92 Persen Usulan Musrenbang adalah Infrastruktur

manadomanadoterkini.com, MANADO – Usulan yang masuk dalam e-Planning Kota Manado (Simral) tercatat sekitar 92% usulan musrenbang kecamatan dipenuhi oleh usulan bidang infrastruktur, kemudian diikuti oleh bidang sosial dan budaya, dan terakhir bidang ekonomi.

Pada Kecamatan Bunaken, 100% kegiatan yang diusulkan masuk dalam bidang infrastruktur, seperti pembuatan saluran air, pengadaan lahan kubur, pembuatan talud, dan pembangunan jalan kelurahan.

Hal yang sama juga terlihat pada Kecamatan Tuminting, usulan yang diusulkan 100% berada dalam bidang infrastruktur. Usulan yang masuk bervariasi dari pembangunan talud, pembangunan saluran drainase/gorong-gorong, rehabilitasi jembatan, peningkatan jalan hotmix, pembangunan kantor lurah, dan rehabilitasi gedung sekolah.

Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang, kegiatan yang diusulkan 100% juga masuk dalam bidang infrastruktur. Pembangunan kantor lurah mendominasi usulan Kecamatan Singkil kemudian diikuti peningkatan jalan, normalisasi anak sungai, pembuatan saluran drainase, pembangunan talud dan penerangan jalan umum.

Sementara itu usulan Kecamatan Wenang diisi oleh pembuatan saluran air, pembangunan gedung kantor, pembuatan talud, perbaikan jalan, pemasangan hidran kebakaran, dan perbaikan trotoar.

Usulan pada Kecamatan Tikala, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken Kepuluan dan Kecamatan Paal Dua semua kegiatan yang diusulkan 100% juga masuk dalam bidang infrastrusktur. Rehabilitasi dan pembangunan saluran air banyak diusulkan pada ketiga kecamatan ini, kemudian disusul oleh pembangunan kantor lurah, pengerukan sungai, pembuatan dan peningkatan jalan, pengadaan lampu jalan, pembangunan jembatan dan pengadaan air bersih

Sementara itu Kecamatan Wanea, Kecamatan Mapanget, dan Kecamatan Malalayang kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat terbagi dalam bidang infrastruktur, bidang ekonomi, dan bidang sosial dan budaya. Pengaspalan jalan, pembuatan drainase, dan bantuan ketrampilan usaha mendominasi usulan ketiga kecamatan ini kemudian diikuti normalisasi sungai, pembuatan jalan, pengerukan sungai, pembanguan kantor lurah, bantuan usaha menjahit, pembuatan kue, dan pembangunan sekolah. Hal itu terlihat dalam rapat Musrenbang yang dipimpin Sekda Manado Mikler Lakat.(*/mlz)

Infrastruktur Dominasi usulan  Musrenbang Kecamatan

manadoterkini.com, MANADO – Musrenbang Kecamatan di Kota Manado berlangsung 18 Januari – 22 Februari 2019, sekitar 92 % usulan dipenuhi bidang infrastruktur, diikuti bidang social dan budaya serta terakhir bidang ekonomi.

musrenbang kecamatan
Sambutan sekaligus arahan Sekretaris Daerah Kota Manado Mikler Lakat SH MH pada Musrenbang Kecamatan Paal 2

“Musrenbang Kecamatan telah dilaksanakan sejak 18 Januari – 22 Februari. Usulan yang masuk dalam e-Planning Kota Manado (Simral,red),” ujar Kapala Bapelitbangda Manado, Dr. Liny Tambajong ST MSi.

Musrenbang yang dimulai dari Kecamatan Bunaken Kepuluan dan berakhir di Kecamatan Wenang, menghasilkan 126 usulan yang terdiri dari 116 usulan dalam bidang infrastruktur, 7 usulan dalam bidang sosial dan budaya, dan 3 usulan dalam bidang ekonomi.

Pada Kecamatan Bunaken, 100% kegiatan yang diusulkan masuk dalam bidang infrastruktur, seperti pembuatan saluran air, pengadaan lahan kubur, pembuatan talud, dan pembangunan jalan kelurahan.

manado
Sambutan dan arahan Asisten I Bidang Kesejahteraan pada Musrenbang Kecamatan Malalayang

Hal yang sama juga terlihat pada Kecamatan Tuminting, usulan yang diusulkan 100% berada dalam bidang infrastruktur. Usulan yang masuk bervariasi dari pembangunan talud, pembangunan saluran drainase/gorong-gorong, rehabilitasi jembatan, peningkatan jalan hotmix, pembangunan kantor lurah, dan rehabilitasi gedung sekolah.

Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang, kegiatan yang diusulkan 100% juga masuk dalam bidang infrastruktur. Pembangunan kantor lurah mendominasi usulan Kecamatan Singkil kemudian diikuti peningkatan jalan, normalisasi anak sungai, pembuatan saluran drainase, pembangunan talud dan penerangan jalan umum.

Sementara itu usulan Kecamatan Wenang diisi oleh pembuatan saluran air, pembangunan gedung kantor, pembuatan talud, perbaikan jalan, pemasangan hidran kebakaran, dan perbaikan trotoar.

manado
Musrenbang di Kecamatan Wanea

Usulan pada Kecamatan Tikala, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken Kepuluan dan Kecamatan Paal Dua semua kegiatan yang diusulkan 100% juga masuk dalam bidang infrastrusktur. Rehabilitasi dan pembangunan saluran air banyak diusulkan pada ketiga kecamatan ini, kemudian disusul oleh pembangunan kantor lurah, pengerukan sungai, pembuatan dan peningkatan jalan, pengadaan lampu jalan, pembangunan jembatan dan pengadaan air bersih.

Sementara itu Kecamatan Wanea, Kecamatan Mapanget, dan Kecamatan Malalayang kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat terbagi dalam bidang infrastruktur, bidang ekonomi, dan bidang sosial dan budaya. Pengaspalan jalan, pembuatan drainase, dan bantuan ketrampilan usaha mendominasi usulan ketiga kecamatan ini kemudian diikuti normalisasi sungai, pembuatan jalan, pengerukan sungai, pembanguan kantor lurah, bantuan usaha menjahit, pembuatan kue, dan pembangunan sekolah. (aldi)

Olly Dondokambey Percepat Pembangunan Infrastruktur

Ollymanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey hari ini, Senin (12/2/2018) baru saja merayakan syukur dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di Kantor Gubernur, Olly menekankan bahwa memasuki tahun ketiga, pihaknya akan memacu pembangunan infrastruktur di Sulut seperti pembangunan jalan tol, Ringroad III, bendungan Lolak dan Kuwil serta infrastruktur penunjang pariwisata.

“Awal-awal 2019 semua itu diresmikan, kalau melihat bendungan yang telah tercapai dua puluh enam hingga tiga puluh persen begitu juga jalan tol pencapaiannya sudah sampai tiga puluh persen, jadi saya kira akhir tahun ini hampir selesai dan pada tahun 2019 sudah selesai,” jelas Olly Dondolambey.

Olly berharap di tahun ketiga kepemimpinannya semua infrastrukturyang direncanakan selesai.

“Kedua SDM kita sudah siap menghadapi “pertarungan” global,” harap Olly Dondokambey. (Icat)

Walikota GSVL Resmikan Puluhan Proyek di Gunung Tumpa

manadoterkini.com, MANADO – Lokasi gunung tumpa di Kecamatan Bunaken, yang indah dengan panorama alam gugusan pulau di area Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken menjadi pilihan Walikota GS Vicky Lumentut, untuk meresmikan puluhan proyek pembangunan infrastruktur di Kota Manado, yang dikerjakan dengan menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Manado maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017.

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut menandatangani prasasti proyek

Peresmian proyek-proyek tersebut dilakukan Walikota Vicky Lumentut yang ditandai dengan penandatangan prasasti didampingi isteri tercinta yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA serta Dandim 1309 Manado Letkol (Inf) Arif Harianto.

Walikota berharap, proyek yang baru saja diresmikan dapat memberikan manfaat yang besar bagi Kota Manado. Tidak hanya bagi masyarakat, namun bisa menunjang sektor pariwisata. Apalagi, ada beberapa obyek wisata baru yang mulai diperkenalkan kepada wisatawan.

