Gold Medal Kategori Best in Emergency Service Center

manadomanadoterkini.com, MANADO — Kerja cerdas dan kerja cerdas sejumlah Perangkat Daerah (PD) Pemkot Manado membuahkan hasil maksimal di Barcelona, Spanyol. Prestasi untuk kedua kalinya di tingkat Internasional membuktikan keberhasilan Walikota, DR. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dan Wakil Walikota, Mor D. Bastiaan, SE berhasil menata birokrasi Kota Manado.

Visi Manado Kota Cerdas 2021, bisa jadi akan dicapai Pemkot Manado lebih awal dari yang diharapkan. Terbukti, dengan berhasil mempertahankan medali emas untuk kedua kalinya (6/12/2019) bertempat di Hotel Fairmont Rey Barcelona.

Peringkat Dunia dalam lomba CONTACT CENTER WORLD untuk kategori BEST IN EMERGENCY SERVICE CENTER. Yang dilaksanakan di BARCELONA sejak tanggal 2 – 5 Desember 2019, selain Kadis Kominfo Erwin Kontu turut dihadiri juga Kepala Bapelitbangda Liny Tambajong, Kadis Pemadam Kebakaran M Sofyan.

Walikota memberikan apresiasi dan terima kasih atas hasil yang dicapai dalam ajang Contack Center World, kepada rakyatku Manado yang telah mendukung dan memanfaatkan layanan kedaruratan Pemkot Manado melalui Call center 112.

“Terimakasih buat Pak Wakil Walikota, MOR D. BASTIAAN. SE, STh, SH. Yang sudah mewakili dan mengikuti lomba dengan baik dan berhasil atas nama kota Manado sekaligus Manado mewakili lndonesia dan mewakili Asia Pasific,” ujar Walikota GSVL.

“Puji Tuhan, bukan hanya kemenangan saja yang diraih tetapi melalui penghargaan ini dapat memperkenalkan kepada dunia internasional mengenai keberadaan Kota Manado. Ayo rakyatku kita terus doakan Manado makin diberkati, Terima kasih.” ucap Ketua Dewan Pengawas APEKSI ini dengan penuh semangat. (aldi)

Bagun SDM Komitmen Walikota GSVL Wujudkan Manado Cerdas

Visi Manado Kota Cerdas sudah menjadi komitmen Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL). Tidak heran, Walikota dua periode tersebut terus berupaya menciptakan generasi yang handal dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

 manado

 

Walikota GSVL Tandatangani MoU dengan Yayasan Putera Sampoerna

manado

Beberapa hari lalu, Walikota GSVL mengunjungi Pusat Belajar Guru (PBG) di Kudus Jawa Tengah milik Yayasan Putera Sampoerna (YPS) untuk melakukan studi komparasi.

Tak lama berselang, tepatnya Jumat (30/8/2019), Walikota GSVL menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama YPS untuk pendampingan pembentukan PBS di Kota Manado.

manado

Walikota GSVL berujar, kehadiran PBG nanti di Kota Manado sejatinya mengembangkan institusi pendidikan, untuk seluruh guru dimulai dari TK/PAUD, sekolah-sekolah pendidikan dasar maupun menengah yang ada disekitar wilayah Manado.

“PBG ini memiliki sarana dan prasarana belajar, dan sekaligus sebagai pusat pengembangan kualitas guru. Di dalamnya, akan dibentuk sebuah sistem pengembangan dan pembinaan guru yang terstruktur dan berkesinambungan, untuk memastikan bahwa tujuan utama peningkatan kualitas sekolah di Manado berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru,” ujarnya usai MoU di Gedung Sampoerna Strategic Square, Tower Utara Lantai 31 Jln Jendral Sudirman, Jakarta.

GSVL : PBG Institusi Penyedia Akses Pembinaan Profesionalisme Guru

manado

Walikota GSVL menjelaskan, PBG adalah sebuah institusi penyedia akses pembinaan profesionalisme guru yang berkesinambungan, sistematis, dan terstruktur. PBG merupakan wadah pembelajaran guru yang mandiri, pendampingan, diskusi dan pertukaran informasi antar komunitas guru yang disupervisi oleh Pemerintah Kota Manado melalu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Manado.

Walikota dalam penandatanganan MoU tersebut didampingi Kadis Dikbud Kota Manado Drs Daglan Walangitan MPd dan Kabag Pemerintahan dan Humas Drs Sonny Takumansang MSi.(

 

 

Tingkatkan SDM guru di Manado, Walikota GSVL tak gengsi belajar hingga Kudus

Komitmen Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal, cerdas dan berkualitas di Kota Manado terus dibuktikannya.

manado

Walikota GSVL tak gengsi untuk belajar hingga luar daerah sebagai bagian dari visi Manado Kota Cerdas 2021. Dan kli ini, Walikota GSVL bersama Putera Sampoerna Foundation melakukan study komparasi di Pusat Belajar Guru (PBG) yang ada di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).

Walikota GSVL bersama rombongan yang diterima Bupati Kudus HM Hartopo, langsung mengunjungi dan berdiskusi bersama Pengelola PBG yang tepatnya berlokasi di Kelurahan Mlati Norowito, yang dirancang sebagai pusat pengembangan guru untuk meningkatkan kualitas para pendidik.

Adanya PBG Kudus adalah buah dari kerja sama Djarum Foundation yang juga melibatkan Putera Sampoerna Foundation, selaku perancang dan pelaksana program.

Walikota GSVL menegaskan ini merupakan kesempatan yang baik bisa melihat dari dekat kegiatan PBG di Kudus, dimana PBG begitu bermanfaat bagi berbagai pihak.

manado

“Ini memudakan kita untuk mengontrol kualitas pendidikan dan latihan guru selain itu program dapat didesain sesuai kebutuhan guru,” ujar Walikota GSVL.

