Jum'at, 22 November 2019

Pusat Berikan Lampu Hijau, Lahan Relokasi Jadi Syarat Bantuan Bencana Manado

manado

Walikota GSVL didampingi Kepala BPBD, Maxmilian Tatahede dan Kadis PU Manado, Royke Mamahit saat menemui Pejabat BNPB yang membidangi tanggap darurat bencana, Senin (26/1) lalu (foto:ist)

MANADO, (manadoterkini.com) – Perjuangan tulus Walikota GS Vicky Lumentut, bolak-balik Manado – Jakarta, guna memastikan bantuan bencana bagi warga korban banjir bandang 15 Januari 2014 silam, akhirnya mulai mendapatkan titik terang. Pasalnya, pemerintah pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Keuangan telah memberikan lampu hijau (Green Light) dengan syarat tanah yang akan menjadi tempat relokasi segera dihibahkan.

Tak ayal, GSVL sapaan akrab Walikota Manado ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan akan syarat penting dari pemerintah pusat sebelum direalisasikannya bantuan bagi warga yang tertimpa bencana banjir bandang 15 Januari lalu.

”Satu hal yang diminta oleh BNPB dan Kementrian keuangan, yaitu tanah yang akan dijadikan tempat relokasi yang menjadi wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov,red). Agar segera dihibahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot). Karena lahan tersebut yang menjadi dasar dari Pemerintah Pusat, untuk segera merealisasikan bantuan bencana,”ungkap GSVL.

Lanjut Lumentut, sesuai arahan Kementrian Keuangan dan BNPB bahwa Pemkot Manado segera menyampaikan kepada Pemprov Sulut agar lahan relokasi segera dihibahkan. “Sesuai apa yang diarahkan oleh BNPB dan Kementrian Keuangan, agar tanah yang menjadi tempat relokasi segera di hibahkan. Saya telah menugaskan Sekretaris Kota (Sekkot,red) Manado agar segera menemui Sekretaris Provinsi (Sekprov), meminta untuk menyampaikan apa yang diarahkan oleh Pemerintah Pusat terkait lahan relokasi kepada Pak Gubernur SH Sarundajang. Karena lahan relokasi adalah syarat penting dan menjadi dasar mereka, untuk segera menyalurkan bantuan bencana,” kata Lumentut.

Untuk mekanisme penyalurannya masih akan di bahas kembali. “Itu yang akan dirapatkan dengan Kementrian Keuangan dan BNPB, karena saya mengkehendaki jangan dalam bentuk proyek,lebih baik di transfer ke rekening-rekening kelompok penerima bantuan untuk membangun rumah di lahan relokasi. Saya lebih cenderung di kirim ke rekening kelompok-kelompok warga penerima bantuan bencana, nantinya Pemerintah Kota akan memberikan arahan dan memonitoring terhadap pemanfaatan dana tersebut, itu akan rapatkan kembali dengan pemerintah pusat mekanisme penyalurannya,”jelas Walikota GS Vicky Lumentut.

Seperti diketahui, lampu hijau dari pemerintah pusat terkait realisasi bantuan bencana pusat bagi warga korban banjir bandang, setelah Walikota GSV menemui pimpinan DPR-RI serta Komisi V dan Komisi yang membidangi bencana di DPR-RI. Dan akhirnya mereka (DPR-RI) mengarahkan Walikota GSVL mem-follow-up kembali usulan bagi warga yang rumahnya hanyut, rusak berat dan rusak sedang.

“Saya diberikan arahan untuk menemui BNPB dan Kementrian keuangan, guna follow up kembali usulan bantuan bencana 15 Januari 2014 lalu,” kata Walikota Visioner.

Untuk bantuan bencana bisa dikata telah hampir puncaknya, untuk direalisasikan kepada warga tertimpah bencana yang sampai saat ini sedang dinanti-nanti mereka. Diakuinya, sebenarnya hari ini (kemarin-red) dirinya akan temui pejabat terkait yang membidangi bencana tapi, pejabat tersebut sedang tidak berada di tempat, sehingga hari ini dirinya akan bertolak kembali ke Jakarta untuk menemui pejabat terkait tersebut guna meminta penjelasanya lebih lanjut.(ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*