APBD-P Minsel Tahun 2016 Disahkan

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Rapat paripurna DPRD Minahasa Selatan (Minsel), dalam rangka pengambilan keputusan DPRD dan pendapat akhir Bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD tahun 2016, pada intinya menyetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

minselParipurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE, didampingi Wakil Ketua Rommy Pondaag SH MH, Kamis (22/9) ini.

minselHadir dalam rapat tersebut Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi, Forkompimda, para Asisten, para anggota DPRD dan Kepala-kepala SKPD dan para Camat yang ada di Minsel.

minselSekertaris DPRD Minsel Lucky Tampi SH menyebutkan dengan disahkan APBD-P ini pihaknya berharap pemerintah daerah dapat mewujudkan visi dan misi dengan lebih baik lagi.

“Sebagaimana mewujudkan pendidikan gratis, peningkatan pembangunan infrastruktur dan lain-lain,” kata Tampi.

minselSementara itu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dalam sambutannya memgapresiasi pihak Banggar DPRD dan Pemkab Minsel (TAPD) dengan disahkannya APBD-P, hal ini menandakan antara pihak eksekutif dan legislatif saling bersenergi untuk membangun daerah.

minsel“Mudah-mudahan dengan disepakatinya APBD-P menjadi Perda, kita dapat mencapai program yang diharapkan selama ini,” pungkas bupati.

Dia pun berharap agar APBD-P yang sudah disahkan ini dapat direalisasikan sesuai peruntukkannya dan tidak menunda-nunda kegiatan yang ada.(dav/adv)

Infrastruktur Masih Dominan di APBD-P Mitra 2016

mitramanadoterkini.com, AIRMADIDI-Pembangunan infrastruktur masih menjadi perioritas pemerintah pada sisa tahun 2016.

Pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sudah mulai digunakan pada Jumat, (9/9/2016), belanja modal masih mendominasi penggunaan dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

“Infrastruktur masih menjadi prioritas pada perubahan anggaran ini pada belanja modal ketambahan lebih dari Rp92 miliar,” kata Kepala BKP-BMD Mecky Tumimomor.

Selain itu untuk belanja barang dan jasa juga mengalami penambahan lebih dari Rp20 miliar, belanja hibah juga mengalami ketambahan Rp3,1 miliar.

“Secara keseluruhan untuk belanja ada penambahan lebih dari Rp110 miliar, sehingga total belanja setelah perubahan Rp879 miliar,” ungkap Mecky.

Sementara itu untuk pendapatan menurut Mecky secara keseluruhan mengalami penambahan Rp.31,6 miliar sehingga total pendapatan mencapai Rp797,6 miliar.
“Itu juga akan ditambah dengan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp79,1 miliar,” katanya.(Jay)