Dikatakannya,dari diskusi bersama pihak pengelola, baik itu Guru Inti PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, PBG ini telah bekerjasama dengan Putera Sampoerna sudah berjalan 3 tahun dan saat ini tahap persiapan untuk dilepas oleh Yayasan dan dikelola langsung oleh PBG Kudus. Lebih dari 1000 guru sudah dilatih dengan kualitas pendidikan makin baik di Kudus.

“Manfaat bagi siswa, diajar guru yang memiliki pengetahuan memadai, terampil dan bersikap terpuji, selain itu, hasil belajar murid menjadi meningkat,” ujar Walikota GSVL yang saat itu didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Drs Daglan Walangitan MPd.

 

Bupati Kudus : PBG Organisasi Non Pemerintah, Pangawasan Dikpora

manado

Adapun Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan, walaupun PBG merupakan organisasi non-pemerintah, tetapi pengelolaan tetap di bawah pengawasan kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.

“PBG menyediakan akses bagi guru yang ingin mengembangkan kompetensinya dan menjadi bagian dari sistem pembinaan profesionalisme guru di Kabupaten Kudus,” ujarnya.(Lipsus/aldi)

 

 

Gerbong Kabinet GSVL-MOR Mulai Bergerak

manadoterkini.com, MANADO — Gerbong kabinet Manado Cerdas mulai bergerak. Pasalnya, Senin (7/8/2017) sekitar Pukul 16.30 Wita di ruangan Sekda sejumlah pejabat mendapat tugas tambahan dari Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastiaan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian.

manado
Plt Sekda H Rum Usulu menyerahkan Surar Parintah Tugas Walikota kepada empat pejabat

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Manado, H Rum Usulu membenarkan akan adanya perubahan di tubuh Pemkot Manado. Dijelaskan Usulu, Pembacaan dan Penyerahan Surat Perintah Tugas Walikota, terhitung mulai tanggal 7 Agustus 2017. Pengisian jabatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja, untuk membangun Manado semakin lebih baik kedepan. “Semoga para pejabat yang diberikan kepercayaan ini kinerjanya lebih baik agar Manado bisa lebih maju,” harapnya.

IMG-20170807-WA0045Lebih jauh ditambahkan para pejabat ini diberikan kepercayaan sebagai Plt dan Plh, namun tugas sebagai kepala dinas yang definitf masih tetap dilaksanakan.

Diketahui Hendrik Warokka menjadi Plh Assiten 2 Setda Kota Manado, mengisi kekosongang yang ditinggalkan Ferry Suwi yang memasuki masa penasiun. Begitu juga Jonly Tamaka yang adalah Sekretaris Badan Keuangan dan Aset dipercayakan sebagai Pelaksana Tugas Kaban mengantijan Manarsar Panjaitan yang telah mengabdi selama 6 tahun 7 bulan. Manarsar telah mendapat surat penarikan di BPK-RI.

“Pemkot Manado dengan penuh ucapan terima kasih melepas, mengembalikan beliau (manarsar,red) ke instansi asal, tapi Pemkot Manado tetap mengharapkan bantuan sebagai aparat sesama APIP, ” ujar Usulu.

Pejabat lainnya yang mendapat surat perintah tugas adalah Lenda Pelealu sebagai Plt Kadis Periwisata dan Laurens Umboh sebagai Plh Kadis Pemuda dan Olahraga.

Diketahui SPT diserahkan oleh Plt Sekda Bpk H. Rum Usulu, disaksikan oleh Asisten 1 Mickler Lakat dan Asisten 3 Frans Mawitjere, Kaban BKD Corry Tendean, Inspektorat dan Bpk Manarsar Panjaitan.(ald)

Terkait Pengisian OPD Baru, GSVL : Jika Ada Jabatan Karena Uang Segera Laporkan

manado
Pejabat esalon II berada disamping kiri Walikota GSVL dan III berada di sebela kanan.(ist)

manadoterkini.com, MANADO – Perubahan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdampak terhadap reposisi jabatan yang akan diisi oleh pejabat baru. Mengawali tahun 2017 ini, GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan telah mempersiapkan Kabinet Manado Cerdas.

Dalam pengisiian jabatan ini, sangat rentan terhadap praktek suap maupun makelar jabatan. Bahkan, keterlibatan oknum-oknum yang mengaku orang dekat Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Kota, termasuk keluarga dan tim sukses akan bergerilya menawarkan jabatan dengan sejumlah uang.

Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA menegaskan, dalam penyusunan posisi jabatan OPD baru, dirinya dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastaan SE bertekad untuk menempatkan pejabat sesuai bidangnya secara proporsional dan profesional.

Sehingga, jika kedapatan ada pejabat yang menduduki jabatan karena memberikan sejumlah uang kepapa orang dekat pimpinan daerah akan diganti.

“Saya tegaskan disini, pengisian jabatan OPD baru berdasarkan profesionalitas yang bersangkutan, bukan karena kedekatan apalagi dengan memberikan uang. Saya katakan ini, karena sekarang ini saya banyak menerima laporan ada yang mengatas-namakan keluarga, tim sukses ataupun orang dekat yang menawarkan jabatan dengan meminta sejumlah uang. Hati-hati, kalau sampai kedapatan, pejabat tersebut saya akan ganti,” tegas Walikota GSVL, saat menyampaikan sambutan dalam Apel Perdana usai Cuti Tahun Baru, Selasa (3/1) pagi tadi, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Menurut suami tercnta Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, semua pihak diminta mengawasi proses pengisian jabatan OPD baru. Jika ada praktek seperti itu, silahkan dilaporkan ke instansi berwenang seperti Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Manado atau langsung ke Walikota dan Wakil Walikota Manado.

