LKPD 2019, Pemkot Manado Raih WTP

Diumumkan lewat Vidcom, Manado Pertahankan Opini WTP

WTP
Pengumuman opini WTP dari BPK-RI Perwakilan Sulut melalui vidcon.

LAPORAN Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota Manado Tahun Anggaran 2019 diserahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Dimana pengumuman opini Senin (11/05/2020) hari ini dilakukan melalui video conferance (vidcon), mengingat protokol kesehatan di tengah wabah coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Dalam LHP tersebut, BPK-RI memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LHP LKPD Pemerintah Kota Manado tahun anggaran 2019.

WTP
Kepala Inspektorat Manado Atto Bulo memberikan dokumen hasil pemeriksaan BPK-RI kepada Walikota GS Vicky Lumentut.

“Kepada Pemerintah Kota Manado, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, menyatakan bahwa LKPD Pemerintah Kota Manado, tahun anggaran 2019 memperoleh Opini WTP,” ujar Kepala Perwakilan BPK-RI Perwakilan Sulut Karyadi dalam vidconnya, yang disambut tepuk tangan.

WTPDengan demikian, pemerintahan Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan, kembali mempertahankan opini tersebut. Adapun dokumen fisik yang masih tersegel, sudah dikirim terlebih kepada Pemkot Manado.

Opini WTP ini juga menjadi hadiah khusus bagi GSVL-Mor yang pada 9 Mei 2020 genap 4 tahun memimpin di Kota Manado.

Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan yang dilakukan BPK-RI Perwakilan Sulut ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan kepada Kabupten/Kota di Sulut, dengan memperhatikan kesesuaian Laporan Keuangan dengan Standar Akutansi Pemerintahan, Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

 

Wakili kepala daerah se-Sulut, Walikota GSVL bawakan sambutan

WTP

Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan mewakili pemerintah kabupaten/kota se-Sulut, menyampaikan pujian dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam suasan bulan Ramadhan serta di tengah situasi dimana kita masih sama-sama berjuang melawan pandemi Covid-19.

Dan di hari ini diberikan kesehatan kekuatan, dan kesempatan untuk bisa bersua meskipun tanpa melalui tatap muka, tetap melalui ‘tatap layar’ via Vidcon, dalam rangka penyerahan LHP LKPD tahun anggaran 2019 serentak pada kabupaten/kota Sulut.

WTP“Meskipun dilaksanakan dalam kondisidan situasi yang agak berbeda, semoga tidak akan mengurangi subtansi tujuan dan manfaat dari pertemuan kita pada hari ini,” ujar Walikota GSVL.

Ia berujar kalau hari ini, pemerintah sampai pada tahapan puncak dari proses administrasi ini, yakni penyerahan laporan hasil penilaian ataa laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 untuk kabupaten/kota se-Sulut.

“Untuk itu, atas nama segenap kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sulut, saya menyampaikan terimkasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK RI Perwakilan Sulut, atas perkenaan serta kerja kerasnya dalam melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah,” kata Walikota GSVL.

Dikatakannya, walaupun bekerja dalam suasana dan mekanisme kerja yang berbeda dari sebelumnya karena penyesuaian dalam menghadapi pandemi Covid-19, namun seluruh prosedur pemeriksaaan mulai dari pemeriksaan interim sampai pemeriksaaan substantif bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, hingga kita bisa tiba pada tahap ini.

 

 

Walikota : Jadikan motivasi bekerja di tengah pandemi Covid-19

WTP

Di sisi lain, Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, sebagaimana dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang terus berproses untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, tentu saja dalam hasil pemeriksaan ini masih saja terdapat temuan-temuan yang harus ditindaklanjuti demi perbaikan kedepan.

Oleh karenanya, ia memohon bimbingan dan arahan dari BPK RI untuk menyusun action plan agar tindaklanjut hasil audit dapat terselesaikan secara akurat dan tepat waktu.

WTP“Semoga sinergitas dan kerjasama yang baik ini antara pemerintah daerah bersama BPK bisa terus terjaga dan ditingkatkan, agar penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat mencapai muaranya, yakni peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Walikota Manado dua periode pilihan rakyat ini.

