Wujudkan Program OD-SK, Balatkop Bangun Koperesi dan UMKM di Daerah 4P

alfamanadoterkini.com, SULUT – Pengembangan di daerah Pinggiran, Pesisir Pantai dan Pedesaan (4P) menjadi fokus perhatian di dalam mendukung program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan. Hal ini disampaikan Kepala Balatkop Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara, Victory Palar.

Ditegaskan Palar akhir pekan lalu pihaknya telah menggunakan kesempatan menggelar pelatihan terpadu perkoperasian pemula bagi kelompok strategis di wilayah perbatasan Sulawesi Utara dengan Negara lain yaitu di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan perekonomian di wilayah yang kurang tersentuh pemerintah sekaligus merespon program Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw,” ungkap Palar.

Ditambahkan Palar bahwa kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sejumlah program yang membantu pengembangan koperasi dan UKM di daerah 4P siap digelar pada tahun anggaran 2017.(tim/alfa)

Palar : Diklat Koperasi dan Wirausaha Sebagai Wujud Nyata Menumbukembangkan Jiwa Kewirausahaan

img-20160925-wa0022manadoterkini.com, SULUT – Upaya menumbukembangkan jiwa kewirausahaan merupakan salah satu tugas bahkan misi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sebagai wujud dan langka nyata tugas tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut melalui Kepala Dinas Ir Rene Hosang MSi, tahun ini sementara menggenjot sektor ini, dengan menyelenggarakan berbagai pendidikan dan latihan kewirausahaan serta menejemen pengelolaan koperasi, kepada berbagai kalangan.

Kepala Balatkop Sulut Victory Palar kepada manadoterkini.com, Minggu (25/09/2016) mengatakan, hal ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai koperasi dan kewirausahaan, baik kepada pemula maupun pelaku wirausaha dan koperasi.

“Dari data, sampai saat ini jumlah wirausaha di Indonesia sudah mencapai 1,6 persen dari target dua persen akhir tahun 2016, karena itu kegiatan seperti ini penting dalam merangsang, menciptakan pelaku wirausaha di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Jumlah ideal wirausaha 2 persen dari penduduk Indonesia berarti dibutuhkan 4,6 juta wirausaha dari 231,83 juta jiwa untuk membangun perekonomian negara.

“Kegiatan ini juga singkron dengan program pemerintah provinsi Sulut, yakni ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) yang menjadi salah satu program utama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Sulut Steven Kandouw, yang juga tercamtum lewat Sapta Cipta (tujuh program unggulan OD-SK),” tandas Palar.

Karena itu, Dia menghimbau semua peserta Diklat dari Dinas Koperasi dan UMKM, dalam Diklat untuk memperhatikan semua materi, agar bisa membawah pulang pengetahuan, sehingga bisa menjadi wirausahawan baru, yang tentunya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi diri sendiri serta masyarakat.

Diketahui, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulut, melalui Balatkop Sulut, baru baru ini melaksanakan Diklat Menejemen Pengolaan Koperasi Bagi Kelompok Wirausaha Perempuan (19 – 23 September 2016) di Balatkop Sulut yang bekerjasama dengan Komisi WKI (Wanita Kaum Ibu) Sinode GMIM, dan Yayasan Miracle Abadi Sulut di GMIM Imanuael Bengkol.

Dengan kerjasama ini, Dinas Koperasi dan UMKM Sulut memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih.

“Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM mengucapkan terima kasih kepada Komisi Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM, lewat pokja dan kepada Yayasan Miracle Abadi Sulut, yang selalu bekerja sama bermitra dengan kami dalam rangka menumbukan semangat berwirausaha untuk memicu tumbunya usaha-usaha baru dikalangan masyarakat,” ucap Palar.(alfa)