“Silahkan segera laporkan kepada kami, saya, Wakil Walikota maupun BKD Manado untuk diproses. Karena, praktek seperti ini merusak komitmen kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bebas KKN,” tandas Walikota GSVL.

Olehnya, orang nomor satu di Manado itu meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Manado agar bekerja dengan baik dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang sekarang ini.

“Bekerjalah dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tidak usah galau dengan isu-isu yang mulai berkembang saat ini, karena jabatan adalah kepercayaan yang diberikan pimpinan. Jadi lakukan penuh tanggung-jawab, dan loyal-lahterhadap pimpinan,” pinta Walikota GSVL.(*/ald)

KOLABORASI GSVL-MOR JADIKAN MANADO CERDAS

Walikota GSVL Ingatkan SKPD Tindaklanjuti Temuan BPK

WALIKOTA Manado G.S Vicky Lumentut, meminta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk serius menuntaskan tunggakan temuan yang direkomendasikan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Sulut.

Walikota ManadoPasalnya, hingga kini baru 62,84 persen temuan yang ditindaklanjuti SKPD. Sehingga diharapkan sampai akhir tahun 2016 ini sisa tunggakan bisa diselesaikan. “Saya berharap tunggakan-tunggakan temuan di SKPD dapat diselesaikan secepatnya. Sekarang ini, baru 62 persen diselesaikan, Memang, temuan-temuan ini merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya tidak hanya saat pemerintahan saya dan Pak Mor,” tegas GSVL, sapaan akrab Walikota, saat membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) di ibis Hotel Meeting Room, Kamis (22/9).

Menurut Walikota, peelaksanaan Larwasda ini sangat penting untuk menuju pada pemerintahan yang bersih dan taat aturan. “Gelar pengawasan daerah ini sangat penting diikuti, agar kita bisa mengtahui posisi dinas atau badan terkait beban tugas yang tettunda yakni temuan-temuan yang direkomendasikan BPK RI. Kita diberikan tugas untuk mengelola pemerintahan dalam bingkai taat pada aturan yang berlaku,”tandas Walikota.

manadoPemkot Manado, tambah Walikota, bertekad untuk memproleh opini Wajar Tanpa Pemgecualian (WTP) dua kali. Namun, perlu dukungan seluruh SKPD dengan menindaklanjuti tunggakan temuan yang direkomendasikan BPK-RI.
“Tekad kami pemerintah Kota Manado bisa mendapatkan WTP dua kali. Saya yakin ini bisa berlanjut jika semakin hari temuan-temuan dan persoalan di SKPD bisa dikurangi,”tukas GSVL

Dalam pemaparannya, Walikota GSVLKepala Badan Pengawasan Pembangunan dan Keuangan (BPkP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Sihar Panjaitan Ak MM menandaskan perlu komitmen dari aparatur pemerintah untuk mewujudkan good governance dan clean goverment serta tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Perlu komitmen dari pemerintah untuk anggaran pembangunannya bagi kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi. Karena tanggung jawab kita kepada Tuhan,”tandas Panjaitan.

Hal senada disampaikan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Auditorat I BPK-RI Ida Irawati SE MAP.  Menurutnya, akumulasi temuan dari 2005 yang direkomendasikan BPK-RI harus diselesaikan, karena berimplikasi pidana dan terancam penjara dan denda ratusan juta. “Saya hanya minta adanya komitmen untuk menyelasaikan itu,”pungkasnya. Larwasda yang dilaksanakan Inspektorat Kota Manado diikuti para kepala dinas, badan dan camat se Kota Manado.(***)

Wawali Sidak SKPD Balai Kota, Humpro Jadi Target

MorAKSI Sidak ke Sejumlah SKPD di Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dilakukan Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan SE Rabu (21/09) pagi tadi, dan tak terkecuali menjadi ‘TO’ (target operasi) Bagian Humas dan Protokol (Humpro) di lantai dasar Kantor Walikota yang diketahui selama ini menyimpan begitu banyak persoalan yang cukup pelik karena berkaitan dengam proses kerja sama pembayaran dengan sejumlah media massa alias Pers yang sehari-harinya bertugas dan ngepos di Kantor Sparta Tikala.

morTak heran, kehadiran Wawali Mor ini sempat membuat sejumlah staf di ruangan Humpro terkejut dan panik karena ini merupakan kunjungan Perdana orang nomor dua di Kota Cerdas ini. “Selamat pagi, ada bae-bae jo samua. Gimana Pak Kabag ? So ator bae-bae itu kemitraan dengan Pers, ator bagus ne itu hubungan dengan kawan-kawan wartawan supaya semuanya berjalan aman dan Cerdas selalu,” pinta Wawali Mor tersenyum.

HUmasUsai ‘Bertamu’ di ruangan Humpro, Wawali Mor melanjutkan Sidak ke sejumlah ruangan termasuk melihat dari dekat proses pengurusan KTP warga masyarakat yang mengurus di Kantor Catatan Sipil Kota Manado.(*)

Sukseskan HUT Provinsi Sulut ke 52, GSVL Sidak Kesiapan Stand Pemkot Manado di Pemeran Kayuwatu

Lumentut

WALIKOTA Manado DR G.S Vicky Lumentut Rabu (21/09) malam tadi datang melihat langsung persiapan stand pameran Pemerintah Kota Manado di Kayuwatu Mapanget. Inspeksi mendadak (Sidak) Walikota GSVL tersebut turut didampingi Asisten 2 Drs Rum Usulu dan sejumlah Pejabat teras Pemkot Manado.

manado“Stand Pameran Kota Manado akan menampilkan sejumlah produk unggulan, dan termasuk mensosialisasikan program pembangunan yang ada di Kota Cerdas. Untuk itu, selain berharap bisa mendapat juara dalam lomba pameran kali ini. Juga yang terpenting, bisa mempromosikan produk dan program andalan Kota Manado Menuju Sulut Hebat. Saya mohon setiap SKPD yang memamerkan prodaknya, untuk bisa tampil yang terbaik dengan selalu menjaga kebersihan karena itu merupakan suatu kunci keberhasilan nantinya,” saran Walikota GSVL serius.

