Jum'at, 18 Oktober 2019

Perdagangan Anjing di Sulut Jadi Sorotan Dunia, Ini Tanggapan Olly Dondokambey

sulutmanadoterkini.com, MANADO - Masalah perdagangan daging anjing yang terjadi di Sulawesi Utara kini menjadi viral di media sosial bahkan media asingpun menyoroti masalah tersebut.

Pasalnya daging anjing dibunuh dengan cara yang dinilai tak layak oleh komunitas penyayang anjing. Komunitas inipun melakukan protes di media sosial dan mendapat perhatian dunia.

Menanggapi hal teraebut Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Jumat (26/1/2018) akhirnya angkat bicara dan membantah tentang “tuduhan” pembunuhan anjing yang tak layak seperti dibakar hidup-hidup dan mengganggap informasi itu adalah hoax.

“Torang sekarang lagi diserang hoax, orang Manado (katanya) bakar-bakar anjing hidup-hidup, dan semuanya telepon saya, wuah, saya bilang tidak ada, mana ada orang Manado bakar anjing hidup-hidup, ini hoax,” tegas Olly disela-sela acara Focus Group Diskusi (FGD) yang dilaksanakan Kamar Dagang dan Industri Sulut di ruang C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut.

Menurut Olly, informasi palsu ini (hoax) dibuat agar orang tidak mau datang di Sulut.

“Hoax ini dibuat supaya apa? supaya orang tidak mau datang di Sulut, jadi peran media juga sangat penting memberitakan sesuai fakta, karena ini akan berdampak pada orang yang ingin datang ke Sulawesi Utara,” jelas Olly.

Olly sendiri memang mengakui orang Manado (Minahasa) pada umumnya suka makanan seperti daging anjing, namun daging anjing yang dikonsumsi adalah daging anjing yang diternak.

“Kalau anjing yang di Manado itu yang dimakan anjing ternak,” ujar Olly Dondokambey. (JP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*