Penyampaian LHP melalui vidcon bertempat di pendopo lantai 2 Kantor Walikota Manado, Jln Balaikota Tikala, dihadiri Walikota GSVL, Wawali Mor D Bastiaan, Ketua DPRD Aaltje Dondokambey, Sekda Micler CS Lakat, Kepala Inspektorat Atto Bulo, Kaban Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Johnly Tamaka, serta sejumlah jajaran pejabat Pemkot Manado.

(Liputankhusus/Advetorial)

WFH diperpanjang hingga 13 Mei, Ini harapan Walikota Manado bagi ASN/THL

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut

manadoterkini.com, MANADO – Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, masa kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dan Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkungan Pemerintah Kota Manado kembali diperpanjang hingga 13 Mei 2020. Meski kerja dari rumah Walikota Manado GS Vicky Lumentut, berharap tidak mengurangi kreatifitas ASN dan THL menjalankan program cerdas dari rumah.

Pasalnya, kondisi Kota Manado yang adalah ibukota Provinsi Sulawesi Utara belum memungkinkan untuk bekerja normal guna memitigasi penyebaran virus corona atau covid-19.

manado
Surat Edaran perpanjangan WFH Pemkot Manado

“Perpanjangan WFH tertuang dalam Surat Edaran No : 044/B.04/BKPSDM/280/2020 tanggal 30 April 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-2019 di Kota Manado. Surat Edaran ini ditandatangani langsung Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA,” ujar Kabag Pemerintahan dan Humas Setda Kota Manado Sonny Takumansang

Selanjutnya pelaksanaan tugas secara normal ataupun perpanjangan penyesuaian sistim kerja akan diatur atau ditetapkan kembali sebagaimana bunyi poin 1 surat edaran itu.(aldi)

Pekuburan Covid-19 di Kaiwatu, GSVL Ijinkan Warga Luar Manado

manado
Walikota Manado GS VIcky Lumentut saat meninjau langsung lahan pekuburan covid-19 di Kaiwatu, waktu lalu

manadoterkini.com, MANADO – Langkah cerdas Walikota GS Vicky Lumentut, menyediakan pekuburan Covid-19 di lahan Pemkot Manado, Kaiwatu, menjadi solusi bagi korban covid-19 yang mendapat penolakan akibat stigma negatif yang terbentuk di masyarakat.

Fakta di lapangan tidak sedikit terjadi penolakan sosial dari warga meski masih status PDP maupun ODP, apalagi sudah berstatus pasitif covid-19. Akan hal itu, Walikota GSVL mempersilahkan lahan pekuburan milik Pemkot Manado di Kaiwatu untuk pemakaman bagi korban covid-19 luar Kota Manado, apabila mendapat penolakan dari masyarakat.

“Kalau ada pasien Covid -19 yang meninggal di Manado, meskipun bukan warga Manado, tempat tinggalnya jauh ataupun mendapat penolakan ketika akan dimakamkan di kampunya, kami ijinkan dimakamkan di lahan pekuburan milik Pemkot Manado, di jalan Kaiwatu,” ujar Walikota GSVL, Sabtu (02/04/2020).

Ia membahkan, demi misi kemanusiaan dan supaya jenazah tidak tertahan lama di Rumah sakit. “Kami bersedia membantu korban pasien covid 19 yang mendapat masalah penolakan agar supaya jenazah tidak tertahan lama di rumah sakit,” tutur Ketua Dewan Pengawas Apeksi.

Untuk diketahui Pandemi Covid-19 telah mewabah lebih dari 200 negara di Dunia, menjadi perhatian serius semua pihak. Bagaiman tidak, virus yang telah menginfeksi 3,4 juta orang ini sudah menelan korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. (aldi)

Walikota Manado serahkan APD tahap dua ke 16 Puskesmas

manado
Walikota GSVL menyerahkan bantuan tahap dua kepada Puskesmas

manadoterkini.com, MANADO – Pemerintah terus berusaha untuk memutuskan rantai penyebaran virus covid 19. Dan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kota Manado dibawah kepemimpinan Wali Kota Vicky Lumentut memberikan bantuan kepada petugas kesehatan tahap kedua, 24 April 2020.