manadoAdapun Pameran Pembangunan Dalam Rangka HUT Propinsi Sulut ke 52 tahun 2016 ini, Akan Dibuka Oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE Kamis (22/09) besok mulai pukul 16.00 Wita. (***)

Stand Diserbu Pengunjung, GSVL Ingatkan SKPD Jaga Nama Baik Pemkot

SETELAH hajatan pameran pembangunan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibuka Gubernur Olly Dondokambey SE, stand pameran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ramai diserbu pengunjung di kawasan pameran pembangunan Kayuwatu, Kecamatan Mapanget, Kamis (22/9) malam tadi. Bahkan, Walikota DR G.S Vikcy Lumentut bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE ikut menyambut kedatangan masyarakat di stand Pemkot Manado berlantai dua itu.

GSVL-MORWalikota GSVL berpesan agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ikut dalam pameran pembangunan tersebut agar menjaga nama baik Pemkot Manado. Sehingga, masyarakat ataupun pengunjung yang datang merasa senang dan bisa menikmati produk-produk unggulan yang ditampilkan dalam stand pameran Pemkot Manado.

“Saya ajak para SKPD, tampillah simpatik bagi para pengunjung yang datang di stand pameran. Berikanlah penjelasan tentang produk-produk unggulan Pemkot Manado supaya masyarakat paham dan mengerti. Jaga nama baik Pemkot Manado, “kata Walikota GSVL.

GSVL-MORPembukaan pameran pembangunan dilakukan Gubernur Olly Dondokambey ditandai dengan pemukulan tetengkoren. Tampak hadir Wakil Gubernur Steven Kandouw serta Walikota dan Bupati se Sulut. (***)

VISI-MISI MANADO CERDAS SAH DI-RPJMD-KAN, BUKTI KOMITMEN GSVL-MOR

GSVL: Ini Menjadi Pijakan Kami Melaksanakan Pembangunan Selama 5 Tahun

manado, RPJMD
Walikota Manado GS Vicky Lumentut,Wawali Mor Bastiaan, Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone

WALIKOTA Manado, GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) kini bisa leluasa mensukseskan seluruh janji politik mereka kepada masyarakat saat kampanye Pilkada lalu yang dikenal dengan sejumlah program pro rakyat yang tetuang dalam visi misi menjadikan Manado Cerdas.

Ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2016-2021 yang dibuka langsung Walikota GSVL didampingi Wawali Mor di Sintesa Peninsula Hotel, Kamis (15/9).

manado
Wali Kota, GS Vicky Lumentut membuka Musrenbang RPJMD 2016-2021 di Peninsula Hotel.

Sekadar diketahui, Musrenbang RPJMD sangat penting untuk menentukan arah pembangunan Kota Manado lima tahun kedepan.

“Saya tegaskan disini penyusunan RPJMD sangat penting. Dimana, dokumen ini akan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Manado melaksanakan pembangunan Kota Manado selama lima tahun kedepan,” ujar GSVL.

RPJMD
Walikota GS Vicky Lumentut didampingi Keban Bappeda

Walikota Manado dua periode ini berharap kehadiran para peserta Musrenbang bukan sekedar seremoni belaka tetapi bisa berperan aktif memberikan masukan konstruktif untuk pembangunan Kota Manado.(*)

Visi Misi & Program saat Kampanye Terakomodir dalam RPJMD

TERKAIT visi dan misi serta program yang ditawarkan kepada masyarakat sewaktu mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), menurut GSVL, wajib hukumnya untuk diakomodir dalam RPJMD Kota Manado 2016-2021.

RPJMD
Wawali Manado, Mor Bastiaan ikut hadir mendampingi Wali Kota saat pelaksanaan Musrebang RPJMD 2016-2021. (foto humas)

“Musrenbang RPJMD ini dimulai dari visi dan misi saya dan Pak Mor. Sehingga, wajib hukumnya untuk dilaksanakan apa yang kami tawarkan sebagai janji politik kami saat Pilkada lalu,” tukas GSVL, seraya berharap terbangun sinergitas antara pemerintah, para wakil rakyat, stakeholder dan masyarakat dalam rangka pembangunan Kota Manado.

Ketua DPRD Manado
Penandatanganan oleh Ketua DPRD Manado Henny Nortje Van Bone

“Semoga semua pemikiran-pemikiran akan terumus dalam membawa perubahan menuju Manado yang lebih baik,”pungkas Walikota. (*)

Politisi, Akademisi, Polisi, Dosen, Polisi Sampai Lurah Hadir di Musrenbang RPJMD

HADIR dalam Musrembang RPJMD itu diantaranya, Ketua DPRD Nortje Van Bone dan para anggota dewan,  Kepala Bappeda, Peter K.B. Assa, Ph.D Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Kapolresta Manado, Kombes Hisar Siallagan, Bappeda Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) diwakili Kepala Bidang (Kabid) Analisa dan Evaluasi, Syalom Korompis.

DPRD Manado
Musrenbang RPJMD yang dihadiri anggota DPRD Manado

Juga Tim Ahli Penyusunan RPJMD, Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Manado di Tondano, Dr. Ichdar Domu, Dekan Fispol Unsrat, Drs. Novie Pijoh, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat, Dr. Herman Karamoy, S.E, M.Si, Ak, Sekretaris Daerah Kota Manado, M.H.F. Sendoh, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Camat, Lurah.