“Contohnya Gunung Tumpa ini, disini ada sisi lain yang bisa dijadikan obyek wisata baru di Kota Manado. Kalau biasanya kita ke Gunung Tumpa menikmati pemandangan ke arah Malalayang, tapi ini sisi utara Kota Manado dengan hamparan pulau Manado Tua, Bunaken dan Siladen bisa kita nikmati,” tandas Walikota Vicky Lumentut.(angky/ald)

OD : Infrastruktur Pacuh Pertumbuhan Ekonomi

manadoterkini.com, SULUT – Pembangunan infrastruktru di Sulawesi Utara terus dipacu, guna menunjang tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Demikian diungkapkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Kepala BPKAD Praseno Hadi AK MM, pada pelatihan “linking urban infrastructure investment project to financing” yang diselenggarakan di Manado, Rabu (25/10/2017).manado

“Pengelolaan pada sektor ini sangat mendukung pemerintah daerah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dan mengatasi berbagai permasalahan seperti pengangguran dan kemiskinan yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, Olly mengingatkan pentingnya dukungan dari semua pihak dalam pembangunan infrastruktur sebagai investasi kemajuan Sulut di masa depan.

“Mutlak bagi kita untuk menjamin berbagai proses yang dimulai dari perencanaan, pendanaan dan pelaksanaan dapat berjalan se paripurna mungkin serta ditunjang dengan sumber daya manusia sebagai pengelola pembangunan yang berkompeten, terkait modalitas, perencanaan dan pendanaan infrastruktur,” ujarnya.

Praseno HadiBahkan Gubernur Olly, mendukung penuh agenda yang diselenggarakan oleh Cities Development Initiative For Asia dan PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI) itu. Dia berharap seluruh peserta pelatihan mampu memahami setiap informasi yang disampaikan sehingga bermanfaat bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Momentum yang terselenggara saat ini dapat berdaya guna dan berhasil guna bagi pembangunan Sulut yang semakin baik kedepannya,” imbuhnya.

Diketahui, PT. SMI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100 persen kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Perusahaan plat merah itu memiliki mandat untuk mendukung percepatan pengembangan infrastruktur, dengan fokus Program Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) yang mengikutsertakan berbagai institusi keuangan, baik swasta maupun multilateral.

Sejalan dengan rencana Pemerintah RI untuk mentransformasi PT SMI menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI), PT SMI mendapat perluasan sektor yang dapat dibiayai, yaitu bukan hanya infrastruktur publik, tetapi juga infrastruktur sosial.(tim)

Pemkab Minut Anggarkan Rp6 M Untuk Infrastruktur Pariwisata

minut
Kepala Dinas Pariwisata Minut Theodora Luntungan

manadoterkini.com, AIRMADIDI-Pengembangan pariwisata Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tahun ini dianggarkan pemerintah sebesar Rp6 Miliar.

“Anggaran tersebut akan digunakan untuk beberapa pembenahan, antara lain perbaikan dan pengadaan toilet umum di beberapa objek wisata, rehabilitasi jalan ke Pantai Paal dan Pantai Pulisan, perbaikan papan nama Kabupaten Minahasa Utara di objek wisata Kaki Dian, dan beberapa pembenahan lainnya,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Minut Theodore Luntungan, Kamis (30/3/2017).

Lanjutnya, ada keterbatasan anggaran, sehingga sejumlah kegiatan dipangkas dan lebih fokus ke pengembangan infrastruktur pariwisata. Selain itu, menurutnya ada juga dana sekitar Rp1,5 Miliar untuk pembangunan dermaga jeti di Pantai Surabaya Desa Wineru Kecamatan Likupang Timur.(Pow)

Antisipasi Banjir, Pembenahan Infrastruktur Segera Dilakukan

manado
Bart Assa

manadoterkini.com, MANADO – Pembenahan infrastruktur di Kota ini secepatnya harus di lakukan. Pasalnya, di saat musim hujan, curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah wilayah pasti tergenang air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter K.B. Assa menjelaskan,dalam setiap pembangunan pasti ada konsekuensi yang dapat mendatangkan masalah di kemudian hari. begitu juga dengan pembangunan ringroad.

“Salah satu masalah adalah meningkatnya debit air ataupun sedimen limpasan dari kawasan ringroad menuju ke daerah yang lebih rendah atau ke arah kota Manado. ” jelas Assa.

Menurutnya, kalau Limpasan itu semakin besar terjadi bilamana sistem drainase jalan di ringroad dan kawasan baru yang terbangun di sekitarnya tidak ditata bangun dengan baik,mengikuti ketentuan RTBL maupun RTRW. Maka akibatnya banyak spot spot area tertentu di bagian hilir ringroad akan tetap menjadi korban banjir air dan sedimen.