Sebelumnya, pada 15 April 2020 juga telah diberikan tahap pertama sebanyak 273 pcs. Kali ini dibagikan APD tahap 2 sejumlah 320 pcs, yang merupakan Donasi Mapalus dari Pejabat Pemkot Manado. Selain itu Container Refill Tissue dan Tissue juga dibagikan ke 16 Puskesmas yg ada di Kota Manado.

“Bantuan Pak Walikota ini sungguh sangat membantu kami dalam melakukan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Manado di tengah Pandemi Covid19 ini. Kiranya Tuhan memberkati Pak Walikota dalam tugas dan tanggung jawab dalam memimpin kami,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos. (*/aldi)

GSVL : Hasil donasi pejabat Pemkot Manado disalurkan ke Puskesmas di Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Walikota DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) hasil donasi dari para Pejabat di lingkungan Pemerintaha Kota (Pemkot) Manado tahap kedua, untuk tenaga medis yang ada di seluruh Puskesmas yang di Kota Manado sehubungan dengan penanganan covid-19, Kamis (23/04) Sore tadi. Diwakili Kepala Puskesmas Tikala, bertempat di kediaman pribadi Walikota, puncak Malalayang Manado.

Walikota mengatakan bantuan ini adalah bentuk konkret kepedulian kita bersama para Pejabat Pemkot Manado, guna memenuhi kebutuhan APD yang sangat dibutuhkan oleh para dokter dan tenaga medis di seluruh Puskesmas yang ada di Manado sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

”Sore tadi menyerahkan APD ke semua Puskesmas diterima (diwakili) oleh Kepala Puskesmas Tikala, sebanyak 320 lembar, dilanjutkan dengan penyerahan Alat tempat tisue dan hand towel bantuan donatur. Ayo tetap semangat kawan-kawan di Puskemas se-kota Manado. Salam sehat,” ujar Walikota. (dar)

Stok kebutuhan pokok aman selang bulan Ramadhan di Kota Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kebutuhan pokok ditengah tengah pandemic wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19 ini, memicuh kekhawatiran warga, lebih khusus umat Islam yang akan akan memasuki bulan puasa. Dimana 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat (24/04/2020) lusa.

Akan hal itu, Pemkot Manado, menjamin ketersedian bahan pokok tetap tersedia, menjaga pasokan, distribusi, maupun stabilitas harga jelang dan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Pak Walikota (GS Vicky Lumentut, red) telah memberi arahan untuk seluruh komoditas pangan perlu dijaga ketersediaan barangnya, khususnya selama bulan puasa. Dan masyarakat jangan kuatir, karena stok aman,” ujar Asisten II Setda Kota Manado Ir Philips Sondakh yang adalah Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Manado.

Mantan Kadis Pengan ini mengatakan, berdasarkan pantauan hingga pertengahan April 2020, beras hingga komoditas pangan lain seperti daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, jagung, gula pasir, dan minyak goreng, stoknya masih mencukupi.

“Sekali lagi, meskipun di tengah wabah Covid-19, namun pemerintah menjamin stok kebutuhan pokok aman. Karena itu kami menghimbau masyarakat agar tidak memborong kebutuhan pokok,” ujar Sondakh.

Manfaatkan Teknologi, Pemkot Manado Gelar Musrenbang Online

manadoterkini.com, MANADO – Akibat wabah Covid-19, kegiatan pemerintahan yang melibatkan banyak orang di Kota Manado, tidak lagi dibenarkan. Alhasil, dalam menjalankan rapat-rapat yang melibatkan banyak orang, Pemkot Manado memanfaatkan teknologi. Seperti halnya kegiatan Musyawarah Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat Kota Manado, yang dipimpin langsung Walikota GS Vicky Lumentut, akhirnya bisa dilakukan secara online, Senin (13/04/2020).