Musrenbang
Muspida,para anggota DPRD Manado dan sejumlah pejabat Pemkot Manado serta para undangan yang hadir dalam Musrenbang RPJMD Kota Manado 2016-2021

Selain itu para unsur Generasi muda masing-masing Ketua KNPI Kota Manado, Erick Kawatu, S.E, M.Si, dan Ketua Karang Taruna Kota Manado, Brilliant Charles beserta jajarannya, tokoh masyarakat perwakilan kecamatan se Kota Manado.

Suasana RPJMD
Suasana RPJMD Kota Manado

“Kehadiran saudara-saudara dalam Musrenbang ini bukan hanya seremonial belaka tetapi ini merupakan momen yang sangat penting kita bicarakan dan dalam rangka menghasilkan rumusan-rumusan kedepan Manado akan jadi seperti apa,” tandas GSVL yang didampingi Wawali Mor. (*)

Manado Terus Mantapkan Perencanaan Menuju Smart City

manado
Kaban Assa mendampingi Wawali Mor Bastiaan menuju Smart City

manadoterkini.com, JAKARTA – Menjadikan Manado sebagai salah satu daerah Smart City sebagaimana tertuang dalam visi misi Cerdas Wali Kota, GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) terus diseruasi Pemkot Manado.

Buktinya, setelah meluncurkan kanal pengaduan diperuntukan bagi seluruh masyarakat Kota Manado dengan nama aplikasi Qlue. Kamis (1/9/2016), Wawali Mor didampingi Kepala Bappeda, Bartje Assa, Kadis Kominfo, Hanny Waworuntu, Kabid Pengembangan Sistim Informasi dan Telematika, Heintje Lombone serta DR. Vecky Pokoel dari Akademisi Unsrat kembali melakukan terobosan dengan melobi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Jakarta terkait sejumlah aplikasi pendukung menuju Manado Kota Cerdas.

Rombongan Wawali Mor ini diterima Plt Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Dra. Mariam F. Barata. “Kami berkonsultasi ke Kemenkominfo berkonsultasi sekaligus mengharapkan adanya dukungan dari Kemenkominfo berupa aplikasi-aplikasi yang bisa dipakai Pemkot Manado untuk diinstal pada Smart City. Untuk langkah awal, saat ini kami sudah memkai aplikasi Qlue berupa kanal pengaduan untuk masyarakat,” kata Kaban Bappeda Bart Assa.

Dalam pertemuan itu, pihak Kekonkominfo pun mempekenalkan 4 aplikasi Smart City. Pertama aplikasi Simaya (Sistem Informasi Dunia Maya). Aplikasi ini digunakan di derkantoran yang tujuannya memberikan kemudahan bagi PNS untuk dapat berkerja dimana saja.

Kedua, aplikasi Sicantik (Sistem Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu Untuk Publik). yg digunakan pada proses perizinan secara elektronik. Ketiga aplikasi SiMantera (Sistem Manajemen Integrasi dan Pertukaran Data). Aplikasi ini berfungsi menjembatani pertukaran data antar SKPD atau instansi pemerintah meskipun berbeda Database.

Dan aplikasi terakhir, PNSBox (Private Network Security Box). Aplikasi ini berkaitan dengan keamanan server dan jaringan. “Niat Pemkot Manado untuk mengembangkan Smart City disambut baik Kemenkominfo. Mereka siap membantu dan mendukung Pemkot Manado memberikan aplikasi-aplikasi penunjang Smart City,” tambah Kepala Bappeda, Bartje Assa.

Sementara Waworuntu mengakui, ada ratusan aplikasi Smart City di Kemenkominfo. Tapi Pemkot Manado akan melihat keperluan sesuai kondisi daerah. “Baru empat aplikasi itu yang cocok untuk sementara diterapkan di Pemkot Manado. Ini gratis diberika pihak Kemenkominfo,& pungkas Waworuntu.(tim/ald)

Wujudkan Manado Cerdas, MOR Ajak Tim ke Jakarta Smart City

manadoterkini.com, MANADO – Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) khususnya menyiapkan Kanal Pengaduan Layanan Publik yang memberi akses bagi partisipasi masyarakat membangun Manado dengan digital syatem bakal diwujudkan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan.

manado
Jakarta Smart City

Terbuti, Selasa (19/7/2016) Walikota GSVL menugaskan Wawali Mor memimpin pertemuan antara Tim Pengembangan Sistem Komunikasi Berbasis IT Pemerintah Daerah Kota Manado dengan Dinas KomInfo DKI Jakarta yang mengelola Jakarta Smart City.

“Dalam pengembangan sistem informasi ada dua hal penting yang perlu kita seriusi. Pertama, harus terintegrasi, artinya seluruh skpd harus dapat bekerja sama dalam sebuah sistem yang terkoneksi dan terintegrasi. Kedua, tidak usah malu dan tanggung-tanggung untuk belajar. Oleh karena itu saya membawa tim pengembangan TIK Manado Cerdas untuk belajar pengembangan yang dilakukan Jakarta Smart City di sini,” ujar Wawali Mor.

manado
wawali mor bastiaan memimpin langsung pertemuan dengan Dinas Kominfo DKI Jakarta

Pertemuan yang dihadiri Kepala Bappeda Peter KB Assa, PhD, Kadis Kominfo, Y.B. Waworuntu, dan tim serta turut dihadiri pemerhati TIK Hanny Wong Kandou, berlangsung di Ruang Rapat Jakarta Smart City mendiskusikan berbagai komponen pendukung sistem informasi seperti infrastruktur jaringan, ketersediaan dan kestabilan jaringan internet, aplikasi yang dikontribusikan oleh skpd, komunitas dan kominfo, serta yang tidak kalah pentingnya penggunaan sumber daya manusia baik pns di lingkup dinas Kominfo, outsorching, dan tenaga profesional lainnya.

