Selasa, 17 September 2019

Pemuda GMIM Diminta Jadi Pelopor Perangi ISIS

Wagub : Bangun Iman Kuat Jadi Barometer Pembangunan

tondanoSULUT, (manadoterkini.com) – Pemuda GMIM harus menjadi pelopor persatuan dan kesatuan serta menjauhi paham radikalisme yang saat ini sedang berkembang, pemuda harus siap untuk memerangi penyakit masyarakat seperti tawuran dan minuman keras, serta memerangi paham radikalisme ISIS yang sangat berbahaya merasuk paradigma manusia saat ini.

“Pemuda GMIM harus membangun iman kuat, menjadi barometer pembangunan,” ujar Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, Senin (6/4) saat menghadiri perayaan Ibadah Agung Paskah sekaligus HUT Pemuda GMIM ke-86 yang diselenggarakan di Stadion Maesa, Tondano.

Dihadapan ribuan pemuda se-GMIM mengajak harus mensyukuri berkat Tuhan dalam perayaan paskah dan HUT ke 89 pemuda GMIM ini.

tondanoIbadah perayaan paskah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM Pdt. HWB Sumakul MTH, dalam khotbah mengatakan pengorbanan Yesus adalah karya terbesar bagi manusia, yang harus menghayati dengan benar pengorbanan tersebut.

“Salib Yesus berlaku bagi semua orang untuk menebus dosa. Kita harus datang kepada Tuhan yang menebus dosa kita manusia, dosa telah diampuni, merayakan paskah berarti kita berjumpa dengan Tuhan yang hidup. Sebagai kaum muda, pemuda GMIM harus berubah dan peraya akan kebesaran Tuhan dalam menghadapi kehidupan jaman ini. Pemuda GMIM harus berjalan dengan iman bersama Tuhan Yesus,”terang Sumakul.

Pemuda GMIM harus terus menjaga persatuan sebagai salah satu pilar bangsa dan daerah, berkomitmen tetap melakukan yang terbaik kepada gereja dan masyarakat. Peristiwa paskah menunjukan komitmen Allah dalam memberikan pengharapan bagi umat manusia.

“Untuk itu kita harus pahami generasu muda harus semangat dalam mencari makna hidup, kaum muda harus menjadi perombak dan memiliki idealisme tinggi dalam menghadapi kehidupan,”ungkap Sumakul.

Ketua pemuda GMIM Toar Pangkey dalam sambutanya mengatakan pemuda GMIM harus bersatu, jangan terkotak-kotak, menjadi bagian masyarakat yang bermoral dan tetap takut akan Tuhan.

Diketahui turut hadir dalam perayaan paskah tersebut Bupati Minahasa Drs. J W Sajow, Wakil Bupati Ivan Sarundajang, unsur Forkopimda Minahasa, Pejabat Eselon II lingkup Pemrov Sulut dan tamu undangan lainnya.(chris)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*