Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene Gelar Sosialisasi Germas di Minsel

Minselmanadoterkini.com, AMURANG-Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR – RI) dan Pemerintahs aat ini terus gencar mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Ketua Komisi IX DPR-RI Felly E Runtuwene SE dan Kementerian Kesehatan RI bersama masyarakat , ajak untuk pola hidup sehat, acara yang di gelar Restoran Centuri Amurang Kelurahan Buyungon pada Kamis (12/3/2020).

Ketua Komisi IX DPR-RI Felly E Runtuwene SE mengatakan, sosialisasi GERMAS ini memangharus terus digencarkan sebagai upaya pencegahan terhadap masalah kesehatan.

“Terutama masyarakat harus banyak makan sayuran, buah buahan, tidak merokok dan minum beralkohol,” kata Runtuwene.

Politisi Partai Nasdem ini juga menyampaikan bahwa, kehadirannya dalam acara Sosialisasi Germas di Minsel, untuk memastikan bahwa, negara benar-benar hadir ditengah tengah masyarakat.

Dia juga mengatakan, sesuai kewenangan yang dimilikinya sebagai anggota legislatif, pihaknya ingin memastikan apakah sosialisasi Instruksi Presiden dan Peraturan Menteri Kesehatan terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) ini benar-benar berjalan di tengah masyarakat.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai perwujudan dalam melaksanakan amanah warga Minsel yang merupakan daerah pemilihan saya yang sebelumnya telah memilih dirinya menjadi wakil rakyat di parlemen,” ungkapnya.

Dalam menyukseskan Germas, pikirnya, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja.
“Peran kementerian dan lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat,” ujar mantan anggota DPRD Sulut in.

Dalam sosialisasiitu juga, Runtuwene menekankan pentingnya mengimplementasikan Germas. Di antaranya memeriksakan kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan tidak menggunakan jamban. Yang terpenting pola makanan dan makan buah buahan harus diperhatikan serta melakukan aktivitas fisik selama 30 menit.

“Harus memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi penyakit dini, pola makan dan aktivitas fisik selama 30 menit,” pungkasnya.(dav)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan