tersebut juga harus sejalan dengan penanganan yang komprehensif dan inovatif, perlunya penerapan prinsip berkelanjutan serta penanganan yang terintegrasi dan tidak parsial,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan mengacu pada sistem perencanaan pembangunan nasional, maka penyusunan RKPD Minsel Tahun 2021 diharuskan merujuk pada dokumen–dokumen perencanaan baik di tingkat nasional maupun tingkat provinsi. Terutama dilihat dari keterkaitan prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan Tahun 2021. Dimana arah kebijakan pembangunan Kabupaten Dairi Tahun 2021 selaras dengan salah satu agenda pembangunan nasional.

“Output dari pelaksanaan musrenbang ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Hal ini tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) hingga penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Minsel Tahun Anggaran 2021. Diharapkan dalam penyusunannya benar-benar sesuai kebutuhan daerah dan keinginan masyarakat,” terangnya.

Sementara,Kepala Bappelibang Minsel Tertius Ulaan ST MT menyampikan akan memperhatikan arahan Bupati dalam melaksanakan dan mengkoordinasikan Musrenbang RKPD Kabupaten diantaranya Penyelaraasan program kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi termasuk mengklarifikasi program kegiatan kewenangan daerah kabupaten dengan program kegiatan usulan desa hasil Musrenbang kecamatan.

Dia menyampaikan, dari permasalahan pembangunan yang dihadapi, yakni aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanaan umum dan aspek daya saing daerah akan diarahkan sasaran yang lebih tepat untuk pembangunan Minsel tahun 2021, antara lain meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat, meningkatnya kualitas pendidikan masyarakat, meningkatnya cakupan keluarga berencana, menurunkan tingkat kemiskinan, menurunkan tingkat pengangguran.

“Target pembangunan di Minsel tahun 2021 adalah indeks pembangunan manusia (IPM) 70,6 persen, pertumbuhan ekonami 5, 05 persen dan tingkat pengangguran 1,34 persen,” katanya.(dav)