Sehingga pembenahan infrastruktur harus secepatnya dilakukan dengan tujuan bisa mengantisipasi jika musim penghujan tiba. (mlz)

Bupati Sumendap Masih Fokus Bangun Infrastruktur dan Pelayanan

James Sumendap
Bupati Mitra, James Sumendap SH

MTerkini.com, RATAHAN – Bupati James Sumendap SH, masih tetap fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Masing-masing pengaspalan dan pelebaran jalan, pengadaan penerangan lampu jalan, serta masalah pelayanan kesehatan serta pela.

Hal ini disampaikannya, ketika menghadiri Rapat Paripurna DPRD Mitra, Kamis (12/5/2016), yang dipimpin Ketua DPRD Drs Tavif Watuseke, dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan masa reses pertama, penutupan masa persidangan pertama, dan pembukaan masa persidangan kedua.

“Untuk jalan, semuanya sudah hampir rampung, jadi untuk prioritas kedepan kita utamakan jalan perkebunan. Kita juga menyiapkan 500 mata lampu untuk penerangan jalan dan di utamakan di jalan protokol. Sementara masalah pelayanan kesehatan, Pemkab Mitra akan menambah beberapa unit mobil ambulance, guna melayani pasien rujukan dan ini untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya.(Ger/Pow)

Warga Minta Pemkot Manado Perhatikan Infrastruktur di Kelurahan Manado Tua Satu

manadoMTerkini.com, MANADO – Potensi alam di Gunung Manado Tua yang berhadapan dengan Kota Manado menyimpan pesona wisata alam menakjubkan. Sayangnya, fasilitas dan infrastruktur tidak memadai dan butuh perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Kepada manadoterkini.com, Lurah Manado Tua Satu Joost Tuilan mengatakan ada beberapa potensi wisata yang bisa diandalkan di wilayahnya.

“Disini kita bisa snorkeling melihat pemandangan bawah laut dan tracking berjalan menyusuri pinggiran laut di Manado Tua ataupun mendaki ke puncak Gunung Manado Tua,” kata Joost.

Tetapi menurut Tuilan, sampai saat ini potensi wisata belum bisa dioptimalkan dikarenakan terkendala akses jalan.

“Infrastruktur seperti jalan belum memadai sehingga potensi wisata ini belum dimanfaatkan penuh. Saya telah mengusulkan ke Pemerintah Kota Manado agar ini diperhatikan sekaligus aspirasi warga kepada saya sebagai Lurah,” katanya.

Kedepan Ia berharap ketika Infrastruktur pendukung makin baik, Ia pastikan potensi wisata di Manado Tua dan Bunaken akan menjadi daya tarik wisatawan.

“Pasti jika semua fasilitas lebih baik akan lebih banyak kunjungan wisatawan lokal dan luar Negeri ke sini,” ujarnya. (ons)

Bupati Minsel Canangkan Tahun 2015 Tahun Pembangunan

Minsel
Tetty Paruntu

AMURANG, (manadoterkini.com) – Tahun 2014, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE telah mencanangkan sebagai Tahun Prestasi. Maka Tahun 2015 ini, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) mencanangkan sebagai Tahun Pembangunan.

Hal itu terungkap pada saat istri tercinta dari anggota DPRD Sulut Kristovorus Deky Paling membawakan sambutan pada saat malam pergantian tahun dan toast akhir Tahun bersama Muspida dan Kepala-Kepala SKPD yang ada dilingkup Penjabat Minsel yang dipusatkan di rumah Dinas Bupati Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur. “Tahun 2015 ini saya canangkan sebagai Tahun Pembangunan, ” ujarnya.

Tetty sapaan akrab Bupati Minsel, menuturkan tahun 2015 merupakan tahun spesial untuk mensejahterakan masyarakat terutama di kalangan bawah. ” Tujuan saya untuk tahun 2015 ini, membangun sejumlah infrakstruktur seperti, jalan masuk Desa, jalan Dalam Desa dan Kecamatan, jalan pertanian dan lain sebagainya,” tandasnya.

Tidak hanya itu, di Tahun Pembangunan ini, dirinya juga akan terus melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat, untuk mendatang sejumlah bantuan, sehingga dirinya meminta dukungan dan doa kepada masyarakat yang ada di 17 Kecamatan. “Dengan dicanangkannya Tahun 2015 ini sebagai tahun Pembangunan saya mohon dukungan kepada masyarakat. Agar semua Pembangunan yang ada di Minsel bisa terwujud, seperti visi misi saya yakni Minsel Berdikari Cepat, Membangun dari Desa sampai ke Perkotaan,” tandasnya.(dav )