Pimpin Rapat Persiapan FPSL 2018, Pangemanan Fokuskan Sailing Pass

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Sailing Pass akan menjadi titik fokus penyelenggaraan iven kebudayaan Kota Bitung, Festival Pesona Selat Lembeh Kota Bitung 2018. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan saat memimpin Rapat Tim Kerja FPSL 2K18 di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (05/09/2018).

“Sailing Pass atau Parade Kapal Hias akan menjadi iven utama dalam pelaksanaan FPSl 2K18, untuk itu partisipasi semua pihak akan sangat diperlukan terlebih semua Perangkat Daerah Kota Bitung,” tukas Pangemanan

Lanjutnya, berbagi kegiatan menarik juga akan dilakukan seperti Lomba Fotografi, Lari Marathon, Thanksgiving Day, Coral Plantation dan akan dimeriahkan artis artis ternama

Pangemanan juga mengingatkan kerjasama semua pihak dalam mempromosikan kegiatan tahunan ini lewat berbagai cara. “Mari Promosikan iven ini lewat media apa saja, media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube juga dapat menjadi sarana promosi, mari kita dukung pelaksanaan FPSL 2K18 nanti pada tanggal 06-10 Oktober 2018,” ajak Pangemanan

Hadir saat itu seluruh Tim Kerja FPSL 2K18. (Refly)

Minut Berjaya Di Lomba Lari 10 K FPSL Bitung

manadoterkini.com, AIRMADIDI-Cabang olah raga (Cabor) atletik khususnya lari, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali berprestasi, dan mengharumkan nama daerah. Buktinya, pada lomba lari 10 Kilometer (K) dalam rangka Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) Bitung, Sabtu (7/10/2017), atlet lari Minut berjaya.minut

Menurut Pemerhati Olah Raga Minut Ivan Sundah, atlet-atlet lari Minut berhasil meraih juara, masing-masing pada kategori umum putra, atas nama Maifel Pangemanan meraih juara 3 dan Jendry Baliude juara 4, keduanya membawa nama Sat Pol PP Minut. Pada kategori umum putri berhasil meraih juara 2 sampai dengan 5.minut

“Sedangkan pada kategori pelajar putra dan putri, atlet-atlet Minut berhasil sapu bersih semua medali, meraih juara 1 sampai 5. Pada kategori pelajar putra masing-masing, juara 1 Firman Maudup (Likupang), juara 2 Vallentino Tulele (Lembean), 3 Randy Gobel (Treman), 4 Valdi Tampi (Likupang), 5 Fabio Pongoh (Paslaten),” ungkap Ivan Sundah.(Pow)

Mari Jo Ka Bitung!!! FPSL Resmi Dibuka

manadoterkini.com, BITUNG – Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2017 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw. iven ini digelar Pemerintah Kota Bitung mulai tanggal 6 Oktober hingga 10 Oktober 2017.

manadoDengan adanya kegiatan ini terus mendongkrak pariwisata di Sulut. Sumbangan kenaikan PDRB yang tadinya 6 persen sekarang sudah 14 persen khusus Kota Manado Minahasa Utara, Tomohon dan Bitung. “Kenaikannya 5 sampai 6 persen,” kata Kandouw saat memberikan sambutan diatas geladak KRI Multatuli 561.

Menurut Kandouw, Gubernur sangat mendukung kegiatan- kegiatan seperti ini untuk mendongkrat pariwisata di Sulawesi Utara. “Banyak pajak hotel dan restoran kembalinya ke siapa, tentunya ke pemerintah kota” jelas Wagub.

Menteri Pariwisata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Dra Esty Reko Astuti M.Si mengatakan ini dalam rangka ulang tahun tapi diramaikan beberapa aktivitas yang melibatkan semua stake holder.bitung wagub

“Kegiatan seperti ini harus terjaga. Harus ramah lingkungan mulai dari kebersihan juga paling penting comunity base, keterlibatan masyarakat ini merupakan suatu yang positif,” kata Esty.

Sementara itu Walikota Bitung Max Lomban dalam laporannya mengatakan, Festival Pesona Selat lembeh ini di mulai dengan parade Sailing Pass yang diikuti oleh 1221 kapal, dari penangkap ikan , perahu hias serta KRI TNI AL ikut dalam parade kapal yang merupakan rangkaian dari FPSL 2017.

“Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 6 sampai 10 Oktober dan akan diramaikan dengan berbagai kegiatan diantaranya , Bitung 10 K, lomba mancing, tinju, budaya dan lain-lain,” jelasnya. (ons)

Opening FPSL 2017, Wagub Sulut Sebut Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

manadoterkini.com, BITUNG – Salah satu kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung yang masuk Calender of Ivent yaitu Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) jumat (06/10/2017) mulai digelar di Satuan Keamanan Laut (Satkamla).manado

Iven FPSL 2017 ini sendiri dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw di KRI Multatuli atau lebih tepat di dermaga Satkamla.‎

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw mengapresiasi terlaksana iven FPSL. ‎”Iven kali ini untuk pertumbuhan pariwisata Sulut terlebih khususnya di Kota Bitung,”kata Steven.bitung

Menurut Steven FPSL ini ikut mempercepat pertumbuhan pariwisata serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Kota Bitung.

‎”Semua itu telah memberikan angin segar bagi pertumbuhan pariwisata. Untuk itu perlu mencari sumber lain demi menumbuhkan ekonomi lebih baik lagi seperti iven FPSL yang digelar seperti ini,” katanya‎.FB_IMG_1507270804823

Wagub juga menambahkan bahwa yang paling cepat mendongkrak pertumbuhan ekonomi adalah industri pariwisata. “Ini merupakan sumber ekonomi baru yang dapat mempercepat iklim investasi g‎una mendapatkan solusi pengembangan daya saing industri pariwisata Bitung sebagai pertumbuhan ekonomi baru ditingkat nasional bahkan internasional,”pungkasnya. (refly)

Pesta Kembang Api dan Pemotongan Tumpeng Warnai Penutupan FPSL 2016

Bitung, FPSL
Kemeriahan penutuan Festival Pesona Selat Lembeh

manadoterkini.com, BITUNG – Pesta rakyat ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kembang api, mewarnai penutupan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016, Senin (10/10/2016) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kota Bitung. Ivent yang berlangsung sejak 6-10 Oktober tersebut ditutup secara resmi Walikota Bitung, Maximiliaan Jonas Lomban SE MSi.

Kemerihan pesta kembang api  dan pemotongan tumpeng, semakin semarak dengan penyajian pentas panggung pesona budaya dan kesenian yang menghadirkan penyanyi pelawak dari ibukota.

Lomban menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap‎panitia dan unsur yang telah melibatkan diri dalam rangka mensukseskan FPSL ‎ini.

“Saya merasa bangga kepada segenap masyarakat Bitung, Sulut dan‎mancanegara yang telah ikut serta bahkan sekedar menyaksikan kegiatan FPSL ‎ini. Tentunya kami pemerintah menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf ‎jika masih banyak kekurangan, semoga kedepan pelaksanaan FPSL 2017 kami
akan lebih menyempurnakan agar lebih baik, “ungkap Lomban.

Sementara itu, Wakil walikota Bitung Ir Maurits Mantiri, sebagai‎Ketua Umum FPSL 2016 menyampaikan kegiatan FPSL ini menjadi titi awal warga Bitung untuk berkreasi mengembangkan potensi.

“Dengan telah ditutupnya kegiatan FPSL ini‎bukan berarti telah selesai. Justru hal ini menjadi titik awal kita segenap‎warga bitung untuk berkreasi mengembangkan potensi yang ada dalam menunjang‎pariwisata,”tandasnya.

Olehnya, Mantiri meminta warga dapat mengaplikasikan kegiatan ini
di lingkungannya masing-masing dengan melaksanakan hal-hal positif guna menunjang kemajuan pariwisata Kota Bitung.

“Tentunya dalam mendongkrak hal ini kita harus berkomitmen dan kompak dengan ‎memberikan kontribusi terutama dalam segi keamanan dan kerukunan ‎bermasyarakat,”terang Politisi PDIP tersebut.

Selain itu diajak pula agar masyarakat peduli terhadap‎kebersihan tempat tinggal bahkan hutan dan laut, turut menjaga dan‎melestarikan flora serta fauna, memberdayakan potensi seperti hasil pertanian dan kelautan serta budaya.