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin langsung Musrenbang tingkat Kota Manado melalui vidio conference dari rumah puncak Malalayang

Padahal akibat wabah covid -19 di Kota Manado, kebijakan work from home atau kerja dari rumah telah dilakukan Pemkot Manado sebagai upaya memperkuat physical distancing.

Musrenbang Online Pertama di Kota Manado berlangsung hampir 5 jam, tepatnya 4 jam 50 menit. Dihadiri 98 partisipan, dilaksanakan oleh Bapelitbangda Kota Manado, yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika dengan memanfaatkan teknologi Cerdas Command Center sesuai dengan Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri tentang pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi dan Kota/ Kabupaten harus tetap dilaksanakan dengan tetap mengindahkan SOP penanggulangan covid-19.

manado
Kegiatan Musrenbang yang digelar Bapelitbangda secara online diikuti Forkopimda, Perangkat Daerah serta perwakilan Kecamatan di Kota Manado melalui aplikasi zoom difasilitasi Dinas Kominfo memanfaatkan teknologi Cerdas Command Center (C3).

Dalam kesempetan tersebut Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut, Wakil Walikota, Mor Dominus Bastiaan, Sekretaris Daerah Micler Lakat, seluruh Kepala Perangkat Daerah, hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, di antaranya Dandim 1309 Manado, Kepala PN Manado, dan Kajari Manado, mengikuti Musrenbang secara seksama dengan dimoderatori oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Manado, Peter Karl Bart Assa, Ph.D.

“Syukur atas perkenaan Tuhan ditengah pandemi covid-19, kita boleh melaksanakan Musrenbang Kota Manado dalam keadaan sehat dan diberkati. Begitu juga bagi kita semua tetap semangat dalam kebersamaan membangun kota Manado yang kita cintai dan banggakan ini. Terima kasih kepada Bapelitbangda telah menyelenggarakan kegiatan dan Dinas Kominfo yang telah memfasilitasi dengan memanfaatkan teknologi di Cerdas Command Center (C3) sehingga kegiatan Musrenbang bisa terlaksana dengan baik,” ujar Walikota Manado dari kediamannya puncak Malalayang lewat video conference melalui aplikasi zoom.

manadoSalah satu syarat penetapan perencanaan pembangunan daerah yang bermuara pada dokumen APBD Kota Manado 2021, menampilkan Narasumber Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut, Kepala Bapelitbangda Kota Manado, Kepala Bappeda Provinsi Sulut, menghasilkan beberapa rumusan program dan kegiatan pembangunan di tahun 2021, dengan memperhatikan dan memperhitungkan perkembangan dampak Covid19 baik dalam skala Nasional, Provinis, maupun Kota Manado.

“Untuk tahun 2020 ini karena adanya pandemi covid-19, pasti akan mengalami perubahan pertumbuhan ekonomi yang sangat siqnifikan. Ada beberapa rumusan prioritas pembangunan di tahun 2021 mendatang, namun kita tetap berpedoman perkembangan dampak covid-19, baik dalam skala Nasional, Provinsi dan Kota tentunya dengan melihat tiga hal penanganan dampak covid-19 yakni, Pertama, tentang Keselamatan, yakni keselamatan kesehatan masyarakat dan keselamatan kesehatan tenaga medis, Kedua, Social safety net, atau jaring pengamanan sosial, Ketiga, Dampak ekonomi, UMKM,” terang Walikota GSVL. (aldi)

Pemkot Manado terima bantuan APD, Jubir Satgas Covid-19 : terima kasih Pemprov Sulut

manado
Jubir Covid-19 Kota Manado drg Sanil Merentek dalam prescom didampingi Kabag Pemerintahan dan Humas Sonny Takumansang

manadoterkini.com, MANADO – Meningkatkan kerjasama dalam rangka melawan covid-19 adalah perlu dilalukan kita semua, dengan melaksanakan peran kita sebaik-sebaiknya dan bersama-sama untuk mengatasi wabah coronavirus ini. Demikian disampaikan Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Manado, drg Sanil Marentek, Sabtu (11/04).

Jurubicara Satgas Covid-19 Kota Manado ini, menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Manado dan Satgas Covid -19 Kota Manado, terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sudah menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) 50 buah dan 250 dos masker, pada Kamis (09/04), sore lalu, yang sudah diterimah oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Manado.

