Dipadati Ribuan Warga, Cap Go Meh di Manado berlangsung meriah

cap go meh
Walikota GS Vicky Lumentut membuka secara resmi Perayaan Cap Go Meh di Kota Manado tahun 2020

manadoterkini.com, MANADO – Sudah menjadi tradisi setiap tahun perayaan Cap Go Meh di Kota Manado selalu menjadi perhatian warga. Terbukti puncak perayaan Cap Go Meh tahun 2020 atau Guan Siau 2571, Sabtu (08/02/2020) sore tadi, ribuan warga tumpah ruah memadati kompleks pecinan depan Klenteng Ban Hing Kiong, Manado.

Perayaan Cap Go Meh ini merupakan tradisi bagi warga Tionghoa sekaligus upacara ritual bagi umat Tridarma, setelah 14 hari dari perayaan Tahun Imlek.

manado
Walikota GSVL dikerumuni warga dalam perayaan Cap Go Meh di Ktoa Manado

Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, mengapresiasi akan kolaborasi antara Pemkot Manado dengan FKUB maupun BKSAUA yang telah berkolaborasi semakin memperkuat kerukunan di Kota Manado.

“Kota Manado ini rumah besar keberagaman, suku, agama, ras dan budaya. Makanya, saya atas nama Pemkot Manado mengucapkan selamat Tahun Baru China, dan selamat kita merayakan Cap Go Meh disaat ini, dimana ritual keagamaan umat tridharma,” ujar Walikota GS Vicky Lumentut.

manado
Walikota GSVL melambaikan tangan kepada warga yang memadati pacinan

Dalam perayaan keagamaan tersebut, dijuga ditampilkan pawai non ritual, diantaranya tarian kebesaran, paskibraka Kota Manado, marchin band Satpol PP Kota Manado, Musik Bambu, BKSAUA, FKUB/Duta Harmoni, Masamper mobil hias, dan atraksi lainnya dari siswa SD dan SMP di Kota Manado.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Manado, Mor D. Bastiaan, SE, Kadis Pariwisata Provinsi Sulut, mewakili Gubernur Sulut, Forkopimda Kota Manado, Kadis Pariwisata Kota Manado, Dra. Lenda Pelealu, M.Si, serta para pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemerintahan Kota Manado.(aldi)

Cap Go Meh Spektakuler, Walikota GSVL Titipkan Manado Semakin Maju dan Tetap Rukun

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut turut bersama tokoh agama dalam arak-arakan dalam perayaan Cap Go Meh

manadoterkini.com, MANADO – Dalam perayaan keagamaan tersebut, dijuga ditampilkan pawai non ritual, diantaranya tarian kebesaran, paskibraka Kota Manado, marchin band Satpol PP Kota Manado, Musik Bambu, BKSAUA, FKUB/Duta Harmoni, Masamper mobil hias, dan atraksi lainnya dari siswa SD dan SMP di Kota Manado.

Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dalam sambutannya menyampaikan selamat Tahun Baru China, dan selamat kita merayakan Cap Go Meh disaat ini, dimana ritual keagamaan umat Budha di Kota Manado yang dirangkaikan dengan kegiatan Pemerintah Kota Manado, semakin memperkuat kerukunan yang ada di Kota Manado ini, yang kita kenal dengan Rumah Besar dari keberagaman, suku, agama, ras dan budaya.

”Saya Titipkan, Manado semakin maju, Manado semakin baik dan Manado tetap rukun, selamat menyaksikan perayaan Cap Go Meh, rakyatku Kota Manado dan Sekitarnya, juga selamat datang para turis mancanegara untuk menyaksikan atraksi budaya ini,” ujar Walikota.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Mor D. Bastiaan, Kadis Pariwisata Provinsi Sulut, mewakili Gubernur Sulut, Forkopimda, Kadis Pariwisata Dra. Lenda Pelealu, M.Si, serta para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintahan Kota Manado. (*/aldi)

manado
Atraksi salah satu Tangsin pada perayaan Cap Go Meh tahun 2019 lalu

manadoterkini.com, MANADO – Arak-arakan tangsin akan memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Kota Manado, Sabtu (08/2/2020) besok. Bahkan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dipastikan hadir dan turun dalam arak-arakan para tangsin di depan Klenteng Ban Hin Khiong.