“Kesemuanya itu‎sebagai wujud membangkitakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, “terang mantiri.
Sementara, Plt Sekretaris Kota Bitung Drs Malton Andalangi yang juga Ketua‎Harian FPSL 2016 melaporkan berbagai hasil kegiatan. “Kegiatan FPSL telah berjalan dengan baik dan sukses,”ujar Andalangi sambil ‎mengumumkan peserta yang meraih juara diberbagai  kegiatan FPSL 2016.

Lewat kegiatan ini segenap Forkopimda kota Bitung diberikan‎penghargaan berupa medali atas keikutsertaan dalam menjaga dan mensukseskan‎FPSL yang dikalungkan langsung oleh Walikota Bitung. Hal yang sama diterima pula oleh Ketua DPRD Kota Bitung Laurensius Supit serta TP-PKK Ny Khouni Lomban‎Rawung dan Wakil Ketua TP-PKK Rita Mantiri Tangkudung,  Ketua DWP‎Andalangi Ponglaba SE, termasuk penghargaan kepada pelopor budaya bung‎Leonardo Axel Galatang juga segenap inisiator FPSL 2016.(ref)

Wagub Kandouw “Tantang” Kabupaten/Kota Lebih Kreatif Kembangkan Pariwisata

 

bitungmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw menantang para Bupati dan Walikota se-Sulut untuk lebih kreatif lagi dalam mengembangkan potensi pariwisata di setiap daerah. Hal tersebut disampaikan Wagub saat melepas lebih dari 30 ribu peserta Colorful Bitung Run 10K yang mengambil start didepan kantor Walikota Bitung, Sabtu (8/10/2016) pagi tadi.

Menurutnya, hal tantangan ini disamapaikan agar lebih memperkenalkan daerahnya sehingga bisa menjadi destinasi pariwisata unggulan.

“Banyak potensi pariwisata yang harus mampu dikembangkan oleh tiap daerah, untuk itu menjadi pekerjaan rumah para pimpinan daerah. Lakukan hal-hal kreatif agar potensi pariwisata dapat tumbuh dengan baik. Semua itu demi keuntungan daerah sendiri, ” ujar Kandouw.

Seperti halnya acara Festival Pesona Selat Lembeh ini yang dirangkaikan dengan beberapa iven menarik sehingga bisa menarik perhatian wisatawan, baik lokal dan internasional.

Wagub pun memberi apresiasi positif kepada Pemkot Bitung yang telah melaksanakan kegiatan ini. Wagub berharap kedepan banyak lagi kegiatan menarik dilaksanakan yang dapat menunjang pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

Diketahui Colorful Bitung Run 10K merupakan salah satu rangkaian dari Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw Tanos MARS, Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban bersama ibu, Wakil Walikota Bitung yang sekaligus ketua Panitia Pelaksana FPSL 2016 Maurits Mantiri.(alfa)

Pemkot Terus Berbenah Sambut FPSL dan HUT Bitung ke 26

 

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Guna menyambut Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) dan HUT Kota Bitung ke 26, pemerintahan Maximiliaan J Lomban, SE MSI dan Ir Maurits Mantiri terus berbenah dengan melaksanakan ‎kerja bakti masal‎ membersihlan dan perbaikan jalan protocol hingga gang-gang/lorong.

Pembenahan serta pembersihan yang dilakukan dihampir semua tempat ini juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkot Bitung‎

“ASN juga turut dilibatkan lewat pembagian jadwal dan ‎lokasi untuk melakukan pembenahan dengan melakukan pengecetan, memasang ‎bendera, memasang baliho dan sebagainya,”ujar Kabag Humas Pemkot Bitung Erwin Kontu SH.‎

“Tentunya hal ini sebagai wujud untuk penataan dan mempercantik Kota guna memberikan daya tarik bagi pengunjung FPSL,”tandasnya‎.