“Terimakasih kepada Pemprov Sulut sudah menyalurkan bantuan APD dan Masker, kepada Pemkot Manado, kiranya sinergitas ini terus ditingkatkan dalam upaya kita bersama lawan covid-19,” ujarnya.

Seraya menghimbau kepada masyarakat meningkatkan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan dan penyebaran wabah coronavirus ini, jaga jarak, rajin cuci tangan, pola hidup bersih dah sehat, pakai masker apabila keluar rumah dan jang lupa kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar covid-19 ini cepat terhenti dari Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia pun Dunia. (*/aldi)

JPAR ajak warga Manado Ikuti Anjuran Pemerintah

manadomanadoterkini.com, MANADO – Imbauan dan ajakan terus dilakukan oleh pemerintah agar terhindar dari virus Corona. Ketua TP-PKK Kota Manado Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR) terus mengingatkan serta tak henti-hentinya mengajak warga Kota Manado agar menjaga diri agar tidak diserang corona virus disease 2019 atau Covid-19.

Apalagi saat ini Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) telah menetapkan status Kota Manado menjadi Darurat Bencana Non Alam, merujuk surat yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Mari kita semakin bersatu tanggap terhadap Darurat Bencana Corona ini,” ujar JPAR, Senin (06/04/2020) hari ini.

Isteri Walikota GSVL ini yakin Covid-19 dapat dicegah, dapat dihindari, dan dapat ditangani.

“Asal kita semua bersatu lawan corona. Patuhi anjuran pemerintah dan tenaga kesehatan untuk berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jaga daya tahan tubuh agar selalu dalam kondisi sehat, menjauhi sumber penularan, menjauhi kerumunan, saling menjaga jarak, saling mengingatkan dan saling mendoakan. Sayangi keluarga kita,” ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado ini.

Diketahui, Jumat (03/04/2020) pekan lalu Walikota GSVL telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 46/Kep/Setdako tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19 di Kota Manado.

“Status Tanggap Darurat ini berlaku selama 30 hari, yakni sejak Jumat 3 April 2020 sampai dengan 2 Mei 2020,” demikian bunyi poin pertama keputusan tersebut.(

Ditetapkan Status Darurat Bencana, Walikota Manado siap bekerja 24 jam lindungi warga

manado
Walikota Manado GS VIcky Lumentut

manadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menjawab surat yang dilayangkan Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH,M,Si, DEA, dua pekan silam, yang meminta penetapan status di Kota Manado terkait pandemic corona virus disease 2019 (Covid-19).

Akhirnya, setelah melakukan video conference pada Kamis (02/04/2020) dan persiapan administratif lainnya, maka Wali Kota resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 46/Kep/Setdako tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Coronoa Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Manado.

“Status Tanggap Darurat ini berlaku selama 30 hari, yakni sejak Jumat 3 April 2020 sampai dengan 2 Mei 2020,” demikian bunyi poin pertama SK yang ditandatangani Wali Kota, Jumat (03/04).

Berdasarkan diktum kedua pada SK Walikota Manado tersebut, keputusan ini dapat diperpanjang sesuai kondisi dan kebutuhan pelaksanaan keadaan darurat bencana di wilayah Kota Manado.

Status Tanggap Darurat ini dikeluarkan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Manado yang mengancam dan mengganggu semua sendi kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Dengan dikeluarkannya status kedaruratan dengan klasifikasi Tanggap Darurat Non Alam, maka langkah-langkah taktis dan strategis yang sudah dirumuskan termasuk di dalamnya pergeseran anggaran untuk pengadaan alat pelindung diri bagi petugas kesehatan serta bantuan sosial bagi warga terdampak, dapat segera dilaksanakan sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan menetapkan status ini, berarti pemerintah daerah siap bekerja 24 jam dan mengerahkan segala sumber daya yang ada untuk menyelamatkan rakyat di daerahnya dari penyakit Covid-19. Selain itu dapat juga menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) daerah untuk menangani status keadaan tertentu ini. (*/aldi)