Catur dan TTS Hubungannya dengan Kesehatan Lansia

Oleh : Melinia Maria Damare
Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado
maria damare
Demensia merupakan gangguan kognitif dan memori yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Gangguan ini muncul karena adanya beberapa penyakit atau kondisi tertentu, sehingga menjadi kumpulan gejala awal perubahan kepribadian dan tingkah laku.

Ada beberapa penyebab penyakit Demensia. Namun, Alzheimer mendominasi dengan melahirkan 50-75% kasus penyakit ini.

Alzheimer dapat dikatakan sebagai penyakit yang menyerang otak secara langsung dengan timbulnya endapan protein abnormal di seluruh otak, sehingga neuron sehat mulai berhenti berfungsi, kehilangan koneksi dengan neuron lain, kemudian mati.

Lantas apa bisa dilakukan pencegahan? Tentu, dengan melakukan senam otak dan latihan kognitif.

Senam otak merupakan gerakan sederhana dan bermanfaat untuk mengaktifkan kerja otak secara menyeluruh.

Sedangkan latihan kognitif salah satu jenis psikoterapi, yang mengombinasikan terapi perilaku dan terapi kognitif. Kedua latihan tersebut bertujuan mengubah pola pikir dan respons, dari negatif menjadi positif.

Dari fakta tersebut, penulis menilai bahwa mempertahankan keaktifan mental melalui kegiatan merangsang otak merupakan sebuah cara efektif mengurangi tingkat alzheimer pada lansia.

Kegiatan merangsang otak itu bisa berupa bermain catur. Bermain catur cocok untuk mempertahankan keaktifan mental karena pada saat bermain, otak dituntut terus berpikir sehingga tetap aktif dan mampu mengatasi perubahan alzheimer.

Tidak hanya itu, catur baik dalam memperbaiki kemampuan motorik pada lansia yang terserang stroke atau cedera kepala akibat kecelakaan.

Aktivitas memindahkan buah catur ke berbagai arah sesuai aturan langkahnya sangat baik untuk memperbaiki kemampuan motorik.

Kini berbagai penelitian telah membuktikan bahwa Teka-teki silang (TTS) dapat mencegah demensia dan alzheimer.

Kaum usia lanjut yang rutin mengerjakan Teka-teki silang (TTS) atau melakukan permainan mengasah otak lainnya lebih rendah risiko mengalami kerusakan otak dan gangguan memori di banding mereka yang tidak pernah atau jarang bermain Teka-teki silang (TTS).

Jadi, tunggu apalagi? mari cegah alzheimer dengan main catur dan isilah Teka-teki silang (TTS) untuk mengasah otak. (*)

Siap Berkarya, IAKN ManadoTerjunkan Mahasiswa KKN di Minahasa

RORmanadoterkini.com, MINAHASA – Insitut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado menerjunkan 187 mahasiwa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Minahasa.

Dalam momentum penerimaan mahasiswa KKN yang dilangsungkan di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa pada Senin (17/02/20), Rektor IAKN Manado Pdt Dr Jeane Marie Tulung STh MPd mengucapkan trima kasih kepada Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi.

“Kami tahu kesibukan dan jadwal padat dari Pak Bupati. Namun dengan penuh sukacita kami bersyukur karena Pak Bupati menyempatkan waktu menerima kami secara langsung,” ujar Tulung.

Lanjutnya, momentum ini adalah tahun kedua IAKN Manado menurunkan mahasiswa KKN. Sebelumnya pada tahun 2018 lalu mahasiswa KKN dari IAKN Manado diterjunkan di Kabupaten Manokwari Selatan. “Karena pada waktu itu kami mengikuti progran KKN dari Kementerian Agama yang lebih menitikberatkan di daerah-daerah yang masuk kategori 3T,” jelasnya.

Lanjutnya untuk tahun 2020, dengan penuh keterbatasan, lewat mahasiswa KKN, pihaknya berusaha memberikan yang terbaik demi pembangunan di Kabupaten Minahasa. Apalagi kampus IAKN terletak di wilayah pemerintahan Kabupaten Minahasa.

