Selasa, 23 Oktober 2018

Kunjungi Kupang, Biro Kesra Gandeng DPRD Sulut dan BKSAUA

manadoterkini.com, SULUT – Nusa Tenggara Timur (NTT) menempati peringkat pertama di Indonesia dalam indeks kerukunan umat beragama. Untuk terus memantapkan program terutama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di daerah ini, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akhir pecan kemarin melakukan kunjungan kerja sekaligus studi banding ke Kupang.

Biro Kesra, Kupang, NTT

Biro Kesra Sulut bersama BKSAUA dan Komisi IV DPRD Sulut kunjungi Kupang

“Dipilihnya daerah tersebut karena NTT menempati peringkat pertama di Indonesia dalam indeks kerukunan umat beragama,” jelas dr Devi panggilan akabnya, yang juga turut didampingi Kabag Agama Nundung Pudul dan Kasubag Agama, Lefina F Pangkey, Minggu (26/03/2017).

Kunker yang dipimpin langsung Karo Kesra dr Kartika Devi Tanos MARS, mengandeng anggota Komisi IV DPRD Sulut dan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA), sebagai tindaklanjut sosialialisasi di sejumlah Kabupaten/Kota belum lama ini.

Dalam pertemuan ini kedua daerah bertukar pikiran dan pengalaman mengenai kiat-kiat merekatkan kerukunan antar umat beragama.

Tanos menambahkan kerukunan umat beragama memberikan dampak positif akan iklim investasi maupun pembangunan sumber daya manusia berkualitas.

DPRD Sulut

Biro Kesra, Komisi IV Anggota DPRD Sulut dan BKSAUA foto bersama di depan GOng perdamaian

“Sulut sendiri mengambil banyak hal positif dari Kupang, demikian pula sebaliknya. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat bersama pemerintah kunci keberhasilan terciptanya hidup rukun dan damai berlandaskan kasih Torang Samua Ciptaan Tuhan,” pungkas istri tercinta dari Wagub Sulut, Drs Steven Kandouw.

Diketahui, rombongan dari Sulut diterima langsung oleh Pemprov NTT beserta sejumlah tokoh agama dan sempat mengunjungi monumen gong perdamaian.

Adapun perwakilan dari BKSAUA Sulut antara lain, Pdt Dr Hein Arina MTh (Presidium Protestan), Drs KH Abdul Wahab Abd Gafur (Presidium Islam), Drs. Ridwan Sofian (Presidium Budha), Ir Suryono MT (Presidium Hindu), Felix Tulung (Anggota Katolik ) dan Sontje Charles Tilung (anggota Konghucu).

Sedangkan personil dari Komisi IV DPRD Sulut terdiri dari Inggried Sondakh, Rita Lamusu, Lucia Taroreh, Nory Supit, Yongki Limen, serta Herry Tombeng.(alfa)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*