Untuk diketahui FPSL, akan digelar 6-10 Oktober sedangkan HUT Kota Bitung ke 26, 10 Oktober 2016.(ref)

Mantiri : Bitung Bahari Berseri Bukan Bitung Bahari Menakutkan

Bitungmanadoterkini.com, BITUNG – “Ini Bitung Bahari Berseri, bukan Bitung Bahari menakutkan. Maka dari itu kita harus menjadi tuan rumah yang ‎baik dengan menunjukkan kekompakan, keramahan dan menjaga keamanan serta ‎kebersihan, agar pengunjung lokal maupun dari mancanegara yang datang di ‎kegiatan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) merasa tertarik dan puas”. Demikian ditegaskan Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri saat memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan pengamanan menjelang FPSL 2016 bersama Polres Bitung dan Kodim 1310 Bitung, baru-baru ini.

Selaku Ketua Umum FPSL, Mantiri kembali menegaskan keamanan pelaksanaan kegiatan menjadi tanggung jawab bersama.‎
“Dalam rangka kegiatan FPSL yang akan di laksanakan pada tanggal 6-10 Oktober 2016 nanti, ‎tidak ada yang melakukan pendekatan totalitas keamanan, artinya semua ‎bertanggung jawab dalam hal ini,” katanya.(ref)

Dipimpin Sekcam, ASN dan THL Ranowulu Laksanakan Kerja Bakti

Bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada di jajaran pemerintah Kecamatan Ranowulu dibawa arahan Diana Sambiran, SH MAP selaku Sekretaris Kecamatan (Sekcam) melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama di area pelabuhan perikanan kota Bitung, Senin (3/10).

“Pelaksanaan kerja bakti ini merupakan instruksi Walikota guna menunjang pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2016 yang akan mulai dilaksanakan pada 6 – 10 Oktober,” kata Sambiran

Sebelumnya, Walikota Maximiliaan J Lomban, SE MSi mengintruksikan kepada seluruh ASN dan THL di jajaran Pemkot Bitung untuk ikut berperan aktif.

“Peran serta para ASN dan THL salah satunya turun langsung dalam kegiatan kerja bakti, untuk menata dan ‎mempercantik kota yang sudah meraih adipura 10 kali berturut-turut,” ujar Lomban.(ref)

Sukseskan FPSL, ASN Dan THL Pemkot Bitung Dituntut Berperan Aktif

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Menyambut iven akbar Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) yang akan ‎dilaksanakan pada 6-10 Oktober nanti, Pemerintah Kota (pemkot) Bitung di bawah kepemimpinan ‎Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE MSI dan Wakil Walikota Bitung Ir ‎Maurits Mantiri menginstrusikan kepada seluruh Apartur Sipil  Negara (ASN) ‎serta Tenaga Harian Lepas (THL) untuk turut serta mensukseskan kegiatan ini.‎

Peran serta para ASN dan THL Salah satunya turun langsung dalam kegiatan kerja bakti, untuk menata dan ‎mempercantik kota yang sudah meraih adipura 10 kali berturut-turut.‎

Menurut salah satu Staf di Humas pemkot Bitung Renaldy Ferdinand, “Kita ‎turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini. Kita juga ikut membantu ‎pemerintah agar kegiatan ini bisa berlangsung sukses. ‎Untuk itu dari Rabu ‎28 September hingga 6 Oktober melakukan kerja bakti masal. Tujuannya agar ‎di waktu pelaksanaan FPSL nanti para wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan dan kebersihan serta rasa nyaman berada di Kota Bitung,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban disetiap kesempatan ‎terus mengingatkan kepada seluruh jajarannya serta masyarakat agar bisa ‎menjadi tuan rumah yang baik.

“Kita harus berupaya agar wisawatan yang datang di Bitung bisa merasa aman dan nyaman. Keramahan dan kesopanan yang ‎kita tunjukan menjadi nilai tambah untuk meningkatkan daya tarik wisatawan ‎untuk berkunjung di Bitung,” kata Lomban.

Dengan begitu sambung Lomban, keindahan parawisata Bitung bisa dikenal sampai ke mancanegara bahkan ‎dunia. Semua ini katanya untuk kepentingan bersama.

“Jika parawisata kita sudah dilirik dunia, dampaknya juga pasti kepada kita. Pertumbuhan
ekonomi meningkat, begitupun kesejahteraan masyarakat kita,” Pungkasnya‎. (Ref)