Masih menurut Rektor, pada beberapa hari yang lalu, pihaknya telah melaksanakan pembekalan mahasiswa KKN. Dan pada pembekalan, mahasiswa telah dibekali tentang hal-hal pokok yang harus dilakukan selama praktek KKN. “Jadi mahasiswa KKN harus hadir dan menjadi mitra yang baik ditengah masyarakat. Saya yakin mahasiswa IAKN Manado memiliki potensi yang luar biasa. Dan harus dimaksimalkan. Apalagi Kabupaten Minahasa bisa dijadikan contoh model moderasi beragama,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan IAKN Manado karena telah memilih Kabupaten Minahasa sebagai lokasi praktek KKN. “Sebagai Bupati, Wakil Bupati, seluruh perangkat dan masyarakat Minahasa berterima kasih buat civitas akademika IAKN Manado atas kepercayaan ini. Dengan jumlah 187 mahasiswa KKN, tentu adalah jumlah yang besar. Dan tentunya juga dampak dari apa yang akan mereka lakukan selama KKN, diharapkan berdampak besar bagi masyarakat,” ugkap Bupati.

Lanjut Bupati, pastilah apa yang didapat selama ditempa dalam bangku perkuliahan, tentu hal itu yang akan diterapkan saat praktek KKN. “Namun ditengah masyarakat, mahasiswa KKN membutuhkan keterampilan lebih. Karena itu dituntut untuk mampu beradaptasi, membawa diri dan berusaha menyesuaikan dengan kondisi di lokasi KKN dengan baik,” jelas Bupati.

“Kiranya kehadiran adik-adik mahasiswa di lokasi KKN betul-betul memberi manfaat dan nilai positif. Jadi kami menerima dengan resmi dan rasa syukur. Sukses untuk IAKN Manado, sukses untuk kita semua,” pungkas Bupati.

Berikut lokasi-lokasi yang disiapkan Pemkab Minahasa sebagai tempat praktek mahasiswa KKN IAKN Manado.
1. Kecamatan Tondano Selatan
2. Kecamatan Eris
3. Kecamatan Tondano Barat
4. Kecamatan Tondano Timur
5. Kecamatan Kakas
6. Kecamatan Kakas Barat
7. Kecamatan Rmmboken.
(fis)

Rayakan Natal Bersama, Mahasiswa Kab. Lani Jaya, Jaga Keharmonisan Dalam Balutan NKRI

manadomanadoterkini.com, MANADO – Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Indonesia Timur, Mahasiswa Papua, Gubuk Murtab II menggelar ibadah dalam rangka perayaan pra natal dengan tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristis Memerintah Dalam Hatimu”. Dengan tujuan Menjaga Keharmonisan Antar sesama dalam balutan NKRI.

Ibadah yang digelar pada (29/11/2018) di Gereja Baptis, Kota Manado tersebut, dipimpin oleh Pdt Junus Kogoya.

“Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yesus. Tidak lupa juga, mari kita belajar dengan giat agar dapat membuka wawasan untuk mengetahui berbagai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sehingga dapat berpikir lebih maju tentang perkembangan daerah kita, yaitu tanah Papua. Dengan itu, kita dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan dapat bersaing di era globalisasi ini”, ujar Danny Kiwo selaku Penasihat Mahasiswa Kab. Lanny Jaya.

manadoSelain memberikan edukasi tentang pentingnya belajar, kegiatan tersebut juga bertujuan agar seluruh mahasiswa Kab. Lanny Jaya dapat memahami pentingnya kerohanian pribadi serta menjaga hubungan keharmonisan antara sesama, tanpa membedakan Suku, Ras, dan Agama.