Pertemuan yang berlangsung serius selama kurang lebih 4 jam, akan dilanjutkan besok Rabu 20/07 dengan agenda konsultasi teknis dengan manajemer operasi pada masing2 unit pengelola JSC.(tim)

Liputan Khusus : Pasca Dilantik Ini yang Dilakukan GSVL-MOR

“Program 100 Hari Hingga Realisasi Janji Kampanye”

GSVL-MOR Tancap Gas, Pejabat Digilir Lapor Program Kerja Lewat Rokorev Baseline

DILANTIK pertengahan tahun anggaran 2016 sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado membuat GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) tak mau ketinggalan dengan daerah lain di Sulut.

manadoManado sebagai pusat ibukota Provinsi yang selalu menjadi tolak ukur daerah lain, memaksa GSVL-MOR untuk tancap gas. Sontak saja di hari kedua masuk kantor GSVL-MOR langsung melaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) Baseline Kepemimpinan yang diikuti semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Camat hingga Lurah.

Rakorev digagas Bappeda Manado ini berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota berlangsung ketat. Dimulai pukul 09.00 pagi hingga selesai tersebut, dipimpin langsung Walikota GSVL dan Wawali Mor. Bahkan SKPD yang datang terlambat dilarang untuk masuk ke ruangan rakorev.

Menurut Koordinator pelaksana Rakorev, Bartje Assa, rapat ini akan menjadi indicator dasar pemerintahan baru untuk menjadi patokan kepemimpinan GSVL-MOR 5 tahun kedepan.

“Lewat Rakorev Baseline ini semua SKPD bisa menyamakan presepsi kerja antara pimpinan dan staf demi meningkatkan kinerja seluruh SKPD di pemerintahan baru ini,” jelas Kepala Bappeda dikenal kaya ide brilian di bidang pemerintahan ini.

Akan halnya Wali Kota GSVL saat membuka Rakorev mengakui, dirinya dan Mor butuh informasi dan penjelasan-penjelasan semua SKPD sejauh mana tupoksi program kerja mereka satu tahun belakangan ini sampai 2016.

“Ini penting. Lewat Rakorev Baseline ini titik nol kami memulai bekerja. Jadi saya dan Pak Wakil minta pemaparan bergilir masing-masing SKPD sudah sampai dimana capaian kinerja anda,” kata GSVL.

Diharapkan, program tertuang dalam APBD 2016 harus didistribusikan tuntas dalam program kerja di semua SKPD dari Dinas, Badan, Camat hingga Lurah.

“Dari sini kita akan lihat. Kalau ada permasalahan hingga tidak tercapai, kita cari solusinya. Ada yang capaiannya lambat, kita pacu,” ujar GSVL.

Ini dilakukan GSVL, karena tak mau pekerjaan tahun anggaran APBD 2016 dibawa kepemimpinan dirinya dan Mor sampai di-carry over di tahun 2017.

“Sekarang masih ada waktu enam bulan lebih bekerja. Saya yakin kalau semua dilakukan sesuai mekanisme, pasti bisa berjalan lancer,” kata Walikota dua periode ini.

Termasuk capaian pekerjaan fisik yang dikerjakan pihak ketiga. Baik yang sudah ada kontrak kerjanya di masa waktu pekerjaan ini.

“Jangan sampai pekerjaan berbuntut masalah hokum. Sebab kepemimpinan saya dan Pak Wakil menjunjung visi misi menjadikan Manado Kota Cerdas seperti tertuang dalam RPJMD,” tandas suami tercinta Prof. DR. Paula Lumentut-Runtuwene ini.(***)

Ini Program 100 Hari Kerja Wali Kota-Wawali Manado, Mor Fokus Gaet Investasi Besar

PASCA dilantik 9 Mei 2016, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih 2016-2021 langsung tancap gas dengan program 100 kerja. Banyak yang penasaran, apa saya program 100 hari kerja kedua pemimpin yang bertekad menjadikan Manado Kota Cerdas?

 manado

Ini Program 100 hari kerja kedepan GSVL-MOR:

–        Sosialisasi Visi Misi Walikota-Wakil Walikota Manado 2016-2021

–        Pembentukan Panitia Seleksi Pejabat EselonI

–        Pembenahan Pelayanan Perizinan di BP2T

–        Disentralisasi beberapa tugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan ke      Kecamatan

–        Pembenahan Pasar Bersahati, Pinasungkulan, Bahu, Tuminting dan      Lililoyor

–        Pemantapan Program Universal Coverage (UC Cerdas) di beberapa      Rumah Sakit

–        Evaluasi Kerja

–        LKPJ 2015

–        Penyusunan RPJMD 2016-2021

–        Konsultasi dengan DPRD tentang Program Legislasi Daerah

–        Melanjutkan pembebasan Pembangunan jalur hijau untuk pejalan kaki   dan tepian jalan

–        Memantapkan Program PBL Mapalus

–        Menyelasaikan Pembangunan Taman Berkat (Godbless Park)

–        Merapikan Pepohonan dan menghijaukan tepi-tepi jalan utama serta      membuat penghijauan di setiap lahan

–        Menertipkan lahan PKL

–        Menertipkan Pengemis dan Gelandangan

–        Mengaktifkan dan menata kembali Program santunan Duka

–        Peningkatan kwalitas SDM, aparat Pol PP, Petugas LLAJ Dinas    Perhubungan

–        Sosialisa dan pelaksanaan Program Bendi Wisata Manado dan Car        Free Day akan dilaksanakan kembali setiap Hari Minggu            Jam 6-9 pagi.

manado

Diakui Wali Kota GSVL, program 100 hari kerja ini disusun dirinya dan Wawali Mor. “Kami menyusun sendiri dengan mengacu pada kebutuhan prioritas di Kota Manado,” kata GSVL sambil meminta dukungan stakeholder.