Perayaan Cap Go Meh oleh Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata masuk dalam calender of event Kota Manado, sebagai aset seni dan budaya di Kota Manado dalam bidang pariwisata yang setiap perayaannya banyak ditunggu dan diminati oleh wisatawan manca negara dan lokal.

Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Jumat (07/02) mengajak masyarakat untuk mengsukseskan perayaan Cap Go Meh, besok hari yang dipusatkan di depan Klenteng Ban Hin Kiong. ini merupakan perwujudan kita dalam kehidupan yang toleran. Masyarakat berbagai, suku, agama, ras dan budaya terus menjaga kerukunan yang telah ada sejak dulu kala di tanah Wenang ini.

Ditambahkan Walikota, kerukunan yang ada di Kota Manado ini tak lepas juga dari peran saudara-saudara kita umat Budha di Kota Manado. Umat Budha melalui Walubi berkomitmen untuk terus merawat kerukunan yang hidup dan terpelihara dengan baik ditengah keberagaman di Kota Manado sebagai Rumah Besar Kita bersama.

“Ayo rakyatku, warga Kota Manado, kita dukung, dan sukseskan perayaan Cap Go Meh pada besok hari, yang masuk dalam kalender event pariwisata di Kota Manado, sukses perayaan Cap Go Meh ini, juga merupakan sukses kita semua menuju Manado Fiesta 2020 yang masuk dalam 100 calender of event wonderful Indonesia 2020.” ucap Walikota.

Diketahui, dalam perayaan Cap Go Meh tahun 2020 ini, akan diikuti oleh Enam dari Sepuluh Klenteng, yang ada di Kota Manado. (*/aldi)

Road to Manado Fiesta 2020, Cap Go Meh digelar 8 Februari

manadomanadoterkini.com, MANADO – Festival Cap Go Meh dipastikan akan digelar 8 Februari nanti. Demikian dikatakan Ketua Walubi (Wali Umat Budha Indonesia), Sufandi Siwi selaku ketua panitia saat rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan Festival Tulude dan Cap Go Meh dipimpin Kadis Pariwisata, Lenda Pelealu.

Dalam rakor berlangsung di Room Meeting Pemkot Manado, Rabu (29/1/2020) terungkap, hanya 6 Tang Sin yang keluar dari 10 klenteng yang ada di Manado.

“Dipastikan sampai saat ini, enam barisan yang akan ikut Cap Go Meh. Empat klenteng tidak bisa ikut, termasuk Klenteng Ban Hin Kiong. Dari sepuluh klenteng di Manado, hanya enam,” jelas Ko Fang, sapaan Sufandi dalam rakor yang ikut dihadiri beberapa OPD terkait.(*/aldi)

Road to Manado Fiesta 2020, Dispar Genjot Cap Go Meh dan Tulude

manadomanadoterkini.com, MANADO – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado kembali memantapkan dua iven Road to Manado Fiesta 2020. Adalah Festival Tulude dan Festival Cap Go Meh.

Iven akbar Manado Fiesta sendiri yang tahun ini masuk dalam kelender Kementerian Pariwisata RI setelah tiga tahun sejak 2017 digagas Pemkot Manado, akan dilaksanakan sekitar Juli 2020.

“Ada beberapa iven local yang masuk dalam kalender iven pemerintah kota Manado untuk Road to Manado Fiesta. Antara lain Festival Tulude dan Cap Go Meh,” kata Kadispar Manado, Lenda Palealu.

Lenda sendiri memimpin rapat koordinasi (Rakor) Festival Tulude dan Cap Go Meh di Room Meeting Pemkot Manado, Rabu (29/1/20110) dihadiri IKISST (Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe, Sitaro dan Talaud) selaku panitia Festival Tulude, Ketua Walubi (Wali Umat Budha Indonesia), Sufandi selaku ketua panitia Cap Go Meh.