“Belajar adalah suatu usaha untuk mencapai kesuksesan yang dapat menjadi suatu kebanggan. Dengan belajar kita dapat memahami dan mengerti tentang berbagai Wawasan Kebangsaan, Sumber Daya Alam bahkan terkait Sumber Daya Manusia itu sendiri. Selain itu, harus dapat diimbangi dengan kekayaan Rohani dalam tiap individu yang akan menjadi kunci utama dalam kemajuan Indonesia demi menciptakan Bangsa yang mandiri serta mencetak SDM yang dapat bersaing di era globalisasi tekonlogi saat ini”, ujar Rogele Wenda yang juga penasihat mahasiswa Lanny Jaya tersebut.

Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan beberapa rangkaian seperti doa ibadah dengan pembakaran “Lilin Natal” yang memiliki makna tersendiri, Jalakan Persembahan, dan juga pembawaan Firman Allah, yaitu”Berjumpa Dengan Allah, Dalam Keluarga Imamat 26-12, yang dibawakan oleh Pdt. Junus Kogoya, S.Th.(angky)

Bapelitbangda Paparkan Tugas 423 Mahasiswa Di Kelurahan Terdeliniasi Kumuh

manadomanadoterkini.com, MANADO – Sebanyak 423 orang mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Manado resmi diterima oleh Pemerintah Kota Manado, Rabu (01/08/2018) di Ruang Serba Guna Pemkot Manado.

Penerimaan mahasiswa KKN diterima langsung oleh Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Manado dan Kepala Bapelitbangda Kota Manado.

Selain 423 orang mahasiswa peserta KKN, Unima juga menurunkan kurang lebih 60 orang dosen pembimbing lapangan yang berasal dari berbagai jurusan di Unima.

Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut dalam sambutannya dengan senang hati menyambut seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Manado.

“Manado adalah rumah kita Bersama. Semoga kehadiran 423 mahasiswa bisa membantu menjaga Kota Manado, karena Kota Manado merupakan kota yang rukun dan aman. Kota Manado pada November 2017 dinilai sebagai kota paling toleran di Indonesia, kota yang mampu menjaga semua suku bangsa dan ras, serta mampu menjaga kebebasan beragama masyarakatnya”, papar Walikota Manado

“Jadi selama 3 minggu ini merupakan rumah tempat tinggal seluruh mahasiswa KKN”, lanjut Walikota Manado.

Kehadiran Mahasiswa KKN di Kota Manado akan membantu program Nasional yaitu 100-0-100, dan akan tersebar di 27 Kelurahan yang terdeliniasi kumuh di Kota Manado.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bapelitbangda Kota Manado, Dr. Liny Tambajong, ST, MSi memaparkan secara teknis apa yang akan dilakukan oleh para mahasiswa KKN selepasnya di Kelurahan terdeliniasi kumuh.

“Mahasiswa nantinya akan diberikan Form Isian dari Big Data Kota Manado, lalu akan dijalankan di tiap-tiap rumah didampingi Lurah dan Kepala Lingkungan. Nantinya data-data tersebut akan diinput diaplikasi, lalu di rekap di tingkat kecamatan, setelah itu akan langsung di olah oleh Big Data Kota Manado”, papar Kaban Liny. (***)

manadoterkini.com, AIRMADIDI – Aksi tak terpuji dan memalukan institusi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara yang kini dipimpin Irjen Pol Bambang Waskito, dilakoni IS alias Ishak (30-an) oknum anggota Polisi yang sehari-harinya bertugas di Polsek Dimembe Minahasa Utara (Minut).

Oknum Polisi tersebut diduga melakukan tindakan penganiayaan kepada Kevin Joseph (17) mahasiswa di salah-satu perguruan tinggi swasta di Manado. Dan Berdasarkan penuturan korban Kevin, kronologis dugaan penganiayaan tersebut dialaminya di dalam Markas Polsek (Mapolsek) Dimembe, Rabu (13/9/2017) malam, ketika itu korban bersama beberapa orang temanya hendak menjenguk salah satu teman mereka yang ditahan di Polsek Dimembe.

