Sabtu, 20 Juli 2019

Akibat Asap Tebal Pesawat Water Bombing Ruba Rute Penerbangan

SULUT, (manadoterkini.com) – Permintaan dari Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR Soni Sumarsono MDM agar pemerintah pusat bisa mendatangkan pesawat air traktor (Water Bombing) untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dari udara, telah disetujui oleh pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menurut Sumarsono, Pesawat bantuan pemerintah dari Australia yang dijadwalkan akan melintas di wilayah Sulut, Kamis (22/10) tadi pagi dirubah, hal ini dikarenakan harus melewati security clearance yang ketat atau harus melalui prosedur tetap yang normal. “Sebenarnya, pesawat akan berangkat dari Halim Perdanakusuma Jakarta, menyinggahi Semarang, Banjarmasin, Balikpapan, Gorontalo, terakhir Bandara Sam Ratulangi Manado. Hanya saja untuk jalur penerbangan ke banjarmasin dan balikpapan masih dipenuhi asap tebal,sehingga route sementara di rubah, dari Jakarta, Surabaya, Makasar, Manado. Kemungkinan tiba Malam ini,” ujar Sumarsono.

Info kepada sejumlah media, kesiapan di Manado sudah dilakukan gladi bersih, Selasa (20/10) di VIP Room Pemda dipimpin langsung Danlanudsri, Kolonel Djoko.

Gladi dihadiri Asisten 1 Jhon Palandung, Kadishut Herry Rotinsulu, Kepala BPBD Noldy Liow, Kepala Biro SDA Franky Manumpil, Kadis Perhubungan Joy Oroh, dan jajaran Pemkab Minut.

Guna mendukung kegiatan penanggulangan bencana itu, logistik dan air sudah disiapkan oleh BPBD dan instansi terkait. “Saya berharap, sesuai rencana dimana pemadaman kita lakukan dari udara maupun darat secara simultan melibatkan aparat TNI, Polri, Pemda, para relawan, dan masyarakat setempat,” tandasnya. Semoga cepat padam. Mari kita berdoa semoga bencana ini segera dapat diatasi dengan baik,” harap Sumarsono.

‚ÄúSebagai gubernur saya berterimakasih atas dukungan semua pihak guna kelancaran operasi ini,”ucapan terima kasih Penjabat Gubernur Sulut.(alfa)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*