“Selain IKISST dan Walubi, juga hadir beberapa OPD terkait hingga para Camat untuk mensinergikan acara kedua festival tersebut,” kata Lenda.

Intinya dalam rakor tersebut menurut mantan Kadispora Manado ini, pembagian tugas antara panitia Festival Tuluda dan Cap Go Meh dan pihak Pemkot Manado.

“Karena Tulude dan Cap Go Meh bagian dari rangkaian iven Road to Manado Fiesta yang dilaksanakan setiap tahun, jadi pemerintah kota siap membantu mensukseskan kedua festival tersebut,” ujar Lenda. (*/aldi)

Cap Goh Meh di Manado Spektakuler

Cap Go Meh Kalender Iven Pariwisata, GSVL : Manado Rumah Kita Bersama

Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengaprasi suksesnya pelaksanaan perayaan Cap Go Meh atau Goan Siau Imlek 2570 Kota Manado, Selasa (19/2/2019), begitu meriah dan spektakuler.

Cap Go Meh

Walikota GSVL menuturkan perayaan Cap Go Meh tahun 2019 ini, yang merupakan salah satu terbesar. Karena melibatkan 10 Klenteng di Kota Manado, plus masuk dalam Kalender Iven Pariwisata Kota Manado.

Cap Go Meh
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut membuka iven pariwisata Cap Go Meh tahun 2019

“Untuk itu mari kita dukung bersama guna kemajuan Pariwisata di Kota Manado yang merupakan rumah besar bagi kita semua. Ini perlu kita jaga. Kita dukung bersama walaupun dari segi kuantitas saudara-saudara kita umat Tridarma tidak terlalu banyak di Kota Manado, namun kebersamaan, dukungan dan topangan dari masyarakat sangat besar dalam kehidupan antar umat beragama di Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia,” terang GSVL.(*)

 

Ribuan Masyarakat  Berbagai Golongan Padati Cap Go Meh 2019

Ribuan warga dari berbagai penjuru tanah nyiur melambai, serta turis mencanegara hadir menyaksikan proses Goan Siau Imlek 2570, berdiri di depan Klenteng Ban Hing Kiong tempat pembukaan acara maupun disepanjang jalur yang dilewati rombongan pengisi acara.

Cap Go Meh
Ribuan warga antusias menyaksikan Cap Go Meh

Dalam perayaan Cap Go Meh itu, terlihat warga memadati jalan-jalan yang dilewati para Tang Sin. Tidak hanya umat yang merayakan yang memadati jalanan tersebut, tapi warga dari berbagai golongan agama pun turut ikut menyaksikan. Bahkan ada yang mengapresiasi kesuksesan acara ini, karena merupakan pertunjukan yang sarat akan kayanya nilai budaya Tionghoa ini.(*)

 

Wali Kota Harap Perayaan Cap Go Meh Mampu Perkuat Kerukunan di Kota Manado

Cap Go Meh
Wali Kota Manado GS VIcky Lumentut saat memberikan sambutan pada pembukaan Cap Go Meh tahun 2019

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, ritual Cap Go Meh ini sudah ada dalam kalender wisata Kota Manado, masuk dalam program pemerintah kota melalui Dinas Parawisata bekerja sama dengan 13 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD).

“Jadi selain ritual bagi umat TITD di Kota Manado, (Cap Go Meh) ini juga dijadikan suguhan parawisata di Kota Manado,”kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Cap Go Meh
Wali Kota GSVL menyalami turis mancanegara yang menyaksikan prosesi Cap Go Meh di Kota Manado

Sekadar informasi, selain masyarakat lokal, perayaan Cap Go Meh ini juga dihadiri turis manacanegara dari Prancis, Jerman, New Zealand, Korea Selatan dan China.(*)

 

 

Ini rute prosesi Cap Go Meh Kota Manado 2019

Cap Go Meh
Rute prosesi Cap Go Meh 2019 di Kota Manado

Perayaan Cap Go Meh Kota Manado tahun 2019, digelar Selasa (19/2) pukul 15.30 Wita, di Klenteng Ban Hin Kiong yang berlokasi di Pasar 45 (pusat kota).