Menurut korban Kevin, dirinya dan teman-temannya hendak masuk ke dalam polsek, dan terlebih dahulu telah meminta izin kepada salah satu anggota jaga yang lagi piket ketika itu. Saat masuk ke dalam Polsek, anggota polisi yang sementara piket telah memberikan izin, tapi tiba-tiba Polisi yang bernama Ishak langsung keluar dan menghardik korban dan teman-teman korban dengan mengatakan pandang enteng dan setelah mengatakan demikian Ishak langsung datang kepada korban Kevin dan langsung memukul di bagian wajahnya.

“Setelah selesai melakukan aksi penganiayaan, oknum Polisi mengeluarkan kata-kata makian dan sangat kasar kepada saya dan teman-teman saya. Bahkan teman saya yang satunya hampir juga dipukul oleh Polisi itu,” ungkapnya.

Sementara itu, korban Kevin yang mengalami dugaan tindak penganiayaan tersebut, langsung membuat laporan Polisi dan laporan di Propam Polres Minahasa Utara.

Akan hal ini, Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya kejadian itu dan masih akan mengecek persoalan itu.(Pow)

Mahasiswa Diharapkan Mampu Melanjutkan Pembangunan

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Sebagai tulang punggung dan generasi penerus, mahasiswa diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu melanjutkan serta mewujudkan tujuan pembangunan bangsa.

Hal ini dikatakan Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulawesi Utara (Sulut), Drs Jhon Palandung MSi saat mewakili Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O E Kandouw pada acara Penyerahan Beasiswa Cahaya Pintar oleh Lembaga Amal Zakat, Infaq dan Sedekah PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo di Ruang F J Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Senin (19/06/2017) kemarin.

“Untuk mewudkan tujuan tersebut tentu dibutuhkan peran serta dan kerja sama kita semua, stakeholder terkait baik pemerintah, perguruan tinggi, maupun badan usaha milik negara (BUMN) dan BUMD,” ungkap Palandung.

Kaloborasi yang baik dan berkelanjutan akan mampu menyiapkan generasi muda yang tangguh serta siap menghadapi tantangan pembangunan.

“Dalam konteks ini, saya menyambut positif dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan oleh PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo melalui lembaga amal, zakat, infag dan sedekah (Lasis) yang mampu berbagi dengan sesama yang kurang beruntung lewat pemberian beasiswa, khususnya bagi mahasiswa yang berprestasi namun memiliki keterbatasan dalam membiayai biaya pendidikan,” tandasnya.

Untuk itu, Dia berharap kepada para penerima beasiswa untuk terus giat belajar, mempergunakan dan manfaatkan sebaik mungkin program tersebut, sehingga benar-benar memberikan manfaat serta membuat perubahan yang nyata bagi masa depan mahasiswa, termasuk juga mendukung program pemerintah.

“Saya menghimbau kepada kita semua, lebih khusus kepada adik- adik mahasiswa agar senantiasa terus memberikan dukungan bagi program pembangunan yang sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah, melalui kontribusi pemikiran, ide dan gagasan guna mensolusikan berbagai hambatan dan tantangan pembangunan daerah,” harapnya.

Selain itu, Palandung juga mengingatkan mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

“Saya juga mengigatkan agar tetap bijak dalam menggunakan media sosial (facebook, twitter, whatsapp). Mari kita bersama-sama menjaga terciptanya stabilitas keamanan sehingga roda perekonomian tetap berjalan dengan baik guna terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam Ekonomi, berdaulat dalam politik, serta berkepribadian dalam budaya”, tutup Palandung.

Sebelumnya, Kadiv Regional Sulawesi Dan Nusa Tenggara atas nama Direksi PT PLN (Persero) mengucapkan banyak terima kasih atas kesedian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang mendukung sejumlah program yang dilakukan oleh PLN, baik itu terkait upaya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, maupun hingga ke sisi mendukung kegiatan pelayanan operasional di lapangan.