Ini disampaikan GSVL saat Sosialisasi Discussion Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2016-2021 di Gedung Serbaguna Pemkot Manado, Rabu (25/5) dihadiri anggota DPRD Manado dan seluruh elemen masyarakat.

Wawali Mor menambahkan, dirinya diberi tugas khusus untuk menertibkan segala bentuk perizinan layanan public yang sampai saat ini masih banyak dikeluhkan.

“Ini sebagai upaya membuka peluang invetasi sebesar-besarnya di Kota Manado. Jadi masalah perizinan masih banyak perlu dibenahi,” tutur Mor.

Langkah awal dilakukan menurut mantan anggota DPRD Manado dua periode serta pernah dipercayakan sebagai Wakil Ketua Dewan, melakukan indentifikasi masalah regulasi perizinan.

“Tugas khusus yang diberikan ini akan saya upayakan untuk tuntaskan agar para investor nyaman berinvetasi di Manado,” pungkas suami tercinta Imelda Bastiaan-Markus.(***)

Delapan Program Cerdas GSVL-MOR Dituangkan Lewat Visi-Misi

DELAPAN program pro-rakyat yang menjadi senjata pemungkas GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) saat bertarung pada Pilkada lalu, sehingga bisa menjadi pemenang meski harus melewati tahapan di Mahkama Konstitusi (MK).

manadoTak heran melalui Bappeda Kota Manado, GSVL-MOR menugaskan penjabaran delapanprogram dalam visi-misi selang menjabat Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Tindaklanjutnya, Rabu (25/5/2016) Kepala Bappeda Manado Bartje Assa Ph.D, mengelar Sosialisasi dan Open Discussion Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota Manado Periode 2016 – 2021.

Walikota Lumentut dalam pemaparannya menyampaikan bahwa visi yang akan diusung mereka selaku Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2016-2021 yaitu “Manado Cerdas 2021”. Dan misi yang diambil merupakan singkatan dari kata Cerdas, yaitu “Cendekia, Ekowisata, Religius, Daya Saing, Aman Nyaman, dan Sehat Sejahtera”.

Pada kesempatan yang sama Walikota Manado juga menyampaikan 8 program unggulan mereka sepanjang periode 2016-2021 yaitu:

1. Dana sosial bagi lansia, difabel, dan santuna kematian.

2. Program peningkatan kwalitas layanan pengobatan gratis Progran UC Cerdas (Universal Covarage).

3. Peningkatan kwalitas Program Pembangunan berbasis Wilayah, Lingkungan (PBL Mapalus) termasuk peningkatan PRO-Kamling dan Pembagunan ruang Publik (RTH dan RTNH).

4. Peningkatan kesehtraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan Honor, Guru Bantu, kebersihan, dan Kepala Lingkungan.

5. Meningkatkan Insentif bagi para Rohaniawan.

6. Dana bantuan khusus Pendidikan yaitu Mitra bantuwan dana riset bagi Peniliti dan Dosen Perguruan Tinggi, Beasiswa Pendidikan bagi Siswa yang kurang mampu, SD SMP SMA dan Beasiswa S1 perlingkungan, S2 per Kelurahan, dan S3 per Kecamatan.

7. Pemperkuat program “Good Governance” dan “Clean Govertment” dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik satu atab secara Online berbasis sitem dan informasi.

8. Pelatihan dan sertivikasi Tenaga Kerja serta Program pengembangan kreativitas Pemuda dibidang Seni, Olahraga, Budaya dan Teknologi.(***)

GSVL-MOR Kebut ‘Manado Kota CERDAS’

manadoBUKAN sekadar jargon semata, Manado Kota Cerdas yang digaungkan GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) saat kampanye lalu siap dibuktikan GSVL-MOR, Wali Kota-Wawali Manado terpilih periode 2016-2021.

Ini terungkap saat GSVL-MOR menggelar Sosialisasi Discussion Visi Misi mereka, Rabu (25/5) di ruang Serbaguna Kantor Wali Kota dihadiri ribuan elemen masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjawab rasa penasaran masyarakat strategi  GSVL-MOR menuju Manado Kota Cerdas yang menjadi Visi tahun 2021 nanti.

manadoCERDAS dianalogikan; Manado sebagai Kota Cendekiya, Ekowisata, Religius, Daya Saing, Aman/Nyaman dan Sehat Sejahtera yang termaktub dalam Misi GSVL-MOR.

Wali Kota GSVL langsung memaparkan strategi dirinya dengan Wawali Mor untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut. “Ini bukan hanya sekadar  janji politik saya dan Pak Mor saat kampanye lalu. Tapi kami benar-benar ingin mewujudkan visi dan misi kami untuk segera mewujudkan Manado lebe bae lagi melalui Program Manado Kota Cerdas,” kata GSVL.

Program CERDAS menurut GSVL akan difokuskan pada pelayan kesehatan, pendidikan, bantuan social, penataan birokrasi, peningkatan SDM, penataan kota berbasis lingkungan hingga menjadikan Manado Kota Ekowisata.

“Persoalan dan tantangan kedepan begitu banyak. Tapi saya yakin, jika kita konsisten dengan dibantu stakeholder yang ada, Kota Manado akan jauh lebih baik. Saya dan Pak Wakil akan focus menjalankan visi dan misi kami,” ungkap Wali Kota dua periode ini.(***)

Gairakan Kembali Car Free Day, GSVL -MOR Ajak Perhotelan, Ada Smokol Ala Manado dan Atraksi Budaya

SETELAH melalui pertemuan antara Pemkot, Polda Sulut, Direktorat Lalulintas, Polresta Manado, Dispora, Disparbud dan Dinas Pehubungan Kota Manado dihadiri Wali Kota, GS Vicky Lumentut dilanjutkan rapat koordinasi dipimpin Wakil Wali Kota, Mor Bastiaan, Selasa (31/5), persiapan launching program Car Free Day  Minggu 5 Juni nanti makin mantap digelar.

manadoDalam rapat koordinasi di ruang Wawali Manado tersebut, pihak Direktorat Lalulintas Polda Sulut selaku salah satu penggagas kegiatan ini berharap, sepanjang jalur Boulevard kawasan Car Free Day mulai dari jembatan Kuning Sario hingga SPBU sebelum It Center dimeriahkan berbagai kegiatan.