Kegiatan yang juga digelar dalam rangka menyambut Manado Fiesta 2019 itu, diikuti oleh 10 Klenteng yang ada di Kota Manado. Dimana seputaran kampong China menjadi tempat pelaksanaan Iven Pariwisata Kota Manado itu.

tang sin
Salah satu aksi Tang Sin pada Cap Go Meh tahun 2019 di Kota Manado

Untuk perayaan Cap Go Meh tahun depan, Wali Kota mengungkapkan akan dibuat lebih menarik dari tahun ini.

“Penataan jalur yang dilewati dalam prosesi Cap Go Meh kami akan siapkan agar lebih baik lagi supaya masyarakat lebih nyaman. Atraksi lain seperti karnaval budaya akan ditambahkan, utamanya yang mencerminkan nila-nilai kerukunan di Kota Manado,”kata Wali Kota Vicky Lumentut.

 

Hujan tak menyurutkan warga saksikan Cap Go Meh

Hujan tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan aksi para Tang Sin dalam prosesi Cap Go Meh Pemerintah Kota Manado tahun 2019 yang digelar di Kawasan Pecinan Manado, Selasa (19/2/2019).

Cap Go Meh
Meski hujan warga tetap antusias menyaksikan prosesi Cap Go Meh

Ribuan masyarakat dari berbagai daerah, profesi, suku dan agama, tumpah ruah berjejer rapi di Kawasan Pecinan Manado, menunggu aksi para Ence Pia, sebutan warga lokal untuk para Tang Sin, serta atraksi lain, seperti tari Kabasaran dari Minahasa, parade mobil hias dari beberapa Klenteng, musik bambu dan Sat Pol PP Manado dengan drum band-nya, serta atraksi lain.

“Dari dulu saya dan keluarga selalu datang ke Manado untuk menonton Cap Go Meh. Sangat seru melihat aksi para Ence Pia. Meski harus menyewa mobil tapi kami puas dengan perayaan Cap Go Meh tahun ini,”tutur Nando dengan dialek khas ‘orang gunung’ sambil memeluk anaknya yang masih berusia 3 tahun.

Ada juga Kheri, seorang pria yang berprofesi sebagai driver Gojek. Dia mengaku rela berhenti sejenak mencari nafkah hanya untuk melihat prosesi Cap Go Meh.

manado
Prosesi dari uma tri dharma di depan panggung utama kampung china Kota Manado

“Awalnya saya kesusahan mencari tempat parkir karena memang sangat banyak orang yang datang. Belum lagi harus berdesak-desakan untuk melihat paradenya, tapi tidak apa-apalah, ini momen satu tahun sekali dan memang yang disuguhkan sangat bagus,”ungkap Kheri, sambil pamit untuk kembali mencari nafkah.

Wali Kota GS Vicky Lumentut berterima kasih kepada masyarakat yang begitu antusias meramaikan perayaan Perayaan Cap Go Meh tahun 2019 ini. Menurutnya, ini merupakan salah bukti bahwa kebersamaan masyarakat Kota Manado tetap terjaga.

cap go meh
Bukti Kota Toleran pada perayaan Cap Go Meh tahun 2019 di Kota Manado

“Kalau kita lihat secara jumlah, penganut TITD (di Manado) relatif sedikit, tetapi karena kebersamaan ini terpelihara, meski penganutnya hanya sedikit tapi bisa kita lihat sendiri masyarakat yang hadir tumpah ruah untuk menyaksikan prosesi ini. Ini menggambarkan bahwa kota yang kita sebut sebagai kota rukun, kota toleransi, masih terpelihara. Dan kami berharap lewat iven ini, lebih diperkuat lagi nilai-nilai kerukunan di kota ini,”pungkas Wali Kota GS Vicky Lumentut, yang meninggalkan lokasi kegiatan dengan mengendarai sepeda.(*)

 

Festival Tahunan Cap Go Meh, Takumansang : Bukti Nyata GSVL Komitmen Bangun Sektor Pariwisata

cap go meh

Perayaan Cap Go Meh tahun 2019 menjadi terbesar saat ini. Agenda yang sudah masuk dalam kalender iven pariwisata Kota Manado ini, diikuti 10 Klenteng yang ada di Kota Manado.