“Perlu kami sampaikan sekilas mengenai Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) PLN, yang pada kesempatan kali ini menyalurkan bantuan berupa beasiswa kepada 50 mahasiswa yang ada di Sulawesi Utara dengan total nilai 300 juta rupiah. Ini merupakan program nasional dari LAZIS PLN yang menyalurkan bantuan pendidikan Beasiswa Cahaya Pintar sebesar Rp 40 miliar untuk mahasiswa dari berbagai program studi di 40 perguruan tinggi negeri dan swasta di berbagai penjuru Indonesia,” terangnya.

Sumber dana beasiswa berasal dari dana zakat para pegawai Muslim PLN se-Indonesia melalui kebijakan direksi yang memfasilitasi pemotongan zakat sebesar 2,5% dari penghasilan pegawai secara otomatis terpusat (automatic payroll system).

Pemberian beasiswa Cahaya Pintar LAZIS PLN di Provinsi Sulawesi Utara diberikan kepada 50 mahasiswa dari 2 universitas negeri dan swasta, yaitu IAIN Manado & Universitas Negeri Manado (UNIMA) dengan total bantuan yang di berikan senilai 300 juta rupiah dengan masing-masing mendapatkan 6 juta rupiah.

Besaran yang diterima oleh setiap mahasiswa sebesar Rp 1.500.000 per semester (Juni & Desember) serta Rp 300.000 untuk pemberian biaya hidup setiap bulan sehingga total setahun berjumlah Rp 6.000.000.(alfa)

Tatap Muka Dengan Mahasiswa Sulut di Malang, Gubernur Olly Tinjau Langsung Asrama Formas

manadoterkini.com, SULUT – Bentuk kepedulian orang nomor satu Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE terhadap dunia pendidikan tak perlu diragukan lagi. Buktinya, Senin (05/06/2017) Gubernur Olly bertatap muka dengan mahasiswa asal Sulut yang sementara mengambil studi di kota Malang, Jawa Timur.

Malang, Gubenur SulutPada kunjungan perdana tersebut, Gubernur Olly juga melakukan peninjauan lokasi, yang saat itu turut didampingi isteri tercinta, Ibu Rita Dondokambey-Tamutuan bersama Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw dan Sekretaris Komisi II DPRD Sulut Rocky Wowor.

Adapun lokasi pertemuan Gubernur bersama Forum Komunikasi Mahasiswa Sulawesi Utara (FORMAS SULUT) dilakukan di Guesthouse/asrama mahasiswa Sulut, Perum De Rumah Kavling, Jalan Veteran 2 Penanggungan, Klojen Malang.

“Dalam kunjungan perdana pak gubernur ini, beliau berjanji dalam waktu dekat akan segera merenovasi total bangunan asrama FORMAS, ini dilakukan Pak Gub guna membuat nyaman para mahasiswa selama belajar di kota Malang tersebut,” ungkap Victor Rarung selaku ketua media center OD-SK.malang

Menurut Rarung, hal ini disampaikan Gubernur Olly menjawab harapan para mahasiswa yang sempat disampaikan pada tatap muka tersebut.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Olly langsung memberikan bantuan uang saku kepada para mahasiswa penghuni Asrama FORMAS, dengan jumlah Rp. 26 juta, yang diinformasikan berjumlah 26 orang.

“Ini adalah bentuk perhatian pak Gubernur bagi para mahasiswa asal Sulut yang sedang menimbah ilmu di kota Malang ini, apalagi kita tahu bersama sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas program pengembangan Gubernur dan Wagub Sulut di periode ini,” tamba Rarung sembari menyampaikan Gubernur juga akan memberikan beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dikota Malang dan yang akan datang berkuliah dikota tersebut.malang

Sekretaris pribadi Olly Dondokambey, Novie Mantiri juga menambakan, pada tatap muka tersebut, Gubernur juga meminta para pengurus FORMAS dan penghuni asrama FORMAS untuk untuk bisa menjaga persatuan mereka selaku sesama kawanua, sekaligus meminta agar para mahasiswa mau belajar lebih baik lagi dan bisa berkarya bagi negara, lebih khususnya daerah asal Sulawesi Utara.