Tidak hanya kegiatan berbau olahraga tapi harus ada atraksi-atraksi bernuansa budaya. Yang paling menarik, di sepanjang jalur Car Free Day, akan disedikan menu khas Manado untuk para pengunjung.

“Namanya Smokol Ala Manado. Ini akan menjadikan pemandangan menarik yang tidak dimiliki di daerah lain yang sama-sama melaksanakan program Car Free Day,” kata Wawali Mor.

Instansi terkait lain di lingkup Pemkot Manado diminta mendukung pelaksanaan Car Free Day ini. “Mengingat kegiatan ini akan berkelanjutan tiap minggu, setiap SKPD yang terlibat menjadi pusat koordinasi harus mendukung penuh mensukseskan Car Free Day ini,” tandas Mor.

manadoApalagi dengan permintaan Direktorat Lalulintas Polda Sulut, di jalur kawasan Car Free Day setiap pelaksanaannya nanti tidak hanya menampilkan kegiatan berbau olahraga, melainkan juga ada atraksi-atraksi budaya. Serta di sepanjang jalur Car Free Day akan disediakan jejeran menu khas Manado.

“Kegiatan Ini nantinya akan lebih menarik perhatian para turis local maupun manca Negara. Saya berharap semua perhotelan di Kota Manado mendukung dan ikut terlibat meramaikan dalam kegiatan ini. Ini akan menjadi ikon baru Pariwisata di Kota Manado,” tandas Mor.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Manado, Hendrik Warokka menjelaskan, atraksi budaya yang dimintakan Direktorat Lalulintas Polda Sulut diantaranya, berupa Cakalele dan tarian adat lainnya.

“Seperti kata Pak Wakil Wali Kota, ini akan menjadi ikon baru pariwisata di Kota Manado. Kami siap all out mensukseskan Car Free Day ini,” pungkas Warokka.(***)

Wujudkan Manado Kota Cerdas, GSVL-Mor Buktikan 8 Program Pro Rakyat

manado
Suasana sosialisasi visi-misi GSVL-MOR

manadoterkini.com, MANADO – Dalam rangka mewujudkan Manado Kota Cerdas, kedepan Walikota GS Vicky Lumentut, akan membutikan 8 program pro rakyat yang dijanjikan semasa kampanye lalu. Pun demikian Manado Kota Cerdas tak hanya sekedar jargon yang digaungkan GSVL-Mor.

Buktinya, pasangan Walikota dan Wakil Walikota periode 2016-2021 ini kembali mempertegas dengan menggelar Sosialisasi Discussion Visi Misi mereka, Rabu (25/5) di ruang Serbaguna Kantor Walikota yang dihadiri ribuan elemen masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjawab rasa penasaran masyarakat strategi GSVL-MOR menuju Manado Kota Cerdas yang menjadi Visi tahun 2021 nanti.

CERDAS dianalogikan; Manado sebagai Kota Cendekiya, Ekowisata, Religius, Daya Saing, Aman/Nyaman dan Sehat Sejahtera yang termaktub dalam Misi GSVL-MOR.

Walikota GSVL langsung memaparkan strategi dirinya dengan Wawali Mor untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut.

“Ini bukan hanya sekadar janji politik saya dan Pak Mor saat kampanye lalu. Tapi kami benar-benar ingin mewujudkan visi dan misi kami untuk segera mewujudkan Manado lebe bae lagi melalui Program Manado Kota Cerdas,” kata GSVL.

Program CERDAS menurut GSVL akan difokuskan pada pelayan kesehatan, pendidikan, bantuan social, penataan birokrasi, peningkatan SDM, penataan kota berbasis lingkungan hingga menjadikan Manado Kota Ekowisata.

“Persoalan dan tantangan kedepan begitu banyak. Tapi saya yakin, jika kita konsisten dengan dibantu stakeholder yang ada, Kota Manado akan jauh lebih baik. Saya dan Pak Wakil akan focus menjalankan visi dan misi kami,” ungkap Walikota dua periode ini. (ald)

 

8 PROGRAM UNGGULAN GSVL-MOR :

1. Dana sosial bagi lansia, difabel, dan santuna kematiyan
2. Program peningkatan kwalitas layanan pengobatan gratis Progran UC Cerdas (Universal Covarage)
3. Peningkatan kwalitas Program Pembangunan berbasis Wilayah, Lingkungan (PBL Mapalus) termasuk peningkatan PRO-Kamling dan Pembagunan ruang Publik (RTH dan RTNH)
4. Peningkatan kesehtraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan Honor, Guru Bantu, kebersihan, dan Kepala Lingkungan
5. Meningkatkan Insentif bagi para Rohaniyawan

6. Dana bantuan khusus Pendidikan yaitu Mitra bantuwan dana riset bagi Peniliti dan Dosen Perguruan Tinggi, Beasiswa Pendidikan bagi Siswa yang kurang mampu, SD SMP SMA dan Beasiswa S1 perlingkungan, S2 per Kelurahan, dan S3 per Kecamatan

7. Pemperkuat program” Good Governance” dan “Clean Govertment” dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik satu atab secara Online berbasis sitem dan informasi

8. Pelatihan dan sertivikasi Tenaga Kerja serta Program pengembangan kreativitas Pemuda dibidang Seni, Olahraga, Budaya dan Teknologi