Menurut Kabag Pemerintah dan Humas Kota Manado Sonny Takumansang, iven ini juga merupakan salah satu iven dalam menyambut Manado Fiesta 2019.

cap go meh

“Ini juga merupakan bukti nyata program Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan bersama Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Manado, sebagai rumah besar keberagaman, budaya, agama dan suku yang menjadi aset kekayaan daerah.”tutur Takumansang. (Liputankhusus).

Ribuan Warga Tumpah di Perayaan Cap Go Meh Manado 2018

Cap Go Meh Calender of Ivent Pemkot Manado

UPACARA Goan Siao sebagai bagian dari ritual perayaan Cap Go Meh dalam rangka Hari Raya Imlek atau Tahun Baru Cina, dilaksanakan di kawasan Klenteng Ban Hin Kiong, Kampung Cina Manado, Jumat (02/03/2018) kemarin merupakan celender of ivent Pemkot Manado setiap tahun.

manado
Ribuan warga yang memadati kapung china

Tidak heran, meski diguyur hujan rintik-rintik, namun ribuan warga Kota Manado dan sejumlah wisatawan menjadi saksi mata iven tahunan pariwisata Manado yang dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut MSi DEA serta Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw sekaligus selaku Ketua Panitia Cap Go Meh 2018.

GSVL : Perayaan Cap Go Meh Kegiatan Pariwisata Kolaborasi Pemkot Manado dan Pemprov Sulut

GSVL
Sambutan Walikota GSVL pada upacara Goan Siao di Kawasan Kampung China

Walikota Vicky Lumentut mengatakan perayaan Cap Go Meh merupakan kegiatan pariwisata kolaborasi antara Pemerintah kota (Pemkot) Manado dengan pengurus Tempat ibadah Tri Dharma (TITD) di Kota Manado.

manado
Kendaraan hias Pemkot Manado tampil pada perayaan Cap Go Meh

“Melalui terobosan yang dilakukan Gubernur Olly Dondokambey dengan mendatangkan banyak wisatawan khususnya dari Cina, sebagai pemerintah Kota Manado kami ikut mendukung dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan pariwisata salah satunya perayaan Cap Go Meh. Ini adalah kolaborasi kami dengan umat TITD di Manado,” ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut.

Walikota Vicky Lumentut Janji Bangun Tribun di Kampung Cina

manado
Kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Manado

Walikota Manado GS Vicky Lumentut berjanji akan membangun tribun bagi penonton di sekitar kawasan Kampung Cina tempat pelaksanaan Cap Go Meh.

Kampung china
Dihadapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolda Irjen Bambang Waskito, Walikota GSVL berjanji bakal membangun tribun bagi penonton prosesi Cap Go Meh di Kampung China, Manado

“Dukungan kami bagi penyelenggaraan Cap Go Meh yang menjadi agenda rutin pariwisata Manado, disepanjang jalan ini dari perempatan sampai dekat Klenteng Ban Hin Kiong ini, tahun depan kami akan bangun tribun agar masyarakat yang menyaksikan rituan ini akan merasa nyaman,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

manado
Warga Tionghoa apresiasi Walikota GSVL bakal bangun tribun bagi penonton Cap Go Meh di Kampung China, Manado

Sebagai pemimpin di kota Manado, Walikota Vicky Lumentut akan terus memberikan support bagi pelaksanaan ritual Goan Siou pada perayaan Cap Go Meh.

Gubernur Olly Apresiasi Upaya Pemkot Manado Bangun Tribun

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengapresiasi upaya Pemkot Manado yang akan membangun fasilitas tribun bagi masyarakat yang datang menyaksikan Cap Go Meh.

manado
Sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada upacara Goan Siao di Kampung Cina, Manado

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada pemerintah Kota Manado yang akan membangun tribun bagi masyarakat di tempat ini. Ini sangat baik untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam rangka mendukung pariwisata di Sulawesi Utara dan Kota Manado,” ujar Gubernur Olly.