Adapun sesuai jadwal, Gubernur bersama rombongan diagendakan berada di kota Malang mendapat undangan khusus Presiden ke-5 RI Ibu Hj Megawati Soekarnoputri, dalam acara peringatan hari lahirnya Bung Karno, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.(alfa)

30 Calon Mahasiswa D3 Program Bea Siswa PT MSM, Studi ke Jiangsu Cina

minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Sebanyak 30 calon mahasiswa program D3 Pariwisata akan studi di Perguruan tinggi Jiangsu Cina. Ini adalah program sponsorship PT Meares Soputan Mining/Tambang Tondano Nusajaya (MSM/TTN), PT Archi Indonesia, bekerjasama dengan Seamolec dan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut.

“Kami (PT MSM,red) menyadari ini tidak besar yang kami berikan, namun kami yakin ini yang terbaik kami berikan kepada masyarakat lingkar tambang. Dimana, jika sebelumnya dana CSR kami realisasikan untuk infrastruktur, sekarang kami realisasikan untuk pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), antara lain seperti program bantuan pendidikan ini. Semuanya ditanggung perusahaan selama 3 tahun mereka di Jiangsu Cina,” ungkap Manager Community Developer PT MSM Yustinus Hari Setiawan, disela-sela pelepasan 30 calon mahasiswa, yang dilaksanakan di Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur, Sabtu (5/11/2016) akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut Asiano Gammy Kawatu, yang hadir mewakili Gubernur Olly Dondokambey SE, menyatakan apresiasi kepada PT MSM, yang telah mendukung program OD-SK, untuk pembangunan dibidang pendidikan dan pariwisata.

“Pemerintah Provinsi Sulut, mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah merealisasikan bantuan untuk program pengembangan sumber daya manusia (SDM), dengan menjadi sponsor untuk anak-anak di lingkar tambang studi ke Jiangsu Cina. Ini sangat positif juga bagi daerah kita karena kunjungan wisata, khususnya dari Cina masuk ke Sulut, ada sekira 30.000 orang, dan kita masih kekurangan pemandu wisata yang menguasai bahasa Cina. Untuk itu, dengan adanya program bantuan studi ke Cina, kami berharap memberi dampak besar bagi daerah. Kepada adik-adik calon mahasiswa jaga kesehatan belajar dengan baik disana, dan kami berharap dapat kembali dengan baik dan sehat, dan dapat merealisasikan ilmunya di daerah,” kata Kawatu.

Dari data PT MSM, 30 calon mahasiswa yang akan studi ke Jiangsu Cina, terdiri dari 20 calon mahasiswa dari Minahasa Utara (Minut) dan 10 calon mahasiswa dari Bitung. Menurut Humas PT MSM Heri Inyo Rumondor, para siswa ini telah melalui seleksi yang ketat, dan yang tersaring 30 calon mahasiswa yang telah siap diberangkatkan, Senin (7/11/2016) hari ini.

Hadir pada pelepasan 30 calon mahasiswa tersebut, selain Kawatu, hadir juga dari Pemkab Minut Kepala Dikpora Drs Maxilliam Tapada MPd, Asisten I Kota Bitung, Camat Liktim, Hukum Tua, orang tua calon mahasiswa serta masyarakat sekitar. Dan dari PT MSM selain Setiawan dan Rumondor, hadir juga Graham Pieterson, Agung Pratono, dan Viktor Malonda.(Pow)

Sejumlah Mahasiswa ITM Tomohon Terima Beasiswa dari Indosiar

ITM Tomohon

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Salah satu terobosan Institut Teknologi Minaesa (ITM) Kota Tomohon dengan mengandeng salah satu TV Swasta yakni Indosiar yang memberikan beasiswa bagi Mahasiswa.

Inilah nama-nama Mahasiswa/wi yang mendapat beasiswa dari Indosiar:

1. Laisani longdong

2. Yurike Tuela

3. Kristo loho,

4. Meiisia mauru,

5. Andini Lasut,

6. Julianne Najoan,

7. Intan Eno,

8. Putry Waworuntu,

9. Angelia mamuaya.