Prosesi Tang Sin di Perayaan Cap Go Meh Tarik Perhatian Warga

manado
Atraksi Naga Api selalu tampil dalam perayaan Cap Go Meh di Manado

Sudah menjadi rutinitas setiap tahun prosesi perayaan Cap Go Meh yang melibatkan warga Manado asal Tionghoa mampu menyedot perhatian masyarakat di ibukota Provinsi Sulut ini. Sebanyak tujuh Tang Sin (orang Manado menyebutnya Ince Pia atau Tae Pe Kong) dari enam Klenteng ikut meramaikan prosesi ritual umat Tridharma itu, yakni dua Tang Sin dari Klenteng Tiong Tan Lie Goan Swee Liwas, dua Tang Sin dari Klenteng Hok Tek Cing Sin Paal Empat Manado, satu Tang Sin dari Klenteng Kwan Seng Ta Ti Manado, satu Tang Sin dari Klenteng Kwan Seng Bio Mega Mas Manado.

manado
Inilah atraksi salah satu Tang Sin pada upacara Cap Go Meh di Manado

Sedangkan, Klenteng Hian Thian Siang Te Manado rencananya dua Tang Sin, namun hanya satu Tang Sin yang tampak diatas Kio. Sementara, satu Tang Sin dari Klenteng Altar Agung, hanya berjalan bersama dua pendampingnya.(liputankhusus)

Perayaan Cap Go Meh 2018 di Manado, Dipadati Ribuan Warga

manadoterkini.com, MANADO – Meski diguyur hujan, tidak membuat ribuan warga serta para turis untuk beranjak pada upacara Goan Soau sebagai bagian dari ritual perayaan Cap Go Meh dalam rangka Hari Raya Imlek atau Tahun Baru Cina, di kawasan Klenteng Ban Hin Kiong, Kampung Cina Manado, Jumat (02/03/2018) sore.

GSVL
Sambutan Walikota GSVL pada upacara Goan Siao di Kawasan Kampung China

Iven pariwisata Kota Manado tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito, Ketua DPRD Manado Andrei Angouw selaku Ketua Panitia Cap Go Meh 2018 serta Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut MSi DEA.

Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut mengatakan perayaan Cap Go Meh merupakan kegiatan pariwisata kolaborasi antara Pemerintah kota (Pemkot) Manado dengan pengurus Tempat ibadah Tri Dharma (TITD) di Kota Manado.

manado
Inilah salah satu Tang Sin

“Melalui terobosan yang dilakukan Gubernur Olly Dondokambey dengan mendatangkan banyak wisatawan khususnya dari Cina, sebagai pemerintah Kota Manado kami ikut mendukung dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan pariwisata salah satunya perayaan Cap Go Meh. Ini adalah kolaborasi kami dengan umat TITD di Manado,” ujar Walikota pilihan rakyat Manado tersebut.

Sebanyak tujuh Tang Sin (orang Manado menyebutnya Ince Pia atau Tae Pe Kong) dari enam Klenteng ikut meramaikan prosesi ritual umat Tridharma itu, yakni dua Tang Sin dari Klenteng Tiong Tan Lie Goan Swee Liwas, dua Tang Sin dari Klenteng Hok Tek Cing Sin Paal Empat Manado, satu Tang Sin dari Klenteng Kwan Seng Ta Ti Manado, satu Tang Sin dari Klenteng Kwan Seng Bio Mega Mas Manado.

manado
Ribuan warga yang memadati kapung china

Sedangkan, Klenteng Hian Thian Siang Te Manado rencananya dua Tang Sin, namun hanya satu Tang Sin yang tampak diatas Kio. Sementara, satu Tang Sin dari Klenteng Altar Agung, hanya berjalan bersama dua pendampingnya.(*/ald)

Umat Tri Dharma Dukung Ivent Pariwisata Manado

Walubi - wawali
Wawali Mor Bastiaan berdialog dengan Walubi Sufandi Siwi di sela-sela proses Cap Go Meh

manadoterkini.com, MANADO – “Umat Tri Dharma sangat mendukung pariwisata Kota Manado”. Demikian diungkapkan Ketua Wali Umat Budha Indonesia (Walubi) Kota Manado yang juga anggota Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado Sufandi Siwi.

Pada prosesi hari suci Goan Siao tahun 2017 ini diikuti tiga klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) yakni TITD Kwan Kong jalan DI Panjaitan, TITD Hok Tek Cen Sing Paal 4, dan TITD Tiong Tan Lie Goan Soe Liwas.

“Dalam prosesi tersebut tampil lima Tang Sin (atau dikenal masyarakat Manado dengan Ince Pia). Dimana, untuk prosesi, ada barisan dari Pemkot Manado dan ada barisan ritual umat Tri Dharma,” jelas Siwi, didampingi Ketua Perhimpunan Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Kota Manado Jemmy Rumengan.

Apalagi kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda yang diprogramkan Walikota GSVL dalam Pesona Manado 2017. Selain PTITD Manado, prosesi Goan Siao juga didukung Majelis Rohaniawan Tri Dharma Indonesia (Martrisia) Kota Manado yang diketuai Indrawati Wangian.

Menariknya, dalam prosesi yang disaksikan ribuan warga Manado serta turis mancanegara dan dihadiri Kapolda Sulut dan Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Sulut, Pemkot Manado menampilkan kendaraan hias yang dinaiki Wawali Mor.

Route yang ditempuh start dan finish dipanggung utama depan Klenteng Ban Hin Kiong dengan mengitari jalan berpola kupu-kupu.(timredaksi)

Cap Go Meh Berlangsung Spektakuler, Mor : Ini Salah Satu Agenda Pariwisata Manado

Wawali Mor Bastiaan
Wawali Mor Bastiaan bersama Ketua Panitia Cap Go Meh 2017 Andrei Angouw

manadoterkini.com, MANADO – Prosesi hari suci Goan Siao yang dikenal dengan perayaan Cap Go Meh di kawasan Pecinan pusat Kota Manado, Sabtu (11/2/2017) merupakan salah satu agenda pariwisata tahun 2017 berlangsung spektakuler.

Ivent setahun sekali ini dibuka langsung oleh Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara mewakili Menteri Pariwisata.

Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan mewakili Walikota GS Vicky Lumentut, menuturkan ada hal-hal yang perlu diperhatikan kedepan dalam pelaksanaan ivent berskala nasional tersebut.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ivent pariwisata nasional yang intinya dapat mendatangkan multipleyer efek bagi perekonomian masyarakat,”ucap Wawali Mor.

Ritual keagamaan umat Tri Dharma Kota Manado itu, merupakan salah satu agenda kegiatan pariwisata Manado tahun 2017 yang dilaunching Kementerian Pariwisata Republik Indonesia 21 November 2016 lalu di Jakarta. “Agenda pariwisata Manado tahun 2017 yang dilaunching Kementerian Pariwisata Republik Indonesia salah satunya adalah perayaan Cap Go Meh ini. Sehingga, Kota Manado saat ini kedatangan banyak turis khususnya dari Tiongkok,” ujar Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, yang hadir mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.

Lanjut Mor, iven-iven pariwisata Kota Manado tidak hanya budaya tetapi prosesi keagamaan dari seluruh agama yang ada di kota ini. “Puncak dari semua kegiatan pariwisata Kota Manado yakni Manado Fantastic yang digelar 1-10 September mendatang,” tuturnya.

Dimana, ada tujuh festival yang disebut F7 akan dilaksanakan, Festival FisCo (Fish and Coral) Festival Food, Festival Flying, Festival Fun music, Festival Fair, Festival Fashion dan Festival Faith. Ketujuh festival itu akan ditutup dengan Manado Thanksgiving atau pengucapan syukur se-Kota Manado yang melibatkan seluruh agama. “Saya mengajak mari kita sukseskan pariwisata Kota Manado,” tutur Wawali